Penyakit Alergi Protein Hewani

protein-food-sources1pengobatanalergi.com,- Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang sangat diperlukan oleh tubuh. Telur, ikan laut dan udang merupakan sumber protein tan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun, sayangnya terdapat beberapa orang yang justru menderita rekasi gatal-gatal begitu mengonsumsi makanan sumber protein tersebut. Nutrisi protein tersebut memang dapat memicu terjadinya reaksi alergi, terutama yang terdapat pada protein hewani. Pada beberapa penderita alergi, memang terdapat jenis-jenis protein tertentu yang dapat memicu alergi dengan gejala yang bervariasi, mulai dari gatal dikulit sampai gangguan pencernaan pada penderita. Jika alergi yang terjadi sudah mencapai tahap parah, maka pencerita akan mengalami sesak napas.

Protein yang belum diuraikan menjadi nutrisi memasuki peredaran darah melalui dinding usus sebagai zat yang tidak dikenal yang dapat menimbulkan reaksi alergi. Mengonsumsi protein hewani yang berlebihan dan reaksi alaeragi yang ditimbulkan dapat menyebabkan meningakatnya kasus-kasus dermatitis atopic, kaligata, penyakit kolagen, colitus ulserativa, dan penyakit Crohn.

Secara umum protein memang sangat dibutuhkan oleh tubuh, namun beberapa jenis protein dapat memicu reaksi yang berlebihan. Dibandingkan dengan jenis protein nabati jenis protein hewani lebih sering memicu alergi, sedangkan jenis protein hewani pada umumnya lebih bisa ditoleransi oleh tubuh.

Protein pada dasarnya sangat diperlukan oleh tubuh untuk membangun daya tahan tubuh terhadap penyakit. Namun, apabila jumlahnya ditambah maka bisa menyebabkan hiper yang berujung pada meracuni tubuh atau disebut dengan auto-imun. Alergi ini diawali dengan hipersensitif yang kemudian akan menyebabkan auto-imun jika berlebihan.

Alergi jensi ini memang sulit untuk disembuhkan, namun para penderita dapat mengontrol dan melakukan pencegahan dengan menjauhi sumber yang menjadi pemicu alergi untuk menghindari gejala gatal-gatal atau reaksi alergi lain yang tidak diinginkan. Namun, perlu Anda ketahui bahwa protein merupakan gizi makro yang sangat penting bagi tubuh. Jadi, sebaiknya Anda berlatih untuk membiasakan tubuh Anda agar terbiasa menerima protein.

Jika alergi protein diketahui ketika masih kecil, para orang tua dapat melakukan pengenalan secara bertahap pada sumber-sumber alergi. Ibu dapat memberikan suber protein pada menu si kecil dalam porsi yang kecil. Ketika tubuh sudah terbiasa menerima protein, maka ibu dapat menambah jumlah porsi menjadi lebih besar. Dengan demikian, tubuh dapat belajar menyesuaikan dengan sumber nutrisi penting bagi tubuh dan sebaiknya diusahakan untuk tidak dihindari.

Semoga informasi penyakit alergi protein hewani diatas dapat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *