Perbedaan Alergi Kafein dengan Sensitivitas Terhadap Kafein

Perbedaan Alergi Kafein dengan Sensitivitas Terhadap Kafein,– Minum teh atau kopi sudah menjadi kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan oleh sebagian besar orang. Namun, sayangnya tidak semua orang bisa mengonsumsiminuman ini. Bukan dikarenakan tidak suka, tetapi karena alergi terhadap kandungan kafein yang ada didalamnya.

Alergi merupakan penyakit autoimun, sebuah kondisi yang disebabkan oleh kerja sistem imun yang keliru mengira zat jinak yang sebenarnya aman dan bermanfaat bagi tubuh sebagai sebuah zat asing yang mengancam.

Pada mereka yang memiliki alergi kafein, tubuhnya menganggap asupan kafein sebagai suatu bahaya dengan memproduksi antibodi yang disebut dengan immunoglobin E. Antibodi ini kemudian memicu sertiap sel tubuh untuk melawan balik kafein yang menyerang tubuh. Pertempuran ini akhirnya menyebabkan reaksi peradangan pada tubuh seperti kuilt gatal-gatal, ruam, dan bengkak.

Pada umumnya makanan penyebab alergi adalah protein khusus yang terkandung dalam telur, susu, kacang, dan seafood. Namun, penyebab alergi kafein belum sepenuhnya dapat diketahui.

Mungkin ada yang mengira jika alergi kafein sama dengan sensitivitas terhadap kafein, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda dan bertolak belakang. Sensitivitas terhadap kafein mengacu pada masalah pencernaan, karena lambung yang memang tidak cocok dan tidak dapat mencerna kafein dengan baik.

Baca juga : Gejala Alergi Kopi

Beberapa tanda dan gejala yang dapat timbul jika mengalami sensitivitas terhadap kafein dianataranya seperti :

  • Letih
  • Gugup
  • Gelisah
  • Susah tidur
  • Sakit kepala
  • Perut kembung
  • Jantung berdebar
  • Asam lambung naik
  • Sakit perut/perut perih
  • Sensasi panas di ulu hati (heathburn)

Sedangkan alergi kafein pada dasarnya masih termasuk ke dalam alergi makanan. Alergi makanan disebabkan oleh sistem imun yang bereaksi secara abnormal terhadap sesuatu yang dikonsumsi, karena tubuh menganggapnya sebagai ancaman.

Reaksi alergi makanan dapat memengaruhi kulit, saluran pencernaan, hingga sistem pernapasan atau kardiovaskular. Gejala alergi kafein ini bisa timbul dalam waktu 1 jam setelah mengonsumsi kafein. Beberapa gejala yang bisa timbul diantaranya adalah :

  • Diare
  • Kram perut
  • Pembengkakan di bibir dan lidah
  • Mulut, bibir, dan lidah terasa gatal
  • Kulit mengalami ruam dan benolan merah yang terasa gatal

Jika gejala yang timbul termasuk ruam kulit dan masalah pernapasan, maka kemungkinan besar dokter dapat memastikan jika keluhan yang Anda alami adalah tanda alergi.

Namun, seperti kebanyakan alergi lainnya, dokter akan melakukan tes kulit untuk mendiagnosis alergi. Dokter akan menaruh sedikit alergen pada lengan Anda dan melihat apakah ada reaksi yang ditimbulkan setidaknya dalam waktu 24 jam.

Cara Pengobatan Alergi Kafein

Berbeda dengan sensitivitas kafein yang tidak memerlukan pengobatan khusus, alergi dapat diobati dengan obat alergi antihistamin untuk mengurangi gatal serta pembengkakan yang terjadi. Pada kasus yang sangat jarang, seseorang yang alergi kadein parah dan rentan mengalami syok anafilaktik dapat diberikan suntik epinephirine (adrenalin).

Jika Anda, keluarga, aatu teman mengalami tanda-tanda syok anafilaktik, mak segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Gejala Alergi Selain Bercak Merah yang Perlu Diketahui

Gejala Alergi Selain Bercak Merah yang Perlu Diketahui,- Menghindari makanan tertentu merupakan salah satu cara yang banyak dilakukan banyak orang untuk mencegah timbulnya alergi. Namun, sebuah penelitian etrbaru mengungkapkan jika tanpa disadari hampir setengah dari orang-orang dengan alergi makanan terus mengembangkannya saat dewasa.

Buruknya lagi, reaksi alergi semakin umum atau mungkin dapat membawa risiko tak terduga dalam beberapa saat setelah mengonsumsi makanan tertentu.

Memang cukup sulit untuk mengetahui mengenai bagaimana dan mengapa alergi dapat berkembang ketika dewasa, bahkan Anda dapat alergi terhadap makanan yang sbelumnya tidak pernah Anda alami.

Selain kulit, reaksi alergi bisa memengaruhi beberapa bagian tubuh lainnya seperti sistem pernapasan, saluran pencernaan, dan bahkan jantung, tergantung dari mana tubuh melepaskan antibodi dan histamin yang melawan alergi.

Berikut ini merupakan gejala alergi selain bercak merah yang perlu diketahui dan diwaspadai, yaitu :

*) Denyut nadi melemah

Dalam beberapa kasus, alergi makanan tidak hanya menyerang kulit. Perubahan tekanan darah seperti penurunan denyut nadi atau menjadi lemah mendadak, juga bisa termasuk reaksi alergi.

*) Dada terasa kencang

Jika Anda mengalami kesulitan menelan makanan atau memiliki rasa sakit di dada, maka kemungkinan Anda mengalami esofagitis eosinofilik. Sederhananya, alergen (zat penyebab alaergi) yang berupa makanan dapat memicu respons kekebalan yang mengirimkan sejumlah besar sel darah putih ke kerongkongan dan membuatnya meradang, terasa kencang atau seperti ada makanan yang menyangkut di tengorokan.

*) Kulit menjadi aneh

Kulit terasa gatal dan disertai dengan kulit pecah-pecaha atu eksim yang parah sehingga menyebabkan bercak merah dan bengkak di kulit tangan, kaki atau persendia, bisa jadi termasuk gejala alergi. Selain itu, Anda juga paerlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi jika terjadi bintik merah, bengkak, atau gatal terutama di sekitar mulut.

*) Masalah saat buang air besar

Jika makanan yang dikonsumsi memicu mual, sakit perut, atau keinginan buang air besar, maka jangan langsung menduganya sebagai keracunan makanan atau intoleransi laktosa, terlebih ketika mengonsumsi makanan tertentu. Karena ini bisa jadi dikarenakan alergi makanan.

Disini memang seringkali sulit untuk mengetahui apakah Anda mengalami intoleransi makanan atau masalah lainnya. Pasalnya tidak seperti alergi, intoleransi makanan bukanlah respon dan umumnya membawa gejala yang kurang serius.

*) Masalah di bagian mulut

Alergi juga bisa menyebabkan mulut terasa batal atau batuk kering ringan. Ini biasanya terjadi karena alergi buah-buahan atau sayuran, uang memiliki protein seperti serbuk sari. Rasa gatal biasanya terbatas pada mulut dan hilang beberapa menit setelah menelan makanan.

Baca juga :

Cara Alternatif Mengatasi Alergi dengan Pengobatan Mandiri
Solusi Obat Ruam di Wajah Karena Alergi

Cara Alternatif Mengatasi Alergi dengan Pengobatan Mandiri

Cara Alternatif Mengatasi Alergi dengan Pengobatan Mandiri,- Alergi bisa terjadi pada siapapun dan kapanpun. Alergi yang timbul bisa berupa bersin-bersin, mata berair, batuk, sulit bernapas, ataupun gatal-gatal. Kondisi alergi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal dan tidak bisa dihindari jika Anda belum menemukan penyebabnya, seperti dingin atau debu. Untuk menghindarinya, maka Anda perlu mengetahui dan menghindari penyebabnya.

Tapi, bagaimana jika penyebab alergi sulit dihindari dan sudah terlanjur mengalami alergi ?

Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan pengobatan sendiri atau bisa disebut juga dengan pengobatan mandiri atau swamedikasi. Swamedikasi adalah cara mengatasi alergi dengan cara mengobati diri sendiri terhadap keluhan-keluhan dan penyakti ringan yang sering dialami masyarakan.

Pemilihan obat untuk swamedikasi disesuaikan gejala dengan keluhan dan penyakit yang dialami. Pilihan obat alergi untuk swamedikasi yang bisa digunakan yaitu diantaranya CTM (chlorpheniramine maleat) dan diphenhydramine, yang termasuk obat bebas dan obat bebas terbatas yang bisa dibeli di supermarket, toko obat, ataupun apotek. Namun, untuk pengobatan mandiri untuk mengatasi alergi dengan menggunakan Cetirizine, Anda bisa membelinya secara ebas di apotek namun dengan syarat tertentu.

Perlu diketahui, menurut SK Menkes No, 1176 tahun 1999, Cetirizine hanya bisa dibeli bebas di apotek jika merupakan pengulangan dari resep dokter, dan terbatas hanay 10 tablet. Sedangkan untuk obat jenis Loratadine, Anda tidak dapat membelinya secara bebas di apotek kecuali dengan resep dokter.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menggunakan Obat untuk Pengobatan Mandiri

Setelah mengetahui jenis obat apa saja yang bisa digunakan untuk pengobatan swamedikasi, juga terdapat beberapa hal yang perlu diketahui dalam menggunakan obat-obatan ini, diantaranya :

  1. Perhatikan kondisi khusus seperti sedang hamil atau menyusui, akan memberikan obat alergi ini pada bayi, seorang lansia, penderita diabetes, hipertensi, dan penyakit kronis lainnya, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.
  2. Pertimbangan pengalaman alergi pada obat tertentu (jika ada).
  3. Hindari dosis melebihi yang dianjurkan, selalu lihat kembali dosis yang diperlukan.
  4. Hindari penggunaan bersama dengan minuman beralkohol atau obat tidur.
  5. Selalu perhatikan nama obat, zat berkhasiat, kegunaan, cara penggunaan, efek samping, dan interaksi obat yang dapat dibaca pada etiket atau brosur.

Hal utama yang perlu diperhatikan mengenai cara mengatasi alergi dengan pengobatan mandiri dengan anti alergi adalah kebanyakan obat anti alergi menyebabkan kantuk. Pada kondisi tertentu ini dapat menjadi efek samping yang positif karena akan membantu mengistirahatkan tubuh. Namun, jika harus tetap beraktivitas setelah minum obat, maka sangat disarankan untuk tidak mengemudi, mengoperasikan alat berat, ataupun melakukan pekerjaan yang memerlukan konsentrasi penuh karena bisa menimbulkan bahaya.

Jika Anda tidak mengharapkan adanya efek tersebut, terdapat obat anti alergi generai terbaru yang memiliki efek mengantuk yang minumal bahkan tidak ada sama sekali. salah satunya Loratadine. Namun, obat tersebut hanya bisa dibeli dengan resep dokter.

Baca juga : Solusi Obat Herbal Ruam di Wajah Karena Alergi

Solusi Obat Herbal untuk Atasi Ruam di Wajah Karena Alergi

Solusi Obat Herbal untuk Atasi Ruam di Wajah Karena Alergi,- Alergi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi dan bisa dialami oleh siapapun dan dibagian tubuh manapun, termasuk kulit wajah. Bercak kemerahan atau gatal, hingga ruam kemerahan merupakan beberapa gejala alergi yang bisa terjadi pada kulit wajah.

Alergi pada kulit wajah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti akibat mengonsumsi makanan penyebab alergi hingga kosmetik. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa memanfaatkan beberapa bahan alami yang memiliki kandungan serta khasiat untuk membantu mengatasi ruam di kulit wajah.

Salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai solusi obat herbal untuk atasi ruam di wajah karena alergi adalah ekstrak teripang. Teripang merupakan salah satu biota laut yang memang diketahui kaya akan kandungan nutrisi serta berkhasiat bagi kesehatan.

Teripang emas telah digunakan sejak zaman dahulu untuk membantu pengobatan penyakit secara tradisional. Bahkan, kini telah banyak penelitian yang dilakukan diberbagai negara untuk membuktikan khasiatnya.

Kini teripang telah banyak diproduksi menjadi produk-produk kesehatan, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaatnya dengan mudah.

Diantara banyaknya produk teripang yang beredar, QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal unggulan yang cukup banyak dipilih untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda, termasuk untuk membantu mengobati ruam di kulit wajah akibat alergi.

Baca juga : Pengobatan Jerawat Karena Alergi Makanan

QnC Jelly Gamat, Solusi Obat Herbal untuk Atasi Ruam di Wajah Karena Alergi

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal terbaik yang banyak direkomendasikan untuk membantu mengobati berbagai masalah kesehatan sekaligus mengembalikan dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

QnC Jelly Gamat dibuat dari perpaduan bahan alami pilihan terbaik dengan kandungan nutrisi lengkap serta khasiat yang luar biasa. Disamping itu, QnC Jelly Gamat juga merupakan produk kesehatan yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM dengan no. registrasi POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Komposisi dari QnC Jelly Gamat ini diproses secara tradisional dengan teknologi higienis tanpa campuran bahan kimia obat (BKO) serta tanpa bahan pengawet, sehingga sangat aman untuk dikonsumsi dan memiliki kualitas dan keasliannya terjadmin.

Keterangan produk :

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Harga : Rp. 155.000,-/botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari
*Harga belum termasuk ongkos kirim

Kandungan dan Khasiat QnC Jelly Gamat

Teripang emas yang menjadi bahan uatam dari QnC Jelly Gamat ini diketahui kaya akan kandungan nutrisi, salah satunya yaitu kolagen yang mampu membantu meregenerasi sel kulit mati. Kolagen ini sangat baik untuk kecantikan kulit dan membantu merawat kecantikan kulit secara alami. Tidak hanya itu, teripang emas juga dapat membantu mengatasi ruam yang timbul di kulit wajah serta meredakan rasa gatal dan kemerahan di kulit.

Untuk mendapatkan manfaat QnC Jelly Gamat untuk pengobatan alergi secara maksimal, selain dikonsumsi, Anda juga bisa menggunakan QnC Jelly Gamat sebagai masker wajah. Dengan begitu, maka pengobatan ruam di kulit wajah akibat alergi bisa dilakukan dari dalam dan luar.

Dengan manfaat dan khasiat yang dimilikinya, kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi obat herbal untuk atasi ruam di wajah karena alergi terbaik yang aman dan efektif.

Berikut ini merupakan salah satu cerita dari konsumen kami yang telah merasakan khasiat dari QnC Jelly Gamat :

**Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbai untuk menagtasi masalah kesehatan yang Anda alami.

Bagi Anda yang berminat untuk merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan klik tautan di bawah ini untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga.

=> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

Semoga lekas sembuh.

Inilah Alasan Kenapa Ada Orang yang Alergi Jika Olahraga

Inilah Alasan Kenapa Ada Orang yang Alergi Jika Olahraga,- Tak dipungkiri timbulnya reaksi alergi dapat mengganggu aktivitas penderitanya. Rasa gatal di kulit, sesak nafas, atau gejala alergi lainnya akan sangat mengganggu dan membuat penderitanya tidak nyaman.

Ada beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya alergi, seperti makanan, debu, bulu binatang, dan lain sebagainya. Namun, terkadang ada pula orang yang mengalami gejala alergi seperti gatal sangat parah ketika berolahraga.

Jika mengalami hal tersebut, mungkin Anda mengidap kondisi exercise urticaria. Gejala ini bisa berkembang selama atau setelah olahraga dan meninggalkan tanda-tanda seperti gundukan datar atau bekas pada kulit, bintik-bintik merah atau lecet.

Alergi karena olahraga bisa terjadi karena adanya peningkatan histamin selama latihan. Histamin adalah bahan kimia yang dilepaskan dalam tubuh sebagai bagian dari suatu reaksi alergi.

Selain ruam dan gatal, alergi olahraga juga bisa menyebabkan gejala lain seperti kemerahan pada kulit, kram perut, sakit kepala, serta pembengkakan di lidah, wajah, dan tangan.

Berdasarkan penelitian medis, terdapat beberapa alasan kenapa ada orang yang alergi jika olahraga, diantaranya :

Alergi olahraga memang ada dan kondisi ini dialami oleh sekitar 2% orang dari total populasi

Digambarkan dalam spektrum untuk pelevelannya, anaphylaxis yang dipicu oleh olahraga atau lebih dikenal dengan Exercise-Induced Anaphylaxis (EIA) memang benar ada. Kondisi ini seringkali terjadi sebagai akibat dari aktivitas berlebihan saat jogging, bermain tenis, menari, atau bersepeda. Namun, pada beberapa kasus, olahraga ringan seperti berjalan pun bisa memicu timbulnya kondisi ini.

Pola makan juga bisa memicu kondisi alergi olahraga

EIA juga memiliki tipe food-dependent exercise-induced anaphylaxis (FDEIA), yaitu bentuk alergi yang timbul ketika Anda berolahraga tepat setelah mengonsumsi makanan tertentu. Anda mungkin tidak akan alergi ketika mengonsumsi makanan tersebut secara biasa, tetapi jika langsung berolahraga makan ini bisa menimbulkan alergi.

Makanan paling umum yang berkolerasi dengan FDEIA adalah gandum, kerang, tomat, kacang, dan jagung. Beberapa makanan lainnya yang juga berpengaruh adalah daging, buah, biji-bijian, susu, kedelai, selada, dan nasi. Walaupun demikian, bukan berarti Anda harus menghindari makanan tesebut sebelum olahraga, tetapi berilah jarak waktu yang cukup panjang antara makan dan olahraga.

Ketika penderita EIA berolahraga, antibodi akan diproduksi untuk melawan sesuatu, padahal sedang tidak diperlukan

Disebut alergi karena reaksinya sama dengan berbagai bentuka lergi, bentukan pun berbeda pada setiap orang, bisa gatal, kemerahan, dan terkadang dalam bentuk masalah pencernaan. Selama terjadi reaksi alergi, sistem imun, pertahanan tubuh akan membentuk antibodi, yaitu sekelompok protein dalam darah yang melawan bakteri dan benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Jika Anda tetap berolahraga ketika hal ini terjadi, maka reaksinya akan semakin parah. Bahkan hingga bisa menyebabkan tersumbatnya tenggorokan atau tekanan darah rendah, yang bisa memicu timbulnya gangguan sirkulasi udara ataupun darah.

Walaupun begitu, EIA masih bisa dikendalikan. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan olahraga intensitas rendah. Jika Anda senang dengan olahraga intensitas berat, maka cobalah untuk berenang karena belum dikaitkan dengan EIA.

Selain itu, cobalah berhenti makan selama 6 sampai 8 jam sebelum berolahraga. Cuaca yang terlalu panas atau dingin juga bisa memperburuk reaksi EIA.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran dan mengetahui seberapa parah reaksi yang Anda miliki. Dokter mungkin akan memberikan Epipen yang dilengkapi dengan adrenalin darurat (epinefrin) yang menghentikan reaksinya.

Artikel terkait :

Ternyata Olahraga Bisa Timbulkan Reaksi Alergi
Jenis Alergi Bukan Makanan yang Tidak Banyak Diketahui

Cara Tepat Menolong Lansia Ketika Mengalami Alergi

Cara Tepat Menolong Lansia Ketika Mengalami Alergi,- Alergi merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa dialami oleh siapa saja, tidak terkecuali oleh lansia. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan alergi pada lansia, seperti diantaranya daya tahan tubuh yang menurun, perubahan anatomi tubuh, serta penggunaan obat-obatan tertentu yang dapat memperparah alergi.

Alergi pada lansia memang sering terjadi. Namun hal ini tidak boleh dianggap sepele, terlebih lagi pada lansia yang memiliki kondisi kekebalan tubuh yang sudah menurun. Karena meskipun terlihat ringan, alergi dapat berakibat fatal jika tidak segera diatasi.

Untuk membantu mengatasinya, berikut ini adalah beberapa cara tepat menolong lansia ketika mengalami alergi yang bisa dilakukan, diantaranya :

Kenali gejala yang sering timbul

Ada bermacam-macam gejala alergi yang sering timbul, mulai dari sesak napas, batuk, gatal pada kulit atau diare. Jadi, jika gejala yang sering timbul sudah tampak, maka sebaiknya segera berikan obat alergi yang biasa dikonsumsi.

Cari tahu penyebabnya

Jika alergi yang dialami lansia baru pertama kali, coba gali lebih dalam mengenai penyebabnya dari orang yang setiap hari merawat dan berada didekatnya. Penyebab alergi yang paling sering adalah debu, udara dingin, dan makanan seperti seafood atau telur. Setelah mengetahui penyebabnya, yang harus dilakukan pertama kali ada menghindarkan penyebab alergi tersebut dari lansia.

Bagi lansia penderita hipertensi yangmengonsumsi obat hipertensi golongan ACE Inhibitor disarankan untuk berhati-hati. Pasalnya obat tersebut memiliki efek samping batuk yang dapat memancing kambuhnya asma.

Sediakan obat yang biasa dikonsumsi

Lansia yang mengidap alergi biasanya sudah memiliki obat khusus yang harus selalu ada di tempat penyimpanan obat. Hati-hati terhadap kombinasi obat yang dikonsumsi tanpa petunjuk dokter. Karena beberapa kombinasi obat bisa menyebabkan dampak yang buruk bagi lansia. Hal ini dikarenakan mulai menurunnya fungsi ginjal di saat usia menua.

Kombinasi obat yang biasanya diberikan saat timbul gejala alergi pada lansia adalah obat antihistamin yang dikombinasikan dengan obat steroid.

Bawa ke dokter jika gejala tidak mereda

Jika pemberian obat antihistamin tidak meredakan gejala yang timbul, maka segera bawa lansia ke dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.

Ketahui Hal Berikut Sebelum Mewarnai Rambut Pertama Kali

Ketahui Hal Berikut Sebelum Mewarnai Rambut Pertama Kali,- Mewarnai rambut menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk merubah penampilan menjadi lebih menarik sesuai dengan apa yang diinginkan. Tampil beda dan menambah daya tarik merupakan tujuan dari sebagian besar orang melakukan perubahan pada warna rambutnya.

Namun, bagi Anda yang baru pertama kali mewarnai rambut mungkin akan merasa khawatir, apakah cara ini aman untuk dilakukan ? Mengingat ada banyak kandungan bahan kimia pada cat rambut yang bisa memicu timbulnya berbagai gangguan pada kesehatan, khususnya pada kesehatan rambut dan kulit kepala.

Namun, jika Anda berniat untuk mencoba mewarnai rambut, ketahui hal berikut sebelum mewarnai rambut pertama kali :

*) Cari tahu

Sebelum memulai mewarnai rambut, carilah contoh warna rambut yang cocok dengan kulit Anda. Anda bisa mencari foto-foto selebriti yang warna kulitnya sama dengan Anda dan lihatlah warna rambut apa yang cocokd engan mereka. Dengan begitu, maka Anda tidak kaget dengan hasilnya nanti.

*) Lakukan di rumah

Penata rambut Cynthia Alvarez, menjelaskan jika Anda ingin mewarnai seluruh rambut dengan satu warna saja, maka tidak ada salahnya untuk melakukan hal tersebut di rumah. Menurutnya, mewarnai rambut sendiri di rumah telah dilakukan sejak 20 tahun terakhir.

Menurutnya, jika Anda ingin warna rambut terang atau ombre, maka menggunakan cat rambut yang dibeli di supermarket bukanlah pilihan terbaik. Namun, jika Anda menginginkan warna rambut yang lebih gelap, maka hal tersebut akan lebih praktis dan ekonomis jika dilakukan di rumah.

*) Jangan keramas

Cynthia menyarangkan, usahakan jangan keramas sebelum mewarnai rambut. Justru biarkan rambut dalam keadaan kotor karena kondisi tersebut adalah kondisi yang paling ideal untuk mewarnai rambut.

Minyak alami pada kulit kepala berfungsi sebagai penyangga antara kulit kepala dan bahan pewarna rambut. Jadi, sebaiknya tidak perlu keramas minuman sehari sebelum proses pewarnaan.

*) Siapkan persediaan cat rambut

Saat pertama kali mewarnai rambut sendiri di rumah, sebaiknya belilah pewarna rambut lebih dari 2 botol. Hal tersebut dimaksudkan untuk berjaga-jaga agar proses pewarnaan berjalan dengan lancar.

Anda tentu tidak mau jika ada bagian rambut yang tidak diwarnai karena pewarna rambutnya habis. Maka dari itu, sebaiknya siapkan persediaan cat rambut lebih banyak karena hampir semua wanita menyepelekan ketebalan rambutnya.

Baca juga : Obat Herbal Alergi Cat Rambut

*) Perhatikan tekstur cat rambut

Jika ingin mewarnai rambut sendiri, gunakanlah cat rambut yang bertekstur gel atau cair. Dibandingkan dengan cat rambut yang bertekstur busa atau foam, formula cat rambut gel atau cair ini dirancang untuk menutupi warna rambut asli lebih merata pada setiap helai rambut.

*) Warnai rambut perlahan

Bagi Anda yang memiliki rambut keriting, lakukan pewarnaan secara perlahan agar tidak berpengaruh pada tekstur rambut. Jika pewarnaan tersebut dilakukan dengan tepat, maka rambut yang diwarnai akan tetap keriting. Namun, Cynthia menyarankan agar tetap berhati-hati dalam proses pewarnaan tersebut karena bisa maenyebabkan kerusakan tekstur rambut.

Ia menjelaskan, semakin besar berbedaan warna rambut asli dengan warna rambut yang diinginkan, maka elastisitas rambut juga akan berkurang meski untuk sementara waktu.

*) Perawatan rambut

Rambut yang diwarnai juga memerlukan perawatan yang ekstra. Setidaknya gunakan kondisioner seminggu sekali kemudian bungkus rambut dengan plastik pembungkus rambut (shower cap) dan diamkan rambut selam 20 menit. Ia juga menyarankan untuk menggunakan minyak rambut seperti essential oil atau minyak zaitun setelah keramas.

*) Gunakan sampo khususnya

Setelah mewarnai rambut, gunakanlah sampo yang memang diformulasikan khusus untuk rambut yang diwarnai. Sampo khusus tersebut tidak mengandung bahan kimia seperti sulfat dan memiliki perlindungan ringan untuk mencegah warna rambut memudar.

Selain memperhatikan beberapa hal diatas, Anda juga sebaiknya melakukan tes alergi sebelum mewarnai rambut. Ini dilakukan untuk memastikan apakah cat rambut yang digunakan dapat memicu alergi atau tidak.

Itulah beberapa hal yang harus diketahui sebelum mewarnai rambut pertama kali. Selain memperhatikan keindahannya, Anda juga harus memperhatikan keamanan serta kesehatan rambut dan kulit kepala saat mewarnai rambut. Lakukan beberapa hal tersebut agar selain mempercantik diri, aktivitas mewarnai rambut juga aman bagi kesehatan. Semoga bermanfaat.

Cara Melakukan Tes Alergi Sebelum Mewarnai Rambut

Cara Melakukan Tes Alergi Sebelum Mewarnai Rambut,- Bagi sebagian orang, mewarnai rambut merupakan salah satu pilihan gaya hidup untuk menunjang penampilannya agar terlihat lebih menarik. Namun, sebelum menggunakan pewarna rambut, ada hal yang harus diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.

Tes alergi merupakan salah satu hal yang harus dilakukan sebelum mewarnai rambut untuk mengetahui apakah produk tersebut dapat memicu alergi atau tidak. Hal ini sangat penting dilakukan, mengingat beberapa orang bisa saja mengalami alergi ketika menggunakan cat rambut.

Tes alergi cat rambut ini cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Pertama, oleskan sedikit cat rambut ke bagian bawah telinga. Kemudian diamkan selama 48 jam.

Jika terjadi reaksi gatal ataupun iritasi, maka jangan teruskan penggunaan cat rambut tersebut. Namun, jika Anda tidak mengalami masalah apapun, maka Anda bisa menggunakan cat rambut tersebut.

Lakukan juga hal yang sama dengan produk yang berebda meskipun dalam satu merk yang sama. Terkadang satu merk memiliki beberapa produk, sehingga Anda harus tetap melakukan tes pada setiap produk tersebut.

Untuk menghindari alergi cat rambut, juga disarankan untuk menggunakan produk perawatan rambut yang sudah terpercaya sehingga aman untuk digunakan tanpa menimbulkan alergi pada kulit dan rambut pun tetap sehat.

Selain itu, agar rambut tetap sehat, Anda juga harus melakukan perawatan pada rambut setelah pewarnaan dengan tepat. Anda disarankan untuk mencuci rambut dengan air dingin, dan jika ada, gunakan sampo khusus untuk rambut berwarna.

Selain itu, Anda juga memerlukan perawatan rambut setidaknya satu minggu sekali. Cara termudah untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan produk creambath di rumah yang kemudian dilapisi dengan handuk hangat.

Terakhir, disarankan untuk menghindarkan rambut dari hal-hal yang berpotensi merusak rambut, seperti terpapar di bawah sinar matahari dan juga berenang.

Baca juga : Kandungan Bahan Kimia Dibalik Cat Rambut dan Risikonya

Kandungan Bahan Kimia Dibalik Cat Rambut dan Risikonya

Kandungan Bahan Kimia Dibalik Cat Rambut dan Risikonya,- Mewarnai rambut bisa membuat penampilan seseorang berbeda, terlebih lagi jika ditunjang dengan tren warna rambut yang terus berganti. Maka tak heran jika banyak orang yang berminat untuk merubah warna rambutnya.

Namun, dibalik semua itu, ternyata ada bahaya dari cat rambut yang harus dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Keamann bahan kimia yang terkandung didalam cat rambut memang masing sering dipertanyakan. Ada kemungkinan cat rambut menyebabkan timbulnya reaksi tubuh atau bahkan penyakit yang bisa merugikan kesehatan.

Berikut ini merupakan kandungan bahan kimia dibalik cat rambut dan risikonya yang harus diwaspadai, diantaranya :

Keracunan

Beberapa cat rambut diketahui memiliki zat kimia yang bernama timbal asetat. Bahan ini telah disetujui sebagai pewarna pada car rambut, asalkan konsentrasinya tidak melebihi 0,6% b/v. Bahan ini aman digunakan jika Anda mengikuti petunjuk penggunaannya. Jika konsentrasinya melebihi batas dan terhirup oleh manusia, maka ini akan menimbulkan keracunan.

Alergi

Cat rambut juga bisa menyebabkan alergi, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Kasus alergi cat rambut umumnya disebabkan oleh bahan kimia yang bernama para-phenylenediamine (PPD). Padahal lebih dari 70% produk cat rambut yang beredar mengandung PPD, termasuk merek-merk ternama. Sebagian orang yang alergi terhadap PPD merasakn gejala seperti nyeri pada sekitar garis rambut atau pada wajah. Selain itu, efek umum yang terlihat adalah pembengkakan wajah.

Kanker

Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam cat rambut mungkin saja bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker). Bahan kimia ini bisa masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit kepala atau dihirup saat bernapas. Kanker yang mungkin timbu, termasuk kanker darah, baik leukemia ataupun limfoma, kanker payudara, serta kanker kandung kemih.

Hubungan antara cat rambut dan kanker pada manusia memang belum 100% terbukti. Pada hewan, peneliti melihat bahwa bahan kimia pada cat rambut dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, penelitian ini belum tentu sama jika diterapkan pada manusia. Selain itu, kandungan cat rambut juga terus mengalami perkembangan. Jika dulu kandungan cat rambut bernama amina aromatik bisa menyebabkan kanker pada hewan, namun saat ini bahan tersebut jarang digunakan.

Pewarnaan rambut dengan cat rambut memang terlihat menarik. Namun, sebaiknya tetap perhatikan cara penggunaan yang tepat, ketika mengaplikasikan bahan-bahan kimia pada rambut dan kulit kepala. Ikuti semua petunjuk dan peringatan yang tertera pada kemasan. Jika Anda khawatir dengan risiko kesehatan yang ditimbulkan, maka lebih baik untuk menghindarinya.

Obat Herbal Alergi Kulit Kepala Karena Cat Rambut Terbaik

Obat Herbal Alergi Kulit Kepala Karena Cat Rambut Terbaik,- Cat rambut atau pewarna rambut merupakan solusi mudah bagi orang lanjut usia untuk menyembuyikan warna uban mereka. Selain itu, cat rambut juga biasa digunakan untuk memberikan tampilan visual yang berbeda pada warna rambut.

Namun, bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, penggunaan cat rambut ini bisa menimbulkan alergi. Alergi cat rambut ini memiliki tingkat keparahan yang berbeda pada setiap orang, namun dalam banyakl kasus, tanda-tand areaksi alergi akan mulai timbul dalam waktu 24 jam setelah penggunaan cat rambut.

Gatal kulit kepala merupakan salah satu gejala yang paling umum terjadi. Kulit kepala mungkin menunjukkan tanda-tanda pembentukan jerawat atau melepuh. Selain itu, dermatitis pada kulit rambut juga merupakan gejala umum dikalangan pengguna cat rambut. Dalam beberapa kasus, dermatitis tidak hanya terbatas pada kulit kepala, tetapi juga menyebar ke dahi dan leher.

Selain memengaruhi wajah, reaksi alergi yang parah dapar termanifestasi dalam bentuk pembengkakan mata. Orang yang mengalami alergi cat rambut mungkin juga mengalami demam dan mual sehingga sulit menelan makanan.

Menghilangkan cat rambut merupakan salah satu langkah pengobatan terbaik untuk mengatasi alergi kulit kepala akibat cat rambut. Namun, selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi obat alergi untuk membantu mengatasi dermatitis dan pembengkakan yang timbul di kulit kepala dan wajah.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, disini kami memiliki rekomendasi obat herbal alergi kulit kepala karena cat rambut terbaik yang sangat efektif dan juga aman.

QnC Jelly Gamat, Rekomendasi Obat Herbal Alergi Kulit Kepala Karena Cat Rambut Terbaik

QnC Jelly Gamat merupakan solusi terbaik untuk membantu mengatasi berbagai gejala alergi kulit kepala karena cat rambut. Pasalnya, QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal multikhasiat yang kaya akan kandungan nutrisi serta memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan dan pengobatan penyakit.

Dibuat dari 100% bahan alami dan diproses dengan teknologi higienis tanpa campuran bahan kimia obat (BKO), sehingga QnC Jelly Gamat memiliki kualitas dan keaslian yang terjamin serta sangat aman dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dari balita hingga lanjut usia, bahkan juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Keterangan produk :

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Harga : Rp. 155.000,-/botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari
*Harga belum termasuk ongkos kirim

Khasiat komposisi QnC Jelly Gamat

Teripang emas yang terkandung didalam obat herbal alergi kulit kepala karena cat rambut terbaik QnC Jelly Gamat ini merupakan spesies terbaik yang diambil langsung dari perairan terbaik Indonesia dan diproses secara tradisional dengan teknologi higienis, sehingga keaslian dan kealamian bahan tetap terjaga.

Teripang emas termasuk salah satu biota laut yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Hal ini disebabkan karena teripang kaya akan kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan, seperti diantaranya protein, kolagen, chondroitin, lektin, saponin, glucosaminoglicans (GAGs), mukopolisakarida, antiseptik alamiah, omega 3, 5, dan 9, asam amino, serta vitamin dan mineral.

Teripang emas diketahui memiliki khasiat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit. Selain itu, kandungan antiseptik yang dimilikinya juga dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah timbulnya infeksi. Mengonsumsi teripang atau ekstrak teripang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, karena teripang mampu berfungsi dalam pembentukan jaringan baru dalam waktu singkat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM dengan no. registrasi POM TR 173301471 serta berlisensi HALAL MUI. Sehingga Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan keamananya. Selain dikonsumsi secara rutin, Anda juga bisa mengoleskan QnC Jelly Gamat pada bagian kulit yang luka atau terasa gatal. Sehingga pengobatan alergi bisa dilakukan secara efektif dari dalam dan luar tubuh.

Telah banyak konsumen kami yang merasakan langsung khasiat dari QnC Jelly Gamat, berikut ini salah satunya :

**Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

Itulah beberapa kandungan serta khasiat obat herbal alergi kulit kepala karena cat rambut terbaik QnC Jelly Gamat. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa menjadi solusi terbaik untuk membantu mengatasi keluhan Anda dan keluarga. Lakukan pengobatan ini secara rutin dan teratur untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Bagi Anda yang berminat ingin merasakan khasiatnya, silahkan lakukan pesanan terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

 

Nikmati berbagai kemudahan berbelanja secara online di tempat kami dengan jaminan produk 100% original serta dapatkan potongan harga untuk pembelian yang lebih banyak. Selain itu, Anda juga bisa menikmati layanan terbaik kami “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” untuk setiap pembelian dibawah 2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku.

Silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap daftar harga dan promo menarik lainnya.

Semoga lekas sembuh.