Sakit Kepala Sering Dialami Anak Bisa Jadi Tanda Alergi

Gejala pusing atau sakit kepala merupakan salah satu keluhan yang bukan hanya bisa dialami oleh orang dewasa, anak bahkan bayi dan balita pun bisa mengalami pusing atau sakit kepala. Bedanya orang dewasa jika merasa pusing bisa langsung menyampaikan dan segera melakukan tindakan untuk mengatasinya. Sedangkan jika pusing atau sakit kepala tersebut dialami oleh anak, bayi, atau balita, masalahnya justru pada masih sulitnya akan untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya.

Sakit Kepala Sering Dialami Anak Bisa Jadi Tanda Alergi

Meskipun umumnya sakit kepala disebabkan oleh penyebab yang tidak berbahaya, namun jika anak terlalu sering sakit kepala bisa mengganggu aktivitas, tidur, dan menurunkan kualitas hidupnya.

Jika ibu atau ayah mengamati jika anak sering mengalami sakit kepala, terutama setelah ia mengonsumsi jenis makanan tertentu, maka bisa jadi sakit kepala yang dialaminya disebabkan oleh alergi.

Sakit Kepala Sering Dialami Anak Bisa Jadi Tanda Alergi

Sakit kepala yang disebabkan karena alergi biasanya berupa migrain dan nyeri sinus. Jika sakit kepala yang dirasakannya migrain, maka anak akan merasakan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala. Selain itu, mual dan muntah juga bisa menyertai sakit kepala migrain ini.

Beberapa faktor yang dapat menimbulkan migrain diantaranya seperti hidung tersumbat, makanan tertentu, seperti susu sapi dan produk turunannya (keju, yoghurt, krim,mentega, dll), telur, makanan laut, kacang-kacangan, asap rokok, serta asap kendaraan bermotor.

Untuk mengatasinya, para orangtua harus mengetahui terlebih dahulu apa pencetusnya. Ibu juga bisa memberikan obat antinyeri dan obat alergi yang dijual bebas untuk membantu mengatasi gejalanya. Jika kondisi anak belum membaik, segera bawa anak ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga : Penanganan Batuk Alergi pada Anak

Selain karena alergi, sakit kepala pada anak juga bisa disebabkan karena peradangan sinus atau disebut juga sinusitis. Sinusitis ini terjadi karena rongga sinus (rongga yang berisi udara di tulang wajah) mengalami peradangan dan pembengkakan, sehingga aliran lendir dalam rongga hidung tersumbat. Hal ini mengakibatkan peningkatan tekanan dalam rongga sinus dan menyebabkan nyeri pada wajah dan kepala.

Sinusitis dapat kambuh jika terdapat pencetus alergi, terutama alergen yang dihirup seperti debu, tungau, jamur, dan serbuk sari bunga.

Untuk mencegahnya, kenali dan hindari pencetus alergi anak. Pecnetus alergi yang dapat terhirup biasanya ada di dalam kamar tidur. Maka dari itu, orangtua harus rajin membersihkan kamar di kecil, mengganti seprai dan selimut, serta menuci saringan penyejuk udara dan gorden. Jangan lupa untuk tidak menyimpan karpet atau boneka di kamar anak yang alergi debu. Sebaiknya anak juga tidak memelihara binatang peliharaan. Namun, jika sudah memiliki hewan peliharaan, usahakan agar hewan peliharaan tidak masuk kedalam rumah, terutama ke dalam kamar anak.

Artikel Terkait :

Obat Alergi Anak Tradisional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *