Remaja dengan Alergi Lebih Mudah Emosi dan Depresi

Alergi merupakan gangguan kesehatan yang banyak dialami oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Bahkan banyak jenis alergi yang bisa dialami, salah satunya adalah alergi makanan.

Menurut studi terbaru, remaja yang mengalami alaergi pada makanan tertentu memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami depresi, kecemasa, dan ADHD.

“Remaja¬† dengan alergi makanan cenderung memiliki masalah mental dibanding orang dewasa,” Kata asisten profesor di Universitas McMaster, Ontario, Kanada, Mark Ferro.

Remaja dengan Alergi Lebih Mudah Emosi dan Depresi

Studi yang dipimpin oleh McMaster University telah menemukan bahwa ibu dari remaja dengan alergi makanan tertentu lebih mungkin melaporkan bahwa anak mereka memiliki masalah dengan emosional dan perilaku, jika dibandingkan dengan anak-anak mereka sendiri.

Dari 1.300 orang anak yang terlibat pada penelitian di Australia, para peneliti menemukan bahwa pada usia 14 tahun, sekitar sepertiga daro remaja dengan alergi makanan melaporkan mereka memiliki masalah dengan emosional dan perilaku, tetapi lebih dari 46% dari ibu mereka melaporkan masalah tersebut.

Ketika remaja yang sama berusia 21 tahun, 44% dari mereka dengan alergi makanan melaporkan masalah emosional dan perilaku, dan mereka dua kali lebih mungkin untuk memiliki gejala depresi yang berlangsung dari remaja dibandingkan rekan mereka yang tidak memiliki alergi sama sekali.

“Sayangnya, tidak banyak dari mereka yang mau terbuka. Profesional kesehatan harus memberitahu dampak ke depan kepada orangtua yang mengetahui anaknya alergi makanan,” kata dia menerangkan.

Studi ini telah dipublikasikan secara online di jurnal medis Allergy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *