Penyebab dan Gejala Alergi Tabir Surya yang Perlu Diwaspadai

Penyebab dan Gejala Alergi Tabir Surya yang Perlu Diwaspadai,- pengobatanalergi.com – Melindungi kulit dari paparan sinar matahari secara langsung tentu diperlukan. Paparan sinar ultraviolet tinggkat tinggi selama 20 tahun terakhir telah mengakibatkan lonjakan dalam jumlah kasus kanker kulit, dengan statistik yang tidak menunjukkan tanda-tanda melamba.

Untuk memperkecil risiko tersebut, maka cara yang bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan tabir surya, terutama ketika akan beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan tabir surya dapat mencegah sun burn atau kulit terbakar karena sinar matahari hingga mencegahnya dari kanker kulit.

Akan tetapi, pada sebagian orang penggunaan tabir surya justru menimbulkan reaksi alergi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Grup Dermatitis Amerika Utara atau NADCG antara tahun 2001-2002 menemukan, terdapat 1% dari 24 ribu orang yang mengalami alergi tabir surya. Meskipun jarang terjadi, akan tetapi kita harus tetap mewaspadai risiko alergi tabir surya ini.

Alergi Tabir Surya

Reaksi alergi biasanya timbul jika Anda menggunakan tabir surya dengan kadar SPF yang tinggi. Hal ini disebabkan karena semakin tinggi kadar SPF yang terkandung didalamnya, maka semakin banyak pula zat kimia yang digunakan. Hal ini tentu akan membuat risiko timbulnya efek samping juga semakin tinggi.

Berdasarkan penyebabnya, alergi tabir surya dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu :

  • Alergi kontak atau dermatitis

Alergi dermatitis terjadi ketika bahan kimia dalam produk memicu reaksi langsung pada kulit saat diaplikasikan. Ruam kulit merupakan reaksi alergi yang biasanya timbul.

  • Alergi fotoalergi

Alergi ini biasanya akan timbul ketika seseorang pergi ke luar ruangan dan terpapar sinar matahari secara langsung. Sinar matahari akan bereaksi dengan bahan kimia yang terkandung dalam tabir surya, sehingga menimbulkan reaksi alergi.

Dan berikut ini merupakan beberapa gejala yang biasanya timbul akibat alergi tabir surya, diantaranya yaitu :

  • Gatal
  • Kulit memerah
  • Kulit melepuh yang disertai dengan cairan
  • Pembengkakan

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap tabir surya, alangkah baiknya untuk melakukan tes. Tes darah bisa memberitahu Anda mengetahui zat apa yang memicu timbulnya alergi. Karena didalam tabir surya terdapat banyak zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi, sedangkan pemicu alergi pada setiap orang berbeda-beda.

Tes ini akan membuat Anda lebih mudah untuk menghindari zat pemicu alergi. Anda juag bisa memilih tabir surya yang tidak memiliki kandungan zat yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi.

Walaupun Anda memiliki alergi terhadap tabir surya, bukan berarti Anda akan menghindari penggunaan tabir surya dan membiarkan kulit terpapar sinar matahari secara langsung. Paslanya, paparan radiasi sinar UV bisa memicu penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *