Alergi Sinar Matahari

alergi matahariSinar matahari merupakan salah satu faktor alam yang paling penting bagi manusia. Sinar matahari sangat dibutuhkan manusia salah satunya untuk mengeringkan pakaian, membantu dalam proses produksi suatu produk bagi suatu perusahaan, dan tentunya juga bagi manusia sendiri bermanfaat untuk memproduksi vitamin D dalam tubuh dan juga diketahui mampu meningkatkan hormon endoferinyang dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. Namun, tidak semua orang dapat mendapatkan manfaat dari sianar matahari tersebut. Terdapat sebagian orang yang dapat mengalami reaksi alergi jika terpapar oleh sinar matahari.

Alergi sinar matahari merupakan suatu reaksi sistem kekbalan tubuh terhadap sinar matahari yang ditandai adanya ruam didaerah kulit yang terpapar oleh sinar  matahari atau disebut juga fotosensitifitas. Alergi sinar matahari terjadi saat sistem kekbalan tubuh memperlakukan kulit yang berubah akibat dari paparan sinar matahari sebagai zat asing dan memicu mekanisme pertahanan tubuh, sehingga menyebabkan terjadinya reaksi alergi. Secara umum yang melatarbelakangi timbulnya alergi yaitu kurang berfungsinya dari sistem kekbalan tubuh.

Walaupun disebut sebagai alergi, namun penyakit ini bukanlah benar-benar alergi yang sesuai dengan alergi dalam arti secara medis. Alergi sinar matahari lebih ke reaksi toksik lokal yang membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari. Alergi kulit muncul pada hari pertama atau kedua saat kulit terpapar oleh sinar matahari. Yang bertanggung jawab atas reaksi-reaksi inflamasi tersebut adalah sinar UV, terutama UVA. Namun tidak jarang juga obat atau komponne dalam krim tabir surya dapat memperparah reaksi tersebut.

Gejala alergi sinar matahair dapat berbeda pada setiap orang tergantung dari penyebabnya. Namun, secara umum gejala yang timbul pada penderita, khususnya pada kuliy yaitu sebagai berikut :

  • Kemerahan
  • Gatal atau nyeri
  • Benjolan kecil
  • Pengerasan kulit atau perdarahan
  • Lecet atau gatal-gatal

Biasanya gejala tersebut muncul jika kulit terpapar oleh sinar matahari dan berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam setelah kulit terpapr sinar matahari.

Penyebab Alergi Sinar Matahari

Para ilmuwan tidak mengetahui secara pasti terhadap sebagian orang yang mengalami alergi terhadap sinar matahari sedangkan sebagian lagi tidak. Terdapat bukti yang menjelaskan bahwa faktor genetik/keturunan dapat membentuk alergi sinar matahari, dalam artian alergi terhadap sinar matahari ini diwariskan dari orang tua yang juga mengidap alergi.

37-84-thickboxSelain karena faktor genetik, alergi sinar matahari ini juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti produk kosmetik, tabir surya dan partikel kecil yang berasal dari serbuk sari tanaman. Alergi sinar matahari juga dapat dipicu oleh penyakit serius seperti hepatitis dan sirosis hati, gangguan sistem kekbalan tubuh, penyakit darah, serta penggunaan oba-obatan tertentu dalam jangka panjang, seperti obat antibiotik, barbiturat, atau kontrasepsi oral.

Pengobatan dan Pencegahan Alergi Sinar Matahari

Pengobatan terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari faktor pemicu. Tapi terdapat obat-obatan yang dapat digunakan sesuai dengan jenis dan gejala dari alergi sinar matahari yang dialami oleh penderita. Krim yang mengandung kortikosteroid bisa digunakan oleh penderita untuk mengatasi reaksi yang terjadi pada kulit yang parah.

Selain pengobatan, penderita juga harus melakukan pencegahan agar reaksi alergi sinar matahari tidak kembali muncul. Berikut beberapa tips pencegahan yang dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut :

  1. Lindungi diri Anda dari pancaran sinar UV rays secara benar.
  2. Sebelum melakukan aktifitas diluar ruangan, sebaiknya gunakan lotion sunscreen dan lip balm dengan kadar SPF minimal 15.
  3. Gunakan pelindung kulit dengan tingkat perlindungan yang tinggi, dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit mengenai keamanannya.
  4. Gunakanlah celana dan baju yang panjang untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahri secara langsung.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi sinar matahari. Jika gejala yang dirasakan semakin parah, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat .

Mengatasi Alergi Bersin

bersinApabila Anda mengalami bersin yang  terus menerus dan berkepanjangan  terutama pada pagi hari, kemungkina itu  merupakan salah satu dari gejala rhinitis  alergi atau alergi bersin. Meskipun tidak  membahayakan, namun bersin alergi ini  daapt mengganggu aktivitas si penderita.

Bersin alergi dapat disebabkan oleh  berbagai zat tertentu, seperti debu, bulu  binatang, serbuk sari, dan sebagainya.  Jika penyebab dari alergi itu sendiri  belum diketahui, maka bersin alergi  akan sulit untuk diatasi. Karena biasanya  secara umum alergi dapat diatasi dengan  cara menghindari penyebabnya. Dengan  melakukan tes alergi mungkin dapat  membantu untuk mengidentifikasi  penyebab alergi tersebut.

Cara Mengatasi Alergi Bersin

Secara umum mengatsasi alergi bersin  dapat dilakukan dengan beberapa cara.  Dari cara tersebut masing-masing  memiliki kekurangan dan kelebihan  tersendiri, sehingga dapat disesuaikan  dengan keperluan si penderita.Berikut  cara yang dapat dilakukan untuk  mengatasi bersin alergi, yaitu :

  1. Menghindari alergen pemicu bersin- bersin. Penderita harus mengamati dan  mengetahui faktor yang menjadi  penyebab dari bersin-bersin tersebut.
  2. Penggunaan obat-obatan. Cara mengatasi alergi bersin tersebut  merupakan salah satu cara yang paling  sering dilakukan oleh penderita. Namun,  penderita juga harus berhati-hati dalam  menggunakan obat-obatan tersebut.  Karena jika dikonsumsi secara terus  menerus juga tidak baik.
  3. Desensitisasi. Merupakan pengurangan  kepekaan secara perlahan. Caranya yaitu  dengan memberikan bahan pemicu  alergi dalam porsi yang kecil secara rutin  kepada penderita. Kesabaran   merupakan kunci dari proses ini, karena  proses ini membutuhkan waktu yang  relatif lama. Derajat kesembuhannya  sekitar 80-90%.
  4. Pengobatan dan treatmen atau  perawatan secara alami.

Itulah beberapa cara yang dapat  dilakukan untuk mengatasi alergi bersin.  lakukan pengontrolah terhadap kondisi  alergi bersin Anda dan berkonsultasilah  dengan dokter mengenai penyakit  tersebut untuk mengetahui  perkembangannya. Semoga bermanfaat  .

Pencegahan Alergi Sejak Dini

1384311072-1200x450pengobatanalergi.com,- Penyakit alergi  pada anak memang sudah tidak asing  lagi kita temukan. Alergi termasuk salah  satu gangguan kesehatan yang menjadi  masalah penting pada anak. Alergi dapat  mengganggu semua organ pada anak,  maka dari itu alergi tidak boleh  dipandang sebelah mata. Alergi dapat  diturunkan dari kedua orang tuanya.  Jika salah satu orang tua menderita  alergi maka dapat menurunkan resiko  pada anak 20-40%, sedangkan jika  kedua orang tua menderita alergi maka  resiko si kecil terkena alergi meningkat  yaitu 40-80%. Namun, apabila tidak ada  riwayat dari orang tua, maka resikonya  adalah 5-15%.

Mengingat dampak yang bisa  ditimbulkannya, maka sebaiknya  pencegahan alergi dilakukan dari dini,  yaitu dengan menghindari faktor  penyebabnya, baik yang berasal dari  makanan maupun dari lingkungan  sekitar. Terdapat beberapa cara yang  dapat dilakukan sebagai upaya  pencegahan alergi, yaitu :

  1. Memberikan ASI secara eksklusif sampai  bayi berusia 6 bulan dapat membantu  mengurangi resiko terjadinya alergi.  NaMun, makanan yang dikonsumsi oleg  ibu menyusui jug aharus diperhatikan  agar tidak dapat menyebabkan reaksi  alergi pada bayi. Makanan laut terutama  udang, kerang dan cumi serta kacang  tanah merupakan makanan ibu  menyusui yang paling sering  menimbulkan reaksi alergi pada bayi.
  2. Menunda pemberian makanan padat  pertama pada bayi karena fungsi usus  bayi yang belum sempurna bisa  menimbulkan kesulitan untuk mencerna  dan membedakan berbagai macam  alergen yang terdapat didalam  makanana. Pemberian makanan padat  pertama dapat diberikan setelah bayi  berusia 6 bulan.
  3. Tunda pemberian makanan pemicu  alergi, seperti ayam diberikan pada usia  diatas 1 tahun, telur dan kacang tanah  pada usia diatas 2 tahun, dan ikan laut  diberikan ketika usia si kecil diatas 3  tahun.
  4. Memberikan si kecil makanan yang kaya   antioksidan. Makanan yang  mengandung antioksidan misalnya  buah-buahan yang berwarna kuning,  seperti wortel, apel, dan sebagainya.
  5. Jaga kebersihan lingkungan rumah, baik  didalam rumah maupun dilingkungan  sekitar. Bersihkan tempat tidur dan  tempat bermain si kecil secara teratur.  Usahakan untuk tidak menyimpan  tumpukan buku, baju-baju yang  digantung, karpet, dan gorden yang tebal   ditempat tersebut. Jangan biarkan  hewan peliharaan seperti kucing dan  anjing masuk kedalam rumah, hindari  penggunaan obat nyamuk ditempat tidur  dan tempat bermain anak, gunakan  kasur busa sebagai tempat tidur anak,  serta berlakukan larangan merokok  didalam rumah.

Demikian beberapa tips pencegahan  alergi yang dapat dilakuakn sejak dini  pada anak Anda. Pencegahan alergi sejak  dini harus dilakukan untuk mencegah  terjadinya reaksi alergi terhadap buah  hati Anda. Karena mencegah lebih baik  dari pada mengobati.

Semoga informasi penceganah alergi  sejak dini diatas dapat bermanfaat.

Pengobatan Alergi Secara Alami

pengobatan tradisionalpengobatanalergi.com,- Alergi  merupakan salah satu penyakit yang  banyak ditemukan di masyarakat. Alergi  memang bukanlah suatu penyakit yang  berbahaya, namun gejala yang  ditimbulkan dapat sangat mengganggu  si penderitanya. Alergi disebabkan oleh  hipersensitivitas tipe reaksi yang  berlebihan dari sistem kekbalan tubuh.  Saat tubuh mengalami kontak dengan  alergen tertentu, maka antibodi IgE  meningkat hiperaktivitas sel darah putih  (leukosit) sehingga dapat menyebabkan  reaksi alergi dan respon inflamasi. Yang  termasuk kedalam respon inflamasi  adalah gatal-gatal, demam, asma dan  eksim sebagai reaksi terhadap makanan  atau serangan dari sengatan hewan.

Alergi dapat disebabkan oleh banyak  faktor, seperti makanan, obat-obatan,  gigitan serangga,debu, bulu binatang,  dan lain-lain. Selain itu juga zat aditif  yang terdapat didalam makanan,  penyedap, pewarna, dan pengawet  makanan.

Gejala yang sering timbul akibat alergi  diantaranya adalah gatal-gatal, ruam,  hidung meler, mengi, bersin-bersin, dan  gatal pada mata. Jika terus dibiarkan,  maka gejala tersebut dapat memicu  kondisi yang serius atau anafilaksis.  Penderita yang mengalami anafilaksis  akan mengalami kesulitan menelan,  sesak napas, peradangan pada bibir,  tenggorokan, lidah, dan saluran  pencernaan, serta merasa pusing.  Bahkan dapat menyebabkan hilangnya  kesadaran si penderita.

Pengobatan Alergi Secara Alami

Sebenarnya terdapat banyak pengobatan  yang dapat dipilih untuk mengatasi  alergi seperti antihistamin, steroid, dan  sebagainya. Tapi, selain pengobatan  tersebut pengobatan alergi secara alami  dengan QnC Jelly Gamat juga bisa digunakan untuk mengatasi  berbagai jenis gejal alergi.

Pengobatan Alergi Secara AlamiQnC Jelly Gamat merupakan obat herbal multikhasiat yang terbuat dari teripang atau gamat emas yang merupkan jenis teripang terbaik dan sudah digunakan sejak jaman dahulu sebagai solusi pengobatan tradisional berbagai penyakit. Selain itu, teripang ini juga mengandung banyak zat dan nutrisi yang ampuh untuk mengatasi alergi pada semua kalangan usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia, bahkan juga aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Menurut penelitian, didalam teripang ini terdapat sekitar 50 jenis kandungan aktiv biologi yang dapat membantu mengatasi alergi, diantaranya adalah Protein 86.8%, Kolagen 80.0%, Mukopolisakarida, Glucosaminoglycans (GAGs), Glucosamine dan Chondroitin, Lektin, Saponin, Asam Amino, Antiseptik Alamiah, Omega 3, 6, dan 9, Vitamin dan Mineral, serta Gamapeptide (tidak ditemukan pada teripang lainnya).

Kandungan-kandungan tersebut bersatu padu mengatasi alergi dengan mencegah zat alergen (zat penyebab alergi), meregenerasi sel-sel tubuh yang telah rusak akibat serangan sistem daya tahan tubuh itu sendiri, menormalkan kinerja sistem daya tahan tubuh agar tidak bereaksi secara berlebihan, serta meningkatkan sistem imun tubuh agar tidak mudah terserang berbagai jenis penyakit.

Tidak hanya itu, didalam QnC Jelly Gamat juga terkandung bahan alami lain yang dapat melengkapi khasiat serta manfaat yang dimilikinya, diantaranya Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, serta Ekstrak Buah dan Sayur.

Dengan kandungan serta khasiat yang lengkap tersebut, QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat alergi yang sangat tepat dan juga efektif. Kefektifan serta keampuhan dari QnC Jelly Gamat ini juga didukung dengan adanya legalitas yang resmi dari DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 serta sertifikat HALAL, sehingga kualitas dan keamanannya juga terjamin. Jadi, Anda tidak perlu ragu dan khawatir lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi alami untuk atasi gangguan kesehatan Anda dan keluarga.

Dapatkan juga berbagai keuntungan lain dengan memesan QnC Jelly Gamat ditempat kami. Anda bisa mendapatkan pelayanan terbaik dan juga berbagai promo menarik dan money back guarantee 100% tanpa tambahan biaya apapun. Nikmati juga layanan kirim baran dulu, baru bayar setelah barang sampai untuk pemesanan 1-2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku

Nah, kini Anda bisa merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat secara langsung dengan keamanan dan kenyamanan yang juga bisa Anda dapatkan selama proses pemesanan.

Untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga, silahkan beralih ke halaman cara pemesanan QnC Jelly Gamat.

Semoga lekas sembuh.

Penanganan Pertama Aalergi

Slide4pengobatanalergi.com,- Terdapat  beberapa faktor lingkungan seperti debu,  perubahan cuaca, makanan, dll yang  dianggap tidak membahayakan bahkan  dapat berpengaruh pada sebagian orang.  Respon sensitiv tubuh seseorang  terhadap alergen (bahan penyebab alergi  seperti debu, makanan, perubahan  cuaca, dll) dapat menyebabkan alergi.  Alergi yaitu suatu reaksi kepekaan tubuh  terhadap zat atau bahan  tertentu yang  dapat menyebabkan alergi. Alergen yang  masuk kedalam tubuh baik dengan caar  terhirup, tretelan, atau kontak secara  langsung dapat memicu terjadinya reaksi   yang berlebihan pada tubuh. Alergi  dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu  faktor lingkungan dan genetik  (turunan).

Gejala Alergi pada setiap orang dan jenis  alergi berbeda-beda. Gejala yang tibul  dapat berupa :

  • Pembengkakan pada kelopak mata atau  mulut
  • Bersin-bersin
  • Hidung mampet
  • Kulit terasa gatal, kemerahan, kering  dan melepuh
  • Adanya ruam pada kulit

Pada umunya reaksi alergi tidak akan  muncul jika penderita tidak terpapar oleh   alergen. Pengobatan terbaik yang dapat  dilakukan adalah dengan menghindari  bahan-bahan yang menjadi penyebab  alergi tersebut. Maka dari itu, para  penderita alergi harus mengetahui apa  yang menjadi penyebab dari reaksi alergi  tersebut.

Penanganan Pertama Pada Alergi

Penanganan pertama alergi pada stiap  penderita tidaklah sama. Pada penderita  alergi ringan hingga sedang dapat  dilakukan penanganan sebagai berikut :

  • Tenagkan si penderita supaya berada  dalam kondisi yang tenang
  • Ketahui faktor pemicu yang  menyebabkan alergi. Jika sudah  diketahui, jauhkan pemicu tersebut dari  si penderita.
  • Apabila terjadi gatal-gatal pada  sipenderita, maka segera oleskan  pelembab atau salep yang mengandung  kalamin atau berikan sesuatu yang  dingin.
  • Waspadai penderita dengan gejala-gejala  peningkatan distres.
  • Biasanya gejala alergi ringan hanya  memerlukan pengobatan yang ringan,  seperti dengan pemberian antialergi.

Penanganan pertama alergi dengan  reaski parah yaitu sebagai berikut :

  • Cobalah untuk membuat penderita  tenang.
  • Segera berikan penderita obat alergi yang  biasa dikonsumsi.
  • Jika penderita menunjukkan gejala  pembengkakan pada saluran napas  seperti sesak napas, buka ikatan sepatu,  kancing baju atas dan ikat pinggang.  Dan sebaiknya segera ditangani oleh  tenaga medis.
  • Baringkan penderita ditempat yang datar  untuk menghindari terjadinya syok.
  • Jika penderita mengalami penurunan  kesadaran, segera hubingi ahli medis  untuk mendapatkan penanganan yang  tepat.

Alergi dapat terjadi pada semua orang  dengan segala tingkatan usia, abik  anak-anak maupun dewasa. Namun,  biasanya alergi sering terjadi pada usia  dewasa.

Sekian artikel mengenai Pertolongan  Pertama Alergi. Semoga dapat  bermanfaat dan membantu jikalau suatu  saat kondisi tersebut terjadi.

Penyakit Alergi Kacang

alergi kacang tanahpengobatanalergi.com,- Reaski alergi dapat terjadi ketika sistem imun tubuh bereaksi negatif terhadap alergen yang terdapat didalam makanan tertentu, obat-obatan, dan sebagainya. Kacang merupakan salah satu makanan yang paling umum ditemukan sebagai penyebab alergi selain susu, udang, dll. Kacang merupakan makanan yang banyak digemari, terutama anak-anak. Kacang sering kali hadir sebagai pelengkap suatu makanan atau dikonsumsi sebagai cemilan. Terdapat banyak produk yang terbuat dari bahan dasar kacang, namun tidak semua orang bisa menikmatinya. Banyak dari mereka yang mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi kacang atau makanan yang mengandung kacang. Reaski alergi yang dirasakan diantaranya adalah gatal-gatal dikulit yang disertai dengan rasa pusing dikepala dan yang paling parah adalah terjadinya kematian.

Besarnya tingkat kematian yang diakibatkan karena penyakit alergi kacang membuat beberapa ilmuwan melakukan penelitian mengenai alergi kacang ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada beberapa anak yang mengalami alergi kacang menyebutkan bahwa satu dari lima anak penderita alergi kacnag memiliki cacat Filaggrin. Mereka yang memiliki cacat Filaggrin tiga kali lebih beresiko mengidap alergi kacang daripada orang denga Fillagrin normal. Gen Fillagrin membantu membangun hambatan dalam kulit untuk melindungi tubuh terhadap iritasi dan alergi. Berdasarkan hasil penelitian para ilmuwan tersebut, cacat genetik pada gen Fillagrin dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya. Selain itu juga perubahan lingkungan dan eksposur terhadap kacang dianggap telah bertanggung jawab untuk kenaikan alergi kacang.

Selain faktor genetik, alergi terhadap kacang juga dapat terjadi oleh adanya perubahan lingkungan dan seberapa besar orang tersebut terpapar oleh kacang, artinya semakin banyak orang tersebut mengonsumsi kacang atau makanan dengan berbahan dasar kacang maka semakin besar pula resiko untuk mengalami alergi kacang.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Alergi Kacang

Kedelai-ProdukPenyebab dari penyakit alergi kacang belum diketahui kepasatiannya. Kacang dapat menyebabkan alergi karena kacang mengandung 19 protein, salah satunya adalah arachin yang dikenal sebagai pencetus alergi nomor satu. Selain di goreng, direbus dan di kukus, kacang juga dapat digunakan sebagai bahan makanan seperti menjadi bahan baku tempe, tahu, kecap, tepung campuran, dan sebagainya. Selain karena mengonsumsi kacang saja yang dapat menimbulkan alergi, menghirup juga bisa menyebabkan timbulnya reaksi terhadap alergi. Hal ini kemungkinan terjadi apabila seseorang terkena partikel udara yang dilepaskan saat mengolah kacang. Namun, tidak ada bukti yang kuat untuk membuktikan bahwa hanya dengan menghirup atau menyentuh kacang seseorang bisa mengalami alergi.

Gejala alergi pada setiap orang pasti berbeda. Reaksi alergi kacang bisa muncul sesaat setelah mengonsumsi kacang atau makanan yang mengandung kacang atau juga muncul dalam jangka waktu satu atau dua jam. Gejala alergi kacang bisa saja hanya ringan, namun pada kasus tertentu bisa juga menjadi parah dan bahkan sampai mengancam jiwa. Berikut beberapa gejala yang mungkin timbul, antaralain :

  • Reaksi kulit seperti gatal-gatal, kemerahan atau pembengkakan
  • Gata-gatal atau kesemutan didalam atau disekitar mulut dan tenggorokan sehingga menyebabkan kesulitan menelan, sesak napas dan jalannya napas tersumbat.
  • Gangguan saluran pncernaan seperti diare, sulit BAB, nyeri perut, mual atau muntah
  • Sesak napas atau mengi
  • Hidung berair atau tersumbat

Dalam kondisi terburuk, alergi dapat menyebabkan anafilaksis, reaksi tiba-tiba yang beerpotensi mrngancam nyawa. Anafilaksis dapat membuat saluran udara membengkak dan penurunan tekanan darah. Akibatnya dapat membuat seseorang kesulitan untuk bernapas dan dapat membuat penderita kehilangan kesadaran. Reaksi alergi kacang bisa sangat parah walaupun hanya mengonsumsi dalam jumlah yang kecil.

Penanganan Alergi Kacang

Hingga saat ini belum terdapat pengobatan yang pasati untuk mengatasi penyakit alergi kacang. Cara mengatasi yang terbaik adalah dengan menghindari kacang itu sendiri. Untuk mengendalikan penyakit alergi akibat dari mengonsumsi kacang, jauhi makanan yang telah terkontaminasi oleh kacang. Keterangan pada kemasan seperti “May contain nuts”, “Prodoced on shared equipment with nuts or peanuts”, atau “Produce in a facility that also processes nuts” menunjukkanproduk tersebut mengandung atau terkontaminasi oleh kacang. Nutrisi dari kacang dapat diganti dengan makanan lain seperti beras, jagung dan gandum.

Apabila Anda mendapati gejala yang semakin parah, segeralah lakukan pemeriksaan kepada dokter spesialis alergi untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan berkonsultasilah untuk mengetahui lebih jelas mengenai alergi dan gejala yang sedang dialami.

Penanganan Batuk Alergi Pada Anak

Jenis-Batuk-Pada-Anakpengobatanalergi.com,- Batuk bukanlah  suatu penyakit, namun meknism  eperlindungan tubuh, khususnya saluran  pernapasan untuk membersihkan  saluran napas dari benda asing yang  masuk. Udara yang keluar dari paru- paru ketika batuk akan membuat segala  sesuatu yang menghambat pada saluran  pernapasan keluar, baik berupa benda  asing, cairan atau lendir, sehingga  saluran pernapasan menjadi lebih bersih.

Saat anak terserang batuk memang  dapat mengganggu aktivitasnya. Selain  itu, tidurnya pun menjadi tidak pulas  karena tenggorokannya terasa sakit dan  batuk-batuk. Batuk yang dialami oleh  anak tidak selalu disebabkan oleh virus  influenza, namun bisa juga karena  alergi. Masalah batuk alergi pada anak  cukup sering membuat para orang tua  merasa khawatir, apalagi terdapat  kemungkinan batuk alergi dapat  menjurus pada penyakit asma.

Sebenarnya jika kita mengetahui lebih  banyak mengenai alergi, maka kita  dapat mengatasinya secara bijaksana.  Sebenarnya sifat alergi  yang  menimbulkan batuk tersebut memang  tidak dapat dihilangkan dari tubuh anak,  tapi hal tersebut dapat dikontrol agar  tidak berkembang menjadi penyakit  asma.

Batuk alergi pada anak bisa disebabkan  oleh berbagai hal. Misalnya batuk alergi  karena zat-zat yang berterbangan dan  terhirup oleh anak (debu, bulu binatang,  asap rokok, serbuk sari bunga, dan  bahan kimia yang disemprot seperti  minyak wangi dan obat nyamuk), cuaca  dingin, dan zat-zat yang terdapat  didalam makanan, seperti zat pewarna,  pengawet, dan sebagainya. Jadi, bisa saja  anak mengalami batuk alergi karena  mengonsumsi makanan tertentu atau  karena terpapar oleh cuaca dingin. Dengan penanganan yang tepat, batuk  alergi pada si kecil tidak akan berulang.  Maka, dengan demikian resiko asma pun  dapat dicegah. batuk alergi pada anak  dapat diobati secara bertahap tergantung  dari tingkat keparahan gejalanya.

jahe merahTerdapat beberapa obat alami yang  dapat ibu gunakan untuk mengobati  batuk alergi pada anak, seperti tanaman  habbatussauda, meniran, mengkudu,  jahe merah, dan teh rosella yang  dicampur dengan madu. Selain  pengobatan, penanganan batuk alergi  pada anak juga dapat dilakukan dengan  beberapa tips berikut :

  1. Selidiki penyebab alergi pada anak

    Para orang tua perlu mencari tahu  penyebab dari batuk alergi anak. Jika  penyebab tersebut telah diketahui, maka  ibu akan melakukann antisipasi agar  batuk si anak tidak kambuh lagi yaitu  dengna cara menghindari pemicu yang  menjadi penyebab batuk alergi tersebut.

  2. Jika alergi dipu oleh cuaca, pakaikan  baju hangan pada anak

    Kenakan pakaian yang hangat pada  anak, sehingga tubuhnya akan lebih  nyaman dan terhindar dari rasa dingin  yang dapat memicu terjadinya reaksi  alergi.

  3. Menjaga kebersihan rumah, baik  didalam maupun dilingkungan  sekitarnya

    Debu-debu yang menempel pada  perabotan rumah ataupun yang  berterbangan kapan saja dapat terhirup  oleh anak. Selain itu, perhatikan juga  kasur, bantal dan seprei dikamar sikecil.  Jemur kasur dan bantal serta ganti  seprei 2 kali dalam seminggu agar tidak  ada debu yang bersarang.

  4. Hindarkan dari binatang peliharaan

    bulu binatang bisa menjadi salah satu  pemicu batuk pada anak. Bulu binatang  peliharan yang terkena angin dapat  terbang dan terhirup oleh anak.

  5. Hindari jajanan yang mengandung zat  pengawet dan pewarna

    Selain berbahya bagi tubuh, makanan  yang mengandung pengawet dan  pewarna juga dapat menjadi pemicu  alergi.

  6. Hubungi dokter jika kondisi semakin  memburuk

    Jika batuk alergi yang diderita si kecil  tidak kunjung membaik, para orang tua  bisa langsung melakukan pemeriksaan  lebih lanjut dan berkonsultasi dengan  dokter.

Penanganan batuk alergi pada anak dengan QnC Jelly Gamat juga bisa menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi batuk akibat alergi pada anak secara alami. Karena QnC Jelly Gamat merupakan obat herbal yang terbuat dari bahan alami pilihan, yaitu teripang atau gamat emas yang memiliki kandungan nutrisi yang sangat lengkap. QnC Jelly Gamat dapat membantu meningkatkan dan membangun sistem imun tubuh untuk mencegah dan mengatasi berbagai penyebab batuk alerlgi pada anak. Selain itu, QnC Jelly gamat  ini terbuat dari 100% bahan alami pilihan tanpa adanya campuran bahan kimia sedikitpun, sehingga aman sikonsumsi oleh anak dan semua kalangan usia, termasuk ibu hamil dan menyusui. Untuk pemesanan, silahkan beralih ke halaman cara pemesanan QnC Jelly Gamat.

Semoga informasi penanganan batuk  alergi pada anak diatas dapat  bermanfaat dan dapat memberikan  solusi dalam menangani anak yang  mengalami batuk alergi.

Penyakit Bronkitis Alergi

bronkitis alergipengobatanalergi.com,- Saat ini banyak orang yang mengidap nernagai penyakit pernapasan yang bisa memiliki dampak yang begitu signifikan terhadap cara mereka hidup sehari-hari. Penyakit pernapasan dapat bermacam-macam, mulai dari yang akut hingga kronis.

Terdapat beberapa jenis penyakit pernapasan, salah satunya adalah penyakit bronkitis alergi. Brinkitis alaergi terjadi akibat adanya peradangan yang kronis pada saluran pernapasan yang menuju ke paru-paru. Penyakit ii merupakan sejenis kondisi aasma dimana bronki dan saluran napas bagian bawah dari sistem pernapasan meradang oelh iritasi dan alergi.

Beberapa penderita bronkitis alergi yang mengalami peradangan biasanya diikuti oleh demam, sakit pada tenggorokan dan batuk yang terjadi secara terus-menerus. Pada beberapa penderita bronkitis alergi juga dapat dilatar belakangi oleh adanya flu/pilek yang terjadi cukup lama. Tapi, hanya beberapa penderita penyakit bronkitis alergi yang disebabkan oleh makanan tertentu, seperti makanan yang berbahan dasar susu, alergi terhadap debu, udara dingin, asap rokok dan pengobatan flu yang tidak tuntas, daya tahan tubuh yang lemah, gangguan pencernaan juga dapat mempengaruhi terjadinya bronkitis alergi.

Penyakit bronkitis alergi juga sering disebut dengan asma alergi. Kondisi khusus ini dipicu oleh sistem kekbalan tubuh yang terlalu aktif menyerang zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh, sehingga melapaskan antibodi untuk melawan substansi.

Gejala bronkitis yang mungkin timbul ialah sebagai berikut :

  • Sesak napas
  • Pilek
  • Mata merah atau bengkak
  • Hiperventilasi
  • Ruam
  • Menggelitik di tenggorokan
  • Dada menyempit
  • Bersin secara terus-menerus
  • Batuk
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Gejala lain yang berkaitan dengan asma.

Menghindari tempat-tempat yang lembab dan basah merupakan salah satu cara mencegah timbulnya bronkitis alergi. Selain itu, memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi juga harus dilakukan. Memperbanyak mengondsumsi buah dan sayur untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit.

Gejala penyakit bronkitis alergi ringan sampai sedang dapat diobati dengan menggunakan obat antihistamin dan dengan menghindari alergen yang menjadi pemicu munculnya reaksi alergi. Disarankan juga untuk beristirahat dan banyak meminum cairan. Jika gejala-gejala tersebut tidak kunjung membaik, disarankan untuk segera melakukan pemerikasaan kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan berkonsultsilah dengan dokter agar dapat melakukan penanganan sedini mungkin jika suatu saat gejala-gejala tersebut muncul kembali.

Semoga informasi penyakit bronkitis alergi diatas dapat bermanfaat.

 

Penyakit Alergi Pada Mata

pengobatanalergi.com,- Penyakit mata sangat beragam dan tidak semuanya menular. Jika disebabkan oleh virus dan bakteri, maka penyakit mata tersebut bisa menular. Sedangkan apabila disebabkan oleh alergi, maka tidak akan menular. Alergi mata disebabkan oleh reaksi berlebihan dari sistem kekbalan tubuh terhadap zat asing yang masuk ke mata. Sel mast akan menghasilkan histamin yang mengakibatkan gangguan pembuluh darah dan dapat mengakibatkan pembengkakan pada kelopak mata. Alergen (zat penyebab munculnya reaksi alergi) yang menjadi penyebab alergi pada mata seperti debu, lensa kontak, kosmetik, serta polutan dari kendaraan.

wngh4dd1b7b185553Penyakit alergi pada mata paling sering disebabkan oleh konjungtivitas alergik (hay fever), konjungtivitas vernalis, keratokonjungtivitas atopik dan konjungtivitas giant papilar. Konjungtivitas merupakan mukosa permukaan bola mata, setara dengan epitel usus dan bronkus yang berhubungan dengan sel dan berfungsi sebagai pertahanan terhadap antigen dan mikroorganisme dari luar. Kondisi suatu penyakit dapat diawali dari konyungtivitas hingga berat, seperti keratokonjungtivitas atopik yang dapat menyebabkan kebutaan.

Alergi mata dapat menyebabkan timbulnya lingkaran hitam dan bengkak pada daerah mata. Mata bengkak dan timbulnya lingkaran hitam disekitar mata diakibatkan oleh adanya gangguan aliran darah pada pembuluh darah diarea mata ketika terjadi alergi mata.

Gejala Alergi Mata

Gejala penyakit alergi pada mata dapat dipicu oleh berbagai macam alergen, seperti debu, jamur, bulu binatang, dan serbuk sari. Alergen tersebut tidak selalu dapat dihindari dan membutuhkan perawatan. Walaupun alergi tidak dapat disembuhkan, namun gejala penyakit alergi pada mata dapat dicegah. Berikut beberapa gejala yang mungkin timbul, yaitu :

  1. Gatal. Alergi dapat menimbulkan rasa gatal ketika histamin diproduksi oleh tubuh untuk membantu memerangi alergen tertentu. Alergi dapat menyebabkan rasa gatal terutama ketika terjadi kontak langsung dengan alergen.
  2. Kemerahan. Kemerahan yang berkaitan dengan alergi mata merupakan penyebab yang paling umum dari misdiagnosis konyungtivitas. Penyakit alergi pada mata menyebabkan kemerahan hingga mengakibatkan warna cahaya merah yang tidak begitu jelas. Kemerahan pada mata dapat dihilangkan dengan menggunakan obat tetes mata. Namun, alergi mata yang tidak diobati dapat menyebabkan konyungtivitas yang berlangsung cukup lama.
  3. Pembengkakan. Pembengkakan disekitar mata dapat disebabkan oleh iritasi yang berhubungan dengan alergi. Pada sekitar 40% penderita penyakit alergi pada mata alergi dapat menyebabkan terbentuknya kantung mata. Pnderita alergi yang memakai kontak lensa merupakan yang paling mungkin mengalami pembengkakan pada mata.
  4. Keluarnya cairan dari mata. Alergi pada mata juga dapat menyebabkan mata berair, hal tersebut karena terjadi kekeringan pada mata. Berbeda dengan kerusakan mata kuning-biru yang sering dikaitkan dengan mata merah muda, alergi mata dapat mengakibatkan keluarnya cairan bening atau putih. Ketika bangun, cairan tersebut akan mengering dan membentuk gumpalan.

Penghindaran alergen dan memberikan lingkungan yang sejuk merupakan tindakan awal yang perlu dilakukan. Pengobatan dengan tetes mata yang dikombinasikan dengan antihistamin topikal dan kortikosteroid dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, namun harus berhati-hati jika sudah terjadi ulkus kornea.

Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat mempercepat penyembuhan penyakit alergi pada mata atau juga sebagai tidak pencegahan timbulnya alergi.

  1. Cuci tangan. Pastikan tangan dalam keadaan bersih ketika akan menyentuh mata. Karena pada umumnya alergi mata disebabkan oleh alergen yang masuk melalui tangan.
  2. Memakai obat tetes mata. untuk mengeluarkan alergen dari mata, Anda bisa membilas mata dengan menggunakan garam dan air mata buatan. Untuk mengatasinya gunakan obat tetes mata yang mampu mengecilkan pembuluh darah dan menhentikan histamin. Walaupun demikian, jangan terlalu sering menggunakan tetes mata, karenan dapat membuat mata lebih sensitif dan mudah teriritasi.
  3. Kompres dingin. Untuk mengatasi kelopak mata yang membengkak dan gatal ketika terjadi alergi, maka dengan mengompres mata dengan handuk dingin atau kentong beku dapat dilakukan untuk mengatasinya.
  4. Menutup jendela. Alergen dapat dicegah untuk masuk kedalam ruangan dengan menutup jendela, terutama ketika cuaca berangin.
  5. Memakai kacamata. Kacamata dapat menghalangi alergen utnuk masuk ke dalam mata.

Jenis Penyakit Alergi Dan Imunologi

pengobatanalergi.com,- Ketika mendengar kata alergi pasti kita langsung terbayang dengan kondisi seperti gata-gatal disertai dengan bintik  merah atau bentol, bersin-bersin dipagi hari, hidung berair kadang juga batuk dari ringan sampai sesak napas. Alergi dapat disebabkan oleh  berbagai macam seperti debu, udara dingin, obat, makanan dan bahan-bahan yang sering kita gunakan sehari-hari.

Jenis penyakit alergi dan imunologi sangat bermacam-macam. Asma merupakan salah satu jenis penyekit alergi yang relatif paling sering  terjadi, diikuti dengan rhinitis alergi, serta urtikaria kronik. Jenis alergi lainnya yang tidak kalah penting yaitu reaksi alergi obat. Sementara  itu dalam bidang imunologi, terdapat penyakit autoimun, khususnya Lupus Eritematosis Sistemik (LES). Sedangkan dari penyakit  imunodefisiensi yang palin terkenal salah satunya yaitu penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Dibawah ini merupakan beberapa penyakit yang termasuk kedalam jenis penyakit alergi dan imunoligi, diantaranya :

  1. Asma Bronchial

    asma-bronkialTak jarang ditemukan rasa sesak disangka penyakit janung atua batuk-batuk kronis yang disebabkan oleh penyakit bronkitis atau ssusah  tidur karena insomnia. Keluhan batuk mengi atau sesak saja bukan merupakan monopoli penyakit asma. Beberapa penyakit atau kondisi  dapat menyerupai asma, misalnya Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), bronkitis kronik, dan emfisema, infeksi paru, sinusitis paranasal,  tuberkulosis, refluks gastroesofageal dan penyakit jantung seperti gagal jantung.

    Dalam praktiknya sering ditemukan pasien yang  mengobati penyakitnya sendiri dengan menggunakan obat semprot untuk mengatasi gejala  asma. Namun dalam jangka panjang kondisi ini malah akan memperburuk gejala asma dan serangan asma akan semakin sering.

    Hal yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan penderita obat antinflamasi, menghindari faktor pencetus, dan mendapatkan  pengetahuan mengenai asma dan penyebabnya.

  2. Rhinitis Alergi

    Obat-Rhinitis-AlergiRhinitis alergi merupakan salah satu bentuk rinitis yang secara umum menkanismenya melaui sistem imun, atua IgE secara khusus.  Rhinitis alergi dapat diderita oleh anak sampai dewasa. Gejala yang timbul berupa rinoera, hidung gatal, bersin dan hidung tersumbat,  terkadang disertai gatal dimata. Berdasarkan lama dan serignya gejala, rinitis dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu rinitis alergi intermiten  jika gejalanya berlangsung selama empat hari/minggu dan lamanya kurang dari empat minggu dan rinitis alergi persisten juka gejala  berlangsung selama lebih dari empat hari/minggu dan lamanya lebih dari empat minggu. Rinitis alergi merupakan salah satu faktor resiko  terjadinya serangan asma. Dengan pengobatan yang baik, maka gejala rinitis dapat terkontrol dengan baik.

  3. Alergi Obat

    cara-mengatasi-alergi-obatAlergi obat adalah respon yang tidak diinginkan pada pemberian obat tertentu. Banyak keadaan dimana gejalanya mirip atau sama dengan  gejala alergi, namun mekanismenya bukan alergi seperti sesak napas atau angiederma karena aspirin atau antiinflamasi non steroid, maka  dari itu diperkenalkanlah intilah hipersensitivitas obat.

    Gejala alergi obat sanga beragam. Namun yang paling sering muncul adalah gejala pada kulit, mulai dari eritema, urtikaria, pruritus,  angioderma, vesikula, bula sampai kulit melepuh. Selain itu, terdapat beberapa gejala lain namun lebih jarang terjadi, misalnya sesak napas,  pusing hingga pingsan seperti halnya pada anafilaksisi, bisa juga terjadi anemia, serta gangguan fungsi hati atau ginjal. Komplikasi alergi  obat yang paling berbahay adalah anafilaksis, Steven Juhnson Syndrome, nekrosis epidermal toksik, dan Drug Rash Eosinophilia and  Systemic Symptoms (DRESS).

  4. Urtikaria dan Angioderma

    Urtikari adan angioderma yaitu kelainan kulit yang berupa bentol, kemerahan dan gatal. Sebagian besatr urtiakria kronik tidak diketahui  penyebabnya dan biasanya gejala berlangsung selama lebih dari enam minggu bahkan hingga 20 tahun. Sedangkan Angioderma  menyerupai urtikaria, namun lebih mengenai jaringan kulit yang lebih dalam. Gejala yang tidak muncul sering tidak terasa gatal, tetapi  terasa sakit. Angioderma umunya menyerang pada mukosa mata, bibir atau kemaluan. Jika mengenai trakea atau bronkus, seperti pada  reaksi anafilaksis dapat membahayakan nyawa penderita.

  5. Lupus Eritematosus Sistemik (LES)

    Karena menyerang beberapa organ, baik secara bersamaa atau berurutan maka LES termasuk kedalam salah satu dari penyakit autoimun  yang bersifat sistemik. Radang sendi dan demam yang berkepanjangan merupakan salah satu dari gejal lupus. Gejala seperti kemerahan  diwajah, sariawan, anemia, lekopeni atau trambositopeni merupakan petunjuk kearah LES. Semakin dini penanganan dilakukan, makan  diharapkan komplikasi yang serius dapat dicegah dan dihindari.

  6. Penyakit Imunodefisiensi

    Virus_HIVPenyakit Imunodefisiensi yang dapat diperoleh ketika lahir. Salah satunya infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang merupakan  salah satu dari penyebab imunodefisiensi yang dikenal dengan AIDS. Penyakit kronis lainnya seperti diabetes mellitus, gagal ginjal kronik,  sirosis hati, dan PPOK dapat menurunkan daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh sangat  diperlukan untuk menghindari bahayanya penyakit infeksi.

Pemicu alergi dapat diketahui melalui riwayat penyakit seperti bengkak setelah mengonsumsi makanan tertentu. Apabila diperlukan, tes  alergi dapat dilakukan dengan pemeriksaan kulit atau darah. Tes kulit yang umum dilakukan yaitu seperti uji cukit kulit (skin prick test) dan  uji tempel (patch test). Adapun tes darah dengan pemeriksaan IgE lebih spesifik terhadap jenis alergen tertentu.

Demikian artikel tentang Jenis Penyakit Alergi dan Imunologi ini saya buat. Semoga dapat bermanfaat dan bisa memberikan sedikit  informasi mengenai jenis penyakit alergi dan imunologi. Serta dapat membantu kita dalam menjalani hidup yang lebih sehat.