Featured

Pengobatan Alergi Karena Cuaca, Makanan, Debu Untuk Anak Dan Dewasa

Pengobatan Alergi Karena Cuaca,  Makanan, Debu Untuk Anak Dan  Dewasa,-Pada dasarnya alergi yang  terjadi pada kebanyakan manusia lebih  merupakan sebuah bentuk reaksi yang  berbeda terhadap suatu benda atau hal  dan terasa sangat menganggu. Alergi  dapat disebabkan oleh berbagai macam,  diantaranya alergi karena cuaca,  makanan dan debu. Namun Anda tidak  perlu khawatir, kini telah hadir  pengobatan alami alergi dengan obat  herbal QnC Jelly Gamat. Terbuat dari  teripang laut yang kaya akan manfaat  yang baik bagi tubuh serta juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229, sehingga aman untuk dikonsumsi. Nikmati kenyamanan dan kemudahan berbelanja produk di tempat kami dengan pelayanan terbaik dan berbagai promo menarik yang bisa Anda dapatkan untuk setiap pembelina produk QnC Jelly Gamat. Khusus daerah Jawa, untuk pemesanan 1-2 botol, kami menerapkan sistem BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN. Jika barang pesanan tidak sampai ke alamat tujuan, kami berikan garansi UANG KEMBALI. Dan dapatkan potongan harga pada setiap pembelian produk QnC Jelly Gamat. *syarat dan ketentuan berlaku

Alergi

 

alergi anak dan dewasa
Alergi atau Hipersensitivitas tipe I  merupakan kegagalan kekebalan tubuh  dimana tubuh seseorang menjadi  hipersensitif dalam bereaksi secara  imunologi terhadap bahan-bahan yang  umumnya imunogenik atau dikatakan  orang yang bersangkutan bersifta atopik.   Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi  secara berlebihan terhadap lingkungan  atau bahan-bahan yang dianggap asing  dan berbahaya (alergen) oleh tubuh,  padahal sebenarnya tidak untuk orang- orang yang tidak  bersifat atopik. Terdapat  banyak jenis alergi yang perlu dipahami,  diantaranya alergi cuaca, makanan dan  debu.

  1. Alergi cuaca atau kadang disebut alergi  dingin atau alergi panas. Alergi ini kerap  muncul kala udara sangat dingin sewaktu  panas menyengat. Ciri-cirinya dapat  berupa bersin-bersin, muncul biang  keringat, dan sebagainya. Yang  dinamakan alergi dingin sebenarnya ada  penyebabnya. Jadi dingin bukan  semata-mata penyebab utama alergi. Kita  bisa lihat beberapa orang ketika diruangan  berAC tidak kambuh alerginya. Jadi perlu  dicari penyebab lainnya, bisa jadi dingin  hanya memicu yang dapat memperparah  alergi.
  2. Alergi debu. Bagi orang yang alergi  terhadap debu, benda halus bisa sangat  menyiksa. Hal yang dapat dilakukan  adalah mengurangi debu yang menempel  diberbagai tempat, seperti pada meja,  karpet, kursi, dan lain-lain karena debu  rumah atau house dust yang paling sering  dianggap sebagai penyebab alergi. Debu  dapat menimbulkan alergi bila dalam  jumlah yang cukup banyak seperti ketika  mask gudang, rumah yang telah lama  tidak ditinggali, ketika bongkar-bongkar  kamar atau saat menyapu dan saat  memakai atau mengambil barang yang  sudah lama tersimpan digudang atau  lemari. Gangguan debua biasanya  termasuk reaksi cepat dan biasanya tiak  berlangsung lama. Begitu papran debu  hilang, maka dalam beberapa saat  keluhan tersebut akan hilang. Sama  halnya dengan alergi cuaca, bila gangguan  tersebut berlangsung lama, maka  tampaknya alergi makanan dapat  dicurigai.
  3. alergi makananAlergi makanan. Makanan yang terutama  memiliki kandungan protein seperti  makanan laut, susu, kacang, telur, ikan  dan sebagainya dapat memicu alergi.  Penyebab dari alergi makanan tidak  sepenuhnya dimengerti karena alergi  makanan bisa menimbulkan sejumlah  gejala yang bervariasi. Gejalanya dpat  terlokalisir dilambung dan diusus atau bisa  menimbulkan gejala lain diberbagai  bagian tubuh. Setelah makanan dicerna  dan diserap gejala biasanya akan timbul  dengan segera, jarang sampai lebih dari 2  jam setelah makan makanan tertentu.  Gejala yang mungkin timbul setelah  makanan penyebab alergi seperti  tenggorokan terasa gatal, diare, mual,  muntah, rasa gatal dimulut, tenggorokan,  mata, kulit atau bagian tubuh yang lain,  sakit kepala, dan lain-lain. Penanganan  yang dapat dilakukan yaitu dengan  menghindari makanan yang dapat  memicu alergi.

Terdapat beberapa pemicu yang dapat  memperparah atau memperberat gejala  alergi, diantaranya seperti udara dingin  dan panas, stress dan kecemasan, aktifitas  tinggi atau kelelahan , gangguan hormon,  dan lain-lain.

Pengobatan Alergi secara alami

Pengobatan Alergi Karena Cuaca, Makanan, Debu untuk Anak dan DewasaPengobatan Alergi Karena Cuaca,  Makanan, Debu Untuk Anak Dan  Dewasa,- Pengobatan alergi secara alami  merupakan salah satu solusi yang dapat  diambil untuk menurunkan resiko alergi  yaitu dengan menggunakan QnC Jelly Gamat. QnC Jelly Gamat merupakan  obat herbal yang terbuat dari teripang emas  yang mengandung nutrisi baik bagi tubuh,  salah satunya dapat membantu dalam  mengatasi alergi. Teripang emas ini  mengandung asam amino yang dapat  membantu menajga dan meningkatkan  daya tahan tubuh. Selain itu, didalam teripang emas ini juga terkandung antiseptik alamiah  yang berfungsi sebagai anti bakteri,  antijamur serta dapat mencegah  terjadinya infeksi yang mungkin dapat  ditimbulkan akibat dari alergi. Masih  banyak kandungan yang terdapat dalam QnC Jelly Gamat yang bermanfaat  untuk mengobati alergi, diantaranya :  Kolagen, Chondroitin, Mineral, Vitamin,  Lektin, serta Gamapeptide. Terdapat  kandungan Lain yang terdapat didalam  teripang laut, diantaranya Protein, Omega  3, 6, dan 9, Mukopolosakarida,  Glucosaminoglycans (GAGs) yang  tentunya bain bagi kesehatan tubuh.

Selain teripang emas terbaik, didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung bahan alami lainnya, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur yang semakin memperkaya khasiat yang ada didalamnya dalam membantu pencegahan serta pengobatan berbagai penyakit.

QnC Jelly Gamat diproses secara modern dengan tidak mencampurkan bahan kimia lain, sehingga aman dikonsumsi oleh semua lapisan usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Itulah beberapa khasiat yang  terkandung didalam QnC Jelly Gamat.  Kini Anda tidak perlu khawatir dan ragu  lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat  sebagai solusi dalalm pengobatan alergi  karena cuaca, makanan, debu untuk anak  dan dewasa yang dapat Anda pilih.  Semoga informasi diatas dapat  bermanfaat dan menjadikan solusi terbaik  untuk mengatasi masalah kesehatan Anda  dan keluarga.

Jika Anda ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat secara langsung, silahkan untuk  memesannya kepada kami dengan  mengirimkan SMS pemesanan Anda  sesuai dengan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat  Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

 

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl.  Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta:  081648537XXX

PERHATIAN  !!

Dalam setiap pemesanan harap   mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami  akan langsung membalas dengan total harga  yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos  kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan  pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan  dan kepercayaan dari pelanggan, untuk  pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem  “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan  diatas 2 botol Anda harus membayar minimal  setengah dari harga yang harus Anda bayar  sebagai DP. Dan segera lakukan pembayaran  setelah barang pesanan Anda terima.

Daftar Harga QnC Jelly Gamat

Ket : Paket Agen 60 botol HARGA SPESIAL, silahkan hubungi customer cervice kami di no. 082.320.970.600 atau BBM 53227614.

Cara Pembayaran

Anda dapat melakukan pembayaran  dengan cara mentransfer ke salah satu  bank berikut :

BCA - CopyBank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

BRI - CopyBank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

BNI - CopyBank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

MANDIRIBank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

CIMBBank CIMB Niaga Cab.Tasikmalaya
No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama : Aryanto

Perhatikan !! Jangan mentransfer pembayaran selain ke no. rekening tersebut.

Buruan, pesan sekarang juga !!  Barang sampai, baru bayar

*syarat dan ketentuan berlaku

Terimakasih Anda telah berkunjung ke  situs resmi kami Pengobatan Alergi  Karena Cuaca, Makanan, Debu Untuk  Anak Dan Dewasa.

Jangan Salah! Inilah Perbedaan Kulit Sensitif dan Alergi

Jangan Salah! Inilah Perbedaan Kulit Sensitif dan Alergi,- www.pengobatanalergi.com – Ketika kulit mengalami ruam kemerahan atau gatal, mungkin banyak yang bertanya apakah hal tersebut disebabkan karena kulit kita yang sensitif atau akibat alergi? Pasalnya, alergi dan kulit sensitif memiliki gejala yang cenderung mirip.

Walaupun begitu, ternyata keduanya merupakan kondisi yang berbeda. Secara spesifik, alergi bereaksi terhadap penggunaan suatu produk, seperti krim perawatan wajah, rambut, dan cat kuku, atau bahan-bahan lain yang mengalami kontak langsung dengan kulit.

Sedangkan pada kondisi kulit sensitif, masalahnya bukan pada bahan atau produk tertentu, tetapi umumnya seberapa banyak atau seberapa sering penggunaannya. Sebagai contoh, efek penggunaan produk yang secara khusus mengandung zat asam.

Anda mungkin akan merasa baik-baik saja setelah menggunakan serum vitamin C 10%, tetapi ketika serum tersebut ditambah menjadi 20%, maka kulit bisa mengalami iritasi. Anda tidak sepenuhnya alergi terhadap bahan-bahan tersebut, melainkan mengalami iritasi. Dengan formula yang berbeda, mungkin tidak akan menimbulkan dampak yang serius.

Perbedaan Kulit Sensitif dan Alergi

Mengetahui Perbedaan Kulit Sensitif dan Alergi

Kulit sensitif memiliki hubungan dengan alergi. Ketika dokter mendiagnosis kulit seseorang sensitif, maka penyebabnya bisa banyak. Tetapi penyebab dengan porsi paling besar yaitu alergi. Jadi, sebenarnya alergi itu bisa jadi penyebab kulit menjadi sensitif. Penyebab lain kulit sensitif yaitu kulit kering yang bisa memicu kulit sensitif.

Selain alergi, kulit sensitif juga bisa disebabkan oleh faktor lainnya, yaitu faktor lingkungan seperti perubahan musim, pendingin ruangan, mandi terlalu sering, dan membiarkan kulit tidak cukup kering setelah mandi akan membuat kulit lebih kering dan lebih rentan terhadap gatal.

Selain itu, sabun yang wangi, bubuk pembersih, dan tisu berbahan dasar alkohol juga bisa menimbulkan masalah kulit sensitif. Selain faktor tersebut, ternyata kulit sensitif juga bisa berasal dari faktor keturunan.

Baca juga : Obat Alergi Kulit Karena Cuaca Dingin yang Aman

Untuk mencegah kulit menjadi sensitif kita bisa melakukan beberapa hal, seperti diantaranya :

  • Cuci alas tidur secara teratur untuk menjaga tungau dan debu.
  • Pilih seprai yang terbuat dari kain alami, karena bayi akan bersentuhan dengan kain untuk waktu yang lama di malam hari.
  • Gunakan produk deterjen yang aman bagi kulit sensitif.

Selain itu, kulit sensitif juga memerlukan perawatan lebih karena kulit mudah terpengaruh oleh kemerahan dan alergi. Disarankan agar pemilik kulit sensitif untik menggunakan produk-produk dan aksesoris yang netral dan hypo-allergy. Semoga bermanfaat.

Apakah Bayi Bisa Mengalami Alergi ASI? Ini Penjelasannya

Apakah Bayi Bisa Mengalami Alergi ASI? Ini Penjelasannya,- www.pengobatanalergi.com – ASI merupakan sumber makanan utama bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya. Namun, apakah ibu pernah mendapati si kecil rewel atau mengalami ruam di kulit setelah menyusu? Hal ini bisa saja menjadi pertanda bahwa bayi mengalami alergi ASI.

Alergi ASI

Apakah bayi bisa mengalami alergi ASI?

Memberikan ASI secara eksklusif selama 2 tahun pertama sering kali disarankan untuk membantu tumbuh kembang bayi. Namun, sayangnya ada berbagai halangan yang sering kali timbul pada masa menyusui, salah satunya yaitu bayi mengalami alergi ASI.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena umumnya ASI tidak akan menyebabkan alergi pada bayi. Faktanya, hanya sedikit seklai bayi yang mengalami reaksi alergi ketika mengonsumsi ASI.

Sayangnya, banyak yang salah kaprah menganggap bahwa bintik merah yang timbul akibat bayi terpapar atau terkena ASI secara langsung. Padahal, yang terjadi adalah bayi sensitif terhadap asupan tertentu yang dikonsumsi si ibu dan sampai ke bayi melalui ASI.

Oleh karena itu, ibu harus mencari tahu makanan apa sebenarnya yang bisa menyebabkan alergi bagi si kecil. Jika penyebab alergi tersebut telah diketahui, maka sebaiknya hindari makanan tersebut atau minimal kurangi konsumsinya.

Meskipun reaksi setiap bayi terhadap makanan yang dikonsumsi ibu berbeda-beda, namun makanan dan minuman tertentu memang bisa memberikan rasa dan pengaruh berbeda pada ASI ibu.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dicermati karena kemungkinan menjadi pemicu timbulnya reaksi alergi pada bayi, seperti diantaranya brokoli, coklat, bawang, cabai, dan produk olahan susu. Selain itu, bayi juga bisa mengalami alergi setelah minum ASI jika ibu mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, susu sapo, dan minuman yang mengandung alkohol.

Gejala Alergi ASI Pada Bayi

Gejala ringan atau yang sering terjadi akibat alergi yaitu eksim (eksema) pada kulit yang terjadi pada daerah-daerah khas atau atopi, seperti di daerah pipi saja atau di daerah-daerah lipatan saja (seperti siku dan lutut) berupa bintik-bintik kecil dan bisa juga disertai dengan warna yang memerah.

Bayi yang mengalami alergi ASI juga bisa mengalami gumoh (seperti muntah) yang terjadi secara spontan. Namun, terdapat perbedaan antara gumoh dengan muntah, dimana gumoh biasanya hanya sedikit cairan yang dikeluarkan serta tidak disertai dengan kontraksi otot perut. Gumoh ini dikatakan normal jika frekuensi terjadinya sekitar 1-4 kali sehari.

Namun, jika bayi mengalami gumoh lebih dari frekuensi normal, maka ibu harus waspada dan periksakan si kecil ke dokter, karena bisa jadi bayi mengalami alergi susu. Tidak hanya itu, gumoh yang tidak ditangani dengan baik dikhawatirkan ada air susu yang masuk ke lambung saat gumoh. Di dalam lambung terdapat asam lambung, sehingga jika air susu tercampur dengan asam lambung dan masuk ke paru-paru akan menyumbat saluran napas. Terlebih lagi terjadi dalam frekuensi yang sering diatas 4 kali sehari.

Jika bayi diketahui mengalami alergi ASI, maka langkah yang seharusnya diambil bukanlah menghentikan pemberian ASI eksklusif, namun menghentikan makanna yang bisa menyebabkan terjadinya alergi tersebut.

Jika pemberian ASI ini dihentikan dan diganti dengan susu formula, justru akan semakin mengurangi nilai gizi yang diterima oleh bayi. Karena bagaimana pun nilai gizi yang terkandung didalam ASI tidak bisa digantikan oleh susu formula. Selain itu, penggunaan susu formula juga bisa menyebabkan bayi enggan untuk menyusu ASI kedepannya. Semoga bermanfaat.

Tanda dan Gejala Alergi Gluten yang Perlu Diketahui

Tanda dan Gejala Alergi Gluten yang Perlu Diketahui,- www.pengobatanalergi.com – Akhir-akhir ini Anda mungkin sering melihat banyak produk yang berlabel bebas gluten. Makanan dengan kandungan gluten kini mulai dihindari oleh masyarakat yang dingin mulai hidup sehat. Gluten sering disebut sebagai silent killer karena bisa menyebabkan kerusakan kronis di seluruh tubuh secara diam-diam. Bahkan, terkadang penderita tidak menyadari jika mereka memiliki intoleransi gluten.

Lalu, apa itu gluten ?

Gluten adalah protein yang ditemukan pada endosperma gandum. Gluten memelihara embrio tanaman selama perkecambahan dan memengaruhi elastisitas bagian tanaman, yang akan memengaruhi kekenyalan produk gandum.

Gluten bisa mengancam mereka yang memiliki intoleransi gluten, atua kelainan pada respons imun saat memecah gluten dari makanan berbahan dasar gandum di pencernaan. Diperkirakan sekitar 99% orang dengan intoleransi gluten tidak terdeteksi, sedangkan kondsii ini bisa menimbulkan dampak negatif.

Gejala Alergi Gluten

Mengetahui Tanda dan Gejala Alergi Gluten

Para dokter memperkirakan sebanyak 15% populasi masyarakat mengalami alergi gluten. Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahinya. Agar lebih waspada, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengenali kondisi tubuh yang mengalami alergi gluten.

Berikut merupakan tanda dan gejala alergi gluten yang perlu diketahui :

  • Pembengkakan

Pembengkakan atau sakit di jari-jari, lutut, atau paha merupakan salah satu hasil dari respons negatif tubuh terhadap makanan yang kaya akan kandungan gluten.

  • Kelelahan

Kelelahan atau kebingungan sesaat setelah mengonsumsi makanan gandum mengandung gluten merupakan salah satu gejala bahwa Anda sensitif terhadap gluten.

  • Masalah kulit

Kulit merupakan satu hal yang paling terkena dampaknya jika Anda memang alergi gluten. Berbagai bentuk dematitis pun bisa berkembang, seperti eksim dan ruam kulit. Jerawat juga bisa sebagai isu potensial lainnya dari alergi gluten.

  • Masalah pencernaan

Masalah pencernaan merupakan gejala alergi gluten yang paling umum dialami. Pemebntukan gas, disentri, konstipasi, dan perut kembung merupakan beberapa gejalanya. Konstipasi merupakan keluhan masalah pencernaan yang sering dirasakan oleh penderita alergi gluten.

  • Gejala saraf

Sakit kepala atau ketidakseimbangan tubuh merupakan masalah saraf yang menjadi indikasi adanya gluten dalam makanan dan gejala tubuh Anda memiliki alergi gluten.

Nah, itulah beberapa tanda dan gejala alergi gluten yang perlu diketahui dan diwaspadai. Segera kunjungi dokter jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala yang telah disebutkan diatas untuk mencari tahu kemungkinan alergi gluten. Semoga bermanfaat.

Apakah Anak Kembar Identik Memiliki Alergi yang Sama?

Apakah Anak Kembar Identik Memiliki Alergi yang Sama?,- www.pengobatanalergi.com – Siapapun bisa mengalami alergi, termasuk anak-anak. Pada sebagian besar kasus, alergi merupakan kondisi gangguan kesehatan yang diturunkan dari orangtua ke anak. Data menunjukkan bahwa risiko alergi anak meningkat sekitar 2-4 kali lipat jika keluarganya memiliki riwayat alergi.

Risiko anak mengalami alergi akan semakin tinggi jika ibu atau kedua orangtuanya juga memiliki alergi. Penelitian menunjukkan bahwa anak dari orangtua yang alergi kacang berisiko 7 kali lipat memiliki alergi yang sama dibandingkan dengan anak yang orangtuanya tidak memiliki alergi kacang.

Jika faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu pemicu alergli pada anak, apakah anak kembar identik akan memiliki alergi yang sama?

Alergi Pada Anak Kembar Identik

Meskipun kembar identik berasal dari satu zigot (hasil pembuahan satu sperma dan satu sel telur) yang sama dan akhirnya membelah dua, namun anak kembar identik tidak sepenuhnya sama persis dalam segala hal. Mereka tentu masih memiliki jenis kelamin sama, golongan darah yang sama, dan secara fisik pun terlihat hampir seperti hasil salinan.

Namun, rantaian genetik tidak sepenuhnya stabil. Mutasi genetik bisa terjadi setiap saat, bahkan di masa kehamilan, dan ini bisa dipengaruhi oleh banyak hal yang berbeda. Oleh karena itu, ketika zigot membelah, beberapa karakteristik anak kembar identik juga terkadang bisa berbeda.

Perubahan genetik ini pun berlanjut seiring mereka tumbuh besar karena faktor paparan lingkungan yang berbeda. Ini berarti sekalipun anak kembar lahir identik, secara genetik mereka bisa berbeda seiring dengan bertambahnya usia.

Jadi, apakah anak kembar identik memiliki alergi yang sama?

Anak kembar identik memang berbagi rangkaian DNA yang sama, sehingga mereka lebih cenderung berbagi jenis alergi yang sama dibandingkan dengan kembar fraternal. Namun, ini tidak ototmatis terjadi pada setiap kasus. Walaupun gen mereka identik, namun kecil kemungkinannya untuk setiap anak kembar identik memiliki jenis alergi yang sama persis.

Sebuah penelitian lain yang dilakukan Mt. Sinai School of Medicine, mengklaim bahwa faktor genetik menyumbang 81,6% pada risikoa lergi kacang tanah. Hal ini diperkuat oleh kelompok peneliti di Inggris yang menyebutkan bahwa alergi tersebut diwariskan sebanyak 82% sampai 87%. Para peneliti ini juga menyebutkan ketika faktor genetik diabaikan, maka persentasenya turun menjadi 18,99%.

Penelitian lain mengamati sebanyak 58 pasang anak kembar, yang terdiri dari 44 pasang kembar fraternal (dua sperma dan dua sel telur menghasilkan dua embrio berbeda) dan 14 pasang kembar identik. Di setiap kelompok anak kembar, setidaknya satu dari dua orang ini memiliki riwayat alerti kacang. Keseluruhan anak kembar ini diamati tanda-tanda reaksi alergi yang dialaminya, termasuk gatal-gatal, batuk, muntah dan diare dalam waktu 60 menit setelah makan kacang.

Hasilnya, pada anak dengan kembar fraternal, kemungkinannya untuk memiliki alergi yang sama hanya sebesar 7%. Sedangkan pada kembar identik kemungkinannya bisa mencapai 65%.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa anak kembar identik lebih mungkin sensitif terhadap alergen yang sama. Hanya saja, gejala yang timbul bisa menyeruak dengan cara berbeda. Misalnya, ketika satu anak mengalami ruam kulit saat alergi kacang yang dialaminya kambuh, kembarannya mengalami gangguan pernapasan (sesak napas atau batuk-batuk).

Perbedaan gejala ini pun dipengaruhi oleh banyak hal. Salah satunya yaitu cara kerja sistem imun tubuh dan sensitivitasnya terhadap paparan alergen (pemicu alergi). Sistem imun masing-masing anak kembar akan berkembang dan bereaksi dengan cara yang berbeda, khususnya pada tahun-tahun awal.

Hal yang penting diketahui, yaitu bahwa genetika dan lingkungan sama-sama berpotensi menjadi faktor utama dalam menyebabkan alergi. Walaupun begitu, ketika terjadi reaksi alergi yang tidak biasa atau mengkhawatirkan, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Anda Penderita Alergi? Selalu Sediakan Barang-Barang Ini!

Anda Penderita Alergi? Selalu Sediakan Barang-Barang Ini!,- Respon alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi secara abnormal terhadap zat yang umum dalam lingkungan. Zat ini dikenal juga sebagai alergen, yang bis amenyebabkan respon peradangan dalam tubuh yang dapat berkisar dari ringan hingga mengancam nyawa.

Setiap orang berisiko terkena alergi, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Terlebih lebih jika telah memiliki riwayat alergi dari orang tua, maka diperlukan deteksi dini dan mengetahui apa saja yang perlu dilakukan agar alergi tidak semakin parah.

Untuk mencegah timbulnya alergi, hal pertama yang harus dilakukan yaitu dengan menghindari berbagai faktor yang menjadi penyebabnya, seperti makanan pemicu alergi, tidak pergi keluar rumah ketika udara dingin, memilih mandi dengan air hangat saat udara dingin, dan selalu menyediakan obat alergi untuk mengatasi gejala yang timbul.

Selain itu, juga terdapat barang-barang yang harus selalu disediakan penderita alergi agar kondisi alergi tidak semakin buruk, seperti diantaranya :

  • Antihistamin

Obat ini memang diresepkan untuk mengurangi gejala alergi. Histamin sendiri merupakan suatu zat yang terbentuk saat sistem kekebalan tubuh melawan zat yang sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh.

Obat ini tidak dijual bebas di pasaran, tetapi harus dibeli dengan menggunakan resep dokter. Adapun beberapa jenis obat alergi lainnya yaitu desloratadine, fexofenadine, levocetirizine, cetirizine, dan loratidine. Sayangnya, semua jenis obat alergi tersebut membuat konsumennya mudah mengantuk. Maka dari itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jenis obat alergi yang tepat untuk Anda.

  • Krim dan losion

Selalu sediakan krim pelembap, losion, atau salep yang mengandung hidrokortison untuk kulit. Dapatkan jenis obat tersebut dari dokter atau pun apoteker. Kemudian, gunakan krim untuk melembapkan kulit yang kering dan gatal, serta gunakan salep hidrokortison untuk meredakan peradangan yang terjadi. Namun, jika gejala alergi yang timbul semakin serius, seperti mengalami eksem, maka segeralan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

  • Obat tetes mata

Selain bisa membuat kulit gatal dan kemerahan, alergi juga biasanya menyebabkan mata merah, berair, dan gatal. Semua kondisi tersebut tentu akan sangat mengganggu, terlebih lagi jika Anda sedang beraktivitas di luar ruangan.

Maka dari itu, selalu sediakan obat tetes mata agar gejala tersebut bisa segera diatasi. Sebaiknya pilihlah obat tetes mata yang mengandung antihistamin atau ketotifen. Jika mata membengkak dan membuat Anda tidak nyaman, maka segera periksakan diri ke dokter untuk perawatan lebih lanjut.

  • Obat semprotan hidung

Beberapa jenis alergi mungkin akan menimbulkan gejala hidung kering. Jika Anda mengalami hal ini, maka cobalah untuk melembapkannya dengan semprotan hidung yang mengandung dekongestan. Namun, sebaiknya jangan gunakan alat ini lebih dari 3 hari secara berturut-turut, pasalnya bisa jadi gejalanya akan semakin memburuk.

  • Epinefrin

Apakah Anda tahu jika terdapat jenis alergi yang cukup berbahaya, karena sangat cepat berkembang dan berisiko tinggi menyebabkan kematian? Jenis alergi tersebut dikenal sebagai alergi anafilaksis. Untungnya, jenis alergi ini termasuk yang jarang ditemukan.

Jika Anda mengalami alergi ini, maka sebaiknya selalu sediakan epinefrin berbentuk suntikan, agar gejalanya bisa segera diatasi. Untuk memastikan jensi alergi yang Anda alami, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Mintalah bantuan dokter untuk memberitahu cara menggunakan epinefrin dengan benar.

  • Dekongestan

Jika alergi membuat Anda sulit bernapas karena hidung tersumbat atau berair, maka sebaiknya selalu sediakan dekongestan di tas Anda. Dekongestan merupakan obat untuk membuka saluran pernapasan yang tersumbat dalam waktu singkat.

Pilihlah dekongestan yang mengandung antihistamin, karena pada sebagian orang dapat membantu meredakan reaksi alergi dengan cepat. Namun, jika Anda memiliki masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, glukoma, ataupun penyakit tiroid, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan obat ini.

  • Bronkodilator

Jika Anda mengidap asma, baik itu asma karena alergi atau penyakit asma biasa, tentu sudah tidak asing lagi dengan inhaler atau disebut juga sebagai bronkodilator. Obat semprot ini bisa membantu meredakan gejala asma dengan cepat. Jika Anda alergi yang Anda alami disertai dengan asma, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar bisa mendapatkan obat ini.

  • Sarung bantal bersih

Jika Anda memiliki alergi pada tungau debu dan sering melakukan perjalanan jauh, sebaiknya selaly bawa sarung bantal dan seprai pribadi yang bersih.

  • Informasi medis

Informasi medis, seperti kartu yang memuat segela informasi mengenai kesehatan Anda, juga merupakan hal yang tidak boleh dilupakan oleh penderita alergi. Didalam kartu tersebut bisa disebutkan jenis alergi apa yang Anda alami, nama dokter yang menangani dan nomor teleponnya, informasi kontak darurat, serta informasi asuransi kesehatan. Hal ini sangat membantu ketika Anda memerlukan bantuan ketika alergi kambuh.

Jika Anda sudah memiliki semua barang-barang tersebut, maka sebaiknya kemas dalam satu tas agar lebih mudah dibawa saat akan bepergian. Selain itu, jangan lupa untuk selalu periksa kualitas obat denagn cara membaca ketentuan penyimpanan hingga tanggal kedaluwarsanya. Semoga bermanfaat.

Waspada! Anak Alergi Berisiko Terkena Penyakit Jantung

Waspada! Anak Alergi Berisiko Terkena Penyakit Jantung,- www.pengobatanalergi.com – Alergi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup sering dialami oleh anak, baik itu alergi makanan, alergi susu, atau jenis alergi lainnya. Namun, Anda harus waspada, karena anak alergi berisiko terkena penyakit jantung. Benarkah demikian ?

Terdapat bukti terbaru yang menghubungkan antara asma, hay fever, dan eksim pada anak-anak dengan masalah jantung di usia dewasa.

Anak Alergi

Mengapa Anak Alergi Berisiko Terkena Penyakit Jantung?

Alergi merupakan penyakit ketiga paling umum dialami oleh anak-anak. Alergi memang bisa membuat anak merasa tidak nyaman. Bahkan, terkadang reaksi alergi yang timbul bisa membuat si kecil menderita.

Belum lama ini, para ilmuwan mengatakan bahwa alergi mungkin memiliki efek yang lebih besar untuk memengaruhi kesehatan anak-anak, bahkan orang dewasa sekaligus. Alergi kronis pada anak bisa menyebabkan penyakit jantung di masa depan.

Menurut Dr. Jonothan Silverberg dari Northwesten University, Multidisciplinary Eczema Center, menyebutkan jika anak-anak yang mengidap asma, eksem, dan hay fever memiliki kemungkinan untuk terserang obesitas. Lebih buruk lagi, anak-anak dengan alergi juga berisiko memiliki hipertensi dan kolesterol, dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki alergi. Hal-hal tersebut merupakan faktor yang bisa memicu timbulnya penyakit jantung.

Secara biologis, penyakit alergi mungkin melibatkan peradangan. Menurut Silverberg, peradangan juga terlibat dalam banyak faktor dari penyakit jantung.

Silverberg dan tim peneliti mengaku tidak berpikir bahwa hal-hal tersebut bisa mengandalikan penyakit jantung. Namun, mereka mulai melihat koneksi diantara penyakit-penyakit tersebut berpengaruh terhadap timbulnya masalah jantung.

Meskipun penelitian menemukan hubungan natara kondisi alergi dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, namun tidak disebutkan hubungan sebab-akibat antara keduanya. Masih belum jelas apakah mengobati alergi bisa menurunkan risiko anak untuk terserang penyakit jantung.

Bahkan, kesimpulan sementara tentang hubungan antara alergi dengan penyakit jantung pada anak masih dianggap kontroversial. Dunia medis masih memerlukan kesimpulan dari haril penelitian-penelitian dengan topik masalah yang sama.

Perlu diketahui, anak-anak dengan alergi cenderung lebih banyak berdiam diri dan kurang aktif secara fisik. Jika mereka banyak melakukan berbagai aktivitas, seperti keluar rumah atau melakukan olahaga, maka hal tersebut justru bisa memperburuk gejala alergi yang timbul.

Obat Eksim Alergi Herbal yang Aman untuk Semua Usia

Obat Eksim Alergi Herbal yang Aman untuk Semua Usia,- Bagi mereka yang memiliki alergi, ketika tubuh terpapar atau bersentuhan dengan zat penyebab alergi, maka bisa memicu timbulnya reaksi alergi. Kondisi ini tentu bisa membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Reaksi alergi yang timbul bisa taerjadi dalam beberapa bentuk. Beberapa orang mengalami kesulitan bernapas, batuk, mata panas, dan hidung beringus. Reaksi alergi lainnya bisa menyebabkan perubahan pada kulit. Ada berbagai jenis alergi yang bisa menyerang pada bagian kulit, salah satunya yaitu eksim alergi.

Obat Eksim Alergi

Sekilas Tentang Eksim Alergi yang Perlu Diketahui

Eksim alergi atau alergi eksim merupakan ruam gatal pada kulit yang timbul ketika Anda terpapar alergen atau zat penyebab alergi. Eksim alergi juga dikenal dengan nama lain, seperti alergi dematitis, dermatitis kontak, dermatitis kontak alergi, dan eksim kontak.

Eksim alergi terjadi ketika Anda mengalami kontak langsung dengan alergen. Jenis reaksi alergi ini juga dikenal sebagai alergi tertunda karena terkadang diperlukan beberapa paparan untuk alergen bisa menyebabkan reaksi.

Meskipun eksim alergi bisa terjadi akibat respon imun terhadap zat tertentu, namun ada beberapa penyebab utama timbulnya eksim alergi, seperti diantaranya :

  • Lateks
  • Zat perekat
  • Parfum pada kosmetik
  • Pewarna pakaian tertentu
  • Zat kimia pada produk rambut
  • Krim antibiotik kulit seperti neomycin
  • Nikel, yang terkandung pada anting-anting, perhiasan, sabuk, dan kancing metal pada jeans

Tidak hanya itu, eksim alergi juga bisa terjadi ketika kulit terekspos pada zat kimia dari cahaya matahari. Salah satu contohnya yaitu reaksi alergi yang terjadi setelah penggunaan tabir surya dan berada di paparan sinar matahari.

Apa saja gejala eksim alergi ?

Eksim alergi memiliki gejala yang bervariasi dan bisa berubah pada setiap individu. Gejala biasanya terjadi pada kulit yang mengalami kontak langsung dengan alergen. Pada kasus yang langka, gejala eksim alergi bisa menyebar pada area kulit lainnya.

Beberapa gejala eksim alergi yang umum terjadi yaitu :

  • Tuam kulit
  • Gatal pada kulit
  • Sayatan pada kulit
  • Kulit panas dan nyeri
  • Peradangan pada kulit
  • Kulit kering, merah atau kasar
  • Sensasi terbakar atau rasa sakit pada kulit
  • Kulit menjadi bersisik, kasar, atau menebal
  • Benjolan merah pada kulit yang bisa bernanah atau berkerak

Bagaimana cara mengobati eksim alergi ?

Pengobatan eksim alergi tergantung dari tingkat keparahan gejala yang timbul. Penting untuk selalu mencuci tangan dengan banyak air agar bekas alergen bisa dihilangkan. Jika gejala alergi yang timbul ringan dan tidak mengganggu, maka tidak diperlukan penanganan yang lebih lanjut. Anda bisa menggunakan krim pelembab untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan memperbaiki kerusakan.

Namun, selain itu, Anda jugsa bisa mengobati eksim alergi dengan menafaatkan obat eksim alergi herbal QnC Jelly Gamat. Dimana ini merupakan salah satu produk herbal terbaik dengan khasiat yang luar biasa untuk membantu mengatasi eksim alergi secara alami dan juga efektif.

Obat Eksim Alergi

Harga : Rp. 155.000,- / botol | Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari. Juga bisa dioleskan secara langsung pada kulit.

Obat Eksim Alergi Herbal yang Aman untuk Semua Usia QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan obat alergi dengan komposisi utama ekstrak teripang asli yang kaya akan kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan serta bisa membantu pengobatan penyakit secara alami dan aman.

Disamping itu, QnC Jelly Gamat termasuk salah satu obat herbal yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM TR 173301471 serta berlisensi halal MUI. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan keasliannya.

Kandungan dan Khasiat QnC Jelly Gamat untuk Mengobati Eksim Alergi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, QnC Jelly Gamat dibuat dengan komposisi utama ekstrak teripang emas yang kaya akan khasiat. Namun, selain itu, didalamnya juga terkandung bahan alami lainnya, seperti sweetener stevia, air RO, pengemulsi nabati, essen natural, serta ekstrak buah dan sayur yang akan melengkapi khasiat serta manfaatnya.

Didalam teripang emas ini terkandung beragam nutrisi yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Teripang mampu mempercepat pembentukan jarinagn baru. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Hassan Yaakob, Phd dari Universitas Malaysia menyebutkan bahwa teripang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit. Hal ini tentu bisa membantu mengurangi gejala eksim alergi yang timbul pada kulit.

Selain itu, didalam teripang juga terkandung kolagen yang dapat membantu mengatasi luka akibat eksim alergi pada kulit. Kolagen ini sendiri menjadi komponen pembangun dermis, yaitu diantara susunan paling rendah pada kulit, yang berfungsi untuk melindungi kulit agar tetap kencang lentur, meregenasi sel-sel kulit mati, serta mempertahankan kelembapan.

Itulah beberapa kandungan serta khasiat dari QnC Jelly Gamat sebagai solusi obat eksim alergi herbal. Khasiat dan manfaat dari QnC Jelly Gamat ini telah dirasakan oleh banyak konsumen kami. Berikut salah satu testimoni dari konsumen kami yang telah merasakan langsung khasiat obat eksim alergi QnC Jelly Gamat :

Obat Eksim Alergi

Obat Eksim Alergi

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Nah, kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi alami obat eksim alergi herbal. Bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, bisa melakukan pesanan kepada kami dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !!

Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami akan langsung membalas dengan total harga yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan dari pelanggan, untuk pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan diatas 2 botol Anda harus membayar minimal setengah dari harga yang harus Anda bayar sebagai DP. Dan segera lakukan pembayaran setelah barang pesanan Anda terima.

Anda juga bisa langsung KLIK DISINI untuk informasi lengkap mengenai cara pemesanan dan daftar harga QnC Jelly Gamat.

Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk Anda. Semoga lekas sembuh.

Rekomenasi Produk Pengganti Susu yang Aman untuk Penderita Alergi

Rekomenasi Produk Pengganti Susu yang Aman untuk Penderita Alergi,- www.pengobatanalergi.com – Makanan termasuk salah satu faktor yang menjadi penyebab tersering timbulnya alergi. Ada berbagai jenis makanan penyebab alergi yang perlu dihindari oleh penderita alergi, salah satunya yaitu susu sapi. Selain menghindari susu, penderita alergi juga harus menghindari berbagai bentuk olahannya.

Sayangnya, susu sapi sering dianggap sebagai salah satu komponen terpenting dalam memasak. Produk ini umumnya digunakan untuk membuat roti, dikonsumsi sebagai minuman, digunakan sebagai pelengkap sereal, dan berbagai jenis makanan lainnya.

Mengingat begitu pentingnya susu dalam kehidupan sehari-hari, maka Anda tidak boleh meninggalkannya begitu saja. Lalu, bagaimana dengan penderita alergi susu ?

Anda tidak perlu khawatir, jika Anda memiliki intoleransi terhadap produk diary atau susu, terdapat beberapa rekomendasi produk pengganti susu untuk penderita alergi susu yang aman untuk dikonsumsi, diantaranya yaitu :

  • Susu macadamia (sejenis kacang)

Nutrisi yang terkandung didalam susu macadamia sebagain besar adalah air dans ekitar 3% adalah sari kacang macadamia. Rasa susu ini cenderung lebih kaya, dengan tekstur lembut dan lebih creamy.

Dalam satu cangkir susu macadamia terkadnung 55 kalori, 4,5 gram lemak, 4 gram protein, dan 1 gram karbohidrat. Susu macadamia paling baik digunakan untuk membuat makanan pencuci mulut dan bahan campuran kopi.

  • Susu beras

Dari semua alternatif, susu beras mengandung hampir 2 kali lipay karbohidrat. Satu cangkir susu beras mengandung 140 kalori, 3 gram lemak, 1 gram protein, da 33 gram karbohidrat.

Minuman ini bisa menjadi pilihan yang aman yang mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap produk dairy, gluten, kedelai, atau kacang. Susu beras bisa digunakan untuk membuat kue, smoothie, atau makanan pencuci mulut.

  • Susu kelapa (santan)

Susu kelapa atau santan telah digunakan secara tradisional dalam berbagai jenis hidangan khas Asia, seperti Indonesia, India, dan Thailand. Teknik pengolahannya sendiri cenderung lebih mudah jika dibandingkan dengan alternatif susu lainnya. Untuk membuatnya, Anda cukup menambahkan air pada parutan daging kelapa tua, kemudian peras untuk mendapatkan sarinya.

Satu cangkir santan mengandung sekitar 45 kalori, 4 gram lemak, namun tidak mengandung protein dan karbohidrat. Susu kelapa ini bisa digunakan untuk membuat kari, minuman panas dan dingin, roti, dan makanan penutup.

  • Susu kedelai

Minuman ini terbuat dari kacang kedelai atau isolate protein kedelai, dan biasanya mengandung pengental serta minyak sayur untuk meningkatkan rasa dan konsistensi.

Nutrisi yang terkandung didalam susu kedelai ini mirp dengan susu sapi. Dalam satu cangkir susu kedelai tanpa pemanis mengandung 90 kalori, 9 gram protein, 4,5 gram lemak, dan 4 gram karbohidrat. Susu kedelai juga bisa digunakan untuk campuran kopi, ceokelat panas, teh, kue, atau seral.

  • Susu gandum (oat)

Susu ini dibaut dari sari gandum yang dicampurkan minyak dan garam untuk meningkatkan rasa dan teksturnya. Dibandingkan dengan susu lainnya, susu gandum mengandung lebih banyak serat. Khasiatnya tentu saja dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menurunkan kolesterol.

Dalam satu cangkir susu gandum terkandung 170 kalori, 5 gram lemak, 5 gram protein, dan 29 gram karbohidrat. Paling baik digunakan untuk memasak dan membuat kue.

Nah, itulah beberapa rekomendasi produk pengganti susu yang aman dikonsumsi oleh penderita alergi susu sapi. Jadi, bagi Anda yang memiliki alergi terhadap susu atau intoleransi laktosa, tetap bisa mendapatkan berbagai kandungan nutrisi yang ada didalam susu dengan mengonsumsi beberapa produk pengganti tersebut. Semoga bermanfaat.

Mengetahui Generasi Obat Antihistamin serta Efek Sampingnya

Mengetahui Generasi Obat Antihistamin serta Efek Sampingnya,- Memiliki alergi memang cukup menyebalkan, dimana saat terpapar alergen kulit bisa secara tiba-tiba menjadi gatal dan mengalami ruam merah, atau penderita juga bisa mengalami bersin-bersin hingga sesak napas. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena gejala alergi tersebut bisa diatasi dengan obat antihistamin.

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai obat antihistamin untuk atasi gejala alergi. Nah, pada artikel kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai generasi obat antihistamin serta efek sampingnya yang perlu Anda ketahui.

Generasi Obat Antihistamin

Generasi Obat Antihistamin serta Efek Sampingnya yang Perlu Diketahui

Obat antihistamin bisa menghentikan histamin dalam memengaruhi sel tubuh untuk mengeluarkan reaksi alergi tersebut. Antihistamin jenis tablet biasanya bisa mulai bekerja dalam waktu setengah jam setelah dikonsumsi. Anda bisa merasakan efeknya secara maksimal setelah 1-2 jam dari waktu konsumsi.

Terdapat 2 generasi obat antihistamin untuk membantu mengatasi gejala alergi. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan pada dosis dan efek sampingnya. Berikut ini perbedaan antara generasi obat antihistamin serta efek sampingnya yang perlu diketahui, yaitu :

Obat antihistamin generasi pertama

Obat antihistamin oral egnerasi pertama salah satunya adalah diphenhydramine dan chlorpheniramine. Obat untuk meredakan gejala alergi ini memiliki efek samping yang bisa membuat Anda merasa ngantuk. Obat antihistamin generasi pertama ini juga harus diminum berulang, dan khasiatnya dalam meredakan alerginya juga tidak tahan lama.

Anda perlu minum obat generasi pertama ini lebih sering, dan bahkan memerlukan dosis tambahan untuk mengatasi efek kurang tahan alam dari obat antihistamin ini. Berikut ini merupakan beberapa obat antihistamin generasi pertama :

  • Benadryl
  • Chlor-Trimeton
  • Clemastine
  • Alimemazine
  • Chlorphenamine
  • Cyproheptadine
  • Hydroxyzine
  • Ketotifen
  • Promethazine

Efek samping obat antihistamin generasi pertama

Setiap obat memiliki efek samping tertentu, termasuk obat antihistamin. Berikut ini beberapa efek samping obat antihistamin generasi pertama yang umum terjadi, yaitu :

  • Mengantuk
  • Sakit kepala atau pusing
  • Mulut, hidung, dan tenggorokan terasa kering

Beberapa efek samping obat antihistamin yang tidak umum terjadi, termasuk :

  • Mual
  • Muntah
  • Gugup
  • Kelemahan otot
  • Dada terasa sesak
  • Nafsu makan hilang
  • Hiperaktif, terutama pada anak-anak
  • Sembelit atau susah buang air besar

Efek samping obat antihistamin generasi pertama yang serius, diantaranya :

  • Masalah penglihatan, misalnya mata menjadi buram
  • Kesulitan buang air kecil atau merasakan nyeri saat buang air kecil
  • Efek samping ini lebih sering terjadi pada orang tua

Obat antihistamin generasi kedua

Obat antihistamin oral generasi kedua merupakan jenis obat yang dikembangkan untuk menargetkan aksi mereka pada reseptor yang lebih spesifik. Ini membantu mengurangi efek samping, termasuk efek samping mengantuk. Obat-obatan generasi kedua ini juga bekerja lebih lama didalam tubuh, sehingga Anda tidak memerlukan dosis yang banyak.

Beberapa jenis obat antihistamin generasi kedua diantaranya :

  • Cetrizine

Cetrizine merupakan nama generik dari obat antihistamin generasi kedua. Obat ini bisa melawan gejala alergi tanpa menyebabkan kantuk. Cetrizine tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan tetes (drop). Seperti kebanyakan antihistamin generasi kedua lainnya, obat ini hanya perlu diminum seklai sehari atau sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter atau apoteker.

Tidak hanya itu, sebuah studi kecil dari San Martino Hospital Italia, yang diterbitkan dalam jurnal European Annals of Allergy and Clinical Immunology, melaporkan jika terapi obat cetrizine yang dilakukan setiap hari selama 3 tahun bisa mengurangi gejala alergi, penggunaan obat alergi resep, dan pengembangan senstivitas alergen baru pada anak-anak yang monosensitized (sensitif terhadap satu alergen saja). Efek samping cetrizine dari penggunaan jangka panjang dilaporkan tidak memengaruhi perilaku atau proses belajar pada anak-anak-anak yang memiliki eksim atopik.

  • Fexofenadine

Dibandingkan dengan obat antihistamin generasi kedua lainnya. fexofenadine merupakan yang paling minim efek sampingnya. Menurut berbagai survei yang dilakukan para ahli, beberapa orang masih merasa ngantuk setelah minum cetrizine atau loratadine. Sedangkan fexofenadine paling tidak menyebabkan kantuk. Namun, menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2001, cetrizine dan loratadine masih lebih cepat dalam menghentikan histamin dalam tubuh.

  • Loratadine

Obat gatal ini memiliki sifat yang mirip dengan cetrizine. Loratadine juga sama-sama obat antihistamin generasi kedua yang tidak menyebabkan kantuk dan cukup diminum sekali sehari. Beberapa penelitain mengungkapkan jika cetrizine dan loratadine sama-sama efektif mengatasi gejala alergi gatal-gatal. Namun, untuk efek antihistamin yang lebih cepat, cetrizine masih lebih unggul dibandingkan dengan loratadine.

Nah, itulah beberapa generasi obat antihistamin serta efek sampingnya yang perlu diketahui. Bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan obat antihistamin, terlebih lagi jika Anda mengidap penyakit hati atau ginjal, dan asma.

Jika Anda mengonsumsi obat lain yang bisa membuat Anda mengantuk, seperti obat penenang, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan antihistamin generasi pertama. Anda juga harus menghindari konsumsi alkohol dengan antihistamin apapun karena bisa meningkatkan efek samping kantuk. Semoga bermanfaat.

Mengetahui Obat Antihistamin untuk Bantu Atasi Gejala Alergi

Mengetahui Obat Antihistamin untuk Bantu Atasi Gejala Alergi,- Obat antihistamin merupakan obat pertama yang dianjurkan jika alergi Anda kambuh. Obat ini bisa membantu meredakan berbagai gejala alergi, seperti gatal, batuk, bersin, bahkan sesak napas.

Antihistamin

Lalu, apa itu obat antihistamin ?

Antihistamin adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, seperti rinitis alergi, reaksi alergi akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, urtikaria, atau biduran.

Obat antihistamin berfungsi untuk menghentikan atau membatasi aktivitas histamin dalam tubuh. Namun, obat gatal alergi tidak bisa digunakan untuk mencegah reaksi alergi atau mengobati reaksi alergi yang parah seperti anafilaktik.

Gejala alergi apa saja yang bisa diredakan dengan antihistamin ?

Terdapat beberapa faktor yang terlibat dalam peningkatan alergi, termasuk polusi, komponen genetik dan bahkan kebersihan. Reaksi alergi bisa disebabkan oleh sejumlah alergi yang berbeda, namun umumnya dipecah menjadi 3 faktor, yaitu alergi makanan, alergi kontak (sentuhan), dan alergi dihirup.

Ketika gejala alergi kambuh, obat antihistamin merupakan solusi yang pertama kali diambil untuk mengatasinya. Berikuti ni merupakan gejala alergi yang bisa diatasi oleh obat antihistamin, yaitu :

  • Alergi kontak

Alergi kontak terjadi ketika kulit terpapar oleh zat penyebab alergi. Biasanya gejala ini terbatas pada daerah kontak. Alergi kontak ini umumnya disebabkan oleh sabun, detergen, pewarna rambut, perhiasan atau aksesoris, lilin, atau poles. Alergi kontak juga bisa terjadi ketika kulit bersentuhan dengan tumbuhan tertentu, terutama yang beracun.

Gejala alergi kontak yang sering timbul diantaranya kulit kemerahan, gatal, bengkak, scaling, atau terasa panas. Mengidentifikasi dan menghindari penyebab alergi mungkin merupakan cara terbaik untuk mengatasi alergi kontak. Secara sederhana, perawatan yang bisa dilakukan mungkin termasuk penggunaan krim atau salep untuk membantu meredakan gejala alergi.

Penggunaan antihistamin, seperti prednisone juga disarankan utnuk mencegah reaksi alergi, atau dalam kasus yang lebih serius. Alergi kontak biasanya hilang dalam beberapa hari dengan pengobatan. Jika terdapat cairan dari ruam yang disertai dengan nyeri atau demam atau jika timbul gariks-garis merah berasal dari ruam, maka segeralah hubungi dokter atau tenaga medis. Kondisi tersebut merupakan tanda-tanda infeksi.

  • Alergi dingin

Alergi dingin merupakan gangguan kulit reaktif yang terjadi saat suhu dingin. Kulit yang memiliki alergi terhadap dingin akan menjadi merah dan mengalami gatal-gatal. Masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab alergi dingin. Beberapa orang mengalami alergi dingin ini karena faktor genetik atau keturunan, terkena sejenis virus, atau memiliki penyakit yang menyebabkan sel kulit semakin sensitif.

Umumnya, paparan dingin dapat menghantarkan histamin dan zat kimia lainnya pada aliran darah yang menyebabkan kemerahan dan reaksi gatal-gatal. Alergi dingin bisa didiagnosis dengan menempelkan es pada kulit untuk beberapa menit. Jika Anda memiliki alergi kulit, gatal-gatal akan timbul setelah beberapa menit es batu diangkat. Banyak alergi dingin terjadi tanpa penyebab yang jelas.

  • Alergi makanan

Alergi makanan merupakan suatu kondisi yang dikenal sebagai hipersensitivitas makanan. Ini adalah jenis intoleransi makanan, dimana penderita memiliki reaksi imun yang abnormal terhadap makanan. Alergi makanan paling sering disebabkan oleh susu sapi, kacang-kacangan, telur, dan buah.

Gejala alergi makanan bisa ringan, seperti halnya gatal-gatal yang timbul ketika mengonsumsi makanan tertentu seperti stroberi. gejala yang lebih parah dari alergi makanan mungkin termasuk kram perut, muntah, atau diare yang disertai dengan ruam, pembengkakan bibir atau mata yang timbul dan hilang dengan cepat, atau dalam kasus yang sangat jarang terjadi, syok anafilaktik; reaksi alergi tiba-tiba yang ekstrik yang bisa menyebabkan kematian.

Sedangkan pada anak-anak yang mengalami alergi makanan mungkin akan menunjukkan tanda-tanda perilaku seperti menangis, mudah marah, atau menolak minum susu.

  • Alergi tungau atau debu

Alergi debu merupakan jenis alergi yang paling umum terjadi. Beberapa gejala alergi yang bisa timbul akibat alergi debu diantaranya seperti bersin, batuk, dan sulit bernapas. Didalam debut juga sering terdapat hewan kecil seperti tungau dan biasanya berada di tempat yang lembab dan hangat, seperti kasur, kain karpet, atau gorden.

Tungau hidup di daerah yang lembab dan hangat dengan suhu sekitar 20-25 derajat celcius. Namun, tungau akan mati pada suhu yang ekstrem. Sisa bangkai tungau yang mati inilah yang bisa terhirup atau menempel pada kulit dan menyebabkan alergi.

Hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi obat antihistamin

Hindari mengonsumsi obat antihistamin dengan alkohol. Hal ini disebabkan karena minum alkohol bisa meningkatkan rasa kantuk akibat obat antihistamin.

Sebelum mengonsumsi obat antihistamin, alangkah baiknya Anda konsultasikan dengan dokter, terutama jika Anda mengidap penyakit hati atau ginjal. Penyakit hati dan ginjal bisa memengaruhi cara tubuh memproses dan menghilangkan cetirizine.

Selain itu, bicarakan juga dengan dokter jika Anda mengalami pembesaran prostat yang bisa membuat Anda merasa sakit dan sulit buang air kecil. Obat antihistamin bisa memperburuk masalah buang air kecil yang Anda alami.

Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat antihistamin jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti :

  • Kejang
  • Glaukoma
  • Penyakit jantung
  • Gangguan tiroid
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Sulit bernapas karena emfisema atau bronkitis kronis

Itulah beberapa informasi mengenai obat antihistamin yang bisa membantu mengatasi gejala alergi. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat antihistamin. Bicarakan mengenai kondisi kesehatan Anda serta obat yang sedang dikonsumsi, jika ada. Dengan begitu, dokter bisa merekomendasikan obat antihistamin yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Semoga bermanfaat.