Perbedaan Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu

Pengobatan Alergi,- Susu merupakan salah satu jenis minuman yang menjadi sumber kalsium yang baik untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. Kalsium susu paling mudah dicerna oleh tubuh manusia, sekitar 99% kalsium susu akan masuk terserap oleh tubuh ketika dikonsumsi.

Namun, sayangnya tidak semua orang bisa mengonsumsi susu. Pasalnya, beberapa orang memiliki intoleransi terhadap laktosa dan alergi susu yang membuat kondisi tubuh menjadi bermasalah ketika mengonsumsi susu.

Meskipun sama-sama tidak bisa meminum susu, namun pada penderita intoleransi laktosa masih bisa mengonsusmi produk olahan dari susu. Lalu, apa perbedaan intoleransi laktosa dan alergi susu ?

Mengetahui Perbedaan Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu

Perbedaan Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu

Manfaat susu sebagai sumber kalsium memang sangat penting. Susu memiliki kandungan gula yang disebut denganlaktosa. Pada sebagian orang, tubuh tidak memiliki enzim yang cukup untuk bisa mencerna gula dari susu tersebut. Maka dari itu, akan menyebabkan timbulnya rasa tidakĀ  nyaman pada perut seperti sakit perut, diare, atau kembung.

Tingkat intoleransi laktosa pada masing-masing orang berbeda-beda, tergantung dari banyaknya jumlah enzim yang dapat diproduksi oleh tubuh. Maka dari itu, ada beberapa penderita yang masih bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan sedikit laktosa, namun juga ada beberapa yang harus menghindarinya sama sekali.

Sebagai alternatif, penderita intoleransi laktosa tetap bisa mengonsumsi produk susu olahan seperti keju atau yoghurt. Dua produk olahan susu tersebut sudah tidak lagi atau mengandung sangat sedikit laktosa, sehingga bisa dikonsumsi dengan aman.

Jika intoleransi laktosa berhubungan dengan kandungan gula dalam susu, berbeda halnya dengan alergi susu yang berhubungan dengan protein yang ada dalam susu. Pada kasus alergi susu, reaksinya bisa lebih seriyn daripada intoleransi laktosa.

Baca : Cara Mengobati Anak Sesak Napas Karena Alergi Susu Sapi

Reaksi yang bisa timbul akibat alergi susu diantaranya adalah gatal-gatal, keringatd ingin, hingga sesak napas. Jika sudah terjadi seperti itu, maka tidak ada alternatif lain dan memang harus mencari nutrisi (kalsium) dariĀ  makanan lain dan tidak bisa mengonsumsi susu.

Alternatif bagi penderita alergi susu bisa didapat dari sayur dan buah, seperti brokoli. Dalam 2 cangkir brokoli mentah terkandung 85 mg kalsium. Selain brokoli, alternatif lain yang bisa digunakan oleh penderita alergi susu yaitu daun kale yang mengandung hingga 101 mg kalsium dalam setiap satu cangkur daun kale mentah. Perbanyak konsumsi sayur dan ikan-ikanan untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda.

Itulah perbedaan intoleransi laktosa dan alergi susu yang perlu diketahui. Meskipun sama-sama tidak boleh minum susu dan memiliki beberap reaksi yang sama, namun keduanya merupakan hal yang berbeda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *