Featured

Pengobatan Alergi Karena Cuaca, Makanan, Debu Untuk Anak Dan Dewasa

Pengobatan Alergi Karena Cuaca,  Makanan, Debu Untuk Anak Dan  Dewasa,-Pada dasarnya alergi yang  terjadi pada kebanyakan manusia lebih  merupakan sebuah bentuk reaksi yang  berbeda terhadap suatu benda atau hal  dan terasa sangat menganggu. Alergi  dapat disebabkan oleh berbagai macam,  diantaranya alergi karena cuaca,  makanan dan debu. Namun Anda tidak  perlu khawatir, kini telah hadir  pengobatan alami alergi dengan obat  herbal QnC Jelly Gamat. Terbuat dari  teripang laut yang kaya akan manfaat  yang baik bagi tubuh serta juga telah terdaftar di DEPKES No: 109321601291-1229, sehingga aman untuk dikonsumsi. Nikmati kenyamanan dan kemudahan berbelanja produk di tempat kami dengan pelayanan terbaik dan berbagai promo menarik yang bisa Anda dapatkan untuk setiap pembelina produk QnC Jelly Gamat. Khusus daerah Jawa, untuk pemesanan 1-2 botol, kami menerapkan sistem BARANG SAMPAI, BARU TRANSFER PEMBAYARAN. Jika barang pesanan tidak sampai ke alamat tujuan, kami berikan garansi UANG KEMBALI. Dan dapatkan potongan harga pada setiap pembelian produk QnC Jelly Gamat. *syarat dan ketentuan berlaku

Alergi

 

alergi anak dan dewasa
Alergi atau Hipersensitivitas tipe I  merupakan kegagalan kekebalan tubuh  dimana tubuh seseorang menjadi  hipersensitif dalam bereaksi secara  imunologi terhadap bahan-bahan yang  umumnya imunogenik atau dikatakan  orang yang bersangkutan bersifta atopik.   Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi  secara berlebihan terhadap lingkungan  atau bahan-bahan yang dianggap asing  dan berbahaya (alergen) oleh tubuh,  padahal sebenarnya tidak untuk orang- orang yang tidak  bersifat atopik. Terdapat  banyak jenis alergi yang perlu dipahami,  diantaranya alergi cuaca, makanan dan  debu.

  1. Alergi cuaca atau kadang disebut alergi  dingin atau alergi panas. Alergi ini kerap  muncul kala udara sangat dingin sewaktu  panas menyengat. Ciri-cirinya dapat  berupa bersin-bersin, muncul biang  keringat, dan sebagainya. Yang  dinamakan alergi dingin sebenarnya ada  penyebabnya. Jadi dingin bukan  semata-mata penyebab utama alergi. Kita  bisa lihat beberapa orang ketika diruangan  berAC tidak kambuh alerginya. Jadi perlu  dicari penyebab lainnya, bisa jadi dingin  hanya memicu yang dapat memperparah  alergi.
  2. Alergi debu. Bagi orang yang alergi  terhadap debu, benda halus bisa sangat  menyiksa. Hal yang dapat dilakukan  adalah mengurangi debu yang menempel  diberbagai tempat, seperti pada meja,  karpet, kursi, dan lain-lain karena debu  rumah atau house dust yang paling sering  dianggap sebagai penyebab alergi. Debu  dapat menimbulkan alergi bila dalam  jumlah yang cukup banyak seperti ketika  mask gudang, rumah yang telah lama  tidak ditinggali, ketika bongkar-bongkar  kamar atau saat menyapu dan saat  memakai atau mengambil barang yang  sudah lama tersimpan digudang atau  lemari. Gangguan debua biasanya  termasuk reaksi cepat dan biasanya tiak  berlangsung lama. Begitu papran debu  hilang, maka dalam beberapa saat  keluhan tersebut akan hilang. Sama  halnya dengan alergi cuaca, bila gangguan  tersebut berlangsung lama, maka  tampaknya alergi makanan dapat  dicurigai.
  3. alergi makananAlergi makanan. Makanan yang terutama  memiliki kandungan protein seperti  makanan laut, susu, kacang, telur, ikan  dan sebagainya dapat memicu alergi.  Penyebab dari alergi makanan tidak  sepenuhnya dimengerti karena alergi  makanan bisa menimbulkan sejumlah  gejala yang bervariasi. Gejalanya dpat  terlokalisir dilambung dan diusus atau bisa  menimbulkan gejala lain diberbagai  bagian tubuh. Setelah makanan dicerna  dan diserap gejala biasanya akan timbul  dengan segera, jarang sampai lebih dari 2  jam setelah makan makanan tertentu.  Gejala yang mungkin timbul setelah  makanan penyebab alergi seperti  tenggorokan terasa gatal, diare, mual,  muntah, rasa gatal dimulut, tenggorokan,  mata, kulit atau bagian tubuh yang lain,  sakit kepala, dan lain-lain. Penanganan  yang dapat dilakukan yaitu dengan  menghindari makanan yang dapat  memicu alergi.

Terdapat beberapa pemicu yang dapat  memperparah atau memperberat gejala  alergi, diantaranya seperti udara dingin  dan panas, stress dan kecemasan, aktifitas  tinggi atau kelelahan , gangguan hormon,  dan lain-lain.

Pengobatan Alergi secara alami

Pengobatan Alergi Karena Cuaca, Makanan, Debu untuk Anak dan DewasaPengobatan Alergi Karena Cuaca,  Makanan, Debu Untuk Anak Dan  Dewasa,- Pengobatan alergi secara alami  merupakan salah satu solusi yang dapat  diambil untuk menurunkan resiko alergi  yaitu dengan menggunakan QnC Jelly Gamat. QnC Jelly Gamat merupakan  obat herbal yang terbuat dari teripang emas  yang mengandung nutrisi baik bagi tubuh,  salah satunya dapat membantu dalam  mengatasi alergi. Teripang emas ini  mengandung asam amino yang dapat  membantu menajga dan meningkatkan  daya tahan tubuh. Selain itu, didalam teripang emas ini juga terkandung antiseptik alamiah  yang berfungsi sebagai anti bakteri,  antijamur serta dapat mencegah  terjadinya infeksi yang mungkin dapat  ditimbulkan akibat dari alergi. Masih  banyak kandungan yang terdapat dalam QnC Jelly Gamat yang bermanfaat  untuk mengobati alergi, diantaranya :  Kolagen, Chondroitin, Mineral, Vitamin,  Lektin, serta Gamapeptide. Terdapat  kandungan Lain yang terdapat didalam  teripang laut, diantaranya Protein, Omega  3, 6, dan 9, Mukopolosakarida,  Glucosaminoglycans (GAGs) yang  tentunya bain bagi kesehatan tubuh.

Selain teripang emas terbaik, didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung bahan alami lainnya, diantaranya adalah Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur yang semakin memperkaya khasiat yang ada didalamnya dalam membantu pencegahan serta pengobatan berbagai penyakit.

QnC Jelly Gamat diproses secara modern dengan tidak mencampurkan bahan kimia lain, sehingga aman dikonsumsi oleh semua lapisan usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Itulah beberapa khasiat yang  terkandung didalam QnC Jelly Gamat.  Kini Anda tidak perlu khawatir dan ragu  lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat  sebagai solusi dalalm pengobatan alergi  karena cuaca, makanan, debu untuk anak  dan dewasa yang dapat Anda pilih.  Semoga informasi diatas dapat  bermanfaat dan menjadikan solusi terbaik  untuk mengatasi masalah kesehatan Anda  dan keluarga.

Jika Anda ingin merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat secara langsung, silahkan untuk  memesannya kepada kami dengan  mengirimkan SMS pemesanan Anda  sesuai dengan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat  Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

 

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl.  Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta:  081648537XXX

PERHATIAN  !!

Dalam setiap pemesanan harap   mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami  akan langsung membalas dengan total harga  yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos  kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan  pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan  dan kepercayaan dari pelanggan, untuk  pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem  “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan  diatas 2 botol Anda harus membayar minimal  setengah dari harga yang harus Anda bayar  sebagai DP. Dan segera lakukan pembayaran  setelah barang pesanan Anda terima.

Daftar Harga QnC Jelly Gamat

Ket : Paket Agen 60 botol HARGA SPESIAL, silahkan hubungi customer cervice kami di no. 082.320.970.600 atau BBM 53227614.

Cara Pembayaran

Anda dapat melakukan pembayaran  dengan cara mentransfer ke salah satu  bank berikut :

BCA - CopyBank BCA KCU Tasikmalaya
No. Rekening : 054-0606-196
Atas Nama : Aryanto

BRI - CopyBank BRI Cab. Tasikmalaya
No. Rekening : 0100-01-054862-50-5
Atas Nama : Aryanto

BNI - CopyBank BNI KC Tasikmalaya
No.Rekening : 0226098704
Atas Nama : Aryanto

MANDIRIBank Mandiri KCP Tasikmalaya
No. Rekening : 131-00-0994255-0
Atas Nama : Aryanto

CIMBBank CIMB Niaga Cab.Tasikmalaya
No. Rekening : 439-01-01029-11-8
Atas Nama : Aryanto

Perhatikan !! Jangan mentransfer pembayaran selain ke no. rekening tersebut.

Buruan, pesan sekarang juga !!  Barang sampai, baru bayar

*syarat dan ketentuan berlaku

Terimakasih Anda telah berkunjung ke  situs resmi kami Pengobatan Alergi  Karena Cuaca, Makanan, Debu Untuk  Anak Dan Dewasa.

Penyebab dan Gejala Alergi Buah yang Perlu Diketahui

Penyebab dan Gejala Alergi Buah yang Perlu Diketahui,- Selain sayur, buah juga termasuk salah satu makanan sehat yang cukup banyak direkomendasikan untuk sering dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena didalamnya terkandung vitamin dan mineral lengkap yang baik untuk kesehatan tubuh.

Walaupun begitu, ternyata tidak semua orang bisa mengonsumsi buah. Pasalnya, pada beberapa orang buah bisa memicu timbulnya reaksi alergi. Sama halnya dengan alergi makanan lainnya, alergi buah juga akan menimbulkan rasa gatal di kulit setelah mengonsumsi berbagai jenis buah.

Alergi Buah

Mengapa seseorang bisa mengalami alergi buah ?

Seseorang bisa mengalami alergi buah karena tubuh memproduksi imunoglobulin E atau IgE antibodi untuk makanan tertentu. Ini merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh yang terjadi setelah mengonsumsinya.

Alergi buah termasuk dalam kondisi yang dikenal juga sebagai sindrom alergi oral (OAS), yang disebabkan oleh buah-buahan yang mengandung protein tertentu. Sindrom alergi oral atau disebut juga Pollen-food allergy syndrome, terjadi karena beberapa buah dan sayuran segar mengandung protein yang mirip dengan protein penyebab alergi. Perotein penyebab alergi ini biasanya ditemukan didalam serbuk sari, seperti regweed, birch, muqwort, dan rumput.

Baca juga : Alergi Buah dan Sayur pada Anak

Beberapa jenis buah yang paling sering menyebabkan alergi diantaranya adalah apel, pir, ceri, persik, dan prem. Selain itu, buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon juga diketahui dapat memicu alergi.

Diantara jenis buah-buahan tersebut, diketahui jika buah kiwi dapat menyebabkan gejala alergi yang paling berat. Anak yang memiliki alergi terhadap kiwi kemungkinan bisa memiliki alergi terhadap pisang, alpukat, dan juga lateks.

Selain buah, reaksi silang dari serbuk sari tanaman ini juga bisa terjadi pada sayuran segar dan kacang-kacangan. Gejalanya mungkin akan terasa gatal di bagian mulut atau tubuh lainnya, rasa terbakar, sensasi menyengat di mulut, serta tenggorokan.

Perlu diketahui, gejala alergi buah umumnya hanya terjadi beberapa detik atau menit. Hal ini disebabkan karena protein buah bisa dengan cepat dipecah oleh air liur. Biasanya alergi ini bisa hilang dengan cepat dan tidak memerlukan perawatan serius.

Untuk mencegah alergi buah, salah satu cara yang perlu dilakukan yaitu dengan menghindari mengonsumsi buah-buahan yang diketahui dapat memicu timbulnya reaksi alergi. Jika sudah terlanjur timbul gejala alergi, maka Anda bisa mengonsumsi obat alergi berupa antihistamin untuk membantu menghilangkan gejalanya.

Dalam beberapa kasus, memasak buah dan sayuran tertentu dapat menghancurkan dan mengubah protein yang menyebabkan sindrom alergi oral. Namun, ini tergantung pada buah, kacang dan sayuran apa yang dapat memicu alergi.

Kacang-kacangan dan rempah-rempah umumnya memiliki kondisi tertentu saat dimasak. Kacang-kacangan dan seledri mengandung beberapa alergen dan tidak semuanya bisa dihancurkan oleh panas. Selain itu, alergen dalam stroberi juga tahan terhadap panas.

Selain itu, jus buah yang sudah dipanaskan atau dimasak (dipasteurisasi) umumnya tidak apa dikonsumsi. Kemudian, sebagian sumber makanan seperti tomat, apel, kentang, pir, dan sebagian ebsar buah-buahan lunak lainnya juga aman dimasak untuk mengancurkan protein yang menjadi penyebab alergi.

Semoga bermanfaat.

Tips Pakai Lensa Kontak yang Aman untuk Penderita Alergi Mata

Tips Pakai Lensa Kontak yang Aman utnuk Penderita Alergi Mata,- pengobatanalergi.com – Lensa kontak termasuk salah satu pilihan alternatif yang biasanya dipilih untuk membantu penglihatan sekaligus mempercantik mata. Lensa merupakan salah satu peralatan medis yang paling aman jika digunakan secara bertanggungjawab.

Akan tetapi, bagi mereka yang memiliki alergi mata sering kali merasa ragu ketika ingin menggunakan lensa kontak. Tanpa menggunakan lensa kontak saja alergi mata bisa menyebabkan mata terasa gatal, berair, bahkan hingga bengkak. Kondisi ini tentu akan semakin parah jika Anda menggunakan lensa kontak pada kornea mata yang sensitif.

Jadi, apakah ada cara aman yang bisa dilakukan agar penderita alergi bisa menggunakan lensa kontak ? Tentu saja. Simak uraian berikut untuk informasi lengkapnya !

Tips Pakai Lensa Kontak

Tips Aman Gunakan Lensa Kontak utnuk Penderita Alergi Mata

Alergi mata dikenal juga sebagai alergi konjungtivitis, dimana reaksi alergi ini bisa timbul jika mata terkena berbagai faktor penyebab alergi yang menyebar di udara, seperti debu, bulu binatang, asap, serbuk sari, parfum, atau bahkan serpihan makanan.

Menggunakan lensa kontak saat alergi mata kambuh tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan pada penderitanya. Bahkan, hal ini bisa membuat mata terasa gatal, memerah, berair, hingga bengkak.

Walaupun begitu, bukan berarti Anda harus menghindari penggunaan lensa kontak. Berikut ini merupakan tips pakai lensa kontak yang aman untuk penderita alergi mata yang bisa dilakukan, yaitu diantaranya :

  • Ganti dengan lensa kontak sekali pakai

Jika Anda terbiasa menggunakan lensa kontak yang bisa digunakan selama beberapa bulan, sebaiknya mulai beralih ke lensa kontak sekali pakai. Umumnya lensa kontak sekali pakai lebih aman bagi penderita alergi.

Lensa kontak semi-permanen membuka kesempatan bagi alergen menempel pada permukaan lensa kontak. Semakin lama dibiarkan menumpuk, maka semakin besar pula kemungkinan alergi kambuh dan memicu iritasi pada mata.

Akan tetapi, jika Anda menggunakan lensa kontak sekali pakai, maka mata akan lebih terlindungi dari paparan zat pemicu alergi. Pasalnya, setelah digunakan selama beberapa jam, Anda hanya tinggal membuangnya bersama dengan semua alergen yang menempel. Dengan begitu, maka mata akan lebih aman dan sehat.

  • Bersihkan lensa kontak sesering mungkin

Membersihkan lensa kontak secara rutin bisa membuatnya terbebas dari alergen. Namun sebelumnya perhatikan terlebih dahulu jenis larutan pembersih yang Anda gunakan.

Sebagian orang memiliki alergi terhadap kandungan pengawet yang ada pada cairan disinfektan. Oleh karena itu, gunakan cairan disinfektan bebas pengawet untuk menghindari kemungkinan timbulnya reaksi alergi.

Jangan ragu untuk menggunakan cairan disinfektan yang sedikir lebih mahal, yang terpenting aman untuk Anda gunakan. Mintalah bantuan dokter untuk menentukan jenis cairan disinfektan yang aman dan tidak memicu alergi mata.

  • Gunakan kacamata

Alergen seperti sebuk sari dan debu akan lebih mudah menempel pada permukaan lensa kontak yang tipis. Jika Anda sudah mulai tidak tahan dengan reaksi alergi yang ditimbulkan, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan kacamata sesekali.

Selain menghindari reaksi alergi, menggunakan kacamata juga dapat memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat dari tempelan lensa kontak setiap hari.

  • Jaga kelembaban mata

Umumnya alergen yang menyerang mata membuat mata menjadi kering. Jika terus dibiarkan, maka hal ini bisa membuat alergi mata semakin parah, terlebih lagi jika Anda langsung menggunakan lensa kontak pada saat yang bersamaan.

Sebagai solusinya, pastikan kondisi mata tetap lembap sepanjang hari. Anda bisa menggunakan bantuan air mata buatan atau obat tetes mata untuk membantu membilas alergen dan meredakan iritasi yang timbul pada mata.

Air mata buatan umumnya dijual bebas di pasaran dan bisa dibeli tanpa harus menggunakan resep. Anda bisa menggunakan air mata buatan ini sesering mungkin, bahkan jika diperlukan bisa digunakan 2 jam sekali. Semakin sering air mata buatan digunakan, maka semakin kecil pula kemungkinan alergen dapat menempel ke permukaan lensa kontak.

  • Kompres mata

Ketika mata merah dan bengkak, jangan pernah sekali-kali menggosoknya. Kebiasaan mengucek mata justru bisa menyebabkan alergen menyebar dan memperparah kondisi peradangan di sekitar mata.

Agar lebih aman, kompres mata dengan air dingin untuk membantu meredakan peradangan pada mata. Anda juga bisa meletakkan air mata buatan di dalam kulkas sebelum menggunakannya bersama lensa kontak. Dengan begitu, maka mata akan lebih terasa dingin sekaligus dapat membantu meredakan mata merah.

  • Lakukan pemeriksaan ke dokter mata secara rutin

Meskipun gejala alergi mata sudah berkurang, Anda herus tetap memeriksakan kondisi kesehatan mata secara rutin. Dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat tetes mata yang lebih ampuh untuk membantu mengurangi gejala alergi yang timbul.

Selain itu, konsultasikan juga jenis lensa kontak yang Anda gunakan saat ini. Pasalnya bisa jadi lensa kontak yang Anda gunakan tidak lagi aman untuk kesehatan mata Anda. Semoga bermanfaat.

Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan Manfaat Bahan Alami

Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan Manfaat Bahan Alami,- Menggunakan kosmetik atua makeup memang dapat menunjang penampilan seseorang, terutama wanita. Ada banyak jenis kosmetik yang biasa digunakan, salah satunya adalah lipstik. Lipstik bisa membuat tampilan bibir menjadi lebih cantik sehingga menyempurnakan penampilan Anda.

Meskipun memiliki ukuran yang kecil, akan tetapi lipstik memiliki fungsi yang sangat besar. Bahkan, ada beragai lipstik yang ditawarkan oleh perusahaan kosmetik, mulai dari lipstik yang bisa melembapkan bibir hingga matte. Namun, apakah Anda pernah merasakan bibir terasa gatal setelah menggunakan lipstik ? Kondisi ini mungkin merupakan tanda alergi lipstik.

Pengobatan Alergi Lipstik

Beberapa dari kita mungkin tidak cocok dengan bahan-bahan yang terkandung didalam lipstik yang digunakan. Sehingga hal ini bisa memicu timbulnya reaksi alergi pada bibir. Beberapa kandungan pada lipstik yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu parfum atau fragrance, parabens, imidazolidinyl, quaternium-15, DMDM hyndation, phenoxyethanol, methylchloroisothiazolunone, talc, dan formaldehid.

Selain memperhatikan kandungan lipstik, Anda juga harus waspada dengan beberapa gejala alergi lipstik yang bisa timbul, seperti diantaranya :

  • Bibir menjadi merah (bukan karena menggunakan lipstik)
  • Bibir terasa panas atau terbakar
  • Terasa kebas atau mati rasa pada bibir bagian atas ataupun bawah
  • Timbul sensasi gatal pada bibir
  • Bibir bagian atas atau pun bawah mengalami pembengkakan dan disertai dengan rasa nyeri dan tidak nyaman (sangat perih)

Selain pada bibir, gejala alergi lipstik juga bisa menimbulkan gejala lainnya, seperti hidung dan mata berair serta bengkak, mual, nyeri perut, dan diare. Pada kasus yang parah, gejala alergi lipstik juga bisa disertai dengan timbulnya pembengkakan pada tenggorokan yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan saat bernapas.

Lalu, adakah cara pengobatan alergi lipstik tepat yang bisa dilakukan ?

Lipstik merupakan penyebab utama dari alergi lipstik ini, maka dari itu sebaiknya Anda hindari menggunakan lipstik terlebih dahulu ketika gejala mulai timbul. Selain itu, Anda juga bisa meringankan gejala alergi dengan beberapa cara berikut :

  • Kompres bibir dengan es batu yang telah dibungkus dengan kain selama beberapa menit. Langkah pengobatan alergi lipstik ini bertujuan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada bibir.
  • Manfaat kantung teh yang telah didinginkan di kulkas untuk mengurangi rasa gatal dan bengkak.
  • Mengoleskan gel lidah buaya juga bisa mengurangi bengkak pada bibir.

Selain melakukan beberapa tips tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi obat alergi herbal QnC Jelly Gamat. Ini merupakan obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami pilihan yang memiliki kahsiat untuk membantu mengobati alergi secara alami.

Pengobatan Alergi Lipstik

Solusi Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan QnC Jelly Gamat

Qnc Jelly Gamat merupakan produk herbal yang dibuat dengan komposisi utama teripang emas yang diproses secara tradisional tanpa campuran bahan kimia sedikitpun. Sehingga keaslian dan kealamiannya tetap terjaga.

Seperti yang diketahui, teripang emas kaya akan kandungan nutrisi lengkap yang baik bagi tubuh dan dapat membantu pengobatan penyakit, termasuk pengobatan alergi lipstik secara alami. Bahkan, saat ini telah banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan khasiat serta manfaat dari teripang emas ini.

Didalam teripang ini diketahui terkandung beberapa senyawa zat aktif biologi, diantaranya protein, kolagen, mukopolisakarida, glucosaminoglycans (GAGs), glucosamine dan chondroitin, lektin, saponin, asam amino, antiseptik alamiah, omega-3, 6, dan 9, serta vitamin dan mineral.

Secara alami, mengonsumsi teripang atau ekstrak teripang emas bisa membantu mengurangi rasa gatal serta nyeri di permukaan kulit. Selain itu, kandungan antiseptik yang ada didalamnya dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah timbulnya infeksi.

Dengan kandungan serta khasiatnya tersebut, maka QnC Jelly Gamat bisa menjadi solusi pengobatan tradisional alergi lipstik dengan manfaat bahan alami yang aman dan juga tepat.

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang bukan hanya terbuat dari 100% bahan alami pilihan, juga telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Keterangan produk :

Nama produk : QnC Jelly Gamat
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Harga : Rp. 155.000,-/botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari juga bisa dioleskan pada kulit yang mengalami iritasi secara rutin

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, silahkan lakukan pemesanan terlebih dahulu dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Untuk informasi lengkap mengenai cara pemesanan serta daftar harga, Anda bisa langsung kunjungi tautan di bawah ini !!

>> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

Nikmati berbagai kemudahan berbelanja secara online di tempat kami dengan jaminan produk 100% original serta dapatkan potongan harga untuk pembelian yang lebih banyak. Selain itu, Anda juga bisa menikmati layanan terbaik kami “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” untuk setiap pembelian dibawah 2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku.

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk menagtasi masalah kesehatan yang Anda alami. Semoga lekas sembuh.

 

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

Penyebab dan Gejala Alergi Tabir Surya yang Perlu Diwaspadai

Penyebab dan Gejala Alergi Tabir Surya yang Perlu Diwaspadai,- pengobatanalergi.com – Melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung tentu diperlukan. Paparan sinar ultraviolet tinggkat tinggi selama 20 tahun terakhir telah mengakibatkan lonjakan dalam jumlah kasus kanker kulit, dengan statistik yang tidak menunjukkan tanda-tanda melamba.

Untuk memperkecil risiko tersebut, maka cara yang bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan tabir surya, terutama ketika akan beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan tabir surya dapat mencegah sun burn atau kulit terbakar karena sinar matahari hingga mencegahnya dari kanker kulit.

Akan tetapi, pada sebagian orang penggunaan tabir surya justru menimbulkan reaksi alergi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Grup Dermatitis Amerika Utara atau NADCG antara tahun 2001-2002 menemukan, terdapat 1% dari 24 ribu orang yang mengalami alergi tabir surya. Meskipun jarang terjadi, akan tetapi kita harus tetap mewaspadai risiko alergi tabir surya ini.

Alergi Tabir Surya

Reaksi alergi biasanya timbul jika Anda menggunakan tabir surya dengan kadar SPF yang tinggi. Hal ini disebabkan karena semakin tinggi kadar SPF yang terkandung didalamnya, maka semakin banyak pula zat kimia yang digunakan. Hal ini tentu akan membuat risiko timbulnya efek samping juga semakin tinggi.

Berdasarkan penyebabnya, alergi tabir surya dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu :

  • Alergi kontak atau dermatitis

Alergi dermatitis terjadi ketika bahan kimia dalam produk memicu reaksi langsung pada kulit saat diaplikasikan. Ruam kulit merupakan reaksi alergi yang biasanya timbul.

  • Alergi fotoalergi

Alergi ini biasanya akan timbul ketika seseorang pergi ke luar ruangan dan terpapar sinar matahari secara langsung. Sinar matahari akan bereaksi dengan bahan kimia yang terkandung dalam tabir surya, sehingga menimbulkan reaksi alergi.

Dan berikut ini merupakan beberapa gejala yang biasanya timbul akibat alergi tabir surya, diantaranya yaitu :

  • Gatal
  • Kulit memerah
  • Kulit melepuh yang disertai dengan cairan
  • Pembengkakan

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap tabir surya, alangkah baiknya untuk melakukan tes. Tes darah bisa memberitahu Anda mengetahui zat apa yang memicu timbulnya alergi. Karena didalam tabir surya terdapat banyak zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi, sedangkan pemicu alergi pada setiap orang berbeda-beda.

Tes ini akan membuat Anda lebih mudah untuk menghindari zat pemicu alergi. Anda juag bisa memilih tabir surya yang tidak memiliki kandungan zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi.

Walaupun Anda memiliki alergi terhadap tabir surya, bukan berarti Anda akan menghindari penggunaan tabir surya dan membiarkan kulit terpapar sinar matahari secara langsung. Paslanya, paparan radiasi sinar UV bisa memicu penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit. Semoga bermanfaat.

Awas! Ternyata Alergi Makanan Bisa Picu Kecemasan Pada Anak

Awas! Ternyata Alergi Makanan Bisa Picu Kecemasan Pada Anak,- pengobatanalergi.com – Alergi makanan merupakan salah satu jensi alergi yang cukup sering dialami oleh anak. Terdapat beberapa jenis makanan yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi pada anak, seperti diantaranya ikan, susu, telur, kacang-kacangan, dan lainnya. Tidak sedikit orang yang menganggap jika alergi merupakan penyakit yang ringan dan tidak berbahaya. Padahal, jika kondisi ini terus dibiarkan bisa menimbulkan dampak yang fatal.

Ruam, gatal, bengkakak, pusing, bahkan pingsang merupakan beberapa gejala alergi makanan yang biasa timbul. Alergi juga bisa menyebabkan bronchospasm, yaitu penyempitan pada saluran pernafasan. Jika tidak segera ditangani, maka kondisi ini akan berujung pada kematian.

Namun, selain itu, ternyata diketahui bahwa alergi makanan pada anak juga bisa menyebabkan kecemasan. Anak-anak dengan alergi makanan memiliki prevalensi kecemasan di masa kecil yang jauh lebih tinggi. Namun, alegi makanan tidak terbaik dengan gejala depresi di masa kecil.

Tim peneliti di Amerika Serikat mempelajari sekitar 80 pasien anak yang berusia 4 sampai 12 tahun, rata-rata sampel yang berusia 8 tahun dengan atau tanpa alergi makanan dan meneliti pengasuh mereka dari klinik rawat jalan pediatrik di Bronx, New York. Mereka mengendalikan diagnosis asma pada anak-anak karena kegelisahan dan gangguan mood lebih umum terjadi pada anak-anak minoritas sosio ekonomi rendah.

57% diantara anak-anak yang memiliki alergi makanan dilaporkan memiliki gejala kecemasan dibandingkan dengan 48% anak tanpa alergi makanan.

Penulit utama penelitian, Renee Goodwin PhD, di Departement of Epidemiologi di Mailman School of Public Health, menjelaskan jika pengelolaan alergi makanan bisa mahal, baik dari segi belanja makanan, persiapan makan, danbiaya injeksi intra auto epinefrin, yang kadaluwarsa setiap tahunnya.

Tuntutan ini tentu bisa menyebabkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi bagi mereka yang memiliki sumber daya keuangan yang lebih sedikit dan meningkatkan kecemasan lebih lanjut. Gejala bisa timbul pada anak-anak dan pengasuh mereka.

Baca juga : Pengobatan Alergi Karena Makanan untuk Anak dan Dewasa

Para peneliti juga menemukan adanya hubungan antara alergi makanan dengan kecemasan yang dialami oleh anak dan menyebabkan ketakutan pada penolakan sosial.

Terdapat sejumlah penjelasan yang mungkin berhubungan antara diagnosis alergi makanan dan meningkatnya masalah kecemasan sosial pada sampel pasien anak-anak ini. Pengelolaan kondisi yang berpotensi mengancam jiwa mungkin akan menimbulkan kecemasan, dan beberapa anak mungkin mengalami kecemasan sosial yang meningkat tentang ‘berbeda’ dari anak-anak lain tergantung pada usia mereka dan bagaimana alergi makanan dikelola oleh orang dewasa dalam situasi tertentu.

Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa alergi makanan dengan gejala depresi di masa kecil atau dengan gejala kecemasan dan depresi diantara masa pengasuh mereka tidak berhubungan secara signifikan.

Diperlukan penelitian yanglebih lanjut agar hasilnya lebih optimal. Juga perlu dilakukan penelitian terhadap hubungan antara remaja usia lanjut dan dewasa muda yang memiliki alergi makanan dengan terjadinya depresi.

Benarkah Hidup Terlalu Higienis Bisa Picu Timbulnya Alergi?

Benarkah Hidup Terlalu Higienis Bisa Picu Timbulnya Alergi?,- pengobatanalergi.com – Menjaga kebersihan, baik tubuh ataupun lingkungan sekitar memang dianjurkan agar kita tetap sehat dan terhindar dari serangan berbagai jenis penyakit. Namun, apakah Anda tahu, jika hidup terlalu higienis ternyata justru bisa memicu timbulnya alergi. Benarkah demikian ?

Menurut beberapa ilmuwan, hidup terlalu higienis itu salah karena bisa mempercepat timbulnya gejala asma dan alergi. Sederhanaya, sistem imun tubuh kita terdiri dari sel-sel imun yang bertugas menghalau datangnya kuman. Ketika tubuh terpapar kuman, maka sel-sel imun sibuk atau sangat aktif mengangkap dan menjinakkan kumah tersebut agar tidak terjadi infeksi.

Jika tubuh tidak pernah terpapar kuman atau bakteri, karena selalu berada di lingkungan yang sangat bersih, maka sel-sel imun tubuh tidak terlatih. Sel imun yang memang didesain untuk selalu aktif ini kemudian menjadi bodoh dan bereaksi berlebihan ketika terdapat paparan benda asing. Padahal, benda asing tersebut tidak mengancam, seperti debu atau bulu binatang. Anda juga akan mengalami reaksi alergi.

hidup terlalu higienis picu alergi

Hipotesis Alergi dan Hidup Terlalu Higienis

Memiliki kebiasaan hidup higienis memang merupakan hal yang baik. Namun, apakah Anda pernah berpikir jika ternyata hidup terlalu bersih juga bisa menimbulkan dampak bagi kesehatan, salah satunya yaitu memicu timbulnya alergi.

Hal ini berhubungan dengan teori hipotesis higiene yang mengindikasikan angka kejadian alergi di negara maju lebih tinggi dibandingkan dengan negara berkembang. Ini sama halnya dengan angka alergi di kota yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan di desa.

Hipotesis higiene merupakan sebuah teori yang menyatakan jika peningkatan kebersihan akan meningkatkan angka kejadian alergi dan penyakit yang berhubungan dengan kekebalan.

Seperti yang dijelaskan oleh Prof Budi Setiabudiawan, Konsultan Alergi-Imunologi Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung, jika kurang terpapar kotoran justru akan membuat sistem kekebalan tidak terlatih. Alasannya, alergi diperantarai oleh sel T helper2 atau Th2 yang tinggi. Anak-anak yang tidak bersih memiliki Th1 yang tinggi, sering terkena infeksi, sehingga hal ini justru menekan Th2 yang membuat mereka menjadi mudah terkena alergi.

Walaupun begitu, bukan berarti Anda tidak boleh hidup bersih. Tetapi alangkah baiknya Anda tidak terlalu berlebihan dalam menjaga kebersihan. Pasalnya tidak semua bakteri atau mikroba buruk.

Terdapat beberapa jenis bakteri yang memang bisa menyebabkan timbulnya penyakit, atau bahkan mematikan. Akan tetapi, lebih banyak lagi bakteri yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan juga lingkungan. Jadi, hidup terlalu higienis denan mematikan semua bakteri ternyata tidak selalu baik, karena hal ini memiliki dampak yang cukup mengerikan.

Semoga bermanfaat.

Perawatan yang Tepat untuk Mencegah Alergi Kewanitaan

Perawatan yang Tepat untuk Mencegah Alergi Kewanitaan,- Selain pada tangan atua badan, reaksi alergi juga bisa timbul di daerah kewanitaan. Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan timbulnya reaksi alergi di daerah kewanitaan, seperti diantaranya hubungan seksual, kebersihan organ intim, atau produk-produk tertentu yang mengandung zat penyebab alergi.

Sama halnya dengan kulit bagian tubuh lainnya, kulit di sekitar vagina juga bisa mengalami alergi. Alergi akan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap zat-zat tertentu (alergen). Alergi ini bisa menyebabkan vulvitis, vagina gatal, kemerahan, iritasi, dan timbul rasa perih di sekitar organ kewanitaan.

Perawatan yang Tepat untuk Mencegah Alergi Kewanitaan

Menjaga kebersihan daerah kewanitaan dan perawatan organ intim wanita yang tepat merupakan salah satu langkah jitu untuk menjaga kesehatan dan kebersihan vagina serta mencegah timbulnya berbagai masalah pada organ kewanitaan.

Merawat dan menjaga kebersihan serta kesehatan organ intim wanita harus dilakukan dengan rutin dan harus didukung dengan penerapan pola hidup sehat. Selain itu, berikut ini merupakan beberapa cara perawatan yang tepat untuk mencegah alergi kewanitaan yang bisa dilakukan :

  • Menghindari faktor penyebab alergi dan iritasi

Untuk mencegah timbulnya alergi di daerah kewanitaan, hindari zat-zat yang bisa menyebabkan alergi, seperti tidak menggunakan tisu toilet atau sabun pembersih dengan wewangian. Selain itu, hindari juga menggunakan pakaian yang terlalu ketat dan gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun agar dapat menyerap keringat dan nyaman digunakan.

  • Produk hipoalergenik

Terdapat berbagai jenis produk pembersih kewanitaan yang beredar di pasaran, namun sebagian diantaranya mengandung bahan kimia yang memicu alergi. Untuk meminimalkan reaksi alergi ini, pilihlah sabun atau produk kewanitaan yang berlabel hipoalergenik.

Produk hipoalergenik baik digunakan untuk kulit sensitif dan kulit normal, karena diklaim dapat membantu mengurangi risiko alergi dibandingkan dengan produk biasa. Penggunaan produk hipoalergenik bukan berarti 100% bebas dari risiko alergi, tetapi reaksi yang terjadi pada kulit yang sangat sensitif terhadap bahan tertentu dapat dibatasi hingga sangat minimal.

Agar lebih aman digunakan, sebelum digunakan, disarankan untuk melakukan pengujian produk. Caranya yaitu dengan mengaplikasikannya di kulit lengan dan perhatikan apakah terjadi reaksi alergi atau tidak. Jika timbul reaksi alergi, maka jangan gunakan produk tersebut.

  • Produk dengan kandungan kolagen

Salah satu manfaat kolagen yang paling populer adalah menjaga elastisitas kulit, menjaga kulit agar tetap sehat, serta mencegah keriput dan kekeringan pada kulit.

  • Sabun pembersih tanpa wewangian dan antiseptik

Jika Anda ingin menggunakan sabun pembersih kewanitaan, gunakanlah produk yang lembut, ringan, dan tanpa wewangian. Hal ini disebabkan karena penggunaan sabun yang menggunakan pewangi dan antiseptik dapat menyebabkan iritasi serta memngaruhi keseimbangan pH dan membunuh bakteri baik di dalam vagina. Ketika hal ini terjadi, maka vagina akan rentan mengalami infeksi.

  • Produk dengan Lactobacillus

Produk kewanitaan dengan formula yang mengandung Lactobacillus juga bisa digunakan. Lactobacillus merupakan bakteri baik yang hidup di vagina, yang menjaga keseimbangan pH vagina dan mencegah timbulnya bakteri penyebab vaginosis bakterialis, infeksi jamur, dan keputihan yang tidak normal.

  • Mengandung bahan alami

Salah satu bahan alami yang sering digunakan adalah lidah buaya atau aloe vera. Tanaman ini dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan kulit dan kaya akan kandungan enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida, serta zat lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aloe vera baik untuk menjaga kelembapan kulit, juga dapat mengatasi berbagai masalah kulit, seperti psoriasis, dermatitis seboroik, luka bakar ringan, dan lecet pada kulit.

 

Baca juga :

6 Hal yang Menjadi Pemicu Alergi Seks
Obat Gatal Akibat Alergi Pembalut
Gejala Alergi Kondom

Benarkah Anak dengan Autisme Lebih Rentan Terkena Alergi?

Benarkah Anak dengan Autisme Lebih Rentan Terkena Alergi?,- pengobatanalergi.com – Autisme merupakan gangguan yang timbul pada perkembanan anak dibawah 3 tahun. Gangguan ini mengakibatkan anak tidak mampu membentuk hubungan sosial dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara normal.

Anak autis menjadi terisolasi dari kontak dengan orang lain dan tenggelam pada dunianya sendiri yang diekspresikan dalam minat dan perilaku yang berulang-ulang.

Baru-baru ini sebuah studi yang dimuat dalam Jurnal American Medical Association, Jama Network Open, menyebutkan bahwa anak-anak yang didiagnosis dengan autisme berisiko tinggi mengalami alergi.

Menurut para peneliti, anak-anak dengana utisme lebih rentan mengiap alergi makanan, gangguan pernapasan, dan alergi kulit seperti eksmin dan demam. Studi yang dipimpin oleh peneliti kesehatan masyarakat dari Universitas Iowa di AS ini menduga bahwa autisme dan alergi berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh anak.

Dr Wei Bao, asisten profesor epidemiologi, menyebutkan bahwa gangguan imunologi ini kemungkinan berkembang sejak awal kehidupan dan memengaruhi perkembangan otak dan fungsi sosial. Hal inilah yang kemudian menimbulkan gangguan spektrum autisme.

Para ahli percaya bahwa faktor genetik dan lingkungan berperan dalam mengembangkan kondisi autisme dan alergi. Untuk membuktikan hal tersebut, Bao dan timnya melihat hasil survei kesehatan nasional AS sejak 1997 sampai 2016 dengan subjek 200.000 anak.

Survei kesehatan nasional ini tidak melibatkan riwayat kesehatan yang diberikan dokter. Data ini didapatkan dari informasi yang diberikan orangtua setelah mengamati anak-anak mereka selama setahun.

Beberapa informasi yang orangtua berikan berhubungan dengan autisme dan alergi. Misalnya, apakah anak-anak memiliki diagnosis autisme atau kondisi perkembangan serupa dan apakah anak mengalami alergi makanan, kulit, atau pernapasan dalam 12 bulan terakhir.

Dari data tersebut, Bao dan tim menemukan anak-anak dengan autisme sangat mungkin mengalami alergi makanan, bahkan risikonya sampai 129%. Sedangkan alergi kulit dan pernapasan masing-masing 50% dan 28%.

Para ahli mengingatkan, hasil ini rentan terhadap bias karena hanya berdasarkan ingatan orangtua saja. Walaupun begitu, temuan ini menunjukkan jika orangtua dari anak-anak dengan autisme cenderung lebih memperhatikan dan melaporkan alergi anak-anak mereka, dibandingkan dengan orangtua yang anaknya tidak didiagnosis dengan autisme.

Dr James Cusack, direktur untuk badan aman Autistica kepada The Independent, menjelaskan, ada kemungkinan orangtua yang melaporkan satu kondisi lebih mungkin melaporkan hal yang lain. Efek semacan ini menjelaskan peningkatan laporan alergi dalam penelitian ini.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa autisme dihubungkan dengan kesehatan fsik yang buruk, termasuk asma. Jadi, temuan ini bisa dibilang cukup masuk akal. Sebagai catatan, temuan ini tidak menjelaskan hubungan sebab akibat. Maka dari itu, masih diperlukan penelitian lain yang lebih mendalam untuk membuktikannya.

Mengenal Alergi Musiman Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Mengenal Alergi Musiman : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan,- Bersin, batuk, pilek, dan hidung tersumbat merupakan beberapa gejala alergi yang mungkin dialami. Pilek biasanya bisa terjadi dalam waktu beberapa hari, namun berbeda jika anda mengalami alergi musiman yang bisa terjadi dalam waktu yang lebih lama.

Jika Anda mengalami batuk, bersin, atau umumnya merasa sesak ketika terjadi perubahan musim, maka itu bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami alergi musiman.

Apa itu alergi musiman ?

Alergi musiman adalah reaksi alergi yang bisa dialami seseorang karena perubahan musim, atau dikenal juga sebagai alergi rhinitis atau demam hay. Ada jutaan orang di seluruh dunia yang memiliki masalah ini, merasakan hidungnya berair, kongesti, mata gatal, dan reaksi alergi lainnya hingga alergi musim tertentu.

Alergi musiman ini menyebabkan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh, sebagai respon dari alergen berbeda yang ada di udara. Alergen adalah zat yang bertanggung jawab terhadap reaksi alergi. Ada banyak alergen yang dapat menyebabkan kondisi ini, biasanya dihadapi oleh individu yang mengidap alergi saat perubahan musim, sepert sebuk sari, jamur, debu, atau bulu hewan peliharaan.

Umumnya alergi musiman timbul beberapa kali selama setahun, dengan penderita mengalami gejala pada masa tertentu dalam tahun tersebut. Sebagian orang tidak sadar bahwa mereka memiliki alergi musiman, dan menganggap gejala yang dirasakan adalah pilek dan virus lainnya.

Demam hay atau alergi musiman ini seringkali menyerang anak-anak, namun reaksi alergi ini dialami pasien dengan berbagai usia. Berlawanan dengan anggapan umum, demam hay tidak disebabkan oleh jerami, dan reaksi alerginya tidak menyebabkan demam. Pada dasarnya, ini adalah peradangan pada hidung yang menimbulkan gejala seperti pilek, yang dapat berkurang atau hilang setelah udara bersih dari alergen.

Penyebab alergi musiman

Sama halnya dengan alergi lainnya, alergi musiman juga disebabkan oleh paparan pada alergen tertentu yang membuat sistem kekebalan tubuh menjadi kacau. Serbuk sari merupakan yang paling umum, dan datang dari berbagai sumber, seperti bunga, pohon, gulma, rerumputan, dan tanaman. Alergi musiman yang disebabkan oleh serbuk sari hanya muncul pada waktu tertentu dalam satu tahun.

Alergi serbuk sari tidak hanya timbul saat musim semi. Namun, saat musim panas, atau saat hari terasa panas, berangin, dan kering. banyak pusaran serbuk sari terbawa angin, dan dapat dihirup kapan saja. Saat hujan juga bisa menyebabkan alergi serbuk sari, hal ini disebabkan karena banyak bagian tumbuhan yang terbawa oleh hujan.

Sebagian orang juga alergi terhadap bulu hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Yang lain mengalami alergi musiman saat terpapar tungau, yang sering timbul pada cuaca kering dan berangin. Kecoa dan jamur juga merupakan pemicu alergi yang umum. Alergi ini biasanya ditemukan dalam ruangan, dan menyerang penderita sepanjang tahun.

Sebagian pasien menemui alergennya di tempat kerja. Serbuk kayu, binatang yang digunakan untuk penelitian di laboratorium, gandum dan sereal, zat kimia dan uap tertentu, dapat menyebabkan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh.

Ketika seseorang dengan alergi musiman terpapar alergen, maka sisten kekebalan tubuh akan melepaskan berbagai jenis zat biokimia yang dapat menyebabkan peradangan pada membran mukus, dan lapisan dalam dari hidung. Ketika membran membengkak, akan menghasilkan lebih banyak lendir, sehingga hidung jadi berair.

Penelitian menunjukkan, alergi musiman bisa jadi merupakan kondisi turunan. Seseorang yang memiliki orangtua yang mengalami gejala serupa pada waktu tertentu dalam satu tahun, bisa jadi memiliki alergi rhinitis. Penelitian juga menemukan bahwa pasien dengan ibu yang memiliki alergi rhinitis, biasanya memiliki kondisi yang sama. Alergi rhinitis pada beberapa orang juga bisa disebabkan oleh makanan tertentu.

Gejala utama alergi musiman

Kebanyakan gejala alergi musiman hanya seputar sistem pernapasan, karena alergen ada di udara yang dihirup oleh individu. Namun, seringkali terjadi kesalahan dengan menganggap gejala alergi rhinitis dengan pilek, karena cukup sama.

Ketipa penderita terpapar alergen, biasanya akan mengalami kesulitan untuk mencium sesuatu, hidung berair, bersin-bersin, mata berair, hidung, mata, mulut, tenggorokan, dan kulit terasa gatal. Beberapa penderita juga mengalami hidung mampet, batuk, telinga tersumbat, mata bengkak dan timbul area gelap di sekitarnya, radang tenggorokan, sakit kepala, merasa lelah dan mudah tersinggung.

Pencegahan dan pengobatan yang tersedia

Gejala alergi musiman biasanya ringan dan tidak memerlukan kunjungan ke unit gawat darurat. Dokter keluarga atau dokter umum dapat memberikan resep obat alergi jika diperlukan atau tips hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejalanya.

Pengobatan terbaik untuk mengatasi alergi musiman yaitu membuat hidup bebas dari alergen. Pastinya, sulit untuk sepenuhnya menghindari alergen yang ada di udara, namun kewaspadaan dapat membantu. Mengurangi debu dan tungau di dalam rumah, juga jamur, tentunya dapat membantu. Membersihkan rumah secara teratur adalah langkay mudah yang dapat mengurangi timbulnya alergi musiman.

Memasan penyaring udara di dalam rumah, menggantu perabot dan kain pelapis, selimut, karpet, dan bahan tekstil lainnya yang dapat menyebabkan alergi, dan menggunakan alat untuk mengurangi kelembaban udara juga dapat membantu. Tetap di dalam ruangan saat musim sebuk sari juga dapat mengurangi timbulnya alergi.

Obat-obatan juga dapat bekerja untuk meredakan gejalanya. Antihistamine sering digunakan, dan dapat dibeli secara bebas. Antihistamine terdapat dalam bentuk cairan, kapsul, pil, namun dapat menyebabkan kantuk. Formula baru antihistamine tidak lagi menyebabkan kantuk, dan seharusnya dikonsumsi saat penderita perlu melakukan pekerjaan penting.

Waspada! Ternyata Pewarna Makanan Juga Bisa Picu Alergi

Waspada! Ternyata Pewarna Makanan Juga Bisa Picu Alergi,- Makanan yang memiliki beragam warna memang sangat menarik dan menggiurkan, terutama bagi anak-anak. Si kecil akan sangat menyukai makanan yang memiliki warna-warna yang cerah, karena dianggap lebih menggiurkan dan nikmat.

Namun, dibalik penampilannya yang cantik tersebut, ternyata pewarna dapat menimbulkan dampak negatif bagi sebagian orang. Beberapa orang tidak bisa mencerna pewarna makanan dan akhirnya mengalami alergi.

Mengapa seseorang bisa mengalami alergi pewarna makanan ?

Hampir semua zat aditif makanan pada dasarnya aman dikonsumsi. Namun, tidak semua orang bisa mencerna semua zat buatan dalam makanan, termasuk pewarna makanan. Meskipun jarang terjadi, namun bahan pewarna makanan tersebut diketahui dapat menimbulkan reaksi intoleransi.

Intoleransi makanan berarti tubuh tidak dapat memecah dan mencerna makanan dengan baik dan akhirnya menimbulkan dampak yang buruk. ntoleransi ini dapat berupa rasa gatal, hidung berair, dan asma. Sedangkan alergi adalah respon sistem kekebalan tubuh yang menganggap bahwa zat tertentu tersebut ebrbahaya, sehingga menimbulkan respon perlawanan.

Penelitian membuktikan 4 dari 9 pewarna makanan menyebabkan reaksi alergi. Meskipun terbilang jarang, namun dokter dari Universitas Michigan telah membuktikan bahwa alergi pewarna makanan bisa mengancam jiwa.

Sama halnya dengan gejala alergi lainnya, alergi pewarna makanan juga bisa menimbulkan gejala berupa, sakit kepala, diare, gatal-gatal, wajah atau bibir bengkak, sesak napas, mengi, pusing, detak jantung lebih cepat dari baisanya, tekanan darah rendah, pingsan, dan ruam kemerahan.

Lalu, pewarna makanan apa saja yang bisa memicu gejala alergi ?

Terdapat beberapa jenis pewarna makanan yang telah terbukti bisa memicu reaksi alergi, diantaranya yaitu :

*) Yellow 5

Yellow 5 atau disebut juga tartrazine adalah salah satu pewarna makanan kuning yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Efek pewarna makanan tartrazine ini bisa menyebabkan gatal dan bengkak pada wajah serta dapat memicu asma pada anak.

Kelompok makanan yang biasanya menggunakan pewarna kuning ini adalah permen, sayuran kaleng, keju, minuman kemasan, es krim, dan saus tomat.

*) Carmine

Carmine atau disebut juga ekstrak cochineal atau dikenal sebagai natural red 4 telah digunakan sebagai pewarna makanan sejak abad ke-16. Namun, berbagai penelitian menemukan bukti bahwa pewarna tersebut bisa membuat berbagai reaksi alergi seperti pembengkakan pada wajah, ruam, hingga mengi.

Selain pada makanan, carmine juga banyak ditemukan dalam kosmetik. jika mengalami alergi pewarna makanan yang parah, maka bukan tidak mungkin akan timbul syok anafilaktik yang dapat mengancam jiwa.

Carmine biasanya ditemukan dalam berbagai bahan seperti sosis, permen, yoghurt buah, dan minuman kemasan.

*) Annato

Pewarna makanan annato berasal dari biji pohon achiote yang biasanya tumbuh di negara-negara tropis. Annato memberikan warna kuning oranye.

Beragai penelitian membuktikan jika pewarna kunnig ini bisa memicu reaksi alergi kulit ringan seperti gatal-gatal dan ruam. Selain itu, beberapa orang yang sensitif dengan pewarna makanan ini juga bisa menimbulkan syok anafilaktik.

Umumnya annato ditemukan dalam berbagai produk, seperti sereal, keju, minuman kemasan, dan makanan ringan.

Untuk menghindarinya, bacalah label kemasan sebelum membeli produk tertentu. Usahakan untuk membatasi atau menghindari produk yang mengandung pewarna buatan untuk meminimalisir risiko terjadi efek negatif pada tubuh.