Kandungan Bahan Kimia Dibalik Cat Rambut dan Risikonya

Kandungan Bahan Kimia Dibalik Cat Rambut dan Risikonya,- Mewarnai rambut bisa membuat penampilan seseorang berbeda, terlebih lagi jika ditunjang dengan tren warna rambut yang terus berganti. Maka tak heran jika banyak orang yang berminat untuk merubah warna rambutnya.

Namun, dibalik semua itu, ternyata ada bahaya dari cat rambut yang harus dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Keamann bahan kimia yang terkandung didalam cat rambut memang masing sering dipertanyakan. Ada kemungkinan cat rambut menyebabkan timbulnya reaksi tubuh atau bahkan penyakit yang bisa merugikan kesehatan.

Berikut ini merupakan kandungan bahan kimia dibalik cat rambut dan risikonya yang harus diwaspadai, diantaranya :

Keracunan

Beberapa cat rambut diketahui memiliki zat kimia yang bernama timbal asetat. Bahan ini telah disetujui sebagai pewarna pada car rambut, asalkan konsentrasinya tidak melebihi 0,6% b/v. Bahan ini aman digunakan jika Anda mengikuti petunjuk penggunaannya. Jika konsentrasinya melebihi batas dan terhirup oleh manusia, maka ini akan menimbulkan keracunan.

Alergi

Cat rambut juga bisa menyebabkan alergi, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Kasus alergi cat rambut umumnya disebabkan oleh bahan kimia yang bernama para-phenylenediamine (PPD). Padahal lebih dari 70% produk cat rambut yang beredar mengandung PPD, termasuk merek-merk ternama. Sebagian orang yang alergi terhadap PPD merasakn gejala seperti nyeri pada sekitar garis rambut atau pada wajah. Selain itu, efek umum yang terlihat adalah pembengkakan wajah.

Kanker

Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam cat rambut mungkin saja bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker). Bahan kimia ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit kepala atau dihirup saat bernapas. Kanker yang mungkin timbu, termasuk kanker darah, baik leukemia ataupun limfoma, kanker payudara, serta kanker kandung kemih.

Hubungan antara cat rambut dan kanker pada manusia memang belum 100% terbukti. Pada hewan, peneliti melihat bahwa bahan kimia pada cat rambut dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, penelitian ini belum tentu sama jika diterapkan pada manusia. Selain itu, kandungan cat rambut juga terus mengalami perkembangan. Jika dulu kandungan cat rambut bernama amina aromatik bisa menyebabkan kanker pada hewan, namun saat ini bahan tersebut jarang digunakan.

Pewarnaan rambut dengan cat rambut memang terlihat menarik. Namun, sebaiknya tetap perhatikan cara penggunaan yang tepat, ketika mengaplikasikan bahan-bahan kimia pada rambut dan kulit kepala. Ikuti semua petunjuk dan peringatan yang tertera pada kemasan. Jika Anda khawatir dengan risiko kesehatan yang ditimbulkan, maka lebih baik untuk menghindarinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *