Obat Eksim Alergi Herbal yang Aman untuk Semua Usia

Obat Eksim Alergi Herbal yang Aman untuk Semua Usia,- Bagi mereka yang memiliki alergi, ketika tubuh terpapar atau bersentuhan dengan zat penyebab alergi, maka bisa memicu timbulnya reaksi alergi. Kondisi ini tentu bisa membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Reaksi alergi yang timbul bisa taerjadi dalam beberapa bentuk. Beberapa orang mengalami kesulitan bernapas, batuk, mata panas, dan hidung beringus. Reaksi alergi lainnya bisa menyebabkan perubahan pada kulit. Ada berbagai jenis alergi yang bisa menyerang pada bagian kulit, salah satunya yaitu eksim alergi.

Obat Eksim Alergi

Sekilas Tentang Eksim Alergi yang Perlu Diketahui

Eksim alergi atau alergi eksim merupakan ruam gatal pada kulit yang timbul ketika Anda terpapar alergen atau zat penyebab alergi. Eksim alergi juga dikenal dengan nama lain, seperti alergi dematitis, dermatitis kontak, dermatitis kontak alergi, dan eksim kontak.

Eksim alergi terjadi ketika Anda mengalami kontak langsung dengan alergen. Jenis reaksi alergi ini juga dikenal sebagai alergi tertunda karena terkadang diperlukan beberapa paparan untuk alergen bisa menyebabkan reaksi.

Meskipun eksim alergi bisa terjadi akibat respon imun terhadap zat tertentu, namun ada beberapa penyebab utama timbulnya eksim alergi, seperti diantaranya :

  • Lateks
  • Zat perekat
  • Parfum pada kosmetik
  • Pewarna pakaian tertentu
  • Zat kimia pada produk rambut
  • Krim antibiotik kulit seperti neomycin
  • Nikel, yang terkandung pada anting-anting, perhiasan, sabuk, dan kancing metal pada jeans

Tidak hanya itu, eksim alergi juga bisa terjadi ketika kulit terekspos pada zat kimia dari cahaya matahari. Salah satu contohnya yaitu reaksi alergi yang terjadi setelah penggunaan tabir surya dan berada di paparan sinar matahari.

Apa saja gejala eksim alergi ?

Eksim alergi memiliki gejala yang bervariasi dan bisa berubah pada setiap individu. Gejala biasanya terjadi pada kulit yang mengalami kontak langsung dengan alergen. Pada kasus yang langka, gejala eksim alergi bisa menyebar pada area kulit lainnya.

Beberapa gejala eksim alergi yang umum terjadi yaitu :

  • Tuam kulit
  • Gatal pada kulit
  • Sayatan pada kulit
  • Kulit panas dan nyeri
  • Peradangan pada kulit
  • Kulit kering, merah atau kasar
  • Sensasi terbakar atau rasa sakit pada kulit
  • Kulit menjadi bersisik, kasar, atau menebal
  • Benjolan merah pada kulit yang bisa bernanah atau berkerak

Bagaimana cara mengobati eksim alergi ?

Pengobatan eksim alergi tergantung dari tingkat keparahan gejala yang timbul. Penting untuk selalu mencuci tangan dengan banyak air agar bekas alergen bisa dihilangkan. Jika gejala alergi yang timbul ringan dan tidak mengganggu, maka tidak diperlukan penanganan yang lebih lanjut. Anda bisa menggunakan krim pelembab untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan memperbaiki kerusakan.

Namun, selain itu, Anda jugsa bisa mengobati eksim alergi dengan menafaatkan obat eksim alergi herbal QnC Jelly Gamat. Dimana ini merupakan salah satu produk herbal terbaik dengan khasiat yang luar biasa untuk membantu mengatasi eksim alergi secara alami dan juga efektif.

Obat Eksim Alergi

Harga : Rp. 155.000,- / botol | Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari. Juga bisa dioleskan secara langsung pada kulit.

Obat Eksim Alergi Herbal yang Aman untuk Semua Usia QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan obat alergi dengan komposisi utama ekstrak teripang asli yang kaya akan kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan serta bisa membantu pengobatan penyakit secara alami dan aman.

Disamping itu, QnC Jelly Gamat termasuk salah satu obat herbal yang telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM TR 173301471 serta berlisensi halal MUI. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi dengan kualitas dan keasliannya.

Kandungan dan Khasiat QnC Jelly Gamat untuk Mengobati Eksim Alergi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, QnC Jelly Gamat dibuat dengan komposisi utama ekstrak teripang emas yang kaya akan khasiat. Namun, selain itu, didalamnya juga terkandung bahan alami lainnya, seperti sweetener stevia, air RO, pengemulsi nabati, essen natural, serta ekstrak buah dan sayur yang akan melengkapi khasiat serta manfaatnya.

Didalam teripang emas ini terkandung beragam nutrisi yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Teripang mampu mempercepat pembentukan jarinagn baru. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Hassan Yaakob, Phd dari Universitas Malaysia menyebutkan bahwa teripang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit. Hal ini tentu bisa membantu mengurangi gejala eksim alergi yang timbul pada kulit.

Selain itu, didalam teripang juga terkandung kolagen yang dapat membantu mengatasi luka akibat eksim alergi pada kulit. Kolagen ini sendiri menjadi komponen pembangun dermis, yaitu diantara susunan paling rendah pada kulit, yang berfungsi untuk melindungi kulit agar tetap kencang lentur, meregenasi sel-sel kulit mati, serta mempertahankan kelembapan.

Itulah beberapa kandungan serta khasiat dari QnC Jelly Gamat sebagai solusi obat eksim alergi herbal. Khasiat dan manfaat dari QnC Jelly Gamat ini telah dirasakan oleh banyak konsumen kami. Berikut salah satu testimoni dari konsumen kami yang telah merasakan langsung khasiat obat eksim alergi QnC Jelly Gamat :

Obat Eksim Alergi

Obat Eksim Alergi

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu tergantung pada stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum.

Nah, kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi alami obat eksim alergi herbal. Bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, bisa melakukan pesanan kepada kami dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !!

Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami akan langsung membalas dengan total harga yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan dari pelanggan, untuk pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” (Khusus daerah Jawa). Dan untuk pemesanan diatas 2 botol Anda harus membayar minimal setengah dari harga yang harus Anda bayar sebagai DP. Dan segera lakukan pembayaran setelah barang pesanan Anda terima.

Anda juga bisa langsung KLIK DISINI untuk informasi lengkap mengenai cara pemesanan dan daftar harga QnC Jelly Gamat.

Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk Anda. Semoga lekas sembuh.

Mengetahui Obat Antihistamin untuk Bantu Atasi Gejala Alergi

Mengetahui Obat Antihistamin untuk Bantu Atasi Gejala Alergi,- Obat antihistamin merupakan obat pertama yang dianjurkan jika alergi Anda kambuh. Obat ini bisa membantu meredakan berbagai gejala alergi, seperti gatal, batuk, bersin, bahkan sesak napas.

Antihistamin

Lalu, apa itu obat antihistamin ?

Antihistamin adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, seperti rinitis alergi, reaksi alergi akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, urtikaria, atau biduran.

Obat antihistamin berfungsi untuk menghentikan atau membatasi aktivitas histamin dalam tubuh. Namun, obat gatal alergi tidak bisa digunakan untuk mencegah reaksi alergi atau mengobati reaksi alergi yang parah seperti anafilaktik.

Gejala alergi apa saja yang bisa diredakan dengan antihistamin ?

Terdapat beberapa faktor yang terlibat dalam peningkatan alergi, termasuk polusi, komponen genetik dan bahkan kebersihan. Reaksi alergi bisa disebabkan oleh sejumlah alergi yang berbeda, namun umumnya dipecah menjadi 3 faktor, yaitu alergi makanan, alergi kontak (sentuhan), dan alergi dihirup.

Ketika gejala alergi kambuh, obat antihistamin merupakan solusi yang pertama kali diambil untuk mengatasinya. Berikuti ni merupakan gejala alergi yang bisa diatasi oleh obat antihistamin, yaitu :

  • Alergi kontak

Alergi kontak terjadi ketika kulit terpapar oleh zat penyebab alergi. Biasanya gejala ini terbatas pada daerah kontak. Alergi kontak ini umumnya disebabkan oleh sabun, detergen, pewarna rambut, perhiasan atau aksesoris, lilin, atau poles. Alergi kontak juga bisa terjadi ketika kulit bersentuhan dengan tumbuhan tertentu, terutama yang beracun.

Gejala alergi kontak yang sering timbul diantaranya kulit kemerahan, gatal, bengkak, scaling, atau terasa panas. Mengidentifikasi dan menghindari penyebab alergi mungkin merupakan cara terbaik untuk mengatasi alergi kontak. Secara sederhana, perawatan yang bisa dilakukan mungkin termasuk penggunaan krim atau salep untuk membantu meredakan gejala alergi.

Penggunaan antihistamin, seperti prednisone juga disarankan utnuk mencegah reaksi alergi, atau dalam kasus yang lebih serius. Alergi kontak biasanya hilang dalam beberapa hari dengan pengobatan. Jika terdapat cairan dari ruam yang disertai dengan nyeri atau demam atau jika timbul gariks-garis merah berasal dari ruam, maka segeralah hubungi dokter atau tenaga medis. Kondisi tersebut merupakan tanda-tanda infeksi.

  • Alergi dingin

Alergi dingin merupakan gangguan kulit reaktif yang terjadi saat suhu dingin. Kulit yang memiliki alergi terhadap dingin akan menjadi merah dan mengalami gatal-gatal. Masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab alergi dingin. Beberapa orang mengalami alergi dingin ini karena faktor genetik atau keturunan, terkena sejenis virus, atau memiliki penyakit yang menyebabkan sel kulit semakin sensitif.

Umumnya, paparan dingin dapat menghantarkan histamin dan zat kimia lainnya pada aliran darah yang menyebabkan kemerahan dan reaksi gatal-gatal. Alergi dingin bisa didiagnosis dengan menempelkan es pada kulit untuk beberapa menit. Jika Anda memiliki alergi kulit, gatal-gatal akan timbul setelah beberapa menit es batu diangkat. Banyak alergi dingin terjadi tanpa penyebab yang jelas.

  • Alergi makanan

Alergi makanan merupakan suatu kondisi yang dikenal sebagai hipersensitivitas makanan. Ini adalah jenis intoleransi makanan, dimana penderita memiliki reaksi imun yang abnormal terhadap makanan. Alergi makanan paling sering disebabkan oleh susu sapi, kacang-kacangan, telur, dan buah.

Gejala alergi makanan bisa ringan, seperti halnya gatal-gatal yang timbul ketika mengonsumsi makanan tertentu seperti stroberi. gejala yang lebih parah dari alergi makanan mungkin termasuk kram perut, muntah, atau diare yang disertai dengan ruam, pembengkakan bibir atau mata yang timbul dan hilang dengan cepat, atau dalam kasus yang sangat jarang terjadi, syok anafilaktik; reaksi alergi tiba-tiba yang ekstrik yang bisa menyebabkan kematian.

Sedangkan pada anak-anak yang mengalami alergi makanan mungkin akan menunjukkan tanda-tanda perilaku seperti menangis, mudah marah, atau menolak minum susu.

  • Alergi tungau atau debu

Alergi debu merupakan jenis alergi yang paling umum terjadi. Beberapa gejala alergi yang bisa timbul akibat alergi debu diantaranya seperti bersin, batuk, dan sulit bernapas. Didalam debut juga sering terdapat hewan kecil seperti tungau dan biasanya berada di tempat yang lembab dan hangat, seperti kasur, kain karpet, atau gorden.

Tungau hidup di daerah yang lembab dan hangat dengan suhu sekitar 20-25 derajat celcius. Namun, tungau akan mati pada suhu yang ekstrem. Sisa bangkai tungau yang mati inilah yang bisa terhirup atau menempel pada kulit dan menyebabkan alergi.

Hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi obat antihistamin

Hindari mengonsumsi obat antihistamin dengan alkohol. Hal ini disebabkan karena minum alkohol bisa meningkatkan rasa kantuk akibat obat antihistamin.

Sebelum mengonsumsi obat antihistamin, alangkah baiknya Anda konsultasikan dengan dokter, terutama jika Anda mengidap penyakit hati atau ginjal. Penyakit hati dan ginjal bisa memengaruhi cara tubuh memproses dan menghilangkan cetirizine.

Selain itu, bicarakan juga dengan dokter jika Anda mengalami pembesaran prostat yang bisa membuat Anda merasa sakit dan sulit buang air kecil. Obat antihistamin bisa memperburuk masalah buang air kecil yang Anda alami.

Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat antihistamin jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti :

  • Kejang
  • Glaukoma
  • Penyakit jantung
  • Gangguan tiroid
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Sulit bernapas karena emfisema atau bronkitis kronis

Itulah beberapa informasi mengenai obat antihistamin yang bisa membantu mengatasi gejala alergi. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat antihistamin. Bicarakan mengenai kondisi kesehatan Anda serta obat yang sedang dikonsumsi, jika ada. Dengan begitu, dokter bisa merekomendasikan obat antihistamin yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Semoga bermanfaat.

Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan Manfaat Bahan Alami

Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan Manfaat Bahan Alami,- Menggunakan kosmetik atua makeup memang dapat menunjang penampilan seseorang, terutama wanita. Ada banyak jenis kosmetik yang biasa digunakan, salah satunya adalah lipstik. Lipstik bisa membuat tampilan bibir menjadi lebih cantik sehingga menyempurnakan penampilan Anda.

Meskipun memiliki ukuran yang kecil, akan tetapi lipstik memiliki fungsi yang sangat besar. Bahkan, ada beragai lipstik yang ditawarkan oleh perusahaan kosmetik, mulai dari lipstik yang bisa melembapkan bibir hingga matte. Namun, apakah Anda pernah merasakan bibir terasa gatal setelah menggunakan lipstik ? Kondisi ini mungkin merupakan tanda alergi lipstik.

Pengobatan Alergi Lipstik

Beberapa dari kita mungkin tidak cocok dengan bahan-bahan yang terkandung didalam lipstik yang digunakan. Sehingga hal ini bisa memicu timbulnya reaksi alergi pada bibir. Beberapa kandungan pada lipstik yang perlu diperhatikan, diantaranya yaitu parfum atau fragrance, parabens, imidazolidinyl, quaternium-15, DMDM hyndation, phenoxyethanol, methylchloroisothiazolunone, talc, dan formaldehid.

Selain memperhatikan kandungan lipstik, Anda juga harus waspada dengan beberapa gejala alergi lipstik yang bisa timbul, seperti diantaranya :

  • Bibir menjadi merah (bukan karena menggunakan lipstik)
  • Bibir terasa panas atau terbakar
  • Terasa kebas atau mati rasa pada bibir bagian atas ataupun bawah
  • Timbul sensasi gatal pada bibir
  • Bibir bagian atas atau pun bawah mengalami pembengkakan dan disertai dengan rasa nyeri dan tidak nyaman (sangat perih)

Selain pada bibir, gejala alergi lipstik juga bisa menimbulkan gejala lainnya, seperti hidung dan mata berair serta bengkak, mual, nyeri perut, dan diare. Pada kasus yang parah, gejala alergi lipstik juga bisa disertai dengan timbulnya pembengkakan pada tenggorokan yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan saat bernapas.

Lalu, adakah cara pengobatan alergi lipstik tepat yang bisa dilakukan ?

Lipstik merupakan penyebab utama dari alergi lipstik ini, maka dari itu sebaiknya Anda hindari menggunakan lipstik terlebih dahulu ketika gejala mulai timbul. Selain itu, Anda juga bisa meringankan gejala alergi dengan beberapa cara berikut :

  • Kompres bibir dengan es batu yang telah dibungkus dengan kain selama beberapa menit. Langkah pengobatan alergi lipstik ini bertujuan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada bibir.
  • Manfaat kantung teh yang telah didinginkan di kulkas untuk mengurangi rasa gatal dan bengkak.
  • Mengoleskan gel lidah buaya juga bisa mengurangi bengkak pada bibir.

Selain melakukan beberapa tips tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi obat alergi herbal QnC Jelly Gamat. Ini merupakan obat herbal yang terbuat dari 100% bahan alami pilihan yang memiliki kahsiat untuk membantu mengobati alergi secara alami.

Pengobatan Alergi Lipstik

Solusi Pengobatan Tradisional Alergi Lipstik dengan QnC Jelly Gamat

Qnc Jelly Gamat merupakan produk herbal yang dibuat dengan komposisi utama teripang emas yang diproses secara tradisional tanpa campuran bahan kimia sedikitpun. Sehingga keaslian dan kealamiannya tetap terjaga.

Seperti yang diketahui, teripang emas kaya akan kandungan nutrisi lengkap yang baik bagi tubuh dan dapat membantu pengobatan penyakit, termasuk pengobatan alergi lipstik secara alami. Bahkan, saat ini telah banyak penelitian yang dilakukan untuk membuktikan khasiat serta manfaat dari teripang emas ini.

Didalam teripang ini diketahui terkandung beberapa senyawa zat aktif biologi, diantaranya protein, kolagen, mukopolisakarida, glucosaminoglycans (GAGs), glucosamine dan chondroitin, lektin, saponin, asam amino, antiseptik alamiah, omega-3, 6, dan 9, serta vitamin dan mineral.

Secara alami, mengonsumsi teripang atau ekstrak teripang emas bisa membantu mengurangi rasa gatal serta nyeri di permukaan kulit. Selain itu, kandungan antiseptik yang ada didalamnya dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah timbulnya infeksi.

Dengan kandungan serta khasiatnya tersebut, maka QnC Jelly Gamat bisa menjadi solusi pengobatan tradisional alergi lipstik dengan manfaat bahan alami yang aman dan juga tepat.

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang bukan hanya terbuat dari 100% bahan alami pilihan, juga telah memiliki legalitas resmi dari Badan POM POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Keterangan produk :

Nama produk : QnC Jelly Gamat
Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Harga : Rp. 155.000,-/botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari juga bisa dioleskan pada kulit yang mengalami iritasi secara rutin

*Harga belum termasuk ongkos kirim

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan langsung khasiatnya, silahkan lakukan pemesanan terlebih dahulu dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segar kami proses.

Untuk informasi lengkap mengenai cara pemesanan serta daftar harga, Anda bisa langsung kunjungi tautan di bawah ini !!

>> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

Nikmati berbagai kemudahan berbelanja secara online di tempat kami dengan jaminan produk 100% original serta dapatkan potongan harga untuk pembelian yang lebih banyak. Selain itu, Anda juga bisa menikmati layanan terbaik kami “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR” untuk setiap pembelian dibawah 2 botol.

*syarat dan ketentuan berlaku.

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbaik untuk menagtasi masalah kesehatan yang Anda alami. Semoga lekas sembuh.

 

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

Perawatan yang Tepat untuk Mencegah Alergi Kewanitaan

Perawatan yang Tepat untuk Mencegah Alergi Kewanitaan,- Selain pada tangan atua badan, reaksi alergi juga bisa timbul di daerah kewanitaan. Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan timbulnya reaksi alergi di daerah kewanitaan, seperti diantaranya hubungan seksual, kebersihan organ intim, atau produk-produk tertentu yang mengandung zat penyebab alergi.

Sama halnya dengan kulit bagian tubuh lainnya, kulit di sekitar vagina juga bisa mengalami alergi. Alergi akan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap zat-zat tertentu (alergen). Alergi ini bisa menyebabkan vulvitis, vagina gatal, kemerahan, iritasi, dan timbul rasa perih di sekitar organ kewanitaan.

Perawatan yang Tepat untuk Mencegah Alergi Kewanitaan

Menjaga kebersihan daerah kewanitaan dan perawatan organ intim wanita yang tepat merupakan salah satu langkah jitu untuk menjaga kesehatan dan kebersihan vagina serta mencegah timbulnya berbagai masalah pada organ kewanitaan.

Merawat dan menjaga kebersihan serta kesehatan organ intim wanita harus dilakukan dengan rutin dan harus didukung dengan penerapan pola hidup sehat. Selain itu, berikut ini merupakan beberapa cara perawatan yang tepat untuk mencegah alergi kewanitaan yang bisa dilakukan :

  • Menghindari faktor penyebab alergi dan iritasi

Untuk mencegah timbulnya alergi di daerah kewanitaan, hindari zat-zat yang bisa menyebabkan alergi, seperti tidak menggunakan tisu toilet atau sabun pembersih dengan wewangian. Selain itu, hindari juga menggunakan pakaian yang terlalu ketat dan gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun agar dapat menyerap keringat dan nyaman digunakan.

  • Produk hipoalergenik

Terdapat berbagai jenis produk pembersih kewanitaan yang beredar di pasaran, namun sebagian diantaranya mengandung bahan kimia yang memicu alergi. Untuk meminimalkan reaksi alergi ini, pilihlah sabun atau produk kewanitaan yang berlabel hipoalergenik.

Produk hipoalergenik baik digunakan untuk kulit sensitif dan kulit normal, karena diklaim dapat membantu mengurangi risiko alergi dibandingkan dengan produk biasa. Penggunaan produk hipoalergenik bukan berarti 100% bebas dari risiko alergi, tetapi reaksi yang terjadi pada kulit yang sangat sensitif terhadap bahan tertentu dapat dibatasi hingga sangat minimal.

Agar lebih aman digunakan, sebelum digunakan, disarankan untuk melakukan pengujian produk. Caranya yaitu dengan mengaplikasikannya di kulit lengan dan perhatikan apakah terjadi reaksi alergi atau tidak. Jika timbul reaksi alergi, maka jangan gunakan produk tersebut.

  • Produk dengan kandungan kolagen

Salah satu manfaat kolagen yang paling populer adalah menjaga elastisitas kulit, menjaga kulit agar tetap sehat, serta mencegah keriput dan kekeringan pada kulit.

  • Sabun pembersih tanpa wewangian dan antiseptik

Jika Anda ingin menggunakan sabun pembersih kewanitaan, gunakanlah produk yang lembut, ringan, dan tanpa wewangian. Hal ini disebabkan karena penggunaan sabun yang menggunakan pewangi dan antiseptik dapat menyebabkan iritasi serta memngaruhi keseimbangan pH dan membunuh bakteri baik di dalam vagina. Ketika hal ini terjadi, maka vagina akan rentan mengalami infeksi.

  • Produk dengan Lactobacillus

Produk kewanitaan dengan formula yang mengandung Lactobacillus juga bisa digunakan. Lactobacillus merupakan bakteri baik yang hidup di vagina, yang menjaga keseimbangan pH vagina dan mencegah timbulnya bakteri penyebab vaginosis bakterialis, infeksi jamur, dan keputihan yang tidak normal.

  • Mengandung bahan alami

Salah satu bahan alami yang sering digunakan adalah lidah buaya atau aloe vera. Tanaman ini dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan kulit dan kaya akan kandungan enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida, serta zat lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aloe vera baik untuk menjaga kelembapan kulit, juga dapat mengatasi berbagai masalah kulit, seperti psoriasis, dermatitis seboroik, luka bakar ringan, dan lecet pada kulit.

 

Baca juga :

6 Hal yang Menjadi Pemicu Alergi Seks
Obat Gatal Akibat Alergi Pembalut
Gejala Alergi Kondom

Benarkah Anak dengan Autisme Lebih Rentan Terkena Alergi?

Benarkah Anak dengan Autisme Lebih Rentan Terkena Alergi?,- pengobatanalergi.com – Autisme merupakan gangguan yang timbul pada perkembanan anak dibawah 3 tahun. Gangguan ini mengakibatkan anak tidak mampu membentuk hubungan sosial dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara normal.

Anak autis menjadi terisolasi dari kontak dengan orang lain dan tenggelam pada dunianya sendiri yang diekspresikan dalam minat dan perilaku yang berulang-ulang.

Baru-baru ini sebuah studi yang dimuat dalam Jurnal American Medical Association, Jama Network Open, menyebutkan bahwa anak-anak yang didiagnosis dengan autisme berisiko tinggi mengalami alergi.

Menurut para peneliti, anak-anak dengana utisme lebih rentan mengiap alergi makanan, gangguan pernapasan, dan alergi kulit seperti eksmin dan demam. Studi yang dipimpin oleh peneliti kesehatan masyarakat dari Universitas Iowa di AS ini menduga bahwa autisme dan alergi berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh anak.

Dr Wei Bao, asisten profesor epidemiologi, menyebutkan bahwa gangguan imunologi ini kemungkinan berkembang sejak awal kehidupan dan memengaruhi perkembangan otak dan fungsi sosial. Hal inilah yang kemudian menimbulkan gangguan spektrum autisme.

Para ahli percaya bahwa faktor genetik dan lingkungan berperan dalam mengembangkan kondisi autisme dan alergi. Untuk membuktikan hal tersebut, Bao dan timnya melihat hasil survei kesehatan nasional AS sejak 1997 sampai 2016 dengan subjek 200.000 anak.

Survei kesehatan nasional ini tidak melibatkan riwayat kesehatan yang diberikan dokter. Data ini didapatkan dari informasi yang diberikan orangtua setelah mengamati anak-anak mereka selama setahun.

Beberapa informasi yang orangtua berikan berhubungan dengan autisme dan alergi. Misalnya, apakah anak-anak memiliki diagnosis autisme atau kondisi perkembangan serupa dan apakah anak mengalami alergi makanan, kulit, atau pernapasan dalam 12 bulan terakhir.

Dari data tersebut, Bao dan tim menemukan anak-anak dengan autisme sangat mungkin mengalami alergi makanan, bahkan risikonya sampai 129%. Sedangkan alergi kulit dan pernapasan masing-masing 50% dan 28%.

Para ahli mengingatkan, hasil ini rentan terhadap bias karena hanya berdasarkan ingatan orangtua saja. Walaupun begitu, temuan ini menunjukkan jika orangtua dari anak-anak dengan autisme cenderung lebih memperhatikan dan melaporkan alergi anak-anak mereka, dibandingkan dengan orangtua yang anaknya tidak didiagnosis dengan autisme.

Dr James Cusack, direktur untuk badan aman Autistica kepada The Independent, menjelaskan, ada kemungkinan orangtua yang melaporkan satu kondisi lebih mungkin melaporkan hal yang lain. Efek semacan ini menjelaskan peningkatan laporan alergi dalam penelitian ini.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa autisme dihubungkan dengan kesehatan fsik yang buruk, termasuk asma. Jadi, temuan ini bisa dibilang cukup masuk akal. Sebagai catatan, temuan ini tidak menjelaskan hubungan sebab akibat. Maka dari itu, masih diperlukan penelitian lain yang lebih mendalam untuk membuktikannya.

Waspada! Ternyata Pewarna Makanan Juga Bisa Picu Alergi

Waspada! Ternyata Pewarna Makanan Juga Bisa Picu Alergi,- Makanan yang memiliki beragam warna memang sangat menarik dan menggiurkan, terutama bagi anak-anak. Si kecil akan sangat menyukai makanan yang memiliki warna-warna yang cerah, karena dianggap lebih menggiurkan dan nikmat.

Namun, dibalik penampilannya yang cantik tersebut, ternyata pewarna dapat menimbulkan dampak negatif bagi sebagian orang. Beberapa orang tidak bisa mencerna pewarna makanan dan akhirnya mengalami alergi.

Mengapa seseorang bisa mengalami alergi pewarna makanan ?

Hampir semua zat aditif makanan pada dasarnya aman dikonsumsi. Namun, tidak semua orang bisa mencerna semua zat buatan dalam makanan, termasuk pewarna makanan. Meskipun jarang terjadi, namun bahan pewarna makanan tersebut diketahui dapat menimbulkan reaksi intoleransi.

Intoleransi makanan berarti tubuh tidak dapat memecah dan mencerna makanan dengan baik dan akhirnya menimbulkan dampak yang buruk. ntoleransi ini dapat berupa rasa gatal, hidung berair, dan asma. Sedangkan alergi adalah respon sistem kekebalan tubuh yang menganggap bahwa zat tertentu tersebut ebrbahaya, sehingga menimbulkan respon perlawanan.

Penelitian membuktikan 4 dari 9 pewarna makanan menyebabkan reaksi alergi. Meskipun terbilang jarang, namun dokter dari Universitas Michigan telah membuktikan bahwa alergi pewarna makanan bisa mengancam jiwa.

Sama halnya dengan gejala alergi lainnya, alergi pewarna makanan juga bisa menimbulkan gejala berupa, sakit kepala, diare, gatal-gatal, wajah atau bibir bengkak, sesak napas, mengi, pusing, detak jantung lebih cepat dari baisanya, tekanan darah rendah, pingsan, dan ruam kemerahan.

Lalu, pewarna makanan apa saja yang bisa memicu gejala alergi ?

Terdapat beberapa jenis pewarna makanan yang telah terbukti bisa memicu reaksi alergi, diantaranya yaitu :

*) Yellow 5

Yellow 5 atau disebut juga tartrazine adalah salah satu pewarna makanan kuning yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Efek pewarna makanan tartrazine ini bisa menyebabkan gatal dan bengkak pada wajah serta dapat memicu asma pada anak.

Kelompok makanan yang biasanya menggunakan pewarna kuning ini adalah permen, sayuran kaleng, keju, minuman kemasan, es krim, dan saus tomat.

*) Carmine

Carmine atau disebut juga ekstrak cochineal atau dikenal sebagai natural red 4 telah digunakan sebagai pewarna makanan sejak abad ke-16. Namun, berbagai penelitian menemukan bukti bahwa pewarna tersebut bisa membuat berbagai reaksi alergi seperti pembengkakan pada wajah, ruam, hingga mengi.

Selain pada makanan, carmine juga banyak ditemukan dalam kosmetik. jika mengalami alergi pewarna makanan yang parah, maka bukan tidak mungkin akan timbul syok anafilaktik yang dapat mengancam jiwa.

Carmine biasanya ditemukan dalam berbagai bahan seperti sosis, permen, yoghurt buah, dan minuman kemasan.

*) Annato

Pewarna makanan annato berasal dari biji pohon achiote yang biasanya tumbuh di negara-negara tropis. Annato memberikan warna kuning oranye.

Beragai penelitian membuktikan jika pewarna kunnig ini bisa memicu reaksi alergi kulit ringan seperti gatal-gatal dan ruam. Selain itu, beberapa orang yang sensitif dengan pewarna makanan ini juga bisa menimbulkan syok anafilaktik.

Umumnya annato ditemukan dalam berbagai produk, seperti sereal, keju, minuman kemasan, dan makanan ringan.

Untuk menghindarinya, bacalah label kemasan sebelum membeli produk tertentu. Usahakan untuk membatasi atau menghindari produk yang mengandung pewarna buatan untuk meminimalisir risiko terjadi efek negatif pada tubuh.

Tips Mengatasi Alergi Wajah Karena Makeup dengan Makeup

Tips Mengatasi Alergi Wajah Karena Makeup dengan Makeup,- Wanita memang tidak bisa lepas dari makeup. Sebagian besar wanita mungkin Anda juga termasuk salah satunya tidak akan percaya diri keluar ruamh tanpa menggunakan makeup. Bahkan, kemanapun Anda pergi, kantung makeup pasti selalu ada di dalam tas.

Namun, bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, makeup yang mengandung bahan-bahan tertentu mungkin bisa menyebabkan alergi. Setipa kulit wanita memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap produk perawatan kulit atau makeup tertentu.

Untuk beberapa wanita, beberapa makeup tertentu bisa memicu alergi dan efek samping berupa ruam-ruam, kulit kering, berjerawat, bahkan terasa terbakar untuk kulit sensitif. Beberapa wanita yang mengalami alergi pada kulit wajah mungkin akan segera memutuskan untuk pergi ke klinik kecantikan atau dokter kulit untuk mengobati kulit mereka. Namun, kenyataannya tidak semua wanita memiliki cukup biaya untuk mengobati alergi kulit mereka dengan obat dari klinik kecantikan atau dokter kulit, mengingat biayanya yang cukup besar.

Walaupun begitu, Anda sebaiknya tidak membiarkan alergi kulit karena makeup begitu saja. Selain dengan melakukan perawatan di klinik kecantikan atau dokter kulit, Anda juga bisa mengatasi alergi dengan cara menggunakan makeup. Bagaimana caranya ?

Berikut ini merupakan beberapa tips mengatasi alergi wajah karena makeup dengan makeup yang bisa dilakukan, yaitu diantaranya :

Kompres wajah sebelum menggunakan makeup

Sebelum menggunakan makeup, redakan bengkak dengan cara mengompres wajah dengan airhangat agar ruam kemerahan mereda dan wajah lebih baik. Jangan menggunakan makeup apapun agar tidak semakin parah. Anda bisa mengoleskan krim lidah buaya sebelum tidur dan cukup bilas wajah dengan air untuk mengurangi alergi kemerahan sebelum menggunakan makeup.

Gunakan waterproof eye makeup

Ketika mengalami alergi, biasanya kulit akan lebih sensitif, merah-merah dan terasa perih. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan waterproof eye makeup untuk tetap terlihat cantik namun tidak menyentuh bagian wajah lain. Hal ini dapat membantu makeup tak luntur meskipun terjadi reaksi alergi.

Gunakan color corrector

Jika alergi di wajah cukup parah, maak Anda bisa menutupinya sementara dengan menggunakan color corrector. Cara ini bisa membantu Anda untuk meminimalisasi tampilan alergi pada wajah. Rona kemerahan pada kulit akan disamarkan dan ditutup sehingga warna kulit tampak lebih rata.

Baca juga : Cara Mengobati Wajah Bengkak Karena Alergi Secara Alami

Cara Mengobati Wajah Bengkak Karena Alergi Secara Alami

Cara Mengobati Wajah Bengkak Karena Alergi Secara Alami,- Wajah Anda tiba-tiba membengkak dan terasa gatal ? Jangan panik, bengkak pada wajah terutama pada kelopak mata dan bibir bisa jadi merupakan salah satu gejala alergi. Biasanya gejala alergi langsung timbul saat terpapar langsung oleh alergen atau zat penyebab alergi.

Gigitan atau sengatan binatang, obat, komponen tanaman, kacang, bulu binatang, atau makanan laut, bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Bahkan, komponen tersebut bisa menyebabkan reaksi alergi parah, atau disebut juga anafilaksis. Kondisi ini sangat serius dan memerlukan penanganan secepatnya.

Selain pada wajah, pembengkakan juga bisa terjadi pada tenggorokan dan mulut. Biasanya gejala alergi ini diikuti dengan gejala lainnya, seperti diantaranya sulit bernapas dan menelan, detak jantung lemah dan tidak beraturan, pusing, serta ruam.

Reaksi alergi juga biasanya menyebabkan angiodema, yaitu pembengkakan yang mirip dengan urtikaria (bilur berwarna merah dan putih yang terasa gatal), yang terbentuk di dalam lapisan kulit. Umumnya wajah akan bengkak di dekat mata dan mulut.

Untuk mengendalikan gejala tersebut, Anda bisa melakukan beberapa hal, seperti minum obat pereda gatal (antihistamin), menghindari faktor penyebab alergi dan jika perlu kompres hangat, hentikan penggunakan obat (jika ada), dan periksakan diri ke dokter jika kondisi berlanjut atau semakin memburuk.

Selain itu, ada juga cara lain yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi dan mengendalikan gejala alergi pada wajah tersebut, salah satunya dengan memanfaatkan bahan-bahan herbal sebagai langkah pengobatan alergi yang efektif dan aman.

Cara Mengobati Wajah Bengkak Karena Alergi Secara Alami

Ada banyak bahan-bahan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengobati wakah bengkak karena alergi secara alami, salah satunya yaitu teripang emas. Teripang merupakan salah satu biota laut yang kaya akan kandungan nutrisi sehingga banyak dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Bahkan, teripang emas ini telah digunakan oleh nenek moyang sejak dulu.

Untuk membantu mengatasi gejala alergi sendiri, teripang emas ini memiliki kandungan asam amino yang dapat membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antiseptik yang dimilikinya juga dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah timbulnya infeksi. Tidak hanya itu, mengonsumsi teripang atau ekstrak teripang emas secara rutin juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit.

Karena kandungan serta manfaat yang dimilikinya, maka teripang emas ini cukup banyak dicari masyarakat untuk dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bahkan, kini telah banyak produsen herbal yang menjadikan teripang emas sebagai bahan utamanya.

Diantara banyaknya produk ekstrak teripang emas, QnC Jelly Gamat hadir dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Mengapa harus memilih QnC Jelly Gamat untuk membantu mengobati wajah bengkak karena alergi ?

QnC Jelly Gamat merupakan salah satu produk herbal yang dibuat dengan memanfaatkan ekstrak teripang emas sebagai komposisi utamanya dan dikombinasikan dengan bahan alami lainnya, sehingga kandungan dan khasiatnya lebih banyak.

QnC Jelly Gamat diproses secara tradisional dengan dukungan teknologi higienis tanpa campuran bahan kimia obat (BKO) serta tanpa pengawet dan pemanis buatan, sehingga benar-benar aman untuk dikonsumsi, bahkan oleh semua kalangan usia, termasuk ibu hamil dan menyusui.

Disamping itu, QnC Jelly Gamat juga telah teregistrasi Badan POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Itulah beberapa kandungan serta khasiat yang dimiliki oleh QnC Jelly Gamat sebagai salah satu solusi cara mengobati wajah bengkak karena alergi secara alami yang tepat dan aman.

*Disclaimer : Reaksi dan efektifitas produk mungkin berbeda pada setiap individu. Hal ini tergantung pda stadium penyakit, kondisi tubuh, serta dosis dan keteraturan minum. Selain itu, bagi penderita alergi seafood, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi QnC Jelly Gamat.

Keterangan produk :

Nama produk : QnC Jelly Gamat
Komposisi :
Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur
Harga : Rp. 155.000,-/botol
Isi : 300 ml
Cara konsumsi : 2 kali 2 sendok makan sehari
*Harga belum termasuk ongkos kirim

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu menjadi solusi terbai untuk mengatasi masalah kesehatan yang Anda alami.

Bagi Anda yang berminat untuk merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan klik tautan di bawah ini untuk informasi lengkap cara pemesanan dan daftar harga.

=> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat

Semoga lekas sembuh.

Waspadai 6 Hal yang Menjadi Pemicu Alergi Seks Berikut !

Waspadai 6 Hal yang Menjadi Pemicu Alergi Seks Berikut !,- Mungkin kita sering mendengar mengenai alergi makanan, alergi udara, alergi bulu binatang, dan lainnya. Namun, apakah Anda pernah mendengar mengenai alergi seks ?

Ya, selain alergi makanan, ternyata ada alergi seks juga. Sebenarnya yang paling tepat bukan aktivitas seksnya yang membuat alergi namun reaksi alergi timbul akibat kontak permukaan kulit dengan sperma, untuk mengatasi masalah ini perempuan yang mengidap alergi sperma harus menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks.

Seorang seksolog klinis dan pembawa acara seri Sexpectation di YouTube, Lindsey Doe, menyebutkan ada beberapa gejala umum alergi seks, diantaranya sesak napas, kulit gatal, mata berair, hidung berair, pembengkakan vagina, sesak dada, muntah, diare, dan hilang kesadaran.

Dan berikut ini merupakan 6 hal yang menjadi pemicu alergi seks yang perlu diketahui, yaitu :

1. Rutinitas pra-seks

Jangan salah, apa yang diasup sebelum berhubungan pun bisa merusak hubungan seks. Anda mungkin tidak alergi terhadap seks, tetapi makanan yang dikonsumsi sebelum berhubungan seksual atau obat-obatan yang diminum sebelum tidur dan berhubungan dapat mengacaukan sistem kekebalan.

Beberapa hal bisa saja terjadi seperti reaksi tubuh karena menggunakan sabun yang mengiritasi kulit saat mandi. Bahan lain misalnya minyak pijat juga terkadang bisa memicu reaksi di kulit.

Jika memperhatikan reaksi alergi, pikirkan kembali apa yang telah dilakukan, kemudian coba hilangkan terlebih dahulu, jika reaksinya tidak timbul, maka besar kemungkinan memang itu penyebabnya.

2. Pelumas

Seperti kondom, pelumas mengadnung bahan yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Gejala-gejalanya akan sangat mirip, seperti rasa terbakar, bengkak, dan ruam.

Doe menjelaskan, pelumas yang menawarkan rasa, sensasi dingin atau panas dapat memiliki sejumlah tambahan yang mungkin tidak disukai sistem tubuh.

Ia melanjutkan, gliserin merupakan salah satu bahan lain yang tidak hanya bisa menyebabkan reaksi alergi, juga memiliki potensi untuk mengubah menjadi gula dan memicu infeksi ragi dengan gejala yang mirip dengan alergi.

Bahan pengiritasi lain yang mungkin termasuk penghilang rasa sakit benzocaine dan lidocaine, L-Arginine untuk meningkatkan gairah, nitrosamine pengawet atau nonoxynol-9 untuk membunuh sperma.

Jika merasa memiliki alergi pelumas, disarankan berhenti menggunakannya untuk melihat apakah gejalanya hilang. Jika tidak, segera konsultasi ke dokter.

3. Lateks

Lateks merupakan salah satu bahan utama yang digunakan dalam kondom, tetapi sayangya banyak orang yang alergi terhadap bahan yang satu ini.

Lateks juga biasanya digunakan dalam beberapa mainan seks, sehingga memiliki alergi ini dapat menyebabkan sedikit masalah di ranjang. Jika Anda memiliki alergi lateks, maka kemungkinan akan mengalami iritasi vagina, gatal dan rasa seperti terbakar. Beberapa orang mungkin juga akan mengalami ruam.

Cara termudah untuk menentukan apakah kita memiliki alergi terhadap lateks atau tidak, yaitu jika timbul reaksi setiap kali berhubungan seks dengan menggunakan kondom atau produk lain yang mengandung lateks.

Selain itu, ada juga bahan lain dalam kondom dan alat kontrasepsi lain yang juga dapat menyebabkan reaksi buruk, yaitu kasein dan paraben. Reaksi ini biasanya hilang dalam beberapa hari.

Tidak ada peraturan untuk produk seks, sehingga produsen tidak perlu mencantumkan semua materi dalam produk mereka walau ada kemungkinan menyebabkan alergi. Untuknya, ada kondom non-lateks yang bisa dibeli, jadi Anda masih tetap bisa menikmati seks tanpa rasa khawatir.

4. Alat kontrasepsi

Beberapa perempuan mungkin mengalami respons alergi terhadap alat kontrasepsi, terutama jika baru mengubah metode kontrasepsi. Hal mudah yang bisa dilakukan adalah cari tahu apa yang terjadi setelahnya.

Apa gejalanya dan apa yang terjadi situ sama atau berbeda dari hari-hari tanpa ada reaksi alergi. Efek samping dari pil KB dapat termasuk sakit kepala, mual dan muntah, masalah perut dan diare, ruam, dan tekanan darah tinggi atau rendah.

Ini mirip dengan reaksi alergi, dan jika terus berlanjut, maka segera konsultasi dengan dokter untuk mencari opsi lain. Reaksi serupa dapat terjadi dengan kontrasepsi lain seperti implan, injeksi, dan NuvaRing.

Baca juga : Gejala yang Timbul pada Penerita Alergi Kondom

5. Orgasme

Meskipun sangat jarang, namun seseorang bisa saja mengalami alergi terhadap orgasme. Orang tersebut biasanya memiliki kondisi yang disebut dengan sindrom penyakit pasca-orgasme (POIS), atau sindrom penyakit pasca-ejakulasi.

Hal ini bisa membuat seseorang merasa lemah, demam, lelah, dan mudah tersinggung. Menurut Doe. Kondisi langka ini juga menyebabkan gejala mirip flu dimulai sesaat setelah ejakulasi.

Mereka kesulitan berkonsentrasi dan berusaha melawan kepala tersumbat segera setelah ejakulasi. Ia melanjutkan, para peneliti yang mempelajari POIS tidak semuanya setuju, tetapi banyak dari mereka percaya bahwa penyebabnya adalah sperma, baik pada spermanya sendiri atau wanita yang tubuhnya mengeluarkan respon alergi pada sperma pasangannya.

Pada dasarnya, protein dalam cairan memicu reaksi alergi, biasanya rasa sakit dan terbakar. Kita juga mungkin mengalami gatal-gatal, bengkak, sesak dada, pusing, diare, dan kehilangan kesadaran.

Menurut penelitia Tulan University baru-baru ini, POIS pertama kali didokumentasikan pada tahun 2002 dan ada lebih dari 50 kasus yang tercatat di seluruh dunia, tetapi bisa lebih tinggi jika pria belum pernah mendengar kondisi sebelumnya.

6. Trauma

Beberapa perempuan dapat mengalami reaksi di ranjang jika memiliki hubungan buruk dengan seks.

“Sepengetahuan saya, tidak ada alergi nyata untuk hubungan seksual, tetapi ada sesuatu yang sangat dekat yang disebut dispareunia atau hubungan seks yang menyakitkan” kata Doe.

Pada dasarnya, katanya, sesuatu yang bersifat psikologis yang mengendapkan respons fisiologis. Misalnya kekerasan dalam hubungan, rasa malu, atau tabu terhadap seksualitas atau kurangnya kepercayaan pada pasangan.

Gejala dispeurania termasuk rasa sakit saat penetrasi, rasa sakit saat berhubungan seks, rasa seperti terbakar yang bisa berlangsung selama berjam-jam setelah berhubungan seks.

Hal tersebut bisa disebabkan oleh masalah fisik dan emosional. Jika mengalami hal tersebut, Anda harus segera konsultasi dengan dokter.

Waspada! Faktor Pemicu Alergi Juga Ada di Dalam Rumah

Waspada! Faktor Pemicu Alergi Juga Ada di Dalam Rumah,- Alergi merupakan mekanisme perlindungan alami yang muncul saat sistem imun tubuh bekerja melawan balik partikel asing berpotensi bahaya yang masuk ke dalam tubuh. Ironisnya, banyak hal yang dianggap asing oleh sistem imun tubuh ini ternyata adalah hal-hal yang biasa kita temukan di sekitar kita.

Bagi sebagian orang, alergi menjadi suatu penyakit yang sangat mengganggu. Tidak hanya di luar rumah, tetapi juga di dalam rumah. Beberapa pemicu alergi juga terdapat di dalam rumah, sehingga dapat meningkatkan kemungkinan kambuhnya alergi.

Rumah adalah sebuah perangkat besar bagi alergen, yang membuat alergi semakin sulit untuka dihindari. Reaksi alergi bisa timbul sepanjang tahun, dipicu oleh alergen dalam ruangan. Dan berikut ini merupakan beberapa faktor pemicu alergi yang ada di dalam rumah yang perlu diwaspadai, yaitu :

Debu

Debu adalah kumpulan partikel sisa dari berbagai macam hal, mulai dari rerontokan daun kering, sel kulit mati, tanah, bangkai serangga, sisa makanan, serat, dan sampah lainnya.

Lumut

Lumut dan jamur akan tumbuh berkembang semakin baik di tempat gelap, basah, dan lembap, seperti kamar mandi, gudang, atau tempat-tempat dengan kebocoran.

di masa panennya, jamur dan lumut akan melepaskan spora mikrobik pemicu reaksi alergi. Sama halnya dengan gejala aelrgi serbuk sari bunga, asma bisa timbul akibat menghirup spora dalam jumlah yang besar.

Tungau

Tungau adalah penyebab utama dari alergi, dan debu yang terkumpul di sudut-sudut rumah menyediakan tempat tinggal yang nyaman bagi kutu mikroskopik ini. Tungau hidup dari sel-sel kulit mati yang dilepaskan setiap hari. Oleh karena itu, salah satu area favorit mereka adalah kasur, bersembunyi di seprai, sela-sela jahitan pinggir kasur, bantal, bahkan boneka koleksi anak.

Hewan peliharaan

Sebagai mekanisme adaptasi alami, anjing dan kucing jenis tertentu akan merontokkan bulu-bulunya. Bulu dan sel kulit mati yang rontok inilah yang menjadi penyebab timbulnya reaksi alergi, bukannya bulu yang masih menempel di badan dbinatang.

Selain itu, reaksi alergi juga bisa timbul akibat protein yang terkandung di dalam air liur dan/atau urin anjing, kucing, dan binatang-binatang pengerat (hamster, kelinci, tikus).

Partikel asing sisa binatang ini ringan, sehingga bisa beterbangan di udara, menempel di perabotan rumah dan bertahan sampai berbulan-bulan, hingga kemudian menjadi sarang tumbuhnya mutasi alergen yang mudah tersebar melalui udara.

Kecoa

Kecoa merupakan serangga penyebar bakteri dan penyakit. Yang lebih menyebalkan lagi, kecoa adalah salah stau binatang paling tahan banting dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, terutama jika daerah tersebut memiliki banyak persediaan air dan makanan.

Apa yang menyebabkan alergi kecoa ? Hal ini disebabkan karena alergennya bisa ditemukan dalam enzim pencernaan, air liur, feses, dan tubuh kecoa. Bagi sebagian orang, alergi yang disebabkan oleh kecoa ini bis amenjadi faktor utama penyebab asma serius dan masalah pernapasan lainnya.

Insektisida pembasmi kecoa pun bisa menimbulkan reaksi alergi jika digunakan secara sembarangan, akibat racun yang terkandung dalam gas tersebut.

Namun, penderita bisa meminimalisir hadirnya pemicu alergi ini dengan menjauhkannya dari penderita alaergi. Menjaga rumah tetap bersih dan kering mungkin merupakan langkah paling penting untuk meminimalisir hadirnya pemicu alergi di dalam rumah.

Membersihkan rumah secara total adalah langkah awal untuk menjaga rumah bebas alergen. Air purifier atau pemurni udara juga memiliki peran penting untuk menjaga suhu ruangan tetap netral.

Langkah lain yang bisa dilakukan adalah menjauhkan hewan lpeliharaan agar tidak tidur di ranjang. Selain itu, sterilisasi kasur dari ngengat dan kutu busuk tidak kalah penting, jika perlu Anda juga bisa meminta bantuan dari profesional.

Langkah pencegah alergi lain adalah mencegah karpet dan plafon menjadi lembab akibat tumpahan atau kebocoran air. Jika hal ini terjadi, segera keringkat untuk mencegah kelembaban penyebab timbulnya jamur.

Terakhir, pilihlah perabot dan dekorasi rumah yang tepat untuk menciptakan rumah sehat bebas alergi.

 

Artikel terkait :

Cara Jadikan Rumah Anti Alergi
5 Langkah Efektif Bebaskan Rumah dari Debu
Meningkatkan Kualitas Udara di Rumah Bantu Cegah Alergi