Cara Alternatif Mengatasi Alergi dengan Pengobatan Mandiri

Cara Alternatif Mengatasi Alergi dengan Pengobatan Mandiri,- Alergi bisa terjadi pada siapapun dan kapanpun. Alergi yang timbul bisa berupa bersin-bersin, mata berair, batuk, sulit bernapas, ataupun gatal-gatal. Kondisi alergi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal dan tidak bisa dihindari jika Anda belum menemukan penyebabnya, seperti dingin atau debu. Untuk menghindarinya, maka Anda perlu mengetahui dan menghindari penyebabnya.

Tapi, bagaimana jika penyebab alergi sulit dihindari dan sudah terlanjur mengalami alergi ?

Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan pengobatan sendiri atau bisa disebut juga dengan pengobatan mandiri atau swamedikasi. Swamedikasi adalah cara mengatasi alergi dengan cara mengobati diri sendiri terhadap keluhan-keluhan dan penyakti ringan yang sering dialami masyarakan.

Pemilihan obat untuk swamedikasi disesuaikan gejala dengan keluhan dan penyakit yang dialami. Pilihan obat alergi untuk swamedikasi yang bisa digunakan yaitu diantaranya CTM (chlorpheniramine maleat) dan diphenhydramine, yang termasuk obat bebas dan obat bebas terbatas yang bisa dibeli di supermarket, toko obat, ataupun apotek. Namun, untuk pengobatan mandiri untuk mengatasi alergi dengan menggunakan Cetirizine, Anda bisa membelinya secara ebas di apotek namun dengan syarat tertentu.

Perlu diketahui, menurut SK Menkes No, 1176 tahun 1999, Cetirizine hanya bisa dibeli bebas di apotek jika merupakan pengulangan dari resep dokter, dan terbatas hanay 10 tablet. Sedangkan untuk obat jenis Loratadine, Anda tidak dapat membelinya secara bebas di apotek kecuali dengan resep dokter.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menggunakan Obat untuk Pengobatan Mandiri

Setelah mengetahui jenis obat apa saja yang bisa digunakan untuk pengobatan swamedikasi, juga terdapat beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan obat-obatan ini, diantaranya :

  1. Perhatikan kondisi khusus seperti sedang hamil atau menyusui, akan memberikan obat alergi ini pada bayi, seorang lansia, penderita diabetes, hipertensi, dan penyakit kronis lainnya, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.
  2. Pertimbangan pengalaman alergi pada obat tertentu (jika ada).
  3. Hindari dosis melebihi yang dianjurkan, selalu lihat kembali dosis yang diperlukan.
  4. Hindari penggunaan bersama dengan minuman beralkohol atau obat tidur.
  5. Selalu perhatikan nama obat, zat berkhasiat, kegunaan, cara penggunaan, efek samping, dan interaksi obat yang dapat dibaca pada etiket atau brosur.

Hal utama yang perlu diperhatikan mengenai cara mengatasi alergi dengan pengobatan mandiri dengan anti alergi adalah kebanyakan obat anti alergi menyebabkan kantuk. Pada kondisi tertentu ini dapat menjadi efek samping yang positif karena akan membantu mengistirahatkan tubuh. Namun, jika harus tetap beraktivitas setelah minum obat, maka sangat disarankan untuk tidak mengemudi, mengoperasikan alat berat, ataupun melakukan pekerjaan yang memerlukan konsentrasi penuh karena bisa menimbulkan bahaya.

Jika Anda tidak mengharapkan adanya efek tersebut, terdapat obat anti alergi generai terbaru yang memiliki efek mengantuk yang minumal bahkan tidak ada sama sekali. salah satunya Loratadine. Namun, obat tersebut hanya bisa dibeli dengan resep dokter.

Baca juga : Solusi Obat Herbal Ruam di Wajah Karena Alergi

Cara Tepat Menolong Lansia Ketika Mengalami Alergi

Cara Tepat Menolong Lansia Ketika Mengalami Alergi,- Alergi merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa dialami oleh siapa saja, tidak terkecuali oleh lansia. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan alergi pada lansia, seperti diantaranya daya tahan tubuh yang menurun, perubahan anatomi tubuh, serta penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat memperparah alergi.

Alergi pada lansia memang sering terjadi. Namun hal ini tidak boleh dianggap sepele, terlebih lagi pada lansia yang memiliki kondisi kekebalan tubuh yang sudah menurun. Karena meskipun terlihat ringan, alergi dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi.

Untuk membantu mengatasinya, berikut ini adalah beberapa cara tepat menolong lansia ketika mengalami alergi yang bisa dilakukan, diantaranya :

Kenali gejala yang sering timbul

Ada bermacam-macam gejala alergi yang sering timbul, mulai dari sesak napas, batuk, gatal pada kulit atau diare. Jadi, jika gejala yang sering timbul sudah tampak, maka sebaiknya segera berikan obat alergi yang biasa dikonsumsi.

Cari tahu penyebabnya

Jika alergi yang dialami lansia baru pertama kali, coba gali lebih dalam mengenai penyebabnya dari orang yang setiap hari merawat dan berada didekatnya. Penyebab alergi yang paling sering adalah debu, udara dingin, dan makanan seperti seafood atau telur. Setelah mengetahui penyebabnya, yang harus dilakukan pertama kali ada menghindarkan penyebab alergi tersebut dari lansia.

Bagi lansia penderita hipertensi yangmengonsumsi obat hipertensi golongan ACE Inhibitor disarankan untuk berhati-hati. Pasalnya obat tersebut memiliki efek samping batuk yang dapat memancing kambuhnya asma.

Sediakan obat yang biasa dikonsumsi

Lansia yang mengidap alergi biasanya sudah memiliki obat khusus yang harus selalu ada di tempat penyimpanan obat. Hati-hati terhadap kombinasi obat yang dikonsumsi tanpa petunjuk dokter. Karena beberapa kombinasi obat bisa menyebabkan dampak yang buruk bagi lansia. Hal ini dikarenakan mulai menurunnya fungsi ginjal di saat usia menua.

Kombinasi obat yang biasanya diberikan saat timbul gejala alergi pada lansia adalah obat antihistamin yang dikombinasikan dengan obat steroid.

Bawa ke dokter jika gejala tidak mereda

Jika pemberian obat antihistamin tidak meredakan gejala yang timbul, maka segera bawa lansia ke dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.

Ketahui Hal Berikut Sebelum Mewarnai Rambut Pertama Kali

Ketahui Hal Berikut Sebelum Mewarnai Rambut Pertama Kali,- Mewarnai rambut menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk merubah penampilan menjadi lebih menarik sesuai dengan apa yang diinginkan. Tampil beda dan menambah daya tarik merupakan tujuan dari sebagian besar orang melakukan perubahan pada warna rambutnya.

Namun, bagi Anda yang baru pertama kali mewarnai rambut mungkin akan merasa khawatir, apakah cara ini aman untuk dilakukan ? Mengingat ada banyak kandungan bahan kimia pada cat rambut yang bisa memicu timbulnya berbagai gangguan pada kesehatan, khususnya pada kesehatan rambut dan kulit kepala.

Namun, jika Anda berniat untuk mencoba mewarnai rambut, ketahui hal berikut sebelum mewarnai rambut pertama kali :

*) Cari tahu

Sebelum memulai mewarnai rambut, carilah contoh warna rambut yang cocok dengan kulit Anda. Anda bisa mencari foto-foto selebriti yang warna kulitnya sama dengan Anda dan lihatlah warna rambut apa yang cocokd engan mereka. Dengan begitu, maka Anda tidak kaget dengan hasilnya nanti.

*) Lakukan di rumah

Penata rambut Cynthia Alvarez, menjelaskan jika Anda ingin mewarnai seluruh rambut dengan satu warna saja, maka tidak ada salahnya untuk melakukan hal tersebut di rumah. Menurutnya, mewarnai rambut sendiri di rumah telah dilakukan sejak 20 tahun terakhir.

Menurutnya, jika Anda ingin warna rambut terang atau ombre, maka menggunakan cat rambut yang dibeli di supermarket bukanlah pilihan terbaik. Namun, jika Anda menginginkan warna rambut yang lebih gelap, maka hal tersebut akan lebih praktis dan ekonomis jika dilakukan di rumah.

*) Jangan keramas

Cynthia menyarangkan, usahakan jangan keramas sebelum mewarnai rambut. Justru biarkan rambut dalam keadaan kotor karena kondisi tersebut adalah kondisi yang paling ideal untuk mewarnai rambut.

Minyak alami pada kulit kepala berfungsi sebagai penyangga antara kulit kepala dan bahan pewarna rambut. Jadi, sebaiknya tidak perlu keramas minuman sehari sebelum proses pewarnaan.

*) Siapkan persediaan cat rambut

Saat pertama kali mewarnai rambut sendiri di rumah, sebaiknya belilah pewarna rambut lebih dari 2 botol. Hal tersebut dimaksudkan untuk berjaga-jaga agar proses pewarnaan berjalan dengan lancar.

Anda tentu tidak mau jika ada bagian rambut yang tidak diwarnai karena pewarna rambutnya habis. Maka dari itu, sebaiknya siapkan persediaan cat rambut lebih banyak karena hampir semua wanita menyepelekan ketebalan rambutnya.

Baca juga : Obat Herbal Alergi Cat Rambut

*) Perhatikan tekstur cat rambut

Jika ingin mewarnai rambut sendiri, gunakanlah cat rambut yang bertekstur gel atau cair. Dibandingkan dengan cat rambut yang bertekstur busa atau foam, formula cat rambut gel atau cair ini dirancang untuk menutupi warna rambut asli lebih merata pada setiap helai rambut.

*) Warnai rambut perlahan

Bagi Anda yang memiliki rambut keriting, lakukan pewarnaan secara perlahan agar tidak berpengaruh pada tekstur rambut. Jika pewarnaan tersebut dilakukan dengan tepat, maka rambut yang diwarnai akan tetap keriting. Namun, Cynthia menyarankan agar tetap berhati-hati dalam proses pewarnaan tersebut karena bisa maenyebabkan kerusakan tekstur rambut.

Ia menjelaskan, semakin besar berbedaan warna rambut asli dengan warna rambut yang diinginkan, maka elastisitas rambut juga akan berkurang meski untuk sementara waktu.

*) Perawatan rambut

Rambut yang diwarnai juga memerlukan perawatan yang ekstra. Setidaknya gunakan kondisioner seminggu sekali kemudian bungkus rambut dengan plastik pembungkus rambut (shower cap) dan diamkan rambut selam 20 menit. Ia juga menyarankan untuk menggunakan minyak rambut seperti essential oil atau minyak zaitun setelah keramas.

*) Gunakan sampo khususnya

Setelah mewarnai rambut, gunakanlah sampo yang memang diformulasikan khusus untuk rambut yang diwarnai. Sampo khusus tersebut tidak mengandung bahan kimia seperti sulfat dan memiliki perlindungan ringan untuk mencegah warna rambut memudar.

Selain memperhatikan beberapa hal diatas, Anda juga sebaiknya melakukan tes alergi sebelum mewarnai rambut. Ini dilakukan untuk memastikan apakah cat rambut yang digunakan dapat memicu alergi atau tidak.

Itulah beberapa hal yang harus diketahui sebelum mewarnai rambut pertama kali. Selain memperhatikan keindahannya, Anda juga harus memperhatikan keamanan serta kesehatan rambut dan kulit kepala saat mewarnai rambut. Lakukan beberapa hal tersebut agar selain mempercantik diri, aktivitas mewarnai rambut juga aman bagi kesehatan. Semoga bermanfaat.

Cara Melakukan Tes Alergi Sebelum Mewarnai Rambut

Cara Melakukan Tes Alergi Sebelum Mewarnai Rambut,- Bagi sebagian orang, mewarnai rambut merupakan salah satu pilihan gaya hidup untuk menunjang penampilannya agar terlihat lebih menarik. Namun, sebelum menggunakan pewarna rambut, ada hal yang harus diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.

Tes alergi merupakan salah satu hal yang harus dilakukan sebelum mewarnai rambut untuk mengetahui apakah produk tersebut dapat memicu alergi atau tidak. Hal ini sangat penting dilakukan, mengingat beberapa orang bisa saja mengalami alergi ketika menggunakan cat rambut.

Tes alergi cat rambut ini cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Pertama, oleskan sedikit cat rambut ke bagian bawah telinga. Kemudian diamkan selama 48 jam.

Jika terjadi reaksi gatal ataupun iritasi, maka jangan teruskan penggunaan cat rambut tersebut. Namun, jika Anda tidak mengalami masalah apapun, maka Anda bisa menggunakan cat rambut tersebut.

Lakukan juga hal yang sama dengan produk yang berebda meskipun dalam satu merk yang sama. Terkadang satu merk memiliki beberapa produk, sehingga Anda harus tetap melakukan tes pada setiap produk tersebut.

Untuk menghindari alergi cat rambut, juga disarankan untuk menggunakan produk perawatan rambut yang sudah terpercaya sehingga aman untuk digunakan tanpa menimbulkan alergi pada kulit dan rambut pun tetap sehat.

Selain itu, agar rambut tetap sehat, Anda juga harus melakukan perawatan pada rambut setelah pewarnaan dengan tepat. Anda disarankan untuk mencuci rambut dengan air dingin, dan jika ada, gunakan sampo khusus untuk rambut berwarna.

Selain itu, Anda juga memerlukan perawatan rambut setidaknya satu minggu sekali. Cara termudah untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan produk creambath di rumah yang kemudian dilapisi dengan handuk hangat.

Terakhir, disarankan untuk menghindarkan rambut dari hal-hal yang berpotensi merusak rambut, seperti terpapar di bawah sinar matahari dan juga berenang.

Baca juga : Kandungan Bahan Kimia Dibalik Cat Rambut dan Risikonya

Konsumsi Ini saat Hamil Agar Anak Tak Lahir Alergi

Konsumsi Ini saat Hamil Agar Anak Tak Lahir Alergi,- Alergi adalah kondisi diman asistem kekebalan tubuh memberikan respons berlebihan terhadap bahan yang disebut alergen (zat penyebab alergi). Salah satu penyebab alergi yang paling umum adalah makanan.

Kondisi ini memiliki kecenderungan diwariskan dari orangtua kepada anaknya. Jika ayah atau ibu memiliki alergi, maka anak kemungkinan juga terkena alergi. Anak yang memiliki orangtua alergi juga semakin berisiko tinggi jika dilahirkan melalui operasi caesar. Pasalnya, pada aank yang lahir melalui operasi caesar, bisa jadi ada gangguan flora normal baik secara jumlah ataupun kualitasnya.

Untuk mencegah timbulnya alergi pada anak, ibu hamil perlu meningkatkan asupan makann yang bergizi. Di masa lalu, masyarakan menganut kepercayaan bahwa ibu hamil harus menghindari konsumsi makanan yang sering menyebabkan alergi, seperti ikan, telur, atau kacang agar nantinya bayi tidak mengidap alergi.

Namun, berbagai penelitian membuktikan bahwa membatasi konsumsi makanan tersebut tidak membuat bayi terhindar dari alergi. Sebaliknya, membatasi makanan justru menimbulkan risiko ibu kekurangan mikronutreien yang penting untuk kesehatan janin dalam kandungan.

Berbagai kandungan nutrisi penting seperti asam lemak omega-3 pada ikan atau folat pada kacang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Sehingga ibu hamil tidak perlu menghindari makanan pemicu alergi. Kecuali jika ibu memang mengidap alergi terhadap makanan tersebut.

Selain itu, ibu yang memiliki alergi atau ibu dengan suami yang memiliki alergi disarankan untuk mengonsumsi probiotik. Hal ini bisa membantu mencegah timbulnya alergi pada bayi.

Mengonsumsi probiotik saat hamil. ketika persalinan normal tidak bisa dilakukan akibat kondisi tertentu, dan ibu harus melahirkan melalui operasi caesar, alergi pada bayi bisa dihindari. Terlebih lagi jika ayah dan ibu, salah satu atau keduanya memiliki riwayat alergi.

Diketahi, probiotik memiliki efek perlindungan terhadap alergi. Namun, hal tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Logikanya, probiotik dikenal sebagai penyeimbang bakteri yang hidup dalam usus dan saluran pencernaan. Padahal, bakteri dalam usus dan saluran pencernaan ini yang memegang kendali kesehatan sistem kekebalan, sehingga konsumsi probiotik dianggap mampu membantu menopang sistem imun yang sehat.

 

Baca juga :

Pengobatan Alergi untuk Ibu Hamil
Penyakit Alergi pada Ibu Hamil
Tips Mengatasi Alergi Selama Masa Kehamilan

10 Cara Terbaik Untuk Usir Kutu Kasur atau Tungau

10 Cara Terbaik Untuk Usir Kutu Kasur atau Tungau,- Karena memiliki ukuran yang sangat kecil, maka keberadaan kutu sering kali tidak disadari. Meskipun tidak terlihat, namun efeknya bisa Anda rasakan. Hewan ini biasanya berada di tempat tidur, lemari pakaian, karpet, hingga sofa.

Jika rumah tidak dibersihkan secar rutin, maka tidak menutup kemungkinan kutu ini bisa memenuhi beberapa perabotan rumah Anda, khususnya kasur. Keberadaan kutu kasur ini bisa menimbulkan beberapa gangguan kesehata, seperti salah satunya alergi tungau.

Membersihkan rumah merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengusir tungau. Berikut ini merupakan 10 cara terbaik untuk usir kutu kasur atau tungau yang bisa Anda lakukan, diantaranya :

*) Jemur kasur

Menjemur kasur merupakan hal sederhana, namun cukup berpengaruh dalam kemnjaga kebersihan kasur. Jemur kasur, bantal, guling, dan selimut dibawah sinar matahari langsung. Sebelum menjemur, sebaiknya pindahkan barang-barang yang ada di kamar agar debu dan tungau tidak menyebar ke tempat lain saat proses penjemuran.

*) Taburkan silika gel

Silika gel bisa digunakan untuk menghilangakn kutu busuk. Pembasmi kutu ini digunakan dengan cara ditabur ke seluruh kamar dan sebagian kasur. Dengan begitu, maka kutu akan menempel pada silika gel dan mati dengan sendirinya.

*) Penguapan

Anda bisa menggunakan ketel listrik dan tambahkan selang kecil kemudian uapkan se sepanjang jahitan kasur. Bersihkan juga ke sela-sela kasur hingga tempat tidur. Usahakan agar semua sudut mendapatkan uap panas.

*) Cuci dengan air panas

Campurkan air panas dengan sabun bakteri, kemudian bersihkan kasur, bantal, dan guling. Keringkan di bawah sinar matahari langsung.

*) Garam

Campurkan garam dan air kemudian masukkan ke botol semprot. Semprotkan cairan tersebut ke kasur dan area lain yang menjadi sarang tungau. Campuran ini cukup sederhana dan tentu bisa dengan mudah dibuat di rumah.

*) Minyak tanah dan kapur barus

Campurkan minyak tanah dan kapur barus kemudian semprotkan ke area-area yang menjadi sarang tungau atau kutu busuk. Campuran ini ampuh untuk membunuh kutu kasur dan sangat praktik karena terbuat dari bahan yang mudah didapat.

*) Insektisida

Anda juga bisa memanfaatkan obat pembasmi nyamuk untuk menghilangkan kutu di kasur. Pilihlah insektisida dengan racun yang tidak terlalu keras. Membasmi kutu dengan cara ini cukup praktis. Anda bisa melakukan penyemprotan ini hingga telur kutu menetas.

*) Kulit durian

Setelah menikmati durian, sebaiknya jangan buang dulu kulitnya. Pasalnya, kulit durian ini juga bisa digunakan untuk membasmi kutu busuk kasur. Bau menyengat dari kulit durian bisa membantu menghilangkan tungau. Caranya cukup mudah, Anda bisa langsung meletakkan kulit durian di sarang kutu kasur.

*) Lilin

Jika Anda memiliki lilin di rumah, maka bisa digunakan untuk menghilangkan kutu kasur. Cukup teteskan cairan lilin yang dibakar ke celah tempat kutu kasur. Untuk takarannya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan area kasur. Cara alami ini dirasa cukup efektif untuk membasmi kutu.

*) Cuka

Cuka merupakan salah satu bahan uang cukup multifungsi. Cukup semprotkan cuka ke tempat bersarangnya kutu kasur. Maka kutu dan telurkan akan cepat mati. Untuk bahan yang satu ini, Anda tidak perlu mencapurnya dengan air.

 

Artikel terkait :

Obat Alergi Tungau Debu
Hal yang Perlu Dilakukan Jika Ingin Bebas Alergi Tungau
Langkah Efektif Bebaskan Rumah dari Debu
Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah Bantu Cegah Alergi

Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah Bantu Cegah Alergi

Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah Bantu Cegah Alergi,- Polusi udara saat ini semakin buruk di luar rumah, terutama bagi Anda yang tinggal di daerah perkotaan tentu akan membuat Anda lebih senang berada di dalam ruangan. Walaupun begitu, belum tentu kualitas udara yang berada di dalam ruangan bersih dan bebas dari polusi. Ternyata udara dalam ruangan diketahui memiliki polutan yang memiliki kadar dua hingga 50 kali lebih tinggi daripada di luar.

Sumber polusi udara atau polutan bisa baerasa dari debu, jamur, serbuk sari, asap rokok, atau bulu-bulu hewan peliharaan. Polutan ini bisa memicu gangguan kesehatan, terutama memperburuk kondisi penderita asma dan memicu reaksi alergi. Tak jarang, polutan juga dapat mempermudah penyebaran kuman penyebab penyakit seperti infeksi saluran pernapasan. Sehingga timbul keluhan batuk, bersin-bersin, hingga gangguan pernapasan seperti hidung mampet dan sesak.

Untuk mengurangi risiko alergi, sangat penting untuk membersihkan rumah secara teratur. Membersihkan rumah juga bisa memperbaiki kualitas udara di dalam rumah. Selalu bersihkan area rumha yang sering menjadi lokasi berkumpulnya keluarga, terutama ruang tamu, kamar tidur dan kamar mandi. Kemudian juga area rumah yang memiliki risiko dihinggapi kotoran, debu, kuman, atau bakteri.

Untuk mencegah masuknya serbuk sari dan debu serta kotoran, Anda bisa mengurangi pemakaian kipas angin. Penggunaan pendingin ruangan juga bisa membantu mencegah serbuk sari masuk ke dalam ruangan. Terlebih lagi pendingin ruangan dapat mengurangi tingkat kelembaban di dalam ruangan yang sangat bermanfaat bagi penderita alergi, namun pastikan agar pendingin ruangan dibersihkan secara rutin.

Selain pendingin ruangan, Anda juga bisa menggunakan pembersih udara di dalam ruangan, sebagai alat yang dapat membantu untuk menciptakan udara bersih di rumah. Umumnya pembersih udara memiliki sistem penyaring udara yang dianggap efektif untuk membersihkan debu dan polutan lain, salah satunya yaitu menggunakan penyaring dengan teknologi high efficiency particular air (HEPA).

Pembersih udara akan menkena udara memasuki kain penyaring yang sangat halus, yang membuat polutan terperangkap. Kemudian udara yang sudah bersih dikeluarkan. Sehingga penggunaan alat ini dapat mengurangi risiko terjadinya alergi.

Selain itu, juga terdapat pembersih udara yang memiliki kemampuan menghasilkan ion-ion yang dialirkan ke udara di sekitar ruangan. Ion-ion ini ditujukan untuk membantu mengurangi penyebaran virus melalui udara yang kerap menimbulkan penyakit dan juga jamur serta aroma lembab yang sering ditimbulkannya, sehingga dapat memperbaiki kondisi udara di dalam ruangan.

Gunakan pembrsih udara ini, terutama untuk ruangan yang sering digunakan, termasuk kamar tidur. Pilihlah alat pembersih udara yang berukuran kecil dan portabel, sehingga lebih mudah dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lainnya.

Pembrsih udara dapat mendukung upaya Anda dalam menciptakan kualitas udara yang lebih baik di dalam rumah. Tetap bersihkan kotoran, debu, dan polutan yang menempel pada berbagai sudut ruangan, serta bersihkan kipas angin, AC, dan saringan pada alat pembersih udara secara rutin dan berkala. Jangan lupa juga untuk mengganti saringan. Dengan demikian, maka kualitas udara dapat ditingkatkan, dan kesehatan keluarga selalu terjaga.

 

Baca juga :

Pengobatan Bersin Karena Alergi
Tips Mengobati Alergi Serbuk Sari
Obat Alergi Tungau Debu
Pengobatan Alergi Saluran Pernapasan

Bebaskan Rumah dari Debu dengan 5 Langkah Efektif Berikut!

Bebaskan Rumah dari Debu dengan 5 Langkah Efektif Berikut!,- Bagi penderita alergi tungau debu, debu merupakan salah satu hal yang harus dihindari. Namun, tidak semudah itu untuk menghindari debu, karena debu terdapat di sekeliling kita, tidak terkecuali di rumah.

Tumpukan debu di rak, bangku, lemari, meja, dan berabotan rumah lainnya seakan tidak ada habisnya. Membersihkan debu menjadi hal yang melelahkan, namun debu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Tidak membersihkan debu secara teratur justru akan memicu timbulnya masalah kesehatan pada seluruh anggota keluarga, salah satunya seperti alergi debu.

Jika dibiarkan menumpuk, debu bisa mengganggu pernapasan dan menyebabkan alaergi. Agar rumah tetap bersih dan sehat, berikut ini 5 langkah efektif bebas rumah dari debu yang bisa Anda lakukan, diantaranya :

*) Lap microfiber

Simpan beberapa lap microfiber yang berbeda-beda untuk mengelap perabotan rumah setiap harinya. Ganti setiap hari untuk mencegah bertumpuknya debu pada kain lap. Jenis microfiber sangat ampuh untuk mengelap rak, meja, dan juga figura foto. Carilah lap dengan teknologi HEPA filter, sehingga debu terkunci di dalam lap dan tidak kembali menempel pada permukaan perabot.

Untuk menyingkirkan debu dari perabotan rumah yang berbahan dasar kain berlapis, gunakan sarung tangan karet dan gosok permukaan dengan sedikit tekanan. Gesekan bahan karet dapat membuat tarikan statis yang mampu menarik debu, rambut, serta bulu halus.

*) Vacum cleaner

Anda bisa menggunakan vacum cleaner denganujung brush yang halus, Mulailah menyedot dari bagian atas rak buku menuju ke bawah. Jangan lupa untuk mengelap bagian belakang rak buku, karena ada banyaks eklai debu yang menempel di sana.

*) Bersihkan dari atas ke bawah

Sebagian besar orang memulai proses pembersihkan dari bawah, namun hal tersebut ternyata hanya menyebabkan kotoran dari atas jatuh lagi ke bawah. Agar hal tersebut tidak terjadi, Anda bisa mulai dengan membersihkan langit-langit serta kipas angin terelbih dahulu sebelum menyapu lantai. Bersihkan dengan menggunakan campuran cuka dan air untuk dioleskan dengan lap microfiber.

*) Alat elektronik

Peralatan elektronik, seperti telepon, laptop, dan TV seringkali menjadi sarang debu meskipun tidak kasat mata. Umumnya, alat elektronik memancarkan gas kimia seperti phthalates dan retardant yang dapat memicu datangnya debu. Maka dari itu, bersihkan alat elektronik setidaknya semingg sekali dengan menggunakan lap microfiber.

*) Ramuan khusus untuk furnitur

Tek dapat membantu menyingkirkan debu dari perabotan rumah berbahan kulit. Campurkan setengah cangkir minyak zaitun dengan 1/4 teh hitam dan 1/4 cuka. Kocok hingga merata dan oleskan pada bahan kulit menggunakna lap microfiber. Sofa juga seringkali terbuat dari material yangmengandung retardant. Untuk mencegah menempelnya debu, Anda bisa menggunakan foam anti retardant dan menutupi sofa dengan cover.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga :

Mengatasi Reaksi Alergi Debu pada Hidung
Debu Pertanian Lindungi Anak dari Alergi
Penyakit Alergi Debu
Hal yang Perlu Dilakukan Jika Ingin Bebas Alergi Tungau

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Ingin Bebas Alergi Tungau

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Ingin Bebas Alergi Tungau,- Alergi tungau debu merupakan salah satu jenis alergi yang tidak mengenal musim dan cukup banyak diderita oleh masyarakat selain alergi makanan. Alergi tungau disebabkan karena binatang kecil beranma tungau yang sering menempel dan mengisap darah manusia.

Gigitan tungau akan menimbulkan bengkak kemerahan yang gatal dan jika digaruk secara terus menerus dapat menyebabkan lecet dan terasa perih. Kotoran tungau mengandung protein dan ketika dihirup atau disentuh oleh mereka yang alergi maka dapat mendorong produksi antibodi. hal ini menyebabkan pelepasan bahan kimia yang disebut antihistamin dalam jumlah yang sangat banyak. Hal ini akan berdampak pada timbulnya pembengkakan dan iritasi pada saluran pernapasan sehingga penerita akan sulit bernapas.

Gejala alergi tungau debu mirip dengan alergi serbuk sari, namun sering terjadi sepanjang tahu, bukan hanya musiman. Untuk pengobatannya sendiri bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan, seperti antihistamin, dekongestan, obat alergi tungau debu, hingga semprot hidung.

Namun, selain itu ternyata ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalkan alaergi tungau, yaitu :

*) Perhatikan kelembaban ruangan

Kontrol kelembaban ruangan dengan membuka jendela setiap hari agar cahaya dan udara dapat masuk ke dalam rumah. Dengan demikian, maka akan terajdi pergantian udara kotor dan bersih dari dalam ke luar rumah. Atau Anda juga bisa menggunakan alat penyejut seperti air conditioner (AC).

*) Menjaga kebersihan rumah

Bersihkan filter AC lebih sering, ganti seprai dan gorden secara rutin. Pastikan Anda selalu membersihkan lingkungan tempat tinggal agar bebas dari debu dan jamur. Usahakan pula agar sinar matahari masuk ke dalam rumah.

*) Jemur kasur dan rawat perlengkapan tidur

Tungau sering kali ditemukan di kasur. Maka dari itu, jemur kasur di bawah sinar matahari minumal 3 minggu sekali. Selain itu, gunakan air panas untuk mencuci perlengkapan tidur seperti seprai dan bed cover.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan jika ingin bebas dari alergi tungau. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu Anda untuk menghilangkan tungau di rumah Anda.

Aturan Memilih Makeup yang Aman Bagi Penderita Alergi

Aturan Memilih Makeup yang Aman Bagi Penderita Alergi,- Kosmetik atau makeup menjadi salah satu hal yang dapat membantu mempercantik diri, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri, terutama bagi wanita. Namun, pagi penderita alergi dan kulit sensitif, penggunaan makeup ini justru dapat menimbulkan masalah.

Walaupun begitu, bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan makeup sama sekali. Agar kulit tetap cantik dan terhindari dari alergi, berikut ini beberapa aturan memilih makeup yang aman bagi penderita alergi.

Bagi mereka yang memiliki alergi, sebaiknya memulai riasan dengan membubuhkan pembersihan dan pelembab wajah. Selanjutkan lapisi wajah dengan foundation tipis.

Setelah itu, usapkan bronzer di bawah tulang pipi, tulang hidung, dan di tepian luar dahi, untuk membuat kulit bersinar seketika. Namuh, jika Anda takut menimbulkan risiko, sebaiknya terapkan kontur di kedua sisi hidung saja.

Penderita alergi paling sulit untuk menerapkan riasan mata, karena bagian tersebut akan sangat mudah berair dan berubah kemerahan. Untuk mengatasi hal tersebut, belilah produk riasan mata yang telah diuji secara oftalmologis.

Usahakan untuk menghindari produk yang tidak teruji, karena dapat berpotensi merugikan kulit wajah. Pengujian secara sederhana bisa dilakukan dengan mengoleskan produk pada kulit t angan. Jika tidak menimbulkan reaksi seperti gatal atau memerah, maka produk tersebut aman untuk digunakan.

Artikel terkait :

Cara Mengatasi Alergi Kosmetik
Penyakit Alergi Kosmetik pada Wajah

Selain itu, penderita alergi juga harus menghindari penggunaan tisu dan kuas rias. Pasalnya, keduanya akan menimbulkan reaksi pada kulit. Ganti kedua alat tersebut dengan menggunakan saputangan katun atau sutra, bahkan Anda juga bisa memanfaatkan jari tangan yang sebelumnya telah dibersihkan. Oleskan makeup secara pelan-pelan pada area wajah sensitif.

Sedangkan lingkaran gelap di sekitar mata, biasanya terjadi karena kecenderungan alergi. Maka dari itu diperlukan krim mata yang berkualitas untuk menyembuhkannya. Gunakan krim mata tersebut secara rutin sebelum tidur, sampai kulit di area tersebut kembali cerah. Pilihlah krim mata yang menganduung asam hyaluronic untuk menghindari kulit, serta akan mempengaruhi melanin.

Penderita alergi kulit tidak bisa berbagi produk kecantikan dengan orang lain. Jadi, sebaiknya jangan meminjamkan produk kecantikan Anda kepada orang lain karena akan bertindak sebagai pembawa bakyeri.

Perlu diperhatikan, pilihlah serbuk yang tidak mengandung mika, agar tidak menimbulkan reaktan pada alergi kulit. Pastikan juga untuk memilih foundation bebas mika agar terlindungi dan bebas alergi.