Featured

Pengobatan Alergi Karena Cuaca, Makanan, Debu Untuk Anak Dan Dewasa

Pengobatan Alergi Karena Cuaca,  Makanan, Debu Untuk Anak Dan  Dewasa,-Pada dasarnya alergi yang  terjadi pada kebanyakan manusia lebih  merupakan sebuah bentuk reaksi yang  berbeda terhadap suatu benda atau hal  dan terasa sangat menganggu. Alergi  dapat disebabkan oleh berbagai macam,  diantaranya alergi karena cuaca,  makanan dan debu. Namun Anda tidak  perlu khawatir, kini telah hadir  pengobatan alami alergi dengan obat  herbal QnC Jelly Gamat. Terbuat dari  teripang laut yang kaya akan manfaat  yang baik bagi tubuh serta juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229, sehingga aman untuk dikonsumsi. Nikmati kenyamanan dan kemudahan berbelanja produk di tempat kami dengan pelayanan terbaik dan berbagai promo menarik yang bisa Anda dapatkan untuk setiap pembelina produk QnC Jelly Gamat. Khusus daerah Jawa, untuk pemesanan 1-2 botol, kami menerapkan sistem BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN. Jika barang pesanan tidak sampai ke alamat tujuan, kami berikan garansi UANG KEMBALI. Dan dapatkan potongan harga pada setiap pembelian produk QnC Jelly Gamat. *syarat dan ketentuan berlaku

Alergi

 

alergi anak dan dewasa
Alergi atau Hipersensitivitas tipe I  merupakan kegagalan kekebalan tubuh  dimana tubuh seseorang menjadi  hipersensitif dalam bereaksi secara  imunologi terhadap bahan-bahan yang  umumnya imunogenik atau dikatakan  orang yang bersangkutan bersifta atopik.   Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi  secara berlebihan terhadap lingkungan  atau bahan-bahan yang dianggap asing  dan berbahaya (alergen) oleh tubuh,  padahal sebenarnya tidak untuk orang- orang yang tidak  bersifat atopik. Terdapat  banyak jenis alergi yang perlu dipahami,  diantaranya alergi cuaca, makanan dan  debu.

  1. Alergi cuaca atau kadang disebut alergi  dingin atau alergi panas. Alergi ini kerap  muncul kala udara sangat dingin sewaktu  panas menyengat. Ciri-cirinya dapat  berupa bersin-bersin, muncul biang  keringat, dan sebagainya. Yang  dinamakan alergi dingin sebenarnya ada  penyebabnya. Jadi dingin bukan  semata-mata penyebab utama alergi. Kita  bisa lihat beberapa orang ketika diruangan  berAC tidak kambuh alerginya. Jadi perlu  dicari penyebab lainnya, bisa jadi dingin  hanya memicu yang dapat memperparah  alergi.
  2. Alergi debu. Bagi orang yang alergi  terhadap debu, benda halus bisa sangat  menyiksa. Hal yang dapat dilakukan  adalah mengurangi debu yang menempel  diberbagai tempat, seperti pada meja,  karpet, kursi, dan lain-lain karena debu  rumah atau house dust yang paling sering  dianggap sebagai penyebab alergi. Debu  dapat menimbulkan alergi bila dalam  jumlah yang cukup banyak seperti ketika  mask gudang, rumah yang telah lama  tidak ditinggali, ketika bongkar-bongkar  kamar atau saat menyapu dan saat  memakai atau mengambil barang yang  sudah lama tersimpan digudang atau  lemari. Gangguan debua biasanya  termasuk reaksi cepat dan biasanya tiak  berlangsung lama. Begitu papran debu  hilang, maka dalam beberapa saat  keluhan tersebut akan hilang. Sama  halnya dengan alergi cuaca, bila gangguan  tersebut berlangsung lama, maka  tampaknya alergi makanan dapat  dicurigai.
  3. alergi makananAlergi makanan. Makanan yang terutama  memiliki kandungan protein seperti  makanan laut, susu, kacang, telur, ikan  dan sebagainya dapat memicu alergi.  Penyebab dari alergi makanan tidak  sepenuhnya dimengerti karena alergi  makanan bisa menimbulkan sejumlah  gejala yang bervariasi. Gejalanya dpat  terlokalisir dilambung dan diusus atau bisa  menimbulkan gejala lain diberbagai  bagian tubuh. Setelah makanan dicerna  dan diserap gejala biasanya akan timbul  dengan segera, jarang sampai lebih dari 2  jam setelah makan makanan tertentu.  Gejala yang mungkin timbul setelah  makanan penyebab alergi seperti  tenggorokan terasa gatal, diare, mual,  muntah, rasa gatal dimulut, tenggorokan,  mata, kulit atau bagian tubuh yang lain,  sakit kepala, dan lain-lain. Penanganan  yang dapat dilakukan yaitu dengan  menghindari makanan yang dapat  memicu alergi.

Terdapat beberapa pemicu yang dapat  memperparah atau memperberat gejala  alergi, diantaranya seperti udara dingin  dan panas, stress dan kecemasan, aktifitas  tinggi atau kelelahan , gangguan hormon,  dan lain-lain.

Pengobatan Alergi secara alami

Pengobatan Alergi Karena Cuaca, Makanan, Debu untuk Anak dan DewasaPengobatan Alergi Karena Cuaca,  Makanan, Debu Untuk Anak Dan  Dewasa,- Pengobatan alergi secara alami  merupakan salah satu solusi yang dapat  diambil untuk menurunkan resiko alergi  yaitu dengan menggunakan QnC Jelly Gamat. QnC Jelly Gamat merupakan  obat herbal yang terbuat dari teripang emas  yang mengandung nutrisi baik bagi tubuh,  salah satunya dapat membantu dalam  mengatasi alergi. Teripang emas ini  mengandung asam amino yang dapat  membantu menajga dan meningkatkan  daya tahan tubuh. Selain itu, didalam teripang emas ini juga terkandung antiseptik alamiah  yang berfungsi sebagai anti bakteri,  antijamur serta dapat mencegah  terjadinya infeksi yang mungkin dapat  ditimbulkan akibat dari alergi. Masih  banyak kandungan yang terdapat dalam QnC Jelly Gamat yang bermanfaat  untuk mengobati alergi, diantaranya :  Kolagen, Chondroitin, Mineral, Vitamin,  Lektin, serta Gamapeptide. Terdapat  kandungan Lain yang terdapat didalam  teripang laut, diantaranya Protein, Omega  3, 6, dan 9, Mukopolosakarida,  Glucosaminoglycans (GAGs) yang  tentunya bain bagi kesehatan tubuh.

Selain teripang emas terbaik, didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung bahan alami lainnya, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur yang semakin memperkaya khasiat yang ada didalamnya dalam membantu pencegahan serta pengobatan berbagai penyakit.

QnC Jelly Gamat diproses secara modern dengan tidak mencampurkan bahan kimia lain, sehingga aman dikonsumsi oleh semua lapisan usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Itulah beberapa khasiat yang  terkandung didalam QnC Jelly Gamat.  Kini Anda tidak perlu khawatir dan ragu  lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat  sebagai solusi dalalm pengobatan alergi  karena cuaca, makanan, debu untuk anak  dan dewasa yang dapat Anda pilih.  Semoga informasi diatas dapat  bermanfaat dan menjadikan solusi terbaik  untuk mengatasi masalah kesehatan Anda  dan keluarga.

Jika Anda ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat secara langsung, silahkan untuk  memesannya kepada kami dengan  mengirimkan SMS pemesanan Anda  sesuai dengan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat  Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

 

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl.  Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta:  081648537XXX

PERHATIAN  !!

Dalam setiap pemesanan harap   mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami  akan langsung membalas dengan total harga  yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos  kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan  pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan  dan kepercayaan dari pelanggan, untuk  pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem  “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan  diatas 2 botol Anda harus membayar minimal  setengah dari harga yang harus Anda bayar  sebagai DP. Dan segera lakukan pembayaran  setelah barang pesanan Anda terima.

Daftar Harga QnC Jelly Gamat

Ket : Paket Agen 60 botol HARGA SPESIAL, silahkan hubungi customer cervice kami di no. 082.320.970.600 atau BBM 53227614.

Cara Pembayaran

Anda dapat melakukan pembayaran  dengan cara mentransfer ke salah satu  bank berikut :

BCA - CopyBank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

BRI - CopyBank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

BNI - CopyBank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

MANDIRIBank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

CIMBBank CIMB Niaga Cab.Tasikmalaya
No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama : Aryanto

Perhatikan !! Jangan mentransfer pembayaran selain ke no. rekening tersebut.

Buruan, pesan sekarang juga !!  Barang sampai, baru bayar

*syarat dan ketentuan berlaku

Terimakasih Anda telah berkunjung ke  situs resmi kami Pengobatan Alergi  Karena Cuaca, Makanan, Debu Untuk  Anak Dan Dewasa.

Rekomenasi Produk Pengganti Susu yang Aman untuk Penderita Alergi

Rekomenasi Produk Pengganti Susu yang Aman untuk Penderita Alergi,- www.pengobatanalergi.com – Makanan termasuk salah satu faktor yang menjadi penyebab tersering timbulnya alergi. Ada berbagai jenis makanan penyebab alergi yang perlu dihindari oleh penderita alergi, salah satunya yaitu susu sapi. Selain menghindari susu, penderita alergi juga harus menghindari berbagai bentuk olahannya.

Sayangnya, susu sapi sering dianggap sebagai salah satu komponen terpenting dalam memasak. Produk ini umumnya digunakan untuk membuat roti, dikonsumsi sebagai minuman, digunakan sebagai pelengkap sereal, dan berbagai jenis makanan lainnya.

Mengingat begitu pentingnya susu dalam kehidupan sehari-hari, maka Anda tidak boleh meninggalkannya begitu saja. Lalu, bagaimana dengan penderita alergi susu ?

Anda tidak perlu khawatir, jika Anda memiliki intoleransi terhadap produk diary atau susu, terdapat beberapa rekomendasi produk pengganti susu untuk penderita alergi susu yang aman untuk dikonsumsi, diantaranya yaitu :

  • Susu macadamia (sejenis kacang)

Nutrisi yang terkandung didalam susu macadamia sebagain besar adalah air dans ekitar 3% adalah sari kacang macadamia. Rasa susu ini cenderung lebih kaya, dengan tekstur lembut dan lebih creamy.

Dalam satu cangkir susu macadamia terkadnung 55 kalori, 4,5 gram lemak, 4 gram protein, dan 1 gram karbohidrat. Susu macadamia paling baik digunakan untuk membuat makanan pencuci mulut dan bahan campuran kopi.

  • Susu beras

Dari semua alternatif, susu beras mengandung hampir 2 kali lipay karbohidrat. Satu cangkir susu beras mengandung 140 kalori, 3 gram lemak, 1 gram protein, da 33 gram karbohidrat.

Minuman ini bisa menjadi pilihan yang aman yang mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap produk dairy, gluten, kedelai, atau kacang. Susu beras bisa digunakan untuk membuat kue, smoothie, atau makanan pencuci mulut.

  • Susu kelapa (santan)

Susu kelapa atau santan telah digunakan secara tradisional dalam berbagai jenis hidangan khas Asia, seperti Indonesia, India, dan Thailand. Teknik pengolahannya sendiri cenderung lebih mudah jika dibandingkan dengan alternatif susu lainnya. Untuk membuatnya, Anda cukup menambahkan air pada parutan daging kelapa tua, kemudian peras untuk mendapatkan sarinya.

Satu cangkir santan mengandung sekitar 45 kalori, 4 gram lemak, namun tidak mengandung protein dan karbohidrat. Susu kelapa ini bisa digunakan untuk membuat kari, minuman panas dan dingin, roti, dan makanan penutup.

  • Susu kedelai

Minuman ini terbuat dari kacang kedelai atau isolate protein kedelai, dan biasanya mengandung pengental serta minyak sayur untuk meningkatkan rasa dan konsistensi.

Nutrisi yang terkandung didalam susu kedelai ini mirp dengan susu sapi. Dalam satu cangkir susu kedelai tanpa pemanis mengandung 90 kalori, 9 gram protein, 4,5 gram lemak, dan 4 gram karbohidrat. Susu kedelai juga bisa digunakan untuk campuran kopi, ceokelat panas, teh, kue, atau seral.

  • Susu gandum (oat)

Susu ini dibaut dari sari gandum yang dicampurkan minyak dan garam untuk meningkatkan rasa dan teksturnya. Dibandingkan dengan susu lainnya, susu gandum mengandung lebih banyak serat. Khasiatnya tentu saja dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan kolesterol.

Dalam satu cangkir susu gandum terkandung 170 kalori, 5 gram lemak, 5 gram protein, dan 29 gram karbohidrat. Paling baik digunakan untuk memasak dan membuat kue.

Nah, itulah beberapa rekomendasi produk pengganti susu yang aman dikonsumsi oleh penderita alergi susu sapi. Jadi, bagi Anda yang memiliki alergi terhadap susu atau intoleransi laktosa, tetap bisa mendapatkan berbagai kandungan nutrisi yang ada didalam susu dengan mengonsumsi beberapa produk pengganti tersebut. Semoga bermanfaat.

Mengetahui Generasi Obat Antihistamin serta Efek Sampingnya

Mengetahui Generasi Obat Antihistamin serta Efek Sampingnya,- Memiliki alergi memang cukup menyebalkan, dimana saat terpapar alergen kulit bisa secara tiba-tiba menjadi gatal dan mengalami ruam merah, atau penderita juga bisa mengalami bersin-bersin hingga sesak napas. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena gejala alergi tersebut bisa diatasi dengan obat antihistamin.

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai obat antihistamin untuk atasi gejala alergi. Nah, pada artikel kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai generasi obat antihistamin serta efek sampingnya yang perlu Anda ketahui.

Generasi Obat Antihistamin

Generasi Obat Antihistamin serta Efek Sampingnya yang Perlu Diketahui

Obat antihistamin bisa menghentikan histamin dalam memengaruhi sel tubuh untuk mengeluarkan reaksi alergi tersebut. Antihistamin jenis tablet biasanya bisa mulai bekerja dalam waktu setengah jam setelah dikonsumsi. Anda bisa merasakan efeknya secara maksimal setelah 1-2 jam dari waktu konsumsi.

Terdapat 2 generasi obat antihistamin untuk membantu mengatasi gejala alergi. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan pada dosis dan efek sampingnya. Berikut ini perbedaan antara generasi obat antihistamin serta efek sampingnya yang perlu diketahui, yaitu :

Obat antihistamin generasi pertama

Obat antihistamin oral egnerasi pertama salah satunya adalah diphenhydramine dan chlorpheniramine. Obat untuk meredakan gejala alergi ini memiliki efek samping yang bisa membuat Anda merasa ngantuk. Obat antihistamin generasi pertama ini juga harus diminum berulang, dan khasiatnya dalam meredakan alerginya juga tidak tahan lama.

Anda perlu minum obat generasi pertama ini lebih sering, dan bahkan memerlukan dosis tambahan untuk mengatasi efek kurang tahan alam dari obat antihistamin ini. Berikut ini merupakan beberapa obat antihistamin generasi pertama :

  • Benadryl
  • Chlor-Trimeton
  • Clemastine
  • Alimemazine
  • Chlorphenamine
  • Cyproheptadine
  • Hydroxyzine
  • Ketotifen
  • Promethazine

Efek samping obat antihistamin generasi pertama

Setiap obat memiliki efek samping tertentu, termasuk obat antihistamin. Berikut ini beberapa efek samping obat antihistamin generasi pertama yang umum terjadi, yaitu :

  • Mengantuk
  • Sakit kepala atau pusing
  • Mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering

Beberapa efek samping obat antihistamin yang tidak umum terjadi, termasuk :

  • Mual
  • Muntah
  • Gugup
  • Kelemahan otot
  • Dada terasa sesak
  • Nafsu makan hilang
  • Hiperaktif, terutama pada anak-anak
  • Sembelit atau susah buang air besar

Efek samping obat antihistamin generasi pertama yang serius, diantaranya :

  • Masalah penglihatan, misalnya mata menjadi buram
  • Kesulitan buang air kecil atau merasakan nyeri saat buang air kecil
  • Efek samping ini lebih sering terjadi pada orang tua

Obat antihistamin generasi kedua

Obat antihistamin oral generasi kedua merupakan jenis obat yang dikembangkan untuk menargetkan aksi mereka pada reseptor yang lebih spesifik. Ini membantu mengurangi efek samping, termasuk efek samping mengantuk. Obat-obatan generasi kedua ini juga bekerja lebih lama didalam tubuh, sehingga Anda tidak memerlukan dosis yang banyak.

Beberapa jenis obat antihistamin generasi kedua diantaranya :

  • Cetrizine

Cetrizine merupakan nama generik dari obat antihistamin generasi kedua. Obat ini bisa melawan gejala alergi tanpa menyebabkan kantuk. Cetrizine tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan tetes (drop). Seperti kebanyakan antihistamin generasi kedua lainnya, obat ini hanya perlu diminum seklai sehari atau sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter atau apoteker.

Tidak hanya itu, sebuah studi kecil dari San Martino Hospital Italia, yang diterbitkan dalam jurnal European Annals of Allergy and Clinical Immunology, melaporkan jika terapi obat cetrizine yang dilakukan setiap hari selama 3 tahun bisa mengurangi gejala alergi, penggunaan obat alergi resep, dan pengembangan senstivitas alergen baru pada anak-anak yang monosensitized (sensitif terhadap satu alergen saja). Efek samping cetrizine dari penggunaan jangka panjang dilaporkan tidak memengaruhi perilaku atau proses belajar pada anak-anak-anak yang memiliki eksim atopik.

  • Fexofenadine

Dibandingkan dengan obat antihistamin generasi kedua lainnya. fexofenadine merupakan yang paling minim efek sampingnya. Menurut berbagai survei yang dilakukan para ahli, beberapa orang masih merasa ngantuk setelah minum cetrizine atau loratadine. Sedangkan fexofenadine paling tidak menyebabkan kantuk. Namun, menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2001, cetrizine dan loratadine masih lebih cepat dalam menghentikan histamin dalam tubuh.

  • Loratadine

Obat gatal ini memiliki sifat yang mirip dengan cetrizine. Loratadine juga sama-sama obat antihistamin generasi kedua yang tidak menyebabkan kantuk dan cukup diminum sekali sehari. Beberapa penelitain mengungkapkan jika cetrizine dan loratadine sama-sama efektif mengatasi gejala alergi gatal-gatal. Namun, untuk efek antihistamin yang lebih cepat, cetrizine masih lebih unggul dibandingkan dengan loratadine.

Nah, itulah beberapa generasi obat antihistamin serta efek sampingnya yang perlu diketahui. Bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan obat antihistamin, terlebih lagi jika Anda mengidap penyakit hati atau ginjal, dan asma.

Jika Anda mengonsumsi obat lain yang bisa membuat Anda mengantuk, seperti obat penenang, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan antihistamin generasi pertama. Anda juga harus menghindari konsumsi alkohol dengan antihistamin apapun karena bisa meningkatkan efek samping kantuk. Semoga bermanfaat.

Mengetahui Obat Antihistamin untuk Bantu Atasi Gejala Alergi

Mengetahui Obat Antihistamin untuk Bantu Atasi Gejala Alergi,- Obat antihistamin merupakan obat pertama yang dianjurkan jika alergi Anda kambuh. Obat ini bisa membantu meredakan berbagai gejala alergi, seperti gatal, batuk, bersin, bahkan sesak napas.

Antihistamin

Lalu, apa itu obat antihistamin ?

Antihistamin adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, seperti rinitis alergi, reaksi alergi akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, urtikaria, atau biduran.

Obat antihistamin berfungsi untuk menghentikan atau membatasi aktivitas histamin dalam tubuh. Namun, obat gatal alergi tidak bisa digunakan untuk mencegah reaksi alergi atau mengobati reaksi alergi yang parah seperti anafilaktik.

Gejala alergi apa saja yang bisa diredakan dengan antihistamin ?

Terdapat beberapa faktor yang terlibat dalam peningkatan alergi, termasuk polusi, komponen genetik dan bahkan kebersihan. Reaksi alergi bisa disebabkan oleh sejumlah alergi yang berbeda, namun umumnya dipecah menjadi 3 faktor, yaitu alergi makanan, alergi kontak (sentuhan), dan alergi dihirup.

Ketika gejala alergi kambuh, obat antihistamin merupakan solusi yang pertama kali diambil untuk mengatasinya. Berikuti ni merupakan gejala alergi yang bisa diatasi oleh obat antihistamin, yaitu :

  • Alergi kontak

Alergi kontak terjadi ketika kulit terpapar oleh zat penyebab alergi. Biasanya gejala ini terbatas pada daerah kontak. Alergi kontak ini umumnya disebabkan oleh sabun, detergen, pewarna rambut, perhiasan atau aksesoris, lilin, atau poles. Alergi kontak juga bisa terjadi ketika kulit bersentuhan dengan tumbuhan tertentu, terutama yang beracun.

Gejala alergi kontak yang sering timbul diantaranya kulit kemerahan, gatal, bengkak, scaling, atau terasa panas. Mengidentifikasi dan menghindari penyebab alergi mungkin merupakan cara terbaik untuk mengatasi alergi kontak. Secara sederhana, perawatan yang bisa dilakukan mungkin termasuk penggunaan krim atau salep untuk membantu meredakan gejala alergi.

Penggunaan antihistamin, seperti prednisone juga disarankan utnuk mencegah reaksi alergi, atau dalam kasus yang lebih serius. Alergi kontak biasanya hilang dalam beberapa hari dengan pengobatan. Jika terdapat cairan dari ruam yang disertai dengan nyeri atau demam atau jika timbul gariks-garis merah berasal dari ruam, maka segeralah hubungi dokter atau tenaga medis. Kondisi tersebut merupakan tanda-tanda infeksi.

  • Alergi dingin

Alergi dingin merupakan gangguan kulit reaktif yang terjadi saat suhu dingin. Kulit yang memiliki alergi terhadap dingin akan menjadi merah dan mengalami gatal-gatal. Masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab alergi dingin. Beberapa orang mengalami alergi dingin ini karena faktor genetik atau keturunan, terkena sejenis virus, atau memiliki penyakit yang menyebabkan sel kulit semakin sensitif.

Umumnya, paparan dingin dapat menghantarkan histamin dan zat kimia lainnya pada aliran darah yang menyebabkan kemerahan dan reaksi gatal-gatal. Alergi dingin bisa didiagnosis dengan menempelkan es pada kulit untuk beberapa menit. Jika Anda memiliki alergi kulit, gatal-gatal akan timbul setelah beberapa menit es batu diangkat. Banyak alergi dingin terjadi tanpa penyebab yang jelas.

  • Alergi makanan

Alergi makanan merupakan suatu kondisi yang dikenal sebagai hipersensitivitas makanan. Ini adalah jenis intoleransi makanan, dimana penderita memiliki reaksi imun yang abnormal terhadap makanan. Alergi makanan paling sering disebabkan oleh susu sapi, kacang-kacangan, telur, dan buah.

Gejala alergi makanan bisa ringan, seperti halnya gatal-gatal yang timbul ketika mengonsumsi makanan tertentu seperti stroberi. gejala yang lebih parah dari alergi makanan mungkin termasuk kram perut, muntah, atau diare yang disertai dengan ruam, pembengkakan bibir atau mata yang timbul dan hilang dengan cepat, atau dalam kasus yang sangat jarang terjadi, syok anafilaktik; reaksi alergi tiba-tiba yang ekstrik yang bisa menyebabkan kematian.

Sedangkan pada anak-anak yang mengalami alergi makanan mungkin akan menunjukkan tanda-tanda perilaku seperti menangis, mudah marah, atau menolak minum susu.

  • Alergi tungau atau debu

Alergi debu merupakan jenis alergi yang paling umum terjadi. Beberapa gejala alergi yang bisa timbul akibat alergi debu diantaranya seperti bersin, batuk, dan sulit bernapas. Didalam debut juga sering terdapat hewan kecil seperti tungau dan biasanya berada di tempat yang lembab dan hangat, seperti kasur, kain karpet, atau gorden.

Tungau hidup di daerah yang lembab dan hangat dengan suhu sekitar 20-25 derajat celcius. Namun, tungau akan mati pada suhu yang ekstrem. Sisa bangkai tungau yang mati inilah yang bisa terhirup atau menempel pada kulit dan menyebabkan alergi.

Hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi obat antihistamin

Hindari mengonsumsi obat antihistamin dengan alkohol. Hal ini disebabkan karena minum alkohol bisa meningkatkan rasa kantuk akibat obat antihistamin.

Sebelum mengonsumsi obat antihistamin, alangkah baiknya Anda konsultasikan dengan dokter, terutama jika Anda mengidap penyakit hati atau ginjal. Penyakit hati dan ginjal bisa memengaruhi cara tubuh memproses dan menghilangkan cetirizine.

Selain itu, bicarakan juga dengan dokter jika Anda mengalami pembesaran prostat yang bisa membuat Anda merasa sakit dan sulit buang air kecil. Obat antihistamin bisa memperburuk masalah buang air kecil yang Anda alami.

Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat antihistamin jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti :

  • Kejang
  • Glaukoma
  • Penyakit jantung
  • Gangguan tiroid
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Sulit bernapas karena emfisema atau bronkitis kronis

Itulah beberapa informasi mengenai obat antihistamin yang bisa membantu mengatasi gejala alergi. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat antihistamin. Bicarakan mengenai kondisi kesehatan Anda serta obat yang sedang dikonsumsi, jika ada. Dengan begitu, dokter bisa merekomendasikan obat antihistamin yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Semoga bermanfaat.

Waspada! Hal Ini Ternyata Bisa Memperparah Gejala Alergi

Waspada! Hal Ini Ternyata Bisa Memperparah Gejala Alergi,- Alergi merupaakn salah satu reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing yang sebenarnya tidak berbahaya. Alergi biasanya menimbulkan beberapa gejala, seperti diantaranya bersin, kulit gatal, hidung berair, batuk, dan lainnya. Gejala alergi ini tentu akan sangat mengganggu aktivitas penderitanya.

Terdapat beberapa langkah pengobatan alergi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala alergi yang timbul. Namun, sayangnya terdapat beberapa hal yang tanpa disadari bisa memperparah gejala alergi yang timbul. Apakah itu ?

Berikut ini beberapa hal yang bisa memperparah gejala alergi, diantaranya yaitu :

  • Pakaian

Pakaian, khususnya yang terbuat dari kain bertekstur kasar atau wol bisa membuat debu dan serbuk sari lebih mudah terperangkat didalam serat-seratnya. Ketika Anda akan mencuci pakaian tersebut dengan baik, bisa memperburuk alergi karena kotoran dan debu yang masih menempel.

  • Buah dan sayur

Meskipun memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, tetapi beberapa jenis buah dan sayur bisa memperburuk gejala alergi. Hal ini disebabkan karena beberapa buah dan sayur mengandung protein yang mirip dengan yang ditemukan pada serbuk sari. Ini bisa membingungkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan timbulnya reaksi alergi. Beberapa jensi sayuran yang sebaiknya dihindari oleh penderita alergi diantaranya yaitu kentang dan bawang.

  • Asap rokok

Sebuah studi dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology menemukan bahwa asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif bisa memperburuk gejala alergi yang dialami. Peneliti menemukan bahwa tingkat antibodi alergen IgE 16,6 kali lebih tinggi pada mereka yang terpapar asap rokok dibandingkan dengan mereka yang terpapar udara bersih. Asap merupakan zat iritan yang bisa mengganggu saluran pernapasan, sehingga bisa membuat gejala alergi sulit sembuh.

  • Pembersih debu

Membersihkan rumah dan lingkungan di sekitar merupakan hal yang tepat dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi debu. Akan tetapi, Anda juga paerlu memperhatikan cara membersihkannya.

Ketika membersihkan rumah, sebenarnya lebih dianjurkan untuk menggunakan kain basah dibandingkan dengan menggunakan sapu ataupun kemoceng. Membersihkan perabotan rumah dengan kain lap kering atau kemoceng justru bisa membuat debu beterbangan dan bisa memperburuk reaksi alergi yang dialami.

  • Parfum dan lilin

Aroma aatu wewangian ternyata juga bisa berisiko mengiritasi lapisan kelopak mata dan saluran hidung. Jika Anda memiliki alergi terhadap parfum dan lilin, maka segeralah menghindar ketika seseorang yang berada di sekiatr Anda ingin menyemprotkan parfum atau membakar lilin.

  • Lari pagi

Bukan aktivitas lari pagi yang bisa membuat gejala alergi semakin memburuk, tetapi serbuk sari tanaman dan debu jalanan yang terhirup saat berlari. Serbuk sari paling banyak menyebar dan beterbangan di udara ketika pagi hari. Maka dari itu, Anda perlu segera mandi, mecuci rambut, dan mengganti pakaian setelah lari pagi, terutama jika Anda berlari di tempat yang terdapat banyak tanaman.

  • Stres

Stres bukanlah penyebab alergi, tetapi bisa membuat gejala alergi semakin memburuk akibat respons tubuh untuk melindungi diri. Ketika Anda stres, otak akan memberikan perintah untuk melepaskan hormon stres adrenalin dan kortisol, serta histamin, zat kimia penyebab timbulnya gejala alergi.

Stres yang terjadi berkepanjangan akan memperlambat respons melawan zat atau benda asing, sehingga Anda lebih rentan terkena penyakit, seperti influenza, batuk pilek, atau penyakit infeksi lainnya.

Setelah mengetahui beberapa hal yang bisa memperparah gejala alergi tersebut, kini Anda harus bisa lebih waspada dan hindari berbagai hal yang bisa memperburuk kondisi gejala alergi yang Anda alami. Semoga bermanfaat.

Mengetahui Gejala Alergi Coklat Serta Cara Mengatasinya

Mengetahui Gejala Alergi Coklat Serta Cara Mengatasinya,- Siapa yang tidak suka makan coklat. Hampir setiap orang pasti menyukai makanan manis yang satu ini, baik anak-anak atau pun orang dewasa. Terlebih lagi coklat bisa merangsang hormon yang membuat seseorang bahagia.

Walaupun begitu, sayangnya tidak semua orang bisa menikmati coklat. Pasalnya, terdapat beberapa orang yang memiliki alergi terhadap coklat. Biasanya alergi coklat terjadi karena seseorang mengonsumsi coklat secara langsung atau mengonsumsi makanan dan minuman yang berbahan dasar atau mengandung coklat.

Coklat mengandung sejumlah bahan seperti bubuk coklat, susu, gula, dan lemak, Penyebab alergi coklat sendiri bisa berasal dari biji coklat itu sendiri atau dari susu. Jika alergi coklat disebabkan oleh biji coklat, maka penderita bisa mengalami beberapa gejala, seperti :

  • Biduran
  • Nyeri perut
  • Sulit bernapas
  • Batuk dan mengi
  • Mual dan muntah
  • Lidah, bibir, dan tenggorokan mengalami pembengkakan

Lebih lanjut lagi, gejala alergi coklat tersebut bisa berkembang menjadi reaksi anafilaksis yang bisa mengancam jika tidak tidak segera ditangani.

Sebenarnya alergi murni terhadap bahan coklat saja sangat jarang terjadi. Terdapat beberapa bahan makanan yang sering menimbulkan reaksi alergi, seperti diantaranya telur, susu sapi, kacang-kacangan, udang, kerang, dan ikan.

Maka dari itu, jika Anda mengalami alergi setelah mengonsumsi makanan berbahan coklat, ada kemungkinan jika alergi tersebut disebabkan oleh bahan lainnya.

Selain biji coklat, alergi coklat juga bisa disebabkan oleh susu yang terkandung didalam coklat. Gejala ini bisa timbul dalam waktu 1 jam sampai beberapa hari setelah mengonsumsi coklat. Gejala-gejala yang mungkin timbul diantaranya yaitu :

  • Diare
  • Batuk
  • Kran perut
  • Ruam kulit atau biduran
  • Rasa tidak nyaman di perut
  • Produksi lendir di hidung dan paru

Pada beberapa coklat terkadang juga mengandung kacang. Orang yang memiliki alergi terhadap kacang bisa mengalami gejala seperti reaksi di kulit seperti ruam, gatal, dan eksim, gangguan saluran cerna seperti nyeri perut, kram perut, kembung, dan begah, serta gejala asma seperti sesak atau batuk.

Untuk mencegah terjadinya alergi coklat, selain menghindari mengonsumsi coklat, Anda juga harus membaca label produk makanan dan minuman terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Pastikan didalamnya tidak mengandung coklat.

Tidak hanya itu, penderita alergi coklat juga disarankan untuk melakukan tes alergi untuk memastikan apakah Anda memiliki pencetus alergi lainnya selain coklat atau tidak. Jika terjadi komplikasi, maka kasus alergi bisa terjadi hebat dan mengancam jiwa.

Penyebab dan Gejala Alergi Buah yang Perlu Diketahui

Penyebab dan Gejala Alergi Buah yang Perlu Diketahui,- Selain sayur, buah juga termasuk salah satu makanan sehat yang cukup banyak direkomendasikan untuk sering dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena didalamnya terkandung vitamin dan mineral lengkap yang baik untuk kesehatan tubuh.

Walaupun begitu, ternyata tidak semua orang bisa mengonsumsi buah. Pasalnya, pada beberapa orang buah bisa memicu timbulnya reaksi alergi. Sama halnya dengan alergi makanan lainnya, alergi buah juga akan menimbulkan rasa gatal di kulit setelah mengonsumsi berbagai jenis buah.

Alergi Buah

Mengapa seseorang bisa mengalami alergi buah ?

Seseorang bisa mengalami alergi buah karena tubuh memproduksi imunoglobulin E atau IgE antibodi untuk makanan tertentu. Ini merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh yang terjadi setelah mengonsumsinya.

Alergi buah termasuk dalam kondisi yang dikenal juga sebagai sindrom alergi oral (OAS), yang disebabkan oleh buah-buahan yang mengandung protein tertentu. Sindrom alergi oral atau disebut juga Pollen-food allergy syndrome, terjadi karena beberapa buah dan sayuran segar mengandung protein yang mirip dengan protein penyebab alergi. Perotein penyebab alergi ini biasanya ditemukan didalam serbuk sari, seperti regweed, birch, muqwort, dan rumput.

Baca juga : Alergi Buah dan Sayur pada Anak

Beberapa jenis buah yang paling sering menyebabkan alergi diantaranya adalah apel, pir, ceri, persik, dan prem. Selain itu, buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon juga diketahui dapat memicu alergi.

Diantara jenis buah-buahan tersebut, diketahui jika buah kiwi dapat menyebabkan gejala alergi yang paling berat. Anak yang memiliki alergi terhadap kiwi kemungkinan bisa memiliki alergi terhadap pisang, alpukat, dan juga lateks.

Selain buah, reaksi silang dari serbuk sari tanaman ini juga bisa terjadi pada sayuran segar dan kacang-kacangan. Gejalanya mungkin akan terasa gatal di bagian mulut atau tubuh lainnya, rasa terbakar, sensasi menyengat di mulut, serta tenggorokan.

Perlu diketahui, gejala alergi buah umumnya hanya terjadi beberapa detik atau menit. Hal ini disebabkan karena protein buah bisa dengan cepat dipecah oleh air liur. Biasanya alergi ini bisa hilang dengan cepat dan tidak memerlukan perawatan serius.

Untuk mencegah alergi buah, salah satu cara yang perlu dilakukan yaitu dengan menghindari mengonsumsi buah-buahan yang diketahui dapat memicu timbulnya reaksi alergi. Jika sudah terlanjur timbul gejala alergi, maka Anda bisa mengonsumsi obat alergi berupa antihistamin untuk membantu menghilangkan gejalanya.

Dalam beberapa kasus, memasak buah dan sayuran tertentu dapat menghancurkan dan mengubah protein yang menyebabkan sindrom alergi oral. Namun, ini tergantung pada buah, kacang dan sayuran apa yang dapat memicu alergi.

Kacang-kacangan dan rempah-rempah umumnya memiliki kondisi tertentu saat dimasak. Kacang-kacangan dan seledri mengandung beberapa alergen dan tidak semuanya bisa dihancurkan oleh panas. Selain itu, alergen dalam stroberi juga tahan terhadap panas.

Selain itu, jus buah yang sudah dipanaskan atau dimasak (dipasteurisasi) umumnya tidak apa dikonsumsi. Kemudian, sebagian sumber makanan seperti tomat, apel, kentang, pir, dan sebagian ebsar buah-buahan lunak lainnya juga aman dimasak untuk mengancurkan protein yang menjadi penyebab alergi.

Semoga bermanfaat.

Tips Pakai Lensa Kontak yang Aman untuk Penderita Alergi Mata

Tips Pakai Lensa Kontak yang Aman utnuk Penderita Alergi Mata,- pengobatanalergi.com – Lensa kontak termasuk salah satu pilihan alternatif yang biasanya dipilih untuk membantu penglihatan sekaligus mempercantik mata. Lensa merupakan salah satu peralatan medis yang paling aman jika digunakan secara bertanggungjawab.

Akan tetapi, bagi mereka yang memiliki alergi mata sering kali merasa ragu ketika ingin menggunakan lensa kontak. Tanpa menggunakan lensa kontak saja alergi mata bisa menyebabkan mata terasa gatal, berair, bahkan hingga bengkak. Kondisi ini tentu akan semakin parah jika Anda menggunakan lensa kontak pada kornea mata yang sensitif.

Jadi, apakah ada cara aman yang bisa dilakukan agar penderita alergi bisa menggunakan lensa kontak ? Tentu saja. Simak uraian berikut untuk informasi lengkapnya !

Tips Pakai Lensa Kontak

Tips Aman Gunakan Lensa Kontak utnuk Penderita Alergi Mata

Alergi mata dikenal juga sebagai alergi konjungtivitis, dimana reaksi alergi ini bisa timbul jika mata terkena berbagai faktor penyebab alergi yang menyebar di udara, seperti debu, bulu binatang, asap, serbuk sari, parfum, atau bahkan serpihan makanan.

Menggunakan lensa kontak saat alergi mata kambuh tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan pada penderitanya. Bahkan, hal ini bisa membuat mata terasa gatal, memerah, berair, hingga bengkak.

Walaupun begitu, bukan berarti Anda harus menghindari penggunaan lensa kontak. Berikut ini merupakan tips pakai lensa kontak yang aman untuk penderita alergi mata yang bisa dilakukan, yaitu diantaranya :

  • Ganti dengan lensa kontak sekali pakai

Jika Anda terbiasa menggunakan lensa kontak yang bisa digunakan selama beberapa bulan, sebaiknya mulai beralih ke lensa kontak sekali pakai. Umumnya lensa kontak sekali pakai lebih aman bagi penderita alergi.

Lensa kontak semi-permanen membuka kesempatan bagi alergen menempel pada permukaan lensa kontak. Semakin lama dibiarkan menumpuk, maka semakin besar pula kemungkinan alergi kambuh dan memicu iritasi pada mata.

Akan tetapi, jika Anda menggunakan lensa kontak sekali pakai, maka mata akan lebih terlindungi dari paparan zat pemicu alergi. Pasalnya, setelah digunakan selama beberapa jam, Anda hanya tinggal membuangnya bersama dengan semua alergen yang menempel. Dengan begitu, maka mata akan lebih aman dan sehat.

  • Bersihkan lensa kontak sesering mungkin

Membersihkan lensa kontak secara rutin bisa membuatnya terbebas dari alergen. Namun sebelumnya perhatikan terlebih dahulu jenis larutan pembersih yang Anda gunakan.

Sebagian orang memiliki alergi terhadap kandungan pengawet yang ada pada cairan disinfektan. Oleh karena itu, gunakan cairan disinfektan bebas pengawet untuk menghindari kemungkinan timbulnya reaksi alergi.

Jangan ragu untuk menggunakan cairan disinfektan yang sedikir lebih mahal, yang terpenting aman untuk Anda gunakan. Mintalah bantuan dokter untuk menentukan jenis cairan disinfektan yang aman dan tidak memicu alergi mata.

  • Gunakan kacamata

Alergen seperti sebuk sari dan debu akan lebih mudah menempel pada permukaan lensa kontak yang tipis. Jika Anda sudah mulai tidak tahan dengan reaksi alergi yang ditimbulkan, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan kacamata sesekali.

Selain menghindari reaksi alergi, menggunakan kacamata juga dapat memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat dari tempelan lensa kontak setiap hari.

  • Jaga kelembaban mata

Umumnya alergen yang menyerang mata membuat mata menjadi kering. Jika terus dibiarkan, maka hal ini bisa membuat alergi mata semakin parah, terlebih lagi jika Anda langsung menggunakan lensa kontak pada saat yang bersamaan.

Sebagai solusinya, pastikan kondisi mata tetap lembap sepanjang hari. Anda bisa menggunakan bantuan air mata buatan atau obat tetes mata untuk membantu membilas alergen dan meredakan iritasi yang timbul pada mata.

Air mata buatan umumnya dijual bebas di pasaran dan bisa dibeli tanpa harus menggunakan resep. Anda bisa menggunakan air mata buatan ini sesering mungkin, bahkan jika diperlukan bisa digunakan 2 jam sekali. Semakin sering air mata buatan digunakan, maka semakin kecil pula kemungkinan alergen dapat menempel ke permukaan lensa kontak.

  • Kompres mata

Ketika mata merah dan bengkak, jangan pernah sekali-kali menggosoknya. Kebiasaan mengucek mata justru bisa menyebabkan alergen menyebar dan memperparah kondisi peradangan di sekitar mata.

Agar lebih aman, kompres mata dengan air dingin untuk membantu meredakan peradangan pada mata. Anda juga bisa meletakkan air mata buatan di dalam kulkas sebelum menggunakannya bersama lensa kontak. Dengan begitu, maka mata akan lebih terasa dingin sekaligus dapat membantu meredakan mata merah.

  • Lakukan pemeriksaan ke dokter mata secara rutin

Meskipun gejala alergi mata sudah berkurang, Anda herus tetap memeriksakan kondisi kesehatan mata secara rutin. Dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat tetes mata yang lebih ampuh untuk membantu mengurangi gejala alergi yang timbul.

Selain itu, konsultasikan juga jenis lensa kontak yang Anda gunakan saat ini. Pasalnya bisa jadi lensa kontak yang Anda gunakan tidak lagi aman untuk kesehatan mata Anda. Semoga bermanfaat.

Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan Manfaat Bahan Alami

Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan Manfaat Bahan Alami,- Menggunakan kosmetik atua makeup memang dapat menunjang penampilan seseorang, terutama wanita. Ada banyak jenis kosmetik yang biasa digunakan, salah satunya adalah lipstik. Lipstik bisa membuat tampilan bibir menjadi lebih cantik sehingga menyempurnakan penampilan Anda.

Meskipun memiliki ukuran yang kecil, akan tetapi lipstik memiliki fungsi yang sangat besar. Bahkan, ada beragai lipstik yang ditawarkan oleh perusahaan kosmetik, mulai dari lipstik yang bisa melembapkan bibir hingga matte. Namun, apakah Anda pernah merasakan bibir terasa gatal setelah menggunakan lipstik ? Kondisi ini mungkin merupakan tanda alergi lipstik.

Pengobatan Alergi Lipstik

Beberapa dari kita mungkin tidak cocok dengan bahan-bahan yang terkandung didalam lipstik yang digunakan. Sehingga hal ini bisa memicu timbulnya reaksi alergi pada bibir. Beberapa kandungan pada lipstik yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu parfum atau fragrance, parabens, imidazolidinyl, quaternium-15, DMDM hyndation, phenoxyethanol, methylchloroisothiazolunone, talc, dan formaldehid.

Selain memperhatikan kandungan lipstik, Anda juga harus waspada dengan beberapa gejala alergi lipstik yang bisa timbul, seperti diantaranya :

  • Bibir menjadi merah (bukan karena menggunakan lipstik)
  • Bibir terasa panas atau terbakar
  • Terasa kebas atau mati rasa pada bibir bagian atas ataupun bawah
  • Timbul sensasi gatal pada bibir
  • Bibir bagian atas atau pun bawah mengalami pembengkakan dan disertai dengan rasa nyeri dan tidak nyaman (sangat perih)

Selain pada bibir, gejala alergi lipstik juga bisa menimbulkan gejala lainnya, seperti hidung dan mata berair serta bengkak, mual, nyeri perut, dan diare. Pada kasus yang parah, gejala alergi lipstik juga bisa disertai dengan timbulnya pembengkakan pada tenggorokan yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan saat bernapas.

Lalu, adakah cara pengobatan alergi lipstik tepat yang bisa dilakukan ?

Lipstik merupakan penyebab utama dari alergi lipstik ini, maka dari itu sebaiknya Anda hindari menggunakan lipstik terlebih dahulu ketika gejala mulai timbul. Selain itu, Anda juga bisa meringankan gejala alergi dengan beberapa cara berikut :

  • Kompres bibir dengan es batu yang telah dibungkus dengan kain selama beberapa menit. Langkah pengobatan alergi lipstik ini bertujuan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada bibir.
  • Manfaat kantung teh yang telah didinginkan di kulkas untuk mengurangi rasa gatal dan bengkak.
  • Mengoleskan gel lidah buaya juga bisa mengurangi bengkak pada bibir.

Selain melakukan beberapa tips tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi obat alergi herbal QnC Jelly Gamat. Ini merupakan obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami pilihan yang memiliki kahsiat untuk membantu mengobati alergi secara alami.

Pengobatan Alergi Lipstik

Solusi Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan QnC Jelly Gamat

Qnc Jelly Gamat merupakan produk herbal yang dibuat dengan komposisi utama teripang emas yang diproses secara tradisional tanpa campuran bahan kimia sedikitpun. Sehingga keaslian dan kealamiannya tetap terjaga.

Seperti yang diketahui, teripang emas kaya akan kandungan nutrisi lengkap yang baik bagi tubuh dan dapat membantu pengobatan penyakit, termasuk pengobatan alergi lipstik secara alami. Bahkan, saat ini telah banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan khasiat serta manfaat dari teripang emas ini.

Didalam teripang ini diketahui terkandung beberapa senyawa zat aktif biologi, diantaranya protein, kolagen, mukopolisakarida, glucosaminoglycans (GAGs), glucosamine dan chondroitin, lektin, saponin, asam amino, antiseptik alamiah, omega-3, 6, dan 9, serta vitamin dan mineral.

Secara alami, mengonsumsi teripang atau ekstrak teripang emas bisa membantu mengurangi rasa gatal serta nyeri di permukaan kulit. Selain itu, kandungan antiseptik yang ada didalamnya dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah timbulnya infeksi.

Dengan kandungan serta khasiatnya tersebut, maka QnC Jelly Gamat bisa menjadi solusi pengobatan tradisional alergi lipstik dengan manfaat bahan alami yang aman dan juga tepat.

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang bukan hanya terbuat dari 100% bahan alami pilihan, juga telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Keterangan produk :

Nama produk : QnC Jelly Gamat
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Harga : Rp. 155.000,-/botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari juga bisa dioleskan pada kulit yang mengalami iritasi secara rutin

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, silahkan lakukan pemesanan terlebih dahulu dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Untuk informasi lengkap mengenai cara pemesanan serta daftar harga, Anda bisa langsung kunjungi tautan di bawah ini !!

>> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

Nikmati berbagai kemudahan berbelanja secara online di tempat kami dengan jaminan produk 100% original serta dapatkan potongan harga untuk pembelian yang lebih banyak. Selain itu, Anda juga bisa menikmati layanan terbaik kami “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” untuk setiap pembelian dibawah 2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku.

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk menagtasi masalah kesehatan yang Anda alami. Semoga lekas sembuh.

 

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

Penyebab dan Gejala Alergi Tabir Surya yang Perlu Diwaspadai

Penyebab dan Gejala Alergi Tabir Surya yang Perlu Diwaspadai,- pengobatanalergi.com – Melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung tentu diperlukan. Paparan sinar ultraviolet tinggkat tinggi selama 20 tahun terakhir telah mengakibatkan lonjakan dalam jumlah kasus kanker kulit, dengan statistik yang tidak menunjukkan tanda-tanda melamba.

Untuk memperkecil risiko tersebut, maka cara yang bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan tabir surya, terutama ketika akan beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan tabir surya dapat mencegah sun burn atau kulit terbakar karena sinar matahari hingga mencegahnya dari kanker kulit.

Akan tetapi, pada sebagian orang penggunaan tabir surya justru menimbulkan reaksi alergi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Grup Dermatitis Amerika Utara atau NADCG antara tahun 2001-2002 menemukan, terdapat 1% dari 24 ribu orang yang mengalami alergi tabir surya. Meskipun jarang terjadi, akan tetapi kita harus tetap mewaspadai risiko alergi tabir surya ini.

Alergi Tabir Surya

Reaksi alergi biasanya timbul jika Anda menggunakan tabir surya dengan kadar SPF yang tinggi. Hal ini disebabkan karena semakin tinggi kadar SPF yang terkandung didalamnya, maka semakin banyak pula zat kimia yang digunakan. Hal ini tentu akan membuat risiko timbulnya efek samping juga semakin tinggi.

Berdasarkan penyebabnya, alergi tabir surya dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu :

  • Alergi kontak atau dermatitis

Alergi dermatitis terjadi ketika bahan kimia dalam produk memicu reaksi langsung pada kulit saat diaplikasikan. Ruam kulit merupakan reaksi alergi yang biasanya timbul.

  • Alergi fotoalergi

Alergi ini biasanya akan timbul ketika seseorang pergi ke luar ruangan dan terpapar sinar matahari secara langsung. Sinar matahari akan bereaksi dengan bahan kimia yang terkandung dalam tabir surya, sehingga menimbulkan reaksi alergi.

Dan berikut ini merupakan beberapa gejala yang biasanya timbul akibat alergi tabir surya, diantaranya yaitu :

  • Gatal
  • Kulit memerah
  • Kulit melepuh yang disertai dengan cairan
  • Pembengkakan

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap tabir surya, alangkah baiknya untuk melakukan tes. Tes darah bisa memberitahu Anda mengetahui zat apa yang memicu timbulnya alergi. Karena didalam tabir surya terdapat banyak zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi, sedangkan pemicu alergi pada setiap orang berbeda-beda.

Tes ini akan membuat Anda lebih mudah untuk menghindari zat pemicu alergi. Anda juag bisa memilih tabir surya yang tidak memiliki kandungan zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi.

Walaupun Anda memiliki alergi terhadap tabir surya, bukan berarti Anda akan menghindari penggunaan tabir surya dan membiarkan kulit terpapar sinar matahari secara langsung. Paslanya, paparan radiasi sinar UV bisa memicu penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit. Semoga bermanfaat.

Awas! Ternyata Alergi Makanan Bisa Picu Kecemasan Pada Anak

Awas! Ternyata Alergi Makanan Bisa Picu Kecemasan Pada Anak,- pengobatanalergi.com – Alergi makanan merupakan salah satu jensi alergi yang cukup sering dialami oleh anak. Terdapat beberapa jenis makanan yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi pada anak, seperti diantaranya ikan, susu, telur, kacang-kacangan, dan lainnya. Tidak sedikit orang yang menganggap jika alergi merupakan penyakit yang ringan dan tidak berbahaya. Padahal, jika kondisi ini terus dibiarkan bisa menimbulkan dampak yang fatal.

Ruam, gatal, bengkakak, pusing, bahkan pingsang merupakan beberapa gejala alergi makanan yang biasa timbul. Alergi juga bisa menyebabkan bronchospasm, yaitu penyempitan pada saluran pernafasan. Jika tidak segera ditangani, maka kondisi ini akan berujung pada kematian.

Namun, selain itu, ternyata diketahui bahwa alergi makanan pada anak juga bisa menyebabkan kecemasan. Anak-anak dengan alergi makanan memiliki prevalensi kecemasan di masa kecil yang jauh lebih tinggi. Namun, alegi makanan tidak terbaik dengan gejala depresi di masa kecil.

Tim peneliti di Amerika Serikat mempelajari sekitar 80 pasien anak yang berusia 4 sampai 12 tahun, rata-rata sampel yang berusia 8 tahun dengan atau tanpa alergi makanan dan meneliti pengasuh mereka dari klinik rawat jalan pediatrik di Bronx, New York. Mereka mengendalikan diagnosis asma pada anak-anak karena kegelisahan dan gangguan mood lebih umum terjadi pada anak-anak minoritas sosio ekonomi rendah.

57% diantara anak-anak yang memiliki alergi makanan dilaporkan memiliki gejala kecemasan dibandingkan dengan 48% anak tanpa alergi makanan.

Penulit utama penelitian, Renee Goodwin PhD, di Departement of Epidemiologi di Mailman School of Public Health, menjelaskan jika pengelolaan alergi makanan bisa mahal, baik dari segi belanja makanan, persiapan makan, danbiaya injeksi intra auto epinefrin, yang kadaluwarsa setiap tahunnya.

Tuntutan ini tentu bisa menyebabkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi bagi mereka yang memiliki sumber daya keuangan yang lebih sedikit dan meningkatkan kecemasan lebih lanjut. Gejala bisa timbul pada anak-anak dan pengasuh mereka.

Baca juga : Pengobatan Alergi Karena Makanan untuk Anak dan Dewasa

Para peneliti juga menemukan adanya hubungan antara alergi makanan dengan kecemasan yang dialami oleh anak dan menyebabkan ketakutan pada penolakan sosial.

Terdapat sejumlah penjelasan yang mungkin berhubungan antara diagnosis alergi makanan dan meningkatnya masalah kecemasan sosial pada sampel pasien anak-anak ini. Pengelolaan kondisi yang berpotensi mengancam jiwa mungkin akan menimbulkan kecemasan, dan beberapa anak mungkin mengalami kecemasan sosial yang meningkat tentang ‘berbeda’ dari anak-anak lain tergantung pada usia mereka dan bagaimana alergi makanan dikelola oleh orang dewasa dalam situasi tertentu.

Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa alergi makanan dengan gejala depresi di masa kecil atau dengan gejala kecemasan dan depresi diantara masa pengasuh mereka tidak berhubungan secara signifikan.

Diperlukan penelitian yanglebih lanjut agar hasilnya lebih optimal. Juga perlu dilakukan penelitian terhadap hubungan antara remaja usia lanjut dan dewasa muda yang memiliki alergi makanan dengan terjadinya depresi.