Kenalkan Makanan Ini Lebih Awal Hindarkan Anak dari Alergi

Kenalkan Makanan Ini Lebih Awal Hindarkan Anak dari Alergi,- Seringkali anak-anak menjadi alergi terhadap beberapa jenis makanan tertentu yang disebabkan oleh beberapa faktor. Sehingga banyak ibu yang khawatir dan lebih memilih untuk tidak memberikan beberapa jenis makanan dan minuman yang diduga dapat memicu alergi, seperti susu, telur dan lainnya hingga berusia satu tahun.

Padahal, menurut penelitian terbaru, hal tesebut justru akan menjadikan anak mengalami peningkatan kesempatan berkembangnya alergi pada makanan tersebut. Hasil sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada menyebutkan bahwa bayi yang tidak diberi susu pada tahun pertama mereka hampir 4 kali lebih sensitif terhadap susu pada usia satu tahun. Risiko tersebut akan berlipat ganda untuk kasus telur dan kacang tanah.

Saat ini, sebuah badan kesehatan di Inggris menyarankan untuk menunda pengenalan produk telur dan kacang tanah seperti selai kacang hingga anak berusia 6 bulan, dengan tujuan untuk mencegah alergi. Namun, para ilmuwan yang menulis untuk Prediatric Allergy and Immunology mengatakan bahwa penundaan tersebut dapat menyebabkan peningkatan alergi pada anak.

Disebutkan bahwa sebaiknya anak-anak sudah dikenalkan dnegan kacang tanah, telur, dan susu sapi lebih awal antara usia 4 hingga 6 bulan. Menurut penulis studi, Maxwell Tran, ini merupakan pergeseran penting dalam berpikir jauh dari menghindari makanan yang berpotensi alergen, menuju pengenalan awal mereka untuk mengurangi risiko alergi makanan dikemudian hari.

Menghindari makanan ini sebelum bayi menginjak usia 12 bulan dapat meningkatkan risiko asma, eksim, dan rhinitis di masa kanak-kanak mereka nanti.

Tim peneliti yang bekerja pada CHILD Study, dipimpin oleh McMaster University, melihat data lebih dari 2.100 anak-anak Kanada. Mereka menemukan bayi yang tidak diberi makanan alergik sebelumnya memiliki kesempatan untuk mendapatkan sensitivitas makanan yang lebih tinggi.

Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar orangtua benar-benar menunda untuk mengenalkan mereka pada makanan, terutama telur dan kacang tanah karena takut akan reaksi yang timbul akan merugikan si kecil.

Hanya 3% orangtua yang memperkenalkan telur sebelum usia 6 bulan, sedangakn hanya 1% yang memperkenalkan kacang tanah sebelum usia 6 bulan. Dan 63% orangtua lebih memilih untuk menghindari memberi makan kacang sepenuhnya selama tahun pertama anak.

Padahal, awal pengenalan telur sebelum usia satu tahun nampaknya sangat bermanfaat, karena secara signifikan dapat mengurangi kemungkinan pengembangan sensitisasi terhadap salah satu dari tiga alergen makanan tersebut.

Nah, jadi bunda, kini tidak perlu ragu lagi untuk memberikan telur dan kacang tanah kepada si kecil. Karena seperti yang telah dijelaskan diatas, ini akan memberikan manfaat bagi si kecil untuk mengurangi risiko alergi pada anak.

Manfaat Susu Unta untuk Meringankan Gejala Alergi

Manfaat Susu Unta untuk Meringankan Gejala Alergi,- Mengalami gejala aergi memang dapat mengganggu penderitanya, terlbih lagi ketika berada diluar rumah. Antihistamin atau obat alergi merupakan salah satu solusi efektif yang banyak dipilih untuk mengatasi gejala alergi yang timbul.

Namun, selain itu, ternyata ada cara yang nikmat untuk membantu mengurangi gejala alergi selain dengan obat, yaitu dengan mengonsumsi susu unta.

Susu unta memiliki kandungan vitamin, mineral, dan imunoglobin yang tinggi. Namun, seperti hewan penghasil susu lainnya, komposisi susu unta bergantung pada spesies unta dan makananya.

Karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik, susu unta juga diketahui memiliki khasiat yang baik pula bagi kesehatan tubuh. Mengonsumsi susu unta secara rutin dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Senyawa organik dan protein yang terkandung dalam susu unta memiliki kemampuan antimikroba yang kuat. Jika dikonsumsi secara rutin, hal ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat kita tetap sehat.

Disamping itu, mengonsumsi susu unta secara teratur juga dapat mengurangi reaksi alergi. Susu unta tidak menyebabkan jenis yang sama pada reaksi intoleransi laktosa seperti susu sapi, karena kandungan komponen yang dimilikinya berbeda.

Susu unta memiliki kandungan laktosa 4,46 gram per 100 gram. Jumlah ini lebih rendah jika dibandingkan dengan susu sapi yang memiliki kandungan laktosa sebanyak 5,26 gram dalam setiap 100 gramnya. Maka dari itu, susu unta sering kali dimanfaatkan sebagai obat alternatif untuk membantu mengurangi gejala alergi.

Selain itu, kandungan berbagai mineral seperti kalium, magnesium, besi, tembaga, mangan, natrium, dan seng pada susu unta lebih tinggi dibandingkan pada susu sapi. Kandungan lemak dan proteinnya juga dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi.

Artikel terkait :

Pengobatan Alergi Susu Sapi pada Bayi
Mengobati Sesak Napas karena Alergi Susu Sapi
Perbedaan Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu

Tips dan Trik Mengatasi Alergi Debu saat Berpuasa

Tips dan Trik Mengatasi Alergi Debu saat Berpuasa,- Pada saat berpuasa, tubuh mengistirahatkan diri dan tidak ada apapun yang masuk ke dalam badan. Walaupun begitu, terkadang beberapa kondisi menyebabkan seseorang harus mengonsumsi obat untuk mengatasinya, seperti salah satunya alergi. Terdapat beberapa jenis alergi yang bisa dialami, termasuk salah satunya adalah alergi debu.

Penyakit ini terbilang sangat sensitif. Sedikit saja terpapar oleh faktor penyebab alergi, maka tubuh akan langsung memberikan respon. Obat alergi menjadi salah satu cara yang ampuh untuk mengembalikan kondisi tubuh penderita alergi. Namun, ketika puasa, mengonsumsi obat tidak diperbolehkan. Selain itu, mengonsumsi obat secara terus menerus juga dapat menimbulkan dampak negatif pada tubuh.

Lalu, bagaimana tips mengatasi alergi debu saat berpuasa tanpa harus mengonsumsi obat ?

Anda tidak perlu khawatir. Meskipu tanpa obat, alergi debu tetap bisa diatasi dengan melakukan beberapa tips berikut :

Masker alergi

Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi alergi yaitu menggunakna masker dengan filter HEPS built-in. Penggunaannya juga tidak berkepanjangan. Anda hanya perlu menggunaannya ketika Anda ingin memotong rumput, menyapu, atau aktivitas lain yang berhubungan langsung dengan debu dan udara.

Nasal Gel

Mengoleskan nasal gel bisa membantu mengurangi alergi. Cara ini cocok bagi mereka yang alergi terhadap debu. Dengan kandungan Galfimia Glauca, itu cukup baik untuk mengembalikan pernafasan yang segar dan sehat.

Tutup jendela dan nyalakan AC

Tips mengatasi alergi debu saat berpuasa ini mungkin cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Pasalnya, jika Anda berada di dalam rumah, Anda hanya perlu menutup semua jendela dan menyalakan AC. Jangan biarkan ada debu yangmasuk. Udara yang diciptakan pendingin ruangan biasanya mampu meminimalisir kuman bakteri yang memicu alergi.

Pergi ke wilayah berair

Tips dan trik mengatasi alergi debu saat berpuasa yang terakhir adalah dengan pergi ke tempat atau daerah yang berair. Pantai bisa menjadi pilihan yang tepat. Pantai memiliki serbuk sari dan jamur yang sedikit, sehingga dapat meminimalisir alergi debu dan kotoran yang dirasakan. Panasnya matahari juga dapat membantu memulihkan suhu tubuh yang tidak stabil.

Artikel terkait alergi debu :

Obat Alami Alergi Debu
Pengobatan Alergi Debu Anak dan Dewasa

Dampak Jalani Diet Bebas Gluten Bagi Penderita Alergi

Dampak Jalani Diet Bebas Gluten Bagi Penderita Alergi,- Diet bebas gluten merupakan salah satu jenis diet yang populer di negara-negara barat dan kini tidak sedikit masyarakat Indonesia yang juga mengikuti program diet tersebut.

Gluten merupakan sejenis protein pada tepung dan juga sereal. Saat ini diet bebas gluten dianggap sebagai pola makan yang sehat. Produk-produk bebas gluten pun semakin banyak membajiri pasaran, mulai dari roti, cake, tepung, hingga es krim.

Meskipun banyak yang meyakini bahwa diet bebas gluten baik bagi kesehatan, namun studi terbaru menyebutkan bahwa diet ini justru lebih berbahaya, terutama bagi mereka yang menderita masalah celiac.

Bagi penderita celiac atau alergi makanan yang menjalani diet bebas gluten berisiko mengalami gangguan pencernaan. Gejalanya antara lain perut kembung, diare, sakit perut, dan gangguan pada kulit.

Para periset meneliti orang sehat yang mengonsumsi makanan bebas gluten. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit jantung. Para peneliti menganalisis data lebih dari 100.000 orang tanpa riwayat penyakit jantung koroner. Merka menyelesaikan kuesioner makanan rinci setiap beberpa tahun dari 1986 hingga 2010.

Setelah menyesuaikan hasilnya, periset menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan gluten yang diperkirakan dan risiko penyakit jantung. Temuan ini menggarisbawahi potensi bahwa orang-orang yang sagat membatasi asupan gluten secara signifikan membatasi asupan biji-bijian. Sebenarnya terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular yang merigukan.

“Promosi diet bebas gluten untuk tujuan pencegahan penyakit jantung koroner di antara orang-orang dengan penyakit celiac tidak direkomendasikan,” tambahnya.

Gejala alergi yang timbul bisa ringan atau parah. Termasuk mereka mengalami masalah usus, rambut rontok, dan sebagainya.

Baca Juga : 2 Jenis Kecoa yang Berpotensi Sebabkan Alergi

Dua Jenis Kecoa yang Berpotensi Sebabkan Alergi

Dua Jenis Kecoa yang Berpotensi Sebabkan Alergi,- Siapa yang tidak kenal dengan kecoa. Salah satu jenis serangga yang bisa dengan mudah ditemukan disekitar rumah ini dikenal sebagai serangga yang menjijikan. Selain dapat menularkan bakteri, ternyata kecoa juga diketahui dapat memicu atau memperburuk kondisi alergi.

Kecoa menghasilkan air liur, kulit kering, kotoran, telur, dll yang berpotensi menjadi penyebab alergi. Sisa kecoa mati yang berubah menjadi serpihan juga bisa beterbangan dan tercampur dengan udara disekitar rumah. Protein yang terkandung didalam kecoalah yang bertanggung jawab dengan timbulnya reaksi alergi.

Gejala yang timbul akibat alergi kecoa hampir sama seperti reaksi alergi lainnya, diantaranya seperti hidung gatal dan berair, tenggorokan gatal, hidung tersumbat, batuk, bersin, ruam, rhinoconjunctivitis, iritasu mata dan mata berair, serta timbulnya asma.

Namun, dari sekian banyak kecoa yang berkeliaran, hanya ada dua jenis kecoa yang berpotensi sebabkan alergi atau memperparah kondisi alergi, yaitu kecoa Jerman (Blatella Germanica) dan kecoa Amerika (Periplaneta Americana).

Kecoa Amerika ialah sumber alergen yang terdapat didalam ruangan. Ada lebih dari 20 komponen pengikat IgE yang diidentifikasi. Namun, hanya 9 alergen yang harus diwaspadai.

Kecoa mengandung protein yang merupakan salah satu faktor penyebab alergi, zat yang bisa menyebabkan reaksi alergi, bagi sebagian besar orang. Seluruh bagian tubuh kecoa, termasuk air liur dan kutu kecoa merupakan alergen. Bahkan, kecoa yangs sudah mati pun bisa memicu reaksi alergi.

Baca Juga : Pengobatan Alergi Saluran Pernapasan

Timbulnya alergi ini hampir sama dengan tungau debu yang bisa masuk ke selaput lendir mata, hidung, dan paru yang memicu terjadinya reaksi alergi. Biasanya, alergen ditemukan saat Anda sedang membersihkan rumah.

Maka dari itu, hindarilah paparan kecoa dan kotorannya. Anda bisa mencegah alergi kecoa dengan rajin membersihkan rumah. Hal ini disebabkan karena hama yang satu ini memerlukan makanan, air, dan tempat berlindung untuk bertahan hidup.

Teknik pembersihan yang tepat dapat membantu mencegah perkembangbiakan kecoa, sehingga mengurangi kandungan alergen didalam rumah.

Pengobatan Alergi Saluran Pernapasan Secara Tradisional

www.pengobatanalergi.com,- Reaksi alergi bisa timbul kapanpun dan dimanapun. Ada banyak reaksi alergi yang bisa timbul, mulai dari gatal-gatal di kulit, bahkan hingga menyerang saluran pernapasan. Gejala alergi yang timbul pada sistem pernapasan biasanya disebabkan karena reaksi alergi terhadap alergi yang terhirup, seperti debu, asap rokok, polusi udara, tungau, atau bulu binatang.

Gejala alergi pada saluran pernapasan yang umumnya sering timbul diantaranya adalah :

  • Napas berbunyi ngik-ngik (mengi).
  • Bersin-berin dan rasa gatal di hidung, langit-langit mulut, atau telinga.
  • Sesak napas dan/atau batuk yang bersifat kambuhan, hilang timbul bisa disertai dengan dahak.
  • Radang tenggorokan berulang.
  • Sering pilek yang hilang timbul dengan lendir hidung yang jernih dan cair.
  • Hidung tersumbat yang hilang timbul.

Untuk mencegah dan menghindari gejala alergi pada saluran pernafasan, QnC Jelly Gamat bisa menjadi salah satu solusi pengobatan alergi saluran pernapasan secara tradisional yang ampuh dan juga aman.

Pengobatan Alergi Saluran Pernapasan Secara Tradisional dengan QnC Jelly Gamat

Seperti yang telah diketahui, pengobatan tradisional dengan menggunakan bahan alami cukup baik untuk membantu proses pengobatan. Karena, selain mudah ditemukan, bahan-bahan alami juga memiliki khasiat yang luar biasa dan tentunya minim akan efek samping. Sehingga sangat aman dikonsumsi meskipun dalam waktu yang lama.

QnC Jelly Gamat dibuat dari 100% bahan alami pilihan dengan bahan dasar ekstrak teripang asli, sehingga memiliki kualitas dan kealamian yang terjamin. Disamping itu, QnC Jelly Gamat juga tidak mengandung campuran bahan kimia dan telah teregistrasi secara resmi di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 serta bersertifikat HALAL.

Teripang emas yang menjadi bahan utama dalam QnC Jelly Gamat ini memang dikenal sebagai salah satu bahan alami yang banyak mengandung senyawa alami serta khasiat yang baik untuk kesehatan dan pengobatan penyakit.

Didalam teripang emas ini diketahui terkandung sejumlah senyawa alami, diantaranya adalah Protein, Kolagen, Mineral, Mukopolisakarida, Glucosaminoglycans (GAGs), Saponin, Lektin, Asam Amino, Omega 3, 6, dan 9, Antiseptik Alamiah, serta Vitamin dan Mineral.

Asam amino yang dimiliki teripang emas ini dapat membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Selain itu, antiseptik yang dimilikinya juga dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah terjadinya infeksi akibat alergi.

Selain teripang emas, didalam QnC Jelly Gamat ini juga terkandung bahan alami lainnya, seperti Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur.

Nah, itulah beberapa kandungan dan khasiat QnC Jelly Gamat untuk membantu pengobatan alergi saluran pernapasan secara tradisional dan efektif.

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA sesuai dengan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

 

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami akan langsung membalas dengan total harga yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan dari pelanggan, untuk pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan diatas 2 botol Anda harus membayar minimal setengah dari harga yang harus Anda bayar. Dan segera lakukan sisa pembayaran setelah barang pesanan Anda terima.

Untuk informasi daftar harga dan cara pemesanan lengkap, silahkan KLIK DISINI.

Semoga lekas sembuh.

Mengatasi Alergi Kepiting dan Udang dengan Minyak Jarak

Mengatasi Alergi Kepiting dan Udang dengan Minyak Jarak,- Kepiting dan udang merupakan salah satu jenis seafood yang cukup banyak diminati karena memiliki rasa yang nikmat dan juga kaya akan khasiat. Meskipun begitu, pada beberapa orang kepiting dan udang dapat memicu timbulnya reaksi alergi.

Menurut pakar kesehatan, timbulnya alergi ketika mengonsumsi udang dan kepiting ini disebabkan oleh kadar protein yang ada didalam makanan tersebut. Bagi sebagian orang, konsumsi proteien dalam jumlah yang tinggi memang bisa menyebabkan gejala alergi.

Alergi akibat udah dan kepiting biasanya ditandai dengan gatal-gatal dikulit tubuh, bentol-bentol atau sembab, atau kulit berwarna merah-merah. Jika Anda mengalami alergi setelah mengonsumsi udang atau kepiting, tidak perlukhawatir. Dalam hitungan hari alergi tersebut akan sembuh dengan sendirinya.

Akan tetapi, penderita alergi biasanya akan mengonsumsi obat alergi agar reaksi alergi cepat hilang. Namun, selain mengonsumsi obat, And ajuga bisa memanfaatkan minyak jarak sebagai salah satu alternatif untuk menghilangkan gejala alergi.

Untuk mendapatkan manfaat dari minyak jarak ini cukup mudah, Anda hanya tinggal mengoleskannya secara merata pada kulit yang mengalami alergi. Anda juga bisa minum 1 gelas air hangat yang telah diberi 2-3 tetes minyak jarak.

Meskipun udang dan kepiting kaya akan kandungan nutrisi, khususnya omega 3, namun alangkah baiknya penderita alergi menghindarinya untuk mencegah timbulnya reaksi alergi. Selain itu, perhatikan pula makanan yang akan Anda konsumsi, pastikan jika makanan tersebut tidak mengandung bahan yang berasal dari kepiting atau udang.

Artikel Terkait :

Mengatasi Alergi Udang
Alasan Makanan Laut Bisa Menyebabkan Alergi
Masalah Alergi Makanan Laut
Cara Menghindari Alergi saat Makan Seafood

Tips Sederhana untuk Mengatasi Alergi Tanpa Obat

Tips Sederhana untuk Mengatasi Alergi Tanpa Obat,- Alergi merupakan suatu kondisi yang sangat mengganggu, bahkan bisa menurunkan kualitas hidup penderitanya. Ketika kambuh, banyak penderita alergi yang langsung minum obat alergi atau obat antihistamin untuk mengurangi dan menghilangkan reaksi alergi yang timbul. Padahal, tidak semua jenis alergi butuh obat.

Secara umum, alergi dapat diartikean sebagai bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap suatu unsur yang sebenarnya tidak berbahaya. Gejala alergi yang timbul dapat berupa bersin-bersin, batuk, ruam pada kulit, gatal, atau sesak napas.

Walaupun tidak dapat disembuhkan, tetapi beberapa jenis alergi tertentu bisa diatasi dan dikendalikan tanpa harus minum obat. Alergi yang dimaksud adalah alergi dengan derajat ringan-sedang. Tips sederhana untuk mengatasi alergi tanpa obat diantaranya adalah sebagai berikut :

Menghindari faktor penyebab alergi (alergen)

Menghindari alergen merupakan cara yang paling baik dan harus dilakukan untuk mengendalikan alergi. Karena pada dasarnya, alergi tidak akan timbul jika tidak ada faktor pencetusnya. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui faktor penyebab alergi yang Anda alami agar bisa menghindarinya.

Mandi

Ketika keluar rumah, tubuh berpotensi besar untuk terpapat beragam alergen, seperti debu, asap, atau serbuk sari. Di satu sisi, mandi dapat menghilangakn dan mencegah alergen tersebut menempel di tempat tidur, pakaian, atau perabotan rumah yang sering Anda gunakan.

Hindari asap rokok

Asap rokok bisa menjadi salah satu faktor penyebab alergi, termasuk asma. Selain itu, zat berbahaya ini juga dapat memperparah gejala hidung dan mata gatal, bersin-bersin, serta pilek.

Mencuci hidung

Bagi penderita rhinitis alergi, umumnya menimbulkan gejala berupa hidung mampet, bersin, atau gatal di hidung. Sebelum memutuskan untuk minum obat, cobalah untuk mencuci hidung dengan air hangat yang dicampur dengan garam.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi ramuan herbal QnC Jelly Gamat yang terbuat dari 100% bahan alami dengan bahan dasar ekstrak teripang emas untuk membantu mengurangi gejala alergi secara alami, efektif, dan minim efek samping.

Informasi lengkapnya, silahkan kunjungi laman Pengobatan Alergi untuk Anak dan Dewasa.

Nah, sekarang Anda telah mengetahui bagaimana cara sederhana untuk mengatasi alergi tanpa obat. Perlu diingat, cara tersebut hanya berlaku jika alergi yang terjadi masih dalam tahap ringan-sedang. Jangan menggunakannya untuk alergi derajat berat. Segera temui dokter jika Anda mengalami gejala alergi yang lebih serius. Semoga bermanfaat.

Jenis Alergi yang Bisa Membahayakan Nyawa Manusia

www.pengobatanalergi.com,- Ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang mengalami hipersensitifitas atau alergi dan menimbulkan reaksi seperti gatal, ruam, bersin, atau mata berair secara terus-menerus.

Alergi merupakan suatu kondisi dimana sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap benda asing. Alergi berbeda-beda pada setiap orang. Ada alergi yang levelnya biasa, ada pula yang dapat mengancam nyawa. Hal ini tentu perlu diwaspadai dengan mengetahui dan menghindari penyebab alergi agar tidak menimbulkan reaksi alergi yang berbahaya.

Ager lebih waspada, alangkah baiknya Anda ketahui beberapa jenis alergi yang bisa membahayakan nyawa manusia berikut ini :

Alergi perubahan musim

Di negara yang memiliki 4 musim setiap 3 bulan sekali mengalami perubahan cuaca. Pada kondisi tersebut, terkadang memicu timbulnya reaksi alergi pada sebgain orang. Alergi ini bisa mengakibatkan gejala seperti flu atau gangguan pernapasan.

Alergi debu

Banyak polusi mebuat orang mudah mengalami alergi debu yang membuat kulit gatal dan timbulnya penyakit pernapasan.

Alergi pendingin udara

Tidak banyak yang mengetahui bahwa pendingin udara dapat memicu alergi. Dan alergi ini akan timbul pada mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam di ruangan yang memiliki pendingin udara sehingga menyebabkan masalah pernapasan dan kulit kering.

Alergi antibiotik

Banyak obat antibiotik seperti penisilin dan amoxillin yang bisa menyebabkan alergi. Gejalanya adalah gatal-gatal, ruam, dan demam.

Alergi nikel

Nikel merupakan logam yang banyak ditemukan di barang yang sering digunakan sehari-hari, seperto ponsel atau wajan anti lengket. Alergi nikel ini bisa menyebabkan ruam dan peradangan pada kulit.

Alergi makanan laut

Makanan laut termasuk jenis makanan yang menjadi penyebab umum timbulnya alergi. Hal ini disebabkan karena kontimasi bahan kimia yang bisa dicerna ikan dari air laut. Alergi makan laut bisa menimbulkan ruam kulit dan gangguan pernapasan bagi mereka yang mengonsumsinya.

Alergi Posion Ivy

Posion Ivy merupakan sejenis tanaman yangbisa membuat orang mengalami alergi ketika menyentuhnya. Alergi Posion Ivy menimbulkan ruam dan peradangan.

Baca juga :

Trik Agar Alergi Anak Tidak Menetap Hingga Dewasa
Obat Gejala Alergi Bulu Anjing
Pengobatan Jerawat karena Alergi Makanan

Trik Agar Alergi Anak Tidak Menetap Hingga Dewasa

Pengobatan Alergi,- Alergi pada anak merupakan reaksi tubuh yang menyimpang atau berubah dari normal yang dapat menimbulkan gejala yang merugikan tubuh, mulai dari gangguan pernapasan, kulit, hingga mata. Anda jangan mengangkap enteng alergi yang terjadi pada anak, pasalnya hal tersebut dapat berisiko terhadap tumbuh kembang sang anak, bahkan jika tidak ditangani dengan baik alergi pada anak dapat berlanjut hingga dewasa.

Namun, walaupun begitu, Anda tentu bisa memperkecil risiko tersebut. Berikut ini beberapa trik agar alergi anak tidak menetap hingga dewasa yang bisa dilakukan, diantaranya adalah :

Ketahui dan hindari pemicunya

Jika si kecil sudah terdiagnosis alergi, maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah mencegahnya dengan menghindari pemicunya. Perhatikan kapan dan dimana biasanya reaksi alergi timbul. Jika masik belum diketahui secara pasti pencetusnya, maka Anda bisa melakukan tes alergi atau skin prick test.

Beberapa faktor yang sering memicu timbulnya reaksia lergi diantaranya adalah debu, tungau, serbuk sari, susu dan produk olahannya, kosmetik (seperti bedak bayi), dan obat-obatan (misalnya antibiotik).

Jauhi asap rokok

Selain menghindari faktor pemicu alergi, Anda juga harus menjauhkan si kecil dari asap rokok. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa paparan asap rokok dapat mengiritasi saluran napas. Asap rokok juga berkontribusi terhadap perkembangan alergi ataupun asma pada anak.

Berikan ASI eksklusif

Memberikan anak ASI secara eksklusif hingga usia 6 bulan merupakan trik agar alergi anak tidak menetap hingga dewasa selanjutnya. Setelah memberiakn ASI secara eksklusif, berikan pula anak makanan pendamping ASI (MPASI). Dengan demikan, maka daya tahan tubuh akan akan meningkat, dan risiko alergi bisa berkurang.

MPASI

Menginjak usia 6 bulan ke atas, kenalkan anak dengan makanan yang sering menimbulkan alergi (alergik), seperti susu formula, kacang, keju, telur matang, dan lainnya. Jika tidak ada reaksi alergi yang timbul setelah mengonsumsi beberapa jenis makanan tersebut, maka tambah jumlahnya dan lanjutkan tanpa mengubah menu selama 3-5 hari.

Namun sebaliknya, jika reaksi alergi timbul setelah mengonsumsi makanan tersebut, segera eliminasi makanan tersebut dari menu harian si kecil.

Konsultasikan pada dokter anak

Trik agar alergi anak tidak menetap hingga dewasa yang terakhir adalah berkonsultasi dengan dokter anak. Dokter akan membantu mencari tahu penyebab alergi anak dan cara untuk mencegahnya. Jika yang dialami anak adalah asma atau rhinitis alergi, maka dokter biasanya akan menyertakan obat alergi anak untuk dikonsumsi secara rutin untuk mencegah kekambuhan.