Aturan Memilih Makeup yang Aman Bagi Penderita Alergi

Aturan Memilih Makeup yang Aman Bagi Penderita Alergi,- Kosmetik atau makeup menjadi salah satu hal yang dapat membantu mempercantik diri, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri, terutama bagi wanita. Namun, pagi penderita alergi dan kulit sensitif, penggunaan makeup ini justru dapat menimbulkan masalah.

Walaupun begitu, bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan makeup sama sekali. Agar kulit tetap cantik dan terhindari dari alergi, berikut ini beberapa aturan memilih makeup yang aman bagi penderita alergi.

Bagi mereka yang memiliki alergi, sebaiknya memulai riasan dengan membubuhkan pembersihan dan pelembab wajah. Selanjutkan lapisi wajah dengan foundation tipis.

Setelah itu, usapkan bronzer di bawah tulang pipi, tulang hidung, dan di tepian luar dahi, untuk membuat kulit bersinar seketika. Namuh, jika Anda takut menimbulkan risiko, sebaiknya terapkan kontur di kedua sisi hidung saja.

Penderita alergi paling sulit untuk menerapkan riasan mata, karena bagian tersebut akan sangat mudah berair dan berubah kemerahan. Untuk mengatasi hal tersebut, belilah produk riasan mata yang telah diuji secara oftalmologis.

Usahakan untuk menghindari produk yang tidak teruji, karena dapat berpotensi merugikan kulit wajah. Pengujian secara sederhana bisa dilakukan dengan mengoleskan produk pada kulit t angan. Jika tidak menimbulkan reaksi seperti gatal atau memerah, maka produk tersebut aman untuk digunakan.

Artikel terkait :

Cara Mengatasi Alergi Kosmetik
Penyakit Alergi Kosmetik pada Wajah

Selain itu, penderita alergi juga harus menghindari penggunaan tisu dan kuas rias. Pasalnya, keduanya akan menimbulkan reaksi pada kulit. Ganti kedua alat tersebut dengan menggunakan saputangan katun atau sutra, bahkan Anda juga bisa memanfaatkan jari tangan yang sebelumnya telah dibersihkan. Oleskan makeup secara pelan-pelan pada area wajah sensitif.

Sedangkan lingkaran gelap di sekitar mata, biasanya terjadi karena kecenderungan alergi. Maka dari itu diperlukan krim mata yang berkualitas untuk menyembuhkannya. Gunakan krim mata tersebut secara rutin sebelum tidur, sampai kulit di area tersebut kembali cerah. Pilihlah krim mata yang menganduung asam hyaluronic untuk menghindari kulit, serta akan mempengaruhi melanin.

Penderita alergi kulit tidak bisa berbagi produk kecantikan dengan orang lain. Jadi, sebaiknya jangan meminjamkan produk kecantikan Anda kepada orang lain karena akan bertindak sebagai pembawa bakyeri.

Perlu diperhatikan, pilihlah serbuk yang tidak mengandung mika, agar tidak menimbulkan reaktan pada alergi kulit. Pastikan juga untuk memilih foundation bebas mika agar terlindungi dan bebas alergi.

Tips Mengatasi Alergi pada Kulit dengan Bahan Alami

Tips Mengatasi Alergi pada Kulit dengan Bahan Alami,- Gatal, ruam, atau kulit yang kemerahan seringkali dianggap sepele oleh para penderitanya, karena dianggap akan segera sembuh dengan sendirinya. Padahal, gatal yang timbul pada kulit ini bisa menjadi berbahaya jika tidak ditangani dengan segera.

Selain itu, kemerahan pada kulit, gatal, dan ruam yang timbul juga bisa maenjadi salah satu gejala yang menunjukkan alergi kulit. Alergi bisa mempengaruhi setiap bagian dari tubuh, termasuk kulit. Alergi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kosmestik, atau makanan tertentu.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini merupakan beberapa tips mengatasi alergi pada kulit dengan bahan alami yang bisa dilakukan, yaitu :

Kompres

Gatal dan bengkak merupakan gejala yang paling tidak nyaman. Cara terbaik untuk mengatasinya yaitu dengan menerapkan kompres dingin pada daerah yang terkena. Tempatkan 3-4 es batu dalam kantong plastik dan letakkan pada kulit. Ulangi pengobatan ini 3-4 kali sehari untuk memfasilitasi penyembuhan cepat. Anda juga bisa mencelupkan saputangan katun dalam mangkuk air dingin dan letakkan di daerah yang terkena.

Minyak zaitun

Minyak zaitun merupakan pelembab alami yang kaya aka kandungan vitamin E dan antioksidan, yang mempromosikan penyembuhan dan pembaharuan kulit. Campurkan madu ke dalam mangkuk minyak zaitun dan terapkan campuran tersebut pada ruam secara langsung untuk mencegah gatal-gatal.

Lemon

Lemon memiliki kandungan vitamin C yang bersifat pemutihan juga, membuatnya menjadi salah satu solusi alami terbaik untuk mengatasi masalah pada kulit. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup dengan menerapkan jus lemon pada daerah yang terkan dan biarkan hingga kering. Mungkin pada awalnya akan terasa sensasi seperti terbakar, namun lemon akan menyembuhkan gatal dengan cepat. Jangan lupa untuk membilasnya dengan air.

Artikel terkait :

Obat Alergi Sabun pada Kulit
Obat Alergi Kulit Gatal Berair
Cara Mengobati Alergi Kulit

Lidah buaya

Lidah buaya memiliki manfaat yang menakjubkan untuk kesehatan, yaitu salah satunya bersifat antiinflamasi, antibakteri, dan antijamur. Menggunakan lidah buaya secara teratur bisa membantu penyembuhan dan mengurangi kemerahan ruam yang timbul pada kulit. Caranya yaitu ambil gel ekstrak lidah buaya segar dari daun tanaman dan aplikasikan pada daerah yang terkena alergi secara langsung. Biarkan selama kurang lebih 30 menit dan cuci dengan air bersih. Ulangi perawatan ini 3 kali sehari untuk menghilangkan alergi kulit sepenuhnya.

Daun mint

Daun miny bisa dimanfaatkan untuk mengurangi pembengkakan dan menenangkan sensasi terbakar. Cara terbaik untuk mendapatkan manfaatnya yaitu Anda hanya perlu menghancurkan daun segar dengan cara ditumbuk. Kemudian terapkan daun yang telah halus pada kulit. Diamkan selama 30 menit dan bilas.

Baking soda

Baking soda dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dengan menenangkan peradangan yang terkait dengan alergi. Tambahkan satu sendok baking soda kedalam 3 sendok air dan aduk rata. Oleskan campuran ini pada kulit yang terkena dan biarkan selama 15 menit. Lakukan ini sekali dalam sehari. Pilihan lain yaitu dengan mencampurkan baking soda dalam minyak kelapa dan menerapkan campuran ini ke kulit selama 5 menit. Ulangi ini dua kali sehari untuk mengobati alergi kulit secara alami.

Mengenali dan Mewaspadai Alergi Gula Beserta Gejalanya

Mengenali dan Mewaspadai Alergi Gula Beserta Gejalanya,- Gula merupakan suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan komodoto perdangan utama. Gula digunakan untuk mengubah rasa makanan atau minuman menjadi manis. Maka dari itu, bagi mereka yang menyukai makanan manis pasti sudah sangat akrab dengan gula.

Meskipun memiliki rasa manis yang nikmat, namun siapa sangka bahwa gula ini juga dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Mungkin hal ini terdengar asing, namun alergi gula ini memang dapat terjadi pada mereka yang sensitif terhadap jenis makanan atau minuman tertentu, salah satunya gula atau makanan dan minuman yang mengandung gula.

Bagi sebagian orang, gula yang masuk ke tubuh dianggap sebagai racun yang kemudian memancing reaksi alergi di tubuh. Setelah merasakan bahwa gula adalah ancaman, maka sistem kekebalan tubuh mencoba melawannya dengan cara melepaskan antibodi. Antibodi yang dilepaskan ini kemudian memicu terjadinya reaksi kimia seperti meningkatakn kadar histamin yang dapat menyebabkan peradangan.

Beberapa gejala yang bisa timbul akibat alergi gula diantaranya yaitu peradangan, pembengkakan sinus, sakit kepala, bersin, pilek, dan hidung tersumbat. Kemudian juga dapat timbul komplikasi lainnya, seperti mual, muntah, atau sakit perut. Semua efek tersebut timbul sebagai reaksi tubuh untuk mengeluarkan gula.

Jika Anda merasakan beberapa gejala tersebut setelah mengonsumsi gula atau makanan yang mengandung gula, maka segeralah periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti yang Anda alami, apakah disebabkan karena alergi atau masalah kesehatan lainnya.

Untuk mencegah dan mengatasi alergi gula ini, disarankan untuk selalu teliti dalam memilih makanan. Hindari konsumsi makanan manis atau makanan yang diduga memiliki kandungan gula didalamnya. Atau Anda juga bisa meminta saran dokter untuk cara pencegahan lainnya. Dengan begitu, maka Anda bisa terhindari dari reaksi alergi gula.

 

Baca juga :

Cara Mengatasi Reaksi Alergi Akibat Tanaman Beracun

Cara Mengatasi Reaksi Alergi Akibat Tanaman Beracun,- Mengalami gatal-gatal setelah bersentuhan dengan tanaman tertentu atau getah tanaman beracun mungkin merupakan reaksi yang umum. Seseorang yang terpapar urushiol dari tanaman beracun genus Toxicodendron seperti poison oak, sumac, maupun posion ivy atau jetang, biasanya akan maerasakan timbulnya reaksi alergi dalam 12 jam hingga 3 hari, bahkan satu minggu setelahnya.

Selain ruam kulit yang berwarna kemerahan dan gatal, kulit juga bisa melepuh dan membengkak. Iritasi ataupun reaksi alergi tidak terhadi pada orang lain yang menyentuh ruam pada kulit penderita. Reaksi alergi ini juga dikenal dengan istilah Toxicodendron dermatitis, yaitu sejenis dermatitis kontak karena terpapar tanaman genus Toxicodendron.

Bagi Anda yang baru pertama kali terkena urushiol, mungkin reaksi alerginya tidak akan langsung terlihat. Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang masih menyesuaikan mekanisme pertahanannya terhadap sumber alergi baru. Namun, reaksi dapat langsung timbul ketika Anda terkena minyak ini kembali. Kendati demikian, risiko timbulnya reaksi alergi akan lebih kecil jika Anda sudah pernah terpapar kandungan urushiol pada tanaman beracun sejak kecil.

Selain menimbulkan reaksi pada kulit, zat beracun urushiol ini juga bisa menimbulkan reaksi jika terkena mata, jalan napas termasuk paru-paru melalui asap dari tanaman yang dibakar, dan organ pencernaan jika mengonsumsi tanaman herba yang mengandung zat tersebut. Jika terpapar pada tubuh dan menimbulkan alergi berat syok anafilaktik, gatal-gatal berat, atau sesak napas, maka Anda perlu segera mendapat pertolongan medis karena kondisi tersebut merupakan kondisi yang berpotensi mengancam nyawa.

Cara Mengatasi Reaksi Alergi Akibat Tanaman Beracun

Selain paparah langsung minyak urushiol, Anda juga bisa terkena alergi jika urushiol tertiup angin dan menempel pada kulit, bulu binatang, alat berkebun, ataupun perkakas lain yang disentuh. Hindari menyentuh atau menggaruk ruam jika Anda terkena urushiol atau mengalami ruam akibat bersentuhan dengan tanaman racun.

Segera bersihkan area yang terkena tanaman beracun dengan air hangat selama 20-30 menit. Hal ini bertujuan untuk memastikan berkurangnya sisa minyak urushiol. Anda bisa menggunakan sabun untuk membersihkan area tersebut, serta disarankan untuk membersihkan area di bawah kuku agar tidak ada sisa minyak urushiol yang menempel. Selain itu, cuci juga paklaian yang Anda gunakan ketika berada di sekitar area tanaman beracun. Bagi yang sering terpapar dengan tanaman-tanaman beracun tersebut, gunakanlah alat pelindung diri yang baik agar meminimalisir risiko terpapar zat racun.

Biasanya reaksi ini bisa dialami selama 1 hingga 3 minggu dan tidak memerlukan penanganan atau obat alergi khusus. Selama proses penyembuhan berlangsung, Anda bisa mengurangi rasa gatal dengan meletakkan kompres dingin di area alergi. Untuk reaksi alergi yang lebih serius, dokter mungkin akan memberikan losion calamine, antihistamin, pereda rasa sakit, kortikostiroid oral atau salep jika realsi alergi cukup berat, hingga antibiotik jika terdapat infeksi.

Tanda infeksi kulit yang mungkin timbul diantaranya yaitu jika terdapat nanah pada kulit, bisul, atau kerak berwarna kekuningan karena nanah yang mengering. Namun, perlu diingat bahwa obat-obatan antihistamin tertentu dapat menyebabkan efek samping mengantuk.

Jika kondisi tidak kunjung membaik atau mengalami reaksi alergi berat, seperti susah bernapas, sulit menelan, wajah membengkak, ruam yang meluas atau adanya tanda infeksi seperti demam dan timbul nanah pada kulit, segeralah berobat ke dokter atau unit gawat darurat. Meskipun sangat jarang terjadi, pada penderita alergi tanaman beracun yang parah, dapat terjadi reaksi anafilaksis yang bisa berujung pada kematian jika tidak segera ditangani di rumah sakit.

Obat Herbal untuk Atasi Reaksi Alergi Sabun pada Kulit

Obat Herbal untuk Atasi Reaksi Alergi Sabun pada Kulit,- Timbulnya reaksi alergi pada kulit merupakan hal yang umum terjadi pada sebagian orang ketika kulit terpapar atau bersentuhan dengan zat penyebab alergi (alergen). Ada banyak jenis zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi pada kulit, salah satunya adalah sabun.

Meskipun alergi sabun jarang menyebabkan masalah medis yang serius, namun reaksi alergi yang timbul pada kulit sering kali membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

Gatal alergi yang disebabkan oleh sabun dikenal dengan alergi kontak dermatitis. Gejala dari kondisi ini ditandai dengan timbulnya ruam kemerahan yang biasanya terasa sangat gatal atau bahkan menyakitkan. Ruam pada kulit tersebut juga sangat mungkin untuk melepuh.

Tipe reaksi alergi seperti ini pada umumnya timbul antara 24 hingga 48 jam setelah kuit bersentuhan dengan sabun dan dapat bertahan hingga 2-4 minggu setelahnya.

Sama halnya seperti reaksi alergi akibat parfum, orang dengan alergi sabun juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang merespon wewangian atau bahan kimmia tertentu seperti halnya sesuatu yang menginfeksi. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh melepaskan senyawa kimia tertentu yang menimbulkan reaksi seperti peradangan dan gatal-gatal.

Cara terbaik untuk mengatasi reaksi alergi sabun adalah dengan menghentikan penggunaan sabun dan detergen yang menjadi penyebab alergi. Kembalilah menggunakan sabun yang biasa Anda gunakan atau gunakan sabun khusus untuk kulit sensitif.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal untuk atasi reaksi alergi sabun pada kulit QnC Jelly Gamat untuk membantu mengurangi gejala alergi yang timbul.

Kandungan dan Khasiat Obat Herbal untuk Atasi Reaksi Alergi Sabun pada Kulit QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang kami rekomendasikan untuk membantu mengobati alergi sabun secara alami, efektif, dan aman tanpa efek samping. QnC Jelly Gamat dibuat dari 100% bahan alami pilihan dan diproses dengan masih mempertahankan cara tradisional, sehingga kualitas dan keaslian bahan tetap terjaga dengan baik.

Disamping itu, QnC Jelly Gamat juga telah memiliki legalitas resmi dari BPOM RI dengan no. registrasi POM TR 173301471 serta lisensi halal dari MUI. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawtair lagi dengan kualitas dan keamannya.

Komposisi yang terkandung didalam QnC Jelly Gamat ini diantaranya adalah ekstrak teripang emas asli, sweetener stevia, air RO, pengemulsi nabati, essen natura, serta ekstrak buah dan sayur.

Teripang emas merupakan salah satu hewan laut yang kaya akan kandungan nutrisi serta khasiat yang luar biasa bagi kesehatan serta pengobatan penyakit, termasuk mampu membantu mengatasi reaksi alergi sabun pada kulit secara alami.

Teripang emas ini diketahui memiliki khasiat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit. Tidak hanya itu saja, teripang emas ini juga dapat membantu meregenerasi sel atau jaringan tubuh yang rusak, sehingga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka secara alami.

Masih banyak khasiat yang bisa didapatkan dari teripang emas ini yang baik bagi kesehatan tubuh. Namun, perlu diperhatikan, QnC Jelly Gamat tidak disarankan untuk penderita alergi seafood, mengingat bahan utamanya termasuk salah satu hewan laut.

Cara pemakaian : Konsumsi QnC Jelly Gamat 3×2 sendok makan sehari. Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan QnC Jelly Gamat pada kulit yang taerasa gatal atau luka.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami akan langsung membalas dengan total harga yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan dari pelanggan, untuk pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan diatas 2 botol Anda harus membayar minimal setengah dari harga yang harus Anda bayar sebagai DP. Dan segera lakukan pembayaran setelah barang pesanan Anda terima.

*syarat dan ketentuan berlaku

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan klik DISINI !

Terimakasih Anda telah berkunjung ke situs resmi kami www.pengobatanalergi.com. Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat dan membantu mengatasi masalah kesehatan yang Anda alami. Semoga lekas sembuh.

Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi Bawang Putih

Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi Bawang Putih,- Alergi bawang putih termasuk jenis alergi yang jarang terjadi. Baisanya seseorang yang alergi terhadap bawang putih juga memiliki alergi terhadap bawang merah, bawang bombay, dan daun bawang. Adanya sensitifitas dan intoleransi terhadap bawang putih akan memicu gejala gangguan pencernaan.

Jika Anda merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi bawang putih, maka segera periksakan diri ke dokter. Tanda alergi akan dikonfirmasi dengan pemeriksaan skin prick dan pemeriksaan darah.

Berhubung setiap bumbu masakan di Indonesia umumnya mengadnung bawang putih, maka hal terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah alergi kambuh yaitu dengan menghindari makanan yang menyebabkan alergi. Pengobatan lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi cetirizine (antihistamin). Namun, obat alergi ini hanya bertujuan untuk mengurangi gejala alergi, karena pada dasarnya alergi itu tidak bisa disembuhkan.

Kemudian, jika Anda merasa tidak bisa menghindari makanan yang dapat memicu alergi, maka Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk melakukan terapi alergi, dimana Anda akan diberikan zat alergen dalam jumlah kecil dan dikontrol secara rutin dalam waktu beberapa tahun yang bertujuan untuk membiasakan tubuh terhadap zat alergen tersebut sehingga bisa meminimalkan keluhan yang timbul ketika terpapar alergen.

Baca juga : Penyebab Alergi Bawang Putih

Selain itu, penderita alergi juga harus mewaspadai dengan komplikasi yang mungkin terjadi. Kompliaksi berbahaya alaergi diantaranya adalah serangan asma hingga anafilaksis. Gejala asma meliputi sesak napas, dan kesulitan bernapas. Serangan asma ini sangat cepat dan bisa mengancam jiwa jika tidak segera diobati.

Potensi kedua adalah reaksi anafilaksis. Pada reaksi ini sangat berbahaya meskipun sangat jarang. Reaksi anafilaksis akan memicu syok anafilaksis. Kondsii ini harus segera diobati dengan epinefrin atau adrenalin. Gejala syok anafilaksis yang perlu diwaspadai dianatarnya adalah tekanan darah turun secara drastis dari normal, pulsasi nadi meningkat, pembengkakan pada kerongkongan dan penebalan saluran napas, serta pusing, bingung, dan penurunan kesadaran.

Bawang Putih Ternyata Bisa Sebabkan Alergi, Ini Penyebabnya

Bawang Putih Ternyata Bisa Sebabkan Alergi, Ini Penyebabnya,- Makanan merupakan salah satu penyebab alergi yang cukup sering. Tidak sedikit orang yang mengalami alergi setelah mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu, seperti telur, ikan, kacang, atau makanan lainnya. Namun, selain itu, ternyata ada pula yang mengalami alergi terhadap bawang putih.

Bawang putih biasanya digunakan sebagai salah satu bumbu masakan dan juga diketahui memiliki manfaat sebagai obat herbal yang efektif. Namun, siapa sangka ternyata bawang putih ini dapat memicu timbulnya alergi. Alergi bawang putih sendiri disebabkan oleh enzim khusus yang terkandung dalam bawang putih.

Alergi biasanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat yang dianggap berbahaya bagi tubuh. Alergi bawang putih diduga disebabkan oleh enzim alliin lyase yang ada didalam bawang putih. Pernyataan ini didukung oleh sebuah studi yang diterbitkan alam Journal of Allergy and Clinical Immunology pada tahun 2004.

Ketika sistem imun gagal pahan dan menduga bahwa enzim tersebut membahayakan nyawa si pemilik tubuh, kemudian imun akan mulai menyerang balik dengan memproduksi antibodi yang pada akhirnya menimbulkan serangkaian gejala alergi.

Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, terdapat sebagian orang yang alergi terhadap bawang putih mentah namun tidak alergi terhadap bawnag putih yang sudah dimasak. Para ahlimenyimpulkan bahwa hal ini bisa saja mengindikasikan protein dalam bawang putih yang mentah ataupun matang dapat memicu timbulnya alergi dan rasa panas pada pencernaan tubuh.

Baca juga :

Obat Alergi Bibir Gatal dan Tebal
Penyakit Angiodema pada Kulit
Mitos dan Fakta Alergi Makanan

Gejala yang biasa timbul pada penderita alergi bawang putih diantaranya berupa kulit ruam kemerahan gatal bertekstur kering mengelupas, yang jika digaruk berlebihan akan meninggalkan bekas luka. Gejala alergi bawang putih juga bisa termasuk pilek, bersin, batuk, mengi, dan sesak napas.

Terkadang alergi juga menimbulkan rasa gatal yang disertai dengan kondisi bengkak. Bengkak yang timbul akibat alergi ini umumnya terjadi pada bagian wajah, bibir, mulut, lidah dan tenggorokan sebagai reaksi terhadap paparan bawang putih. Terkadang pembengkakan bisa sangat parah sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bernapas. Hal ini bisa menyebabkan mengi, pusing, dan bahkan pingsan karena tubuh kekurangan oksigen.

Menurut Journal of American Medical Association, reaksi alergi terhadap bawnag putih juga bisa berdampak pada saluran pencernaan. Reaksinya bisa berupa muntah, sakit perut serta kram, hingga diare dan mual. Gejala ini biasanya terjadi dalam beberapa menit setelah mengonsumsi makanan yang mengandung bawang putih.

Pada kasus yang langka, alergi ini bisa menimbulkan syok anafilaktik yang mengancam nyawa. Gejala anafilaktik ini termasuk penurunan tekanan darah, sulit bernapas karena penyempitan saluran udara, peningkatan denyut nadi, pusing, dan kehilangan kesadaran.

Tips dan Trik Mengatasi Alergi Selama Masa Kehamilan

Tips dan Trik Mengatasi Alergi Selama Masa Kehamilan,- Meskipun hanya sekitar 10% dari wanita usia subur yang memiliki alergi, namun hal ini menjadi masalah yang sering menimbulkan komplikasi kehamilan. Sulit menjelaskan bagaimana alergi dapat memengaruhi kehamilan. Namun, ini juga tergantung pada gejala alergi yang dialami, apakah ringan atau parah. Gejala aelrgi sendiri kemungkinan tidak akan memengaruhi janin.

Untuk menghindari timbulnya masalah pada kehamilan, berikut ini merupakan tips dan trik mengatasi alergi selama masa kehamilan yang bisa dilakukan, diantaranya :

Obati gejala ringan dengan pengobatan di rumah

Hidung mampet biasa terjadi selama kehamilan. Anda bisa menggunakan humidifier (alat penyerap kelembaban udara) di rumah untuk membantu mengatasi masalah ini. Ini tidak akan menghilangkan alergen atau zat penyebab alergi dari lingkungan, namun akan melembabkan udara. Sehingga hidung tidak akan mampet. Atau Anda juga bisa mencoba semprotan air garam untuk membantu meredakan hidung mampet.

Hati-hati dengan suntikan alergi dan obat herbal

Jika Anda telah menerima suntikan alergi sebelum hamil dan menduga akan membantu mengatasi gejala alergi, maka hal tersebut aman untuk dilakukan suntukan lagi. Namun, tidak direkomendasikan untuk melakukan suntikan alergi selama kehamilan karena Anda tidak akan mengetahui reaksi apa yang akan dialami. Untuk pengobatan herbal dan aromaterapi, dampak pada wanita hamil belum dipelajari secara mendalam.

Cobalahs emprotan steroid intra-nasal

Jika mengidap alergi parah, cobalah semprotan steroid intra-nasal untuk hidung, seperti Nasonex atau Flonase. Semprotan ini aman digunakan selama kehamilan dan dosis sesuai.

Hindari pemicu alergi sebanyak mungkin

Alergen lingkungan seperti jamur, serbuk sari, dan bulu binatang paling sering menjadi penyebab timbulnya gejala alergi. Alergen tersebut paling sulit untuk dihindari. Jika tingkat serbuk sari atau polusi tinggi, maka batasi waktu Anda berada di luar ruangan. Jaga agar jendela tetap tertutup dan nyalakan AC atau kipas angin untuk membantu membatasi paparan polusi dari luar.

Itulah 4 tips dan trik mengatasi alergi selama masa kehamilan yang bisa ibu lakukan untuk membantu mengurangi gejala alergi yang timbul. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai metode pengobatan alergi yang tepat dan aman, baik bagi ibu ataupun janin yang ada didalam kandungan. Semoga bermanfaat.

Artikel terkait :

 

Cara Efektif Cegah Gatal dan Iritasi Karena Pembalut

Cara Efektif Cegah Gatal dan Iritasi Karena Pembalut,- Menstruasi merupakan salah satu hal yang harus dialami oleh wanita setiap bulannya. Siklus bulanan ini memang terkadang menyiksa sejak PMS hingga pada saat haid. Salah satu keluhan yang sering dialami oleh para wanita saat menstruasi adalah timbulnya rasa gatal dan iritasi yang timbul didaerah kewanitaan akibat pembalut.

Untuk mencegah hal tersebut, hal pertama yang perlu dilakukan dan yang paling penting adalah memilih pembalut yang pasling pas dengan Anda. Pembalut yang berkualitas baik dapat membantu mencegah terjadinya iritasi dan gatal di daerah kewanitaan. Pembalut yang baik adalah pembalut yang dapat menyerap cairan dengan cepat, memiliki permukaan lembut untuk mengurangi gesekan penyebab iritasi, tidak mengandung parfum, dan tidak menimbulkan alergi.

Baca juga : Obat Gatal Akibat Alergi Pembalut

Pembalut haruslah cepat menyerap cairan, hal ini disebabkan karena akan mencegah organ intim menjadi terlalu lembab. Organ intim yang terlalu lembab dapat memicu perkembangbiakan kuman dan jamur yang menyebabkan iritasi bahkan keputihan. Pembalut ini juga akan membuat kulit bernafas dan tetap kering sehingga kulit tidak akan terasa panas.

Untuk mencapatkan jenis pembalut yang sesuai, tentu saja Anda harus mencobanya terlebih dahulu. Jika memang Anda merasa tidak nyaman dengan pembalut yang kenakan, atau kulit terasa panas dan lembab segeralah hentikan penggunaannya.

Anda juga harus sering mengganti pembalut ketika darah yang dikeluarkan berbentuk gumpalan. Darah yang menggumpal akan sulit diserap oleh pembalut, dan jika terus dibiarkan terlalu lama, maka akan menyebabkan iritasi.

Itulah beberapa cara efektif cegah gatal dan iritasi karena pembalut yang bisa dilakukan. Mulai sekarang, pilihlah pembalut yang tepat dan nyaman untuk menjaga kebersihan dan juga kesehatan daerah kewanitaan Anda. Semoga bermanfaat.

Mengenali Gejala Alergi Pembalut yang Perlu Diwaspadai

Mengenali Gejala Alergi Pembalut yang Perlu Diwaspadai,- Penggunaan pembalut atau tampon sudah menjadi suatu keharusan saat haid. Kedua benda ini berfungsi untuk menyerap darah haid sekaligus menjaga kebersihkan daerah kewanitaan pada saat haid.

Namun, sayangnya tidak semua wanita bisa menggunakan pembalut. Terdapat beberapa wanita yang mengalami reaksi alergi setelah menggunakan pembalut. Alergi merupakan suatu gambaran perubahan reaksi tubuh seseorang terhadap lingkungan yang berhubungan dengan gangguan pada mekanisme sistem kekebalan tubuh (imunitas). Seorang penderita alergi memiliki bakat sensitif atau rentan terhadap zat-zat tertentu.

Pada dasarnya pembalut sudah dibuat seaman dan senyaman mungkin untuk digunakan. Sebelum dipasarkan, tentunya proses pembuatannya sendiri sudah melalui serangkaian penelitian dan uji coba yang panjang. Meskipun demikian, tetap saja terdapat beberapa zat yang ada didalam pembalut, seperti pewangi, pewarna, bahan perekat, pengawet, pelembut, dan sebagainya bisa menimbulkan efek negatif pada tubuh. Pasalnya tidak semua wanita bisa tahan terhadap zat-zat tersebut.

Bagi mereka yang memiliki alergi, pewangi pada pembalut bisa menjadi salah satu sumber alergi ataupun iritasi yang paling banyak ditemukan. Selain itu, perekat yang ada pada pembalut dan tampon, yang bersentuhan dengan kulit, juga bisa menimbulkan alergi. Beberapa gejala alergi pembalut yang bisa timbul diantaranya adalah :

  • Adanya kemerahan dan peradangan
  • Gatal di sekitar organ kewanitaan yang dapat menjalar hingga ke daerah sekeliling anus
  • Terasa nyeri yang terkadang disertai dengan perasaan terbakar atau tidak nyaman
  • Keluarnya cairan yang agak keruh dan berbau tidak sedap
  • Dapat disertai dengan gejala sistemik berupa pusing dan lemas

Setiap gejala yang ditimbulkan harus disertai dengan riwayat yang jelas. Hal ini disebabkan karena peradangan atau keluhan pada organ kewanitaan dapat juga ditimbulkan oleh adanya infeksi. Infeksi bsia terjadi jika organ kewanitaan tidak terjaga kebersihannya ketika menstruasi, atau juga dapat berkaitan dengan adanya penyakit lain yang dialaminya.

Alergi yang timbul akibat penggunaan pembalut dan tampon disebut sebagai dermatitis kontak, dimana reaksi alergi ini dapat hilang jika sudah dijauhkan dan dihindarkan dari pencetus alergi tersebut. Namun, selain itu Anda juga bisa mengobati alergi pembalut dengan mengonsumsi obat alergi pembalut yang telah direkomendasikan dan memiliki khasiat serta manfaat efektif dan juga aman.

Untuk menghindari alergi pembalut dan tampon, sebaiknya selalu cuci tangan dengan bersih jika akan menyentuh daerah kewanitaan, atau ketika akan menggunakan pembalut atau tampon.