Mengenali Gejala Alergi Pembalut yang Perlu Diwaspadai

Mengenali Gejala Alergi Pembalut yang Perlu Diwaspadai,- Penggunaan pembalut atau tampon sudah menjadi suatu keharusan saat haid. Kedua benda ini berfungsi untuk menyerap darah haid sekaligus menjaga kebersihkan daerah kewanitaan pada saat haid.

Namun, sayangnya tidak semua wanita bisa menggunakan pembalut. Terdapat beberapa wanita yang mengalami reaksi alergi setelah menggunakan pembalut. Alergi merupakan suatu gambaran perubahan reaksi tubuh seseorang terhadap lingkungan yang berhubungan dengan gangguan pada mekanisme sistem kekebalan tubuh (imunitas). Seorang penderita alergi memiliki bakat sensitif atau rentan terhadap zat-zat tertentu.

Pada dasarnya pembalut sudah dibuat seaman dan senyaman mungkin untuk digunakan. Sebelum dipasarkan, tentunya proses pembuatannya sendiri sudah melalui serangkaian penelitian dan uji coba yang panjang. Meskipun demikian, tetap saja terdapat beberapa zat yang ada didalam pembalut, seperti pewangi, pewarna, bahan perekat, pengawet, pelembut, dan sebagainya bisa menimbulkan efek negatif pada tubuh. Pasalnya tidak semua wanita bisa tahan terhadap zat-zat tersebut.

Bagi mereka yang memiliki alergi, pewangi pada pembalut bisa menjadi salah satu sumber alergi ataupun iritasi yang paling banyak ditemukan. Selain itu, perekat yang ada pada pembalut dan tampon, yang bersentuhan dengan kulit, juga bisa menimbulkan alergi. Beberapa gejala alergi pembalut yang bisa timbul diantaranya adalah :

  • Adanya kemerahan dan peradangan
  • Gatal di sekitar organ kewanitaan yang dapat menjalar hingga ke daerah sekeliling anus
  • Terasa nyeri yang terkadang disertai dengan perasaan terbakar atau tidak nyaman
  • Keluarnya cairan yang agak keruh dan berbau tidak sedap
  • Dapat disertai dengan gejala sistemik berupa pusing dan lemas

Setiap gejala yang ditimbulkan harus disertai dengan riwayat yang jelas. Hal ini disebabkan karena peradangan atau keluhan pada organ kewanitaan dapat juga ditimbulkan oleh adanya infeksi. Infeksi bsia terjadi jika organ kewanitaan tidak terjaga kebersihannya ketika menstruasi, atau juga dapat berkaitan dengan adanya penyakit lain yang dialaminya.

Alergi yang timbul akibat penggunaan pembalut dan tampon disebut sebagai dermatitis kontak, dimana reaksi alergi ini dapat hilang jika sudah dijauhkan dan dihindarkan dari pencetus alergi tersebut. Namun, selain itu Anda juga bisa mengobati alergi pembalut dengan mengonsumsi obat alergi pembalut yang telah direkomendasikan dan memiliki khasiat serta manfaat efektif dan juga aman.

Untuk menghindari alergi pembalut dan tampon, sebaiknya selalu cuci tangan dengan bersih jika akan menyentuh daerah kewanitaan, atau ketika akan menggunakan pembalut atau tampon.

Obat Gatal Akibat Alergi Pembalut di Apotik yang Ampuh

Obat Gatal Akibat Alergi Pembalut di Apotik yang Ampuh,-  Pembalut dan tampon sudah menjadi sahabat para wanita, terutama saat menstruasi. Sebagai alat sanitasi ketika haid, kedua benda ini berfungsi untuk menyerap darah haid sekaligus menjaga kebersihan daerah kewanitaan.

Namun, penggunaan pembalut dan tampon ini lebih sering dilaporkan memiliki beberapa dampak negatif, seperti terjadinya peningkatan infeksi saluran kemih. Kasus yang dilaporkan terkait pembalut biasanya berhubungan dengan alergi dari produk tersebut. Alergi yang ditimbulkan pun bisa berbeda pada setiap individu.

Namun, pada umumnya alergi yang terjadi bersifat lokal atau di daerah tertentu di sekitar daerah kewanitaan. Dalam kasus alergi pembalut, keluhan biasanya timbul di daerah vulva atau permukaan luar vagina. Sedangkan tampon dapat menyebabkan alergi di area dalam vagina.

Gejala yang timbul dari alergi pembalut dan tampon sendiri biasanya gatal di sekitar organ kewanitaan yang dapat menjalar hingga sekeliling anus, adanya kemerahan, dan peradangan. Selain itu, alergi juga bisa disertai dengan keluarnya ciaran agak keruh dan berbau tidak sedap, terasa nyeri disertai dengan perasaan terbakar serta gejala sistemik berupa pusing dan lemas.

Gejala alergi pembalut ini tentu akan mengganggu kenyamanan penggunanya. Maka dari itu, disini kami memiliki solusi obat gatal akibat alergi pembalut di apotik yang ampuh dan juga aman tanpa menimbulkan efek samping.

Rekomendasi Obat Gatal Akibat Alergi Pembalut di Apotik yang Ampuh QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat merupakan solusi obat gatal akibat alergi pembalut yang ampuh dan juga aman. Terbuat dari bahan alami pilihan terbaik menjadikannya kaya akan kandungan nutrisi serta khasiat yang baik bagi kesehatan dan juga membantu dalam pengobatan alergi secara efektif.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur.

Teripang emas merupakan bahan utama yang digunakan dalam QnC Jelly Gamat ini telah lama dikenal sebagai salah satu pengobatan Tiongkok yang kaya akan kahsiat. Teripang merupakan salah satu biota laut yang kaya akan kandungan gizi serta khasiat yang luar biasa bagi kesehatan. Bahkan para peneliti telah melakukan beberapa penelitian di berbagai negara untuk membuktikan khasiat teripang bagi kesehatan dan pengobatan penyakit.

Didalam teripang ini diketahui terkandung sejumlah senyawa aktif, diantaranya protein, kolagen, chondroitin, lektin, saponin, glucosaminoglicans (GAGs), mukopolisakarida, antiseptik alamiah, omega 3, 5, dan 9, asam amino, serta vitamin dan mineral.

Dari hasil sebuah penelitian menyebutkan bahwa teripang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi rasa sakit serta gatal pada paermukaan kulit. Kandungan antiseptik alamiah yang dimilikinya berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur, serta dapat mencegah terjadinya infeksi akibat alergi.

Selain itu, kandungan asam amino yang ada didalam teripang ini juga mampu membantu meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh untuk melawan reaksi yang tubuh yang berlebihan ketika terpapar zat penyebab alergi.

QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal original yang telah memiliki legalitas resmi dari BPOM RI dengan no. registrasi POM TR 173301471 dan terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229. Juga QnC Jelly Gamat ini telah memiliki lisensi HALAL dari MUI, sehingga 100% aman dan berkualitas.

Keterangan produk :

Harga : Rp. 155.000,- / botol
Isi : 300 ml
*Harga belum termasuk ongkos kirimkan

Cara pemakaian : Konsumsi QnC Jelly Gamat 2 kali 2 sendok makan sehari. Selain itu, QnC Jelly Gamat juag bisa dioleskan pada kulit yang terasa gatal secara rutin.

Itulah informasi seputar obat gatal akibat alergi pembalut di apotik yang ampuh dan juga aman QnC Jelly Gamat. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat dan membantu Anda untuk mengatasi berbagai keluhan yang timbul.

Bagi Anda yang ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan kirimkan pesanan Anda terlebih dahulu melalui SMS/WA dengan mengirimkan format berikut :

SRG: Jumlah pesanan: Nama: Alamat Lengkap: No. Hp./tlp.

Kirim ke :
SMS/WA : 082320970600
atau PIN BB 53227614

Contoh
SRG: 5 botol: Ilham Nuralamsyah: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 35 Jakarta: 081648537XXX

PERHATIAN !! Dalam setiap pemesanan harap mencantumkan kode SRG agar dapat terdeteksi oleh kami, dan pesanan Anda akan segera kami proses.

Setelah Anda mengirimkan SMS pesanan, kami akan langsung membalas dengan total harga yang harus dibayar (Harga produk dan ongkos kirim sesuai dengan pesanan dan alamat tujuan pengiriman). Untuk menciptakan kenyamanan dan kepercayaan dari pelanggan, untuk pemesanan 1-2 botol kami menerapkan sistem “BARANG SAMPAI, BARU BAYAR”. Dan segera lakukan pembayaran setelah barang pesanan Anda terima.

*syarat dan ketentuan berlaku

Dapatkan potongan harga untuk setiap pembelian dalam jumlah yang lebih banyak. KLIK DISINI untuk indormasi lengkapnya.

Rekening pembayaran

*Disclaimer : Reaksi atau keefektifitasan produk berbeda pada setiap individu sesuai dengan kondisi tubuh, stadium penyakit, dan keteraturan konsumsi.

Semoga lekas sembuh.

3 Tanda Penting yang Harus Diwaspadai saat Terkena Alergi

3 Tanda Penting yang Harus Diwaspadai saat Terkena Alergi,- Alergi menjadi salah satu gangguan kesehatan yang umum dialami oleh hampir semua orang. Gejala alergi seringkali menyerupai penyakit lain, sehingga terkadang membuat kita tidak sadar untuk mencegah dan mengobati reaksi alergi dengan benar.

Setiap orang memiliki alergi yang berbeda-beda, bahkan reaksi yang tombul pun juga berbeda. Sangat penting untuk kita mengetahui tanda-tanda alergi, agar tepat waktu dalam mengobatinya. Untuk itu, berikut ini kami berikan informasi seputar 3 tanda penting yang harus diwaspadai saat terkena alergi, diantaranya :

Ruam pada kulit

Ruam menjadi salah satu gejala alergi yang sangat mudah untuk dikenali. Ruam ini biasanya berbentuk seperti bekas gigitan nyamuk. Perlu diingat, beberapa orang bisa merasa alergi akan gigitan nyamuk. Namun, ruam kulit ini juga bisa disebabkan karena alergi pada detergen yang Anda gunakan.

Gejala menyerupai pilek

Jika tiba-tiba Anda batuk secara terus-menerus, bisa jadi itu merupakan tanda dari alergi. Pada penyakit pilek, batuk yang dirasakan biasanya disertai dengan tenggorokan sakit dan bengkak. Jika Anda tidak merasakan tanda tersebut, maka bisa jadi batuk yang dialami termasuk salah satu gejala alergi.

Mata terasa gatal dan kelopak mata bengkak

Ini juga termasuk salah satu dari 3 tanda penting yang harus diwaspadai saat alergi. Gejala ini seringkali dijumpai dan biasanya mata akan terasa lebih berair dan gatal. Gejala ini timbul pada mereka yang alergi serbuk bunga atau bulu binatang.

Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, salah satunya kelopak mata juga menjadi tanda alergi. Biasanya gejala ini timbul karena alergi terhadap makanan tertentu.

Jika terus dibiarkan, gejala alergi ini tentu bisa berakibat fatal. Maka dari itu, jangan menganggap remeh gejala alergi, karena ini merupakan tanda bahwa tubuh mengalami reaksi gangguan kesehatan.

Jika Anda telah mengetahui zat yang menyebabkan timbulnya alergi, maka sebaiknya selalu hindari zat tersebut dan jangan lupa untuk selalu minum obat alergi (antihistamin) jika gejala timbul. Jika reaksi alergi terjadi lebih dari sekali dalam seminggu, bahkan tidak kunjung sembuh setelah minum obat antihistamin, maka Anda bisa langsung segera memeriksakan diri ke dokter.

Gejala yang Timbul pada Penderita Alergi Kondom

Gejala yang Timbul pada Penderita Alergi Kondom,- Selain untuk mengontrol kehamilan, penggunaan kondom juga merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual (PMS). Namun, sayangnya tidak semua orang bisa menggunakan kondom, pasalnya ada sebgian orang yang akan mengalami reaksi alergi jika bersentuhan dengan kondom.

Alergi kondom biasanya disebabkan oleh karet lateks, pelumas yang digunakan pada kondom, atau bahkan keduanya. Reaksi alergi ini dapat terjadi hanya dalam beberapa menit setelah kontak dengan kondom atau setelah beberapa jam kemudian.

Gejala yang ditimbulkan oleh alergi kondom bisa berbeda pada setiap orang, tergantung dengan sistem kekebalan tubuh yang dimilikinya. Namun, berikut ini merupakan beberapa gejala yang timbul pada penderita alergi kondom yang umum terjadi, diantaranya adalah :

Panas

Ketika mengalami alergi kondom, kulit bisa terasa panas yang menyiksa seperti terbakar. Ini merupakan reaksi alergi yang cukup parah dan memerlukan waktu untuk penyembuhannya. Terlebih lahi kulit di area vital biasanya sensitif dan mudah bereaksi terhadap alergen.

Gatal

Rasa gatal dapat terjadi setelah penggunaan alat kontrasepsi dari lateks tersebut, terkadang juga disertai dengan merah, dan ruam. Reaksi alergi tersebut memang tidak langsung timbul, namun bisa timbul setelah 5-10 menit setelah pemakaian.

Melepuh

Setelah mengalami gatal dan panas, kulit juga bisa melepuh sama seperti luka bakar. Jika hal tersebut terjadi, segera hubungi pihak medis untuk mendapatkan penanganan. Namun, kondisi ini juga bisa sembuh tanpa penanganan medis, asalka tidak banyak disentuh. Anda juga bisa menggunakan salep untuk mendinginkan dan menghilangkan reaksi alergi yang timbul.

Sesak napas

Jika alergi sampai masuk ke dalam aliran darah, maka Anda bisa saja mengalami sesak nafas. Racun lateks yang direspon negarif oleh tubuh akan menyebabkan pembengkakan di saluran pernapasan. Bahkan bisa menghalangi aliran darah dan mengganggu pasokan oksigen ke seluruh tubuh, teramsuk ke jantung.

Gejala alergi kondom terkadang hampir mirip dengan infeksi jamur yang menyerang kelamin, namun bedanya alergi kondom biasanya tidak menyebabakn keluarnya cairan dari vagina.

Artikel terkait :

Solusi Bagi Penderita Alergi Kondom Lateks
Cara Mengobati Alergi Lateks

Solusi Alternatif Bagi Penderita Alergi Kondom Lateks

Solusi Alternatif Bagi Penderita Alergi Kondom Latek,- Penggunaan kondom mungkin bukan sesuatu hal yang aneh bagi Anda yang telah aktif secara seksual. Kondom umumnya terbuat dari bahan lateks atau getah karet sebagai bahan dasarnya. Namun, tidak semua orang bisa memakai atau menerima sentuhan kondom dengan bahan dasar lateks.

Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap lateks, karena pada dasarnya lateks terbuat dari getah karet yang seringkali menimbulkan gatal dan ruam kemerahan pada kulit.

Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap lateks, maka perlu jeli dalam memilih dan mengidentifikasi bahan yang digunakan untuk membuat kondom tersebut. Sebagai solusi alternatif bagi penderita alergi kondim lateks, berikut ini beberapa pilihan kondom yang bisa dipilih sebagai pengganti kondom lateks, diantaranya :

Kondom berbahan polisuprena

Kondom ini terbuat dari bahan lateks sintetis tanpa kandungan protein getah karet yang bisa memicu timbulnya reaksi alergi. Karena kondom bahan polisuprena merupakan hasil uji laboratorium, kondom ini didesain dengan keuntungan yang didapatkan dari gabungan kondom lateks dan kondom poliuretan.

Kondom ini juga dinilai lebih kuat dan elastis. Walapun sedikit tebal dari kondom lateks atau poliuretan, namun setidaknya kondom ini lebih pas mengikuti bentuk masing-masing penis saat digunakan. Kekurangannya, kondom ini hanya tidak dapat digunakan bersamaan dengan pelumas.

Kondom berbahan poliuretan

Poliuretan merupakan salah satu kondom yang tidak memiliki bau dan tahan terhana panas pencahayaan sinar UV. Keuntungan dari kondom poliuretan adalah kondom ini juga dapat menghantarkan hangat tubuh antara penis dan vagina. Banyak orang yang menyebutkan bahwa kondom poliuretan ini menawarkan sensasi yang lebih nikmat dan menyenangkan daripada kondom lateks.

Dibandingkan dengan kondom lateks, sayangnya kondom poliuretan lebih tipis dan kurang elastis. Kondom jenis ini juga bisa dugunakan bersama dengan pelumas, beruntungnya lagi Anda juga tidak perlu menghirup aroma karet saat berhubungan dengan pasangan Anda.

Artikel Terkait : Gejala dan Cara Mendiagnosa Alergi Lateks

Kondom alami

Umumnya kondom alami ini sudah digunakan sejak lama untuk mengontrol lonjakan angka kelahiran di bumi. Kondom yang terbuat dari kulit domba ini lebih dahulu haidr dan tidak menimbulkan efek alergi kondom lateks seperti umumnya.

Banyak orang yang menggunakan kondom ini karena mereka merasa tekstur kondom yang tipis, dan yang paling penting bisa menstransfer hangat tubuh melalui penis dan vagina saat berhubungan seksual. Bahkan, banyak pria yang menggunakan kondom dari kulit domba menyatakan bahwa mereka hampir tidak merasakan perbedaan antara memakai kondom atau tidak. Kondom ini didapuk bisa mendukung gerakan cinta lingkungan dengan tidak menghasilkan limbah lateks yang berbahaya.

Kondom wanita

Bukan hanya pada pria, ternyata kondom juga tersedia bagi wanita. Kondom yang digunakan pada lubang vagina ini menawarkan keuntungan bagi wanita yang ongin dobel pengaman saat bercinta serta menghindari kehamilan ataupun infeksi seksual menular. Kondom perempuan berbentuk tipis, dan fleksibel mengikuti dorongan penis dan ruang vagina.

Kondom ini juga dapat digunakan dengan pelumas berbasis silikon atau pelumas lainnya. Kondom wanita merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yanga lergi atau sensitif terhadap bahan kimia.

Selain beberapa solusi alternatif bagi penderita alergi lateks tersebut, sebenarnya alergi ini bisa diobati. Pengobatan dengan menggunakan obat-obatan seperti kortikosteroid, antihistamin, suntikan epinefrin, ataupun dengan obat alergi lateks alami. Umumnya epinefrin diberikan untuk reaksi hipersensitif atau anafilaksis.

Memahami Gejala dan Cara Mendiagnosa Alergi Lateks

Memahami Gejala dan Cara Mendiagnosa Alergi Lateks,- Tidak sedikit orang yang sering merasakan reaksi alergi, seperti gatal-gatal pada kulit setelah bersentuhan dengan benda-benda yang terbuat dari bahan dasar lateks. Lateks disini mengacu pada lateks karet alam, yaitu produk yang dibuat dari cairan getah yang berasal dari pohon karet, Hevea brasiliensis. Beberapa jenis karet sintetis juga disebut sebagai lateks, namun ia tidak melepaskan protein yang menimbulkan reaksi alergi.

Lateks alam sering digunakan sebagai bahan pembuat berbagai produk, seperti sarung tangan karet, karet gelang, dot, sol sepatu, balon, mainan karet, popok seklai pakai, pembalut, penghapus pensil, kondom, botol air, dan barang-barang lainnya yang bahkan sering kita gunakan sehari-hari.

Pada sebagian individu, lateks ini bisa menimbulkan beberapa gejala atau reaksi alergi yang disebut dengan alergi lateks. ALergi lateks sendiri merupakan reaksi terhadap protein tertentu dalam karet lateks. Jumlah paparan lateks yang diperlukan untuk menghasilkan sensitisasi atau reaksi alergi tidak diketahui. Meningkatkan paparan protein lateks juga dapat meningkatkan risiko mengalami gejala alergi.

Mengetahui dan memahami gejala dan cara mendiagnosa alergi lateks bisa membantu Anda untuk menghindari perkembangan alergi lateks agar tidak semakin parah. Untuk mengetahui informasi lengkapnya, silahkan simak penjelasan di bawah ini !

Memahami Gejala Alergi Lateks

Sensitivitas terhadap lateks bisa timbul baik disebabakn oleh kontak langsung ataupun dengan menghirup partikel lateks dari udara. Gejalanya pun bisa terjadi ringan hingga berat, tergantung pada jenis alergi yang terjadi.

Pada orang yang peka, biasanya gejala akan mulai timbul dalam beberapa menit setelah pemaparan, tetapi gejala juga dapat terjadi beberapa jam kemudian dan dapat cukup bervariasi. Gejala alergi lateks juga akan bervariasi pada setiap individu.

Reaksi ringan terhadap lateks bisa menimbulkan kulit kemerahan, ruam, gatal-gatal, atau bercak merah. Reaksi yang lebih parah mungkin melibatkan gejala pada pernafasan, seperti pilek, bersin, mata gatal, gatal tenggorokan, dan asma (sesak nafas, batuk, dan mengi). Shock juga dapat terjadi meskipun kasusnya jarang. Reaksi yangmenganam nyawa dapat menjadi tanda pertama dari alergi lateks, namun jarang.

Cara Mendiagnosa Alergi Lateks

Untuk mengetahui atau mendiagnosa alergi lateks sendiri, terdapat 2 tes yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan melakukan tes pada kulit dan yang lain adalah melalui tes darah. Tes darah merupakan salah satu pilihan, karena dapat lebih cermat untuk diketahui pada beberapa orang. Selain itu, alergi lateks juga bisa didiagnosa dengan bantuan tes patch, dan RAST atau Radio-Allergo-Sorbent-Test.

Mereka yang bekerja pada industri karet lebih rentan mengalami alegi lateks, hal ini disebabkan karena mereka akan sering terkena lateks dan produk-produknya dalam jangka waktu yang lama. Beberapa anak dengan myelomenongocele dan orang-orang yang telah menjalani prosedur bedah banyak juga rentan terhadap alergi ini.

Walaupun obat alergi lateks bisa meringankan gejala, namun belum ada obat atau metode pengobatan yang bisa menyembuhkan alergi lateks sepenuhnya. Satu-satunya cara terbaik untuk menghindari timbulnya alergi lateks adalah dengan menjauhi atau menghindari penyebab alergi lateks itu sendiri, seperti produk yang mengandung lateks.

Orang yang mengalami alergi lateks berisiko mengalami alergi pula terhadap buah-buahan tertentu, seperti pisang, stroberi, nanas, buah kiwi, markisa, dan alpukat. Hal tersebut disebabkan karena buah-buahan tersebut mengadnung alergen yang sama seperti yang ditemukan pada lateks.

Cara Mengobati Alergi Lateks Berkepanjangan yang Ampuh

Cara Mengobati Alergi Lateks Berkepanjangan yang Ampuh,- Makanan, debu, cuaca, obat, merupakan beberapa faktor yang dapat menyebabkan reaksi tubuh yang berlebihan atau alergi pada sebagian orang. Namun, selain itu, ternyata masih ada beberapa faktor yang juga diketahui dapat menimbulkan reaksi alergi, salah satunya adalah lateks.

Alergi lateks merupakan reaksi terhadap protein tertentu yang ditemukan dalam lateks karet alam, produk yang dibuat dari cairan seperti susu dari pohon karet. Alergi lateks dapat menyebabkan reaksi alergi, mulai dari iritasi kulit hingga anafilaksis. Mengetahui dan memahami sumber penyebab alergi lateks dapat membantu mencegah timbulnya reaksi alergi.

Namun, jika gejala telah tumbul, Anda tidak perlu khawatir. Karena terdapat beberap cara mengobati alergi lateks berkepanjangan yang ampuh, salah satunya yaitu dengan mengonsumsi obat alergi herbal QnC Jelly Gamat.

Cara Mengobati Alergi Lateks Berkepanjangan yang Ampuh dengan Manfaat QnC Jelly Gamat

QnC Jelly Gamat dibuat dari 100% bahan alami pilihan dan diproses secara tradisional tanpa campuran bahan kimia, sehingga keaslian dan kealamian dari bahan tetap terjaga dengan baik. Disamping itu, QnC Jelly Gamat merupakan produk herbal yang telah memiliki legalitas resmi dari BPOM dengan no. registrasi POM TR 173301471 serta terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 serta bersertifikat HALAL MUI.

Komposisi : Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah dan Sayur

Teripang emas yang menjadi bahan dasar dari QnC Jelly Gamat ini diambil dari perairan terbaik Indonesia dan memiliki kandungan senyawa yang lengkap dan baik bagi kesehatan. Kandungan senyawa alami yang ada didalamnya diantaranya yaitu : Protein, Kolagen, Mukopolisakarida, Glucosaminoglycans (GAGs), Glucosamine dan Chondroitin, Lektin, Saponin, Asam Amino, Antiseptik Alamiah, Omega 3, 6, dan 9, serta Vitamin dan Mineral.

Asam amino yang dimiliki teripang emas ini dapat membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. Selain itu, antiseptik yang dimilikinya juga dapat berfungsi sebagai antibakteri, antijamur, serta dapat mencegah terjadinya infeksi akibat alergi. Teripang emas juga diketahui dapat membantu mengurangi rasa gatal di kulit dan membantu mengatasi reaksia alergi biduran yang timbul.

QnC Jelly Gamat aman dikonsumsi oleh semua kalangan, mulai dari bayi, balita, hingga lanjut usia, serta juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. QnC Jelly Gamat juga tidak menimbulkan efek samping, sehingga aman dikonsumsi dalam jangka panjang.

Setelah mengetahui khasiat serta manfaat yang dimilikinya, kini tentu Anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih QnC Jelly Gamat sebagai solusi alami untuk mengobati alergi lateks berkepanjangan yang ampuh dan aman.

Bagi Anda yang berminat ingin merasakan khasiatnya secara langsung, silahkan klik tautan dibawah ini untuk mendapatkan informasi lengkap daftar harga dan cara pemesanannya !

>> Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat <<

*Disclaimer : Reaksi dan keefektivitasan produk akan berbeda pada setiap individu sesuai dengan stadium penyakit, kondisi tubuh, dan keteraturan minum.

Semoga lekas sembuh.

Manfaat Susu Unta untuk Meringankan Gejala Alergi

Manfaat Susu Unta untuk Meringankan Gejala Alergi,- Mengalami gejala aergi memang dapat mengganggu penderitanya, terlbih lagi ketika berada diluar rumah. Antihistamin atau obat alergi merupakan salah satu solusi efektif yang banyak dipilih untuk mengatasi gejala alergi yang timbul.

Namun, selain itu, ternyata ada cara yang nikmat untuk membantu mengurangi gejala alergi selain dengan obat, yaitu dengan mengonsumsi susu unta.

Susu unta memiliki kandungan vitamin, mineral, dan imunoglobin yang tinggi. Namun, seperti hewan penghasil susu lainnya, komposisi susu unta bergantung pada spesies unta dan makananya.

Karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik, susu unta juga diketahui memiliki khasiat yang baik pula bagi kesehatan tubuh. Mengonsumsi susu unta secara rutin dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Senyawa organik dan protein yang terkandung dalam susu unta memiliki kemampuan antimikroba yang kuat. Jika dikonsumsi secara rutin, hal ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat kita tetap sehat.

Disamping itu, mengonsumsi susu unta secara teratur juga dapat mengurangi reaksi alergi. Susu unta tidak menyebabkan jenis yang sama pada reaksi intoleransi laktosa seperti susu sapi, karena kandungan komponen yang dimilikinya berbeda.

Susu unta memiliki kandungan laktosa 4,46 gram per 100 gram. Jumlah ini lebih rendah jika dibandingkan dengan susu sapi yang memiliki kandungan laktosa sebanyak 5,26 gram dalam setiap 100 gramnya. Maka dari itu, susu unta sering kali dimanfaatkan sebagai obat alternatif untuk membantu mengurangi gejala alergi.

Selain itu, kandungan berbagai mineral seperti kalium, magnesium, besi, tembaga, mangan, natrium, dan seng pada susu unta lebih tinggi dibandingkan pada susu sapi. Kandungan lemak dan proteinnya juga dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi.

Artikel terkait :

Pengobatan Alergi Susu Sapi pada Bayi
Mengobati Sesak Napas karena Alergi Susu Sapi
Perbedaan Intoleransi Laktosa dan Alergi Susu

Tips dan Trik Mengatasi Alergi Debu saat Berpuasa

Tips dan Trik Mengatasi Alergi Debu saat Berpuasa,- Pada saat berpuasa, tubuh mengistirahatkan diri dan tidak ada apapun yang masuk ke dalam badan. Walaupun begitu, terkadang beberapa kondisi menyebabkan seseorang harus mengonsumsi obat untuk mengatasinya, seperti salah satunya alergi. Terdapat beberapa jenis alergi yang bisa dialami, termasuk salah satunya adalah alergi debu.

Penyakit ini terbilang sangat sensitif. Sedikit saja terpapar oleh faktor penyebab alergi, maka tubuh akan langsung memberikan respon. Obat alergi menjadi salah satu cara yang ampuh untuk mengembalikan kondisi tubuh penderita alergi. Namun, ketika puasa, mengonsumsi obat tidak diperbolehkan. Selain itu, mengonsumsi obat secara terus menerus juga dapat menimbulkan dampak negatif pada tubuh.

Lalu, bagaimana tips mengatasi alergi debu saat berpuasa tanpa harus mengonsumsi obat ?

Anda tidak perlu khawatir. Meskipu tanpa obat, alergi debu tetap bisa diatasi dengan melakukan beberapa tips berikut :

Masker alergi

Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi alergi yaitu menggunakna masker dengan filter HEPS built-in. Penggunaannya juga tidak berkepanjangan. Anda hanya perlu menggunaannya ketika Anda ingin memotong rumput, menyapu, atau aktivitas lain yang berhubungan langsung dengan debu dan udara.

Nasal Gel

Mengoleskan nasal gel bisa membantu mengurangi alergi. Cara ini cocok bagi mereka yang alergi terhadap debu. Dengan kandungan Galfimia Glauca, itu cukup baik untuk mengembalikan pernafasan yang segar dan sehat.

Tutup jendela dan nyalakan AC

Tips mengatasi alergi debu saat berpuasa ini mungkin cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan. Pasalnya, jika Anda berada di dalam rumah, Anda hanya perlu menutup semua jendela dan menyalakan AC. Jangan biarkan ada debu yangmasuk. Udara yang diciptakan pendingin ruangan biasanya mampu meminimalisir kuman bakteri yang memicu alergi.

Pergi ke wilayah berair

Tips dan trik mengatasi alergi debu saat berpuasa yang terakhir adalah dengan pergi ke tempat atau daerah yang berair. Pantai bisa menjadi pilihan yang tepat. Pantai memiliki serbuk sari dan jamur yang sedikit, sehingga dapat meminimalisir alergi debu dan kotoran yang dirasakan. Panasnya matahari juga dapat membantu memulihkan suhu tubuh yang tidak stabil.

Artikel terkait alergi debu :

Obat Alami Alergi Debu
Pengobatan Alergi Debu Anak dan Dewasa

Dampak Jalani Diet Bebas Gluten Bagi Penderita Alergi

Dampak Jalani Diet Bebas Gluten Bagi Penderita Alergi,- Diet bebas gluten merupakan salah satu jenis diet yang populer di negara-negara barat dan kini tidak sedikit masyarakat Indonesia yang juga mengikuti program diet tersebut.

Gluten merupakan sejenis protein pada tepung dan juga sereal. Saat ini diet bebas gluten dianggap sebagai pola makan yang sehat. Produk-produk bebas gluten pun semakin banyak membajiri pasaran, mulai dari roti, cake, tepung, hingga es krim.

Meskipun banyak yang meyakini bahwa diet bebas gluten baik bagi kesehatan, namun studi terbaru menyebutkan bahwa diet ini justru lebih berbahaya, terutama bagi mereka yang menderita masalah celiac.

Bagi penderita celiac atau alergi makanan yang menjalani diet bebas gluten berisiko mengalami gangguan pencernaan. Gejalanya antara lain perut kembung, diare, sakit perut, dan gangguan pada kulit.

Para periset meneliti orang sehat yang mengonsumsi makanan bebas gluten. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit jantung. Para peneliti menganalisis data lebih dari 100.000 orang tanpa riwayat penyakit jantung koroner. Merka menyelesaikan kuesioner makanan rinci setiap beberpa tahun dari 1986 hingga 2010.

Setelah menyesuaikan hasilnya, periset menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan gluten yang diperkirakan dan risiko penyakit jantung. Temuan ini menggarisbawahi potensi bahwa orang-orang yang sagat membatasi asupan gluten secara signifikan membatasi asupan biji-bijian. Sebenarnya terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular yang merigukan.

“Promosi diet bebas gluten untuk tujuan pencegahan penyakit jantung koroner di antara orang-orang dengan penyakit celiac tidak direkomendasikan,” tambahnya.

Gejala alergi yang timbul bisa ringan atau parah. Termasuk mereka mengalami masalah usus, rambut rontok, dan sebagainya.

Baca Juga : 2 Jenis Kecoa yang Berpotensi Sebabkan Alergi