Mengenali Gejala Alergi Pembalut yang Perlu Diwaspadai

Mengenali Gejala Alergi Pembalut yang Perlu Diwaspadai,- Penggunaan pembalut atau tampon sudah menjadi suatu keharusan saat haid. Kedua benda ini berfungsi untuk menyerap darah haid sekaligus menjaga kebersihkan daerah kewanitaan pada saat haid.

Namun, sayangnya tidak semua wanita bisa menggunakan pembalut. Terdapat beberapa wanita yang mengalami reaksi alergi setelah menggunakan pembalut. Alergi merupakan suatu gambaran perubahan reaksi tubuh seseorang terhadap lingkungan yang berhubungan dengan gangguan pada mekanisme sistem kekebalan tubuh (imunitas). Seorang penderita alergi memiliki bakat sensitif atau rentan terhadap zat-zat tertentu.

Pada dasarnya pembalut sudah dibuat seaman dan senyaman mungkin untuk digunakan. Sebelum dipasarkan, tentunya proses pembuatannya sendiri sudah melalui serangkaian penelitian dan uji coba yang panjang. Meskipun demikian, tetap saja terdapat beberapa zat yang ada didalam pembalut, seperti pewangi, pewarna, bahan perekat, pengawet, pelembut, dan sebagainya bisa menimbulkan efek negatif pada tubuh. Pasalnya tidak semua wanita bisa tahan terhadap zat-zat tersebut.

Bagi mereka yang memiliki alergi, pewangi pada pembalut bisa menjadi salah satu sumber alergi ataupun iritasi yang paling banyak ditemukan. Selain itu, perekat yang ada pada pembalut dan tampon, yang bersentuhan dengan kulit, juga bisa menimbulkan alergi. Beberapa gejala alergi pembalut yang bisa timbul diantaranya adalah :

  • Adanya kemerahan dan peradangan
  • Gatal di sekitar organ kewanitaan yang dapat menjalar hingga ke daerah sekeliling anus
  • Terasa nyeri yang terkadang disertai dengan perasaan terbakar atau tidak nyaman
  • Keluarnya cairan yang agak keruh dan berbau tidak sedap
  • Dapat disertai dengan gejala sistemik berupa pusing dan lemas

Setiap gejala yang ditimbulkan harus disertai dengan riwayat yang jelas. Hal ini disebabkan karena peradangan atau keluhan pada organ kewanitaan dapat juga ditimbulkan oleh adanya infeksi. Infeksi bsia terjadi jika organ kewanitaan tidak terjaga kebersihannya ketika menstruasi, atau juga dapat berkaitan dengan adanya penyakit lain yang dialaminya.

Alergi yang timbul akibat penggunaan pembalut dan tampon disebut sebagai dermatitis kontak, dimana reaksi alergi ini dapat hilang jika sudah dijauhkan dan dihindarkan dari pencetus alergi tersebut. Namun, selain itu Anda juga bisa mengobati alergi pembalut dengan mengonsumsi obat alergi pembalut yang telah direkomendasikan dan memiliki khasiat serta manfaat efektif dan juga aman.

Untuk menghindari alergi pembalut dan tampon, sebaiknya selalu cuci tangan dengan bersih jika akan menyentuh daerah kewanitaan, atau ketika akan menggunakan pembalut atau tampon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *