Benarkah Pakai Dot Bisa Bantu Turunkan Risiko Alergi Anak?

Benarkah Pakai Dot Bisa Bantu Turunkan Risiko Alergi Anak?,- www.pengobatanalergi.com – Penggunaan dot bayi atau empeng merupakan salah satu topik yang sering diperdebarkan diantara orang tua. Untuk membuat bayi merasa nyaman, terkadang tidak cukup dengan menggendong atau memeluknya. Sebagian bayi memerlukan sesuatu yang bisa dimasukkan ke dalam mulutnya, bahkan ketika ia tidak merasa lapar. Maka dari itu, dot bayi atau empeng banyak menjadi pilihan.

Sebagian ahli mengemukakan keuntungan mengisap dot bagi anak, namun ada juga yang mengungkap kerugiannya. Disamping itu, banyak yang tidak merekomendasikan pemberian dot pada anak. Penggunaannya memang bisa menimbulkna masalah pada pertumbuhan gigi dan kolik atau masalah pencernaan pada anak. Namun, perlu diketahui, ternyata dot ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan fisiknya.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Henry Ford Health, bayi yang menggunakna dot memiliki risiko asma yang lebih kecil. Hal ini berhubuungan dengan cara orangtua mereka membersihkannya.

Ketika dot terjatuh, ada orangtua yang mengisap dulu dot bayinya, kemudian memberikannya. Mungkin hal ini terdengar menjijikan bagi sebagia orang. Namun menurut penelitian, bayi yang sering menggunakan dot dan sering dibersihkan dengan cara dihisap oleh orangtuanya memiliki antibodi Immunoglobulin E (IgE) yang lebih sedikit. Itu artinya, risiko mereka mengalami alergi seperti asma juga rendah.

Peneliti berteori jika orangtua mungkin mewariskan bakteri mulut yang sehat dalam air liur mereka yang akan memengaruhi perkembangan awal sistem kekebalan anak mereka. Studi ini dipresentasikan pada pertemuan American College of Allergy, Asma, and Immunologi di Seattle.

Untuk membuktikannya, penelitian ini diikuti oleh 128 ibu, cara membersihkan dot mereka terhadap anak-anaknya dianalisis. Ada yang membersihkannya dengan cara dididihkan dengan air panas, mencuci dengan sabun, dan diisap.

Kemudian tingkat IgE diuji saat lahir, 6 bulan, dan 18 bulan. Dari data yang telah dikumpulkan ditemukan bahwa anak-anak yang dotnya dibersihkan dengan cara diisap memiliki tingkat IgE yang lebih rendah sekitar usia 10 bulan hingga 18 bulan.

Tingkat IgE yang lebih rendah ini berkorelasi dengan penurunan risiko asma dan alergi. Temuan ini menambah bukti yang berkembang bahwa beberapa tingkat paparan kuman pada usia dini justru menguntungkan anak-anak.

Walaupun begitu, penelitian yang lebih banyak diperlukan untuk memeriksa korelasi potensi tersebut. Semoga bermanfaat.

Posted on Categories Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *