Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi Bawang Putih

Cara Efektif untuk Mengatasi Alergi Bawang Putih,- Alergi bawang putih termasuk jenis alergi yang jarang terjadi. Baisanya seseorang yang alergi terhadap bawang putih juga memiliki alergi terhadap bawang merah, bawang bombay, dan daun bawang. Adanya sensitifitas dan intoleransi terhadap bawang putih akan memicu gejala gangguan pencernaan.

Jika Anda merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi bawang putih, maka segera periksakan diri ke dokter. Tanda alergi akan dikonfirmasi dengan pemeriksaan skin prick dan pemeriksaan darah.

Berhubung setiap bumbu masakan di Indonesia umumnya mengadnung bawang putih, maka hal terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah alergi kambuh yaitu dengan menghindari makanan yang menyebabkan alergi. Pengobatan lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi cetirizine (antihistamin). Namun, obat alergi ini hanya bertujuan untuk mengurangi gejala alergi, karena pada dasarnya alergi itu tidak bisa disembuhkan.

Kemudian, jika Anda merasa tidak bisa menghindari makanan yang dapat memicu alergi, maka Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk melakukan terapi alergi, dimana Anda akan diberikan zat alergen dalam jumlah kecil dan dikontrol secara rutin dalam waktu beberapa tahun yang bertujuan untuk membiasakan tubuh terhadap zat alergen tersebut sehingga bisa meminimalkan keluhan yang timbul ketika terpapar alergen.

Baca juga : Penyebab Alergi Bawang Putih

Selain itu, penderita alergi juga harus mewaspadai dengan komplikasi yang mungkin terjadi. Kompliaksi berbahaya alaergi diantaranya adalah serangan asma hingga anafilaksis. Gejala asma meliputi sesak napas, dan kesulitan bernapas. Serangan asma ini sangat cepat dan bisa mengancam jiwa jika tidak segera diobati.

Potensi kedua adalah reaksi anafilaksis. Pada reaksi ini sangat berbahaya meskipun sangat jarang. Reaksi anafilaksis akan memicu syok anafilaksis. Kondsii ini harus segera diobati dengan epinefrin atau adrenalin. Gejala syok anafilaksis yang perlu diwaspadai dianatarnya adalah tekanan darah turun secara drastis dari normal, pulsasi nadi meningkat, pembengkakan pada kerongkongan dan penebalan saluran napas, serta pusing, bingung, dan penurunan kesadaran.

Bawang Putih Ternyata Bisa Sebabkan Alergi, Ini Penyebabnya

Bawang Putih Ternyata Bisa Sebabkan Alergi, Ini Penyebabnya,- Makanan merupakan salah satu penyebab alergi yang cukup sering. Tidak sedikit orang yang mengalami alergi setelah mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu, seperti telur, ikan, kacang, atau makanan lainnya. Namun, selain itu, ternyata ada pula yang mengalami alergi terhadap bawang putih.

Bawang putih biasanya digunakan sebagai salah satu bumbu masakan dan juga diketahui memiliki manfaat sebagai obat herbal yang efektif. Namun, siapa sangka ternyata bawang putih ini dapat memicu timbulnya alergi. Alergi bawang putih sendiri disebabkan oleh enzim khusus yang terkandung dalam bawang putih.

Alergi biasanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat yang dianggap berbahaya bagi tubuh. Alergi bawang putih diduga disebabkan oleh enzim alliin lyase yang ada didalam bawang putih. Pernyataan ini didukung oleh sebuah studi yang diterbitkan alam Journal of Allergy and Clinical Immunology pada tahun 2004.

Ketika sistem imun gagal pahan dan menduga bahwa enzim tersebut membahayakan nyawa si pemilik tubuh, kemudian imun akan mulai menyerang balik dengan memproduksi antibodi yang pada akhirnya menimbulkan serangkaian gejala alergi.

Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, terdapat sebagian orang yang alergi terhadap bawang putih mentah namun tidak alergi terhadap bawnag putih yang sudah dimasak. Para ahlimenyimpulkan bahwa hal ini bisa saja mengindikasikan protein dalam bawang putih yang mentah ataupun matang dapat memicu timbulnya alergi dan rasa panas pada pencernaan tubuh.

Baca juga :

Obat Alergi Bibir Gatal dan Tebal
Penyakit Angiodema pada Kulit
Mitos dan Fakta Alergi Makanan

Gejala yang biasa timbul pada penderita alergi bawang putih diantaranya berupa kulit ruam kemerahan gatal bertekstur kering mengelupas, yang jika digaruk berlebihan akan meninggalkan bekas luka. Gejala alergi bawang putih juga bisa termasuk pilek, bersin, batuk, mengi, dan sesak napas.

Terkadang alergi juga menimbulkan rasa gatal yang disertai dengan kondisi bengkak. Bengkak yang timbul akibat alergi ini umumnya terjadi pada bagian wajah, bibir, mulut, lidah dan tenggorokan sebagai reaksi terhadap paparan bawang putih. Terkadang pembengkakan bisa sangat parah sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bernapas. Hal ini bisa menyebabkan mengi, pusing, dan bahkan pingsan karena tubuh kekurangan oksigen.

Menurut Journal of American Medical Association, reaksi alergi terhadap bawnag putih juga bisa berdampak pada saluran pencernaan. Reaksinya bisa berupa muntah, sakit perut serta kram, hingga diare dan mual. Gejala ini biasanya terjadi dalam beberapa menit setelah mengonsumsi makanan yang mengandung bawang putih.

Pada kasus yang langka, alergi ini bisa menimbulkan syok anafilaktik yang mengancam nyawa. Gejala anafilaktik ini termasuk penurunan tekanan darah, sulit bernapas karena penyempitan saluran udara, peningkatan denyut nadi, pusing, dan kehilangan kesadaran.