Penyakit Alergi Kacang

alergi kacang tanahpengobatanalergi.com,- Reaski alergi dapat terjadi ketika sistem imun tubuh bereaksi negatif terhadap alergen yang terdapat didalam makanan tertentu, obat-obatan, dan sebagainya. Kacang merupakan salah satu makanan yang paling umum ditemukan sebagai penyebab alergi selain susu, udang, dll. Kacang merupakan makanan yang banyak digemari, terutama anak-anak. Kacang sering kali hadir sebagai pelengkap suatu makanan atau dikonsumsi sebagai cemilan. Terdapat banyak produk yang terbuat dari bahan dasar kacang, namun tidak semua orang bisa menikmatinya. Banyak dari mereka yang mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi kacang atau makanan yang mengandung kacang. Reaski alergi yang dirasakan diantaranya adalah gatal-gatal dikulit yang disertai dengan rasa pusing dikepala dan yang paling parah adalah terjadinya kematian.

Besarnya tingkat kematian yang diakibatkan karena penyakit alergi kacang membuat beberapa ilmuwan melakukan penelitian mengenai alergi kacang ini. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada beberapa anak yang mengalami alergi kacang menyebutkan bahwa satu dari lima anak penderita alergi kacnag memiliki cacat Filaggrin. Mereka yang memiliki cacat Filaggrin tiga kali lebih beresiko mengidap alergi kacang daripada orang denga Fillagrin normal. Gen Fillagrin membantu membangun hambatan dalam kulit untuk melindungi tubuh terhadap iritasi dan alergi. Berdasarkan hasil penelitian para ilmuwan tersebut, cacat genetik pada gen Fillagrin dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya. Selain itu juga perubahan lingkungan dan eksposur terhadap kacang dianggap telah bertanggung jawab untuk kenaikan alergi kacang.

Selain faktor genetik, alergi terhadap kacang juga dapat terjadi oleh adanya perubahan lingkungan dan seberapa besar orang tersebut terpapar oleh kacang, artinya semakin banyak orang tersebut mengonsumsi kacang atau makanan dengan berbahan dasar kacang maka semakin besar pula resiko untuk mengalami alergi kacang.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Alergi Kacang

Kedelai-ProdukPenyebab dari penyakit alergi kacang belum diketahui kepasatiannya. Kacang dapat menyebabkan alergi karena kacang mengandung 19 protein, salah satunya adalah arachin yang dikenal sebagai pencetus alergi nomor satu. Selain di goreng, direbus dan di kukus, kacang juga dapat digunakan sebagai bahan makanan seperti menjadi bahan baku tempe, tahu, kecap, tepung campuran, dan sebagainya. Selain karena mengonsumsi kacang saja yang dapat menimbulkan alergi, menghirup juga bisa menyebabkan timbulnya reaksi terhadap alergi. Hal ini kemungkinan terjadi apabila seseorang terkena partikel udara yang dilepaskan saat mengolah kacang. Namun, tidak ada bukti yang kuat untuk membuktikan bahwa hanya dengan menghirup atau menyentuh kacang seseorang bisa mengalami alergi.

Gejala alergi pada setiap orang pasti berbeda. Reaksi alergi kacang bisa muncul sesaat setelah mengonsumsi kacang atau makanan yang mengandung kacang atau juga muncul dalam jangka waktu satu atau dua jam. Gejala alergi kacang bisa saja hanya ringan, namun pada kasus tertentu bisa juga menjadi parah dan bahkan sampai mengancam jiwa. Berikut beberapa gejala yang mungkin timbul, antaralain :

  • Reaksi kulit seperti gatal-gatal, kemerahan atau pembengkakan
  • Gata-gatal atau kesemutan didalam atau disekitar mulut dan tenggorokan sehingga menyebabkan kesulitan menelan, sesak napas dan jalannya napas tersumbat.
  • Gangguan saluran pncernaan seperti diare, sulit BAB, nyeri perut, mual atau muntah
  • Sesak napas atau mengi
  • Hidung berair atau tersumbat

Dalam kondisi terburuk, alergi dapat menyebabkan anafilaksis, reaksi tiba-tiba yang beerpotensi mrngancam nyawa. Anafilaksis dapat membuat saluran udara membengkak dan penurunan tekanan darah. Akibatnya dapat membuat seseorang kesulitan untuk bernapas dan dapat membuat penderita kehilangan kesadaran. Reaksi alergi kacang bisa sangat parah walaupun hanya mengonsumsi dalam jumlah yang kecil.

Penanganan Alergi Kacang

Hingga saat ini belum terdapat pengobatan yang pasati untuk mengatasi penyakit alergi kacang. Cara mengatasi yang terbaik adalah dengan menghindari kacang itu sendiri. Untuk mengendalikan penyakit alergi akibat dari mengonsumsi kacang, jauhi makanan yang telah terkontaminasi oleh kacang. Keterangan pada kemasan seperti “May contain nuts”, “Prodoced on shared equipment with nuts or peanuts”, atau “Produce in a facility that also processes nuts” menunjukkanproduk tersebut mengandung atau terkontaminasi oleh kacang. Nutrisi dari kacang dapat diganti dengan makanan lain seperti beras, jagung dan gandum.

Apabila Anda mendapati gejala yang semakin parah, segeralah lakukan pemeriksaan kepada dokter spesialis alergi untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan berkonsultasilah untuk mengetahui lebih jelas mengenai alergi dan gejala yang sedang dialami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *