Bawang Putih Ternyata Bisa Sebabkan Alergi, Ini Penyebabnya

Bawang Putih Ternyata Bisa Sebabkan Alergi, Ini Penyebabnya,- Makanan merupakan salah satu penyebab alergi yang cukup sering. Tidak sedikit orang yang mengalami alergi setelah mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu, seperti telur, ikan, kacang, atau makanan lainnya. Namun, selain itu, ternyata ada pula yang mengalami alergi terhadap bawang putih.

Bawang putih biasanya digunakan sebagai salah satu bumbu masakan dan juga diketahui memiliki manfaat sebagai obat herbal yang efektif. Namun, siapa sangka ternyata bawang putih ini dapat memicu timbulnya alergi. Alergi bawang putih sendiri disebabkan oleh enzim khusus yang terkandung dalam bawang putih.

Alergi biasanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang bereaksi secara berlebihan terhadap zat yang dianggap berbahaya bagi tubuh. Alergi bawang putih diduga disebabkan oleh enzim alliin lyase yang ada didalam bawang putih. Pernyataan ini didukung oleh sebuah studi yang diterbitkan alam Journal of Allergy and Clinical Immunology pada tahun 2004.

Ketika sistem imun gagal pahan dan menduga bahwa enzim tersebut membahayakan nyawa si pemilik tubuh, kemudian imun akan mulai menyerang balik dengan memproduksi antibodi yang pada akhirnya menimbulkan serangkaian gejala alergi.

Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, terdapat sebagian orang yang alergi terhadap bawang putih mentah namun tidak alergi terhadap bawnag putih yang sudah dimasak. Para ahlimenyimpulkan bahwa hal ini bisa saja mengindikasikan protein dalam bawang putih yang mentah ataupun matang dapat memicu timbulnya alergi dan rasa panas pada pencernaan tubuh.

Baca juga :

Obat Alergi Bibir Gatal dan Tebal
Penyakit Angiodema pada Kulit
Mitos dan Fakta Alergi Makanan

Gejala yang biasa timbul pada penderita alergi bawang putih diantaranya berupa kulit ruam kemerahan gatal bertekstur kering mengelupas, yang jika digaruk berlebihan akan meninggalkan bekas luka. Gejala alergi bawang putih juga bisa termasuk pilek, bersin, batuk, mengi, dan sesak napas.

Terkadang alergi juga menimbulkan rasa gatal yang disertai dengan kondisi bengkak. Bengkak yang timbul akibat alergi ini umumnya terjadi pada bagian wajah, bibir, mulut, lidah dan tenggorokan sebagai reaksi terhadap paparan bawang putih. Terkadang pembengkakan bisa sangat parah sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bernapas. Hal ini bisa menyebabkan mengi, pusing, dan bahkan pingsan karena tubuh kekurangan oksigen.

Menurut Journal of American Medical Association, reaksi alergi terhadap bawnag putih juga bisa berdampak pada saluran pencernaan. Reaksinya bisa berupa muntah, sakit perut serta kram, hingga diare dan mual. Gejala ini biasanya terjadi dalam beberapa menit setelah mengonsumsi makanan yang mengandung bawang putih.

Pada kasus yang langka, alergi ini bisa menimbulkan syok anafilaktik yang mengancam nyawa. Gejala anafilaktik ini termasuk penurunan tekanan darah, sulit bernapas karena penyempitan saluran udara, peningkatan denyut nadi, pusing, dan kehilangan kesadaran.

Dua Jenis Kecoa yang Berpotensi Sebabkan Alergi

Dua Jenis Kecoa yang Berpotensi Sebabkan Alergi,- Siapa yang tidak kenal dengan kecoa. Salah satu jenis serangga yang bisa dengan mudah ditemukan disekitar rumah ini dikenal sebagai serangga yang menjijikan. Selain dapat menularkan bakteri, ternyata kecoa juga diketahui dapat memicu atau memperburuk kondisi alergi.

Kecoa menghasilkan air liur, kulit kering, kotoran, telur, dll yang berpotensi menjadi penyebab alergi. Sisa kecoa mati yang berubah menjadi serpihan juga bisa beterbangan dan tercampur dengan udara disekitar rumah. Protein yang terkandung didalam kecoalah yang bertanggung jawab dengan timbulnya reaksi alergi.

Gejala yang timbul akibat alergi kecoa hampir sama seperti reaksi alergi lainnya, diantaranya seperti hidung gatal dan berair, tenggorokan gatal, hidung tersumbat, batuk, bersin, ruam, rhinoconjunctivitis, iritasu mata dan mata berair, serta timbulnya asma.

Namun, dari sekian banyak kecoa yang berkeliaran, hanya ada dua jenis kecoa yang berpotensi sebabkan alergi atau memperparah kondisi alergi, yaitu kecoa Jerman (Blatella Germanica) dan kecoa Amerika (Periplaneta Americana).

Kecoa Amerika ialah sumber alergen yang terdapat didalam ruangan. Ada lebih dari 20 komponen pengikat IgE yang diidentifikasi. Namun, hanya 9 alergen yang harus diwaspadai.

Kecoa mengandung protein yang merupakan salah satu faktor penyebab alergi, zat yang bisa menyebabkan reaksi alergi, bagi sebagian besar orang. Seluruh bagian tubuh kecoa, termasuk air liur dan kutu kecoa merupakan alergen. Bahkan, kecoa yangs sudah mati pun bisa memicu reaksi alergi.

Baca Juga : Pengobatan Alergi Saluran Pernapasan

Timbulnya alergi ini hampir sama dengan tungau debu yang bisa masuk ke selaput lendir mata, hidung, dan paru yang memicu terjadinya reaksi alergi. Biasanya, alergen ditemukan saat Anda sedang membersihkan rumah.

Maka dari itu, hindarilah paparan kecoa dan kotorannya. Anda bisa mencegah alergi kecoa dengan rajin membersihkan rumah. Hal ini disebabkan karena hama yang satu ini memerlukan makanan, air, dan tempat berlindung untuk bertahan hidup.

Teknik pembersihan yang tepat dapat membantu mencegah perkembangbiakan kecoa, sehingga mengurangi kandungan alergen didalam rumah.

Ternyata Alergi Baik untuk Kemampuan Otak Anda

Alergi merupakan salah satu reaksi tubuh yang berlebihan saat terpapar sesuatu yang dianggapnya berbahaya, padahal tidak pada orang lain. Beberapa reaksi alergi yang bisa timbul diantaranya seperti gatal-gatal, timbul ruam, bersin-bersin, flu, batuk, hingga hidung tersumbat dan mata bengkak.

ternyata-alergi-baik-untuk-kemampuan-otak-anda

Alergi bisa terjadi pada siapapun dan kapanpun. Dan jika Anda mengalami alergi, sebaiknya tidak perlu khawatir. Dengan menghindari faktor penyebab timbulnya alergi bisa membantu mengatasi alergi. Namun, jika cara tersebut tidak dapat mengatasi alergi, maka segea kunjungi dokter dan konsultasikan mengenai kondisi yang Anda alami.

Membahas mengenai alergi, baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Austria menemukan bahwa orang-orang yang rentan mengalami alergi, khususnya mereka yang alergi terhadap serbuk bunga di musim semi dan sering mengalami flu, bersin, demam aatu mata bengkak, ia justru akan memiliki kemampuan otak yang lebih baik serta mengesankan.

Penelitian yang dipublikasikan di dalam Jurnal Frontiers oleh para peneliti di Insitute of Molecular Pegenerative Medicine di Slazburg, Sustrua mengungkapkan bahwa alergi akan membantu otak membentuk sel-sel baru yang lebih sehat dan mengesankan. Alergi juga akan membuat kemampuan memori terjaga dengan baik.

Para peneliti menyebutkan bahwa reaksi dari alergi bisa merangsang pertumbuhan neuron baru (sel saraf) di hippocampus dan membantu membuat otak menjadi lebih cerdas, meningkatkan kemampuan mengingat atau memori lebih baik dan kondisi psikis yang lebih tenang juga nyaman.

Baca Juga : Makanan untuk Atasi Alergi Musiman

Salah satu peneliti, Dr Barbara Klien menyebutkan bahwa diperkirakan reaksi dari alergi ii akan merangsang pertumbuhan sel baru di otak dan membuatnya menjadi semakin mengesankan. Ini diperkirakan juga telah membuat kemampuan memori lebih baik.

Walaupun ternyata alergi baik untuk kemampuan otak dan memori, namun alergi juga memiliki dampak negatif, yaitu bisa membuat sistem kekebalan tubuh menurun dan stamina menjadi lemak. Para orang-orang yang mengalami alergi secara berlebihan hingga penderita mengalami flu, demam, dan sebagainya, ditakutkan akan mengalami kondisi fisik yang lemah ketika usianya senja meskipun memiliki kondisi psikis yang baik.

Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi Anda. Untuk menjaga agar kondisi tubuh tetap sehat, jangan lupa untuk selalu menjalankan pola hidup yang sehat dengan pola makan yang tepat, olahraga cukup, dan istirahat yang cukup. Tidak hanya itu, selalu hindari berbagai hal yang dapat menimbulkan penyakit juga menurunnya sistem kekebalan tubuh. Semoga sehat selalu.

Tips Atasi Anak Susah Tidur Karena Alergi

Tips Atasi Anak Susah Tidur Karena Alergi,- Memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, baik pada anak maupun dewasa. Pada anak, tidur sangat penting untuk membantu proses belajar dan perkembangan otak anak. Perlu diketahui, tidur anak yang tidak berkualitas dapat menurunkan daya tahan tubuh, memperlambat penyembuhan, mengganggu proses belajar, serta memperburuk mood.

Tips Atasi Anak Susah Tidur Karena Alergi

Salah satu penyebab yang dapat mengganggu tidur yaitu timbulnya gejala alergi. Bersin, batuk, hidung tersumbat, hingga mata berair dan gatal merupakan beberapa gejala alergi yang dapat mengganggu tidur anak. Alergi yang paling sering menyebabkan tidur anak terganggu adalah rinitis alergi dan asma.

Meskipun anak yang alergi merasa tidurnya cukup atau orangtua pun berpikir demikian, namun ternyata mereka tetap berisiko mengalami lelah sepanjang hari. Banyak stud yang menunjukkan betapa terganggunya tidur akibat gejala alergi. Karena kualitas tidur yang kurang baik tersebut, maka anak akan bangun dengan kondisi yang kurang segar, lelah, dan mengantuk.

Hal tersebut dapat berdampak anak cenderung sulit berkonsentrasi dan sulit membentuk memori baru ketika menerima pelajaran di sekolah. Anak juga akan merasa lemas dan kurang bertenaga. Bahkan, dalam jangka panjang dapat menyebabkan penurunan IQ, depresi, dan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan.

Tips Atasi Anak Susah Tidur Karena Alergi yang Perlu Diketahui

Jika tidur anak sering terganggu akibat alergi, maka hal pertama yang harus bunda lakukan yaitu mengetahui dan mengenali pencetus alergi pada anak. Setelah mengetahui pencetusnya, anak harus menghindari alergen tersebut agar gejala alergi tidak timbul kembali.

Tips Atasi Anak Susah Tidur Karena Alergi

Jika gejala alergi yang timbul pada anak disebabkan oleh debu dan tungau, maka Anda harus rajin membersihkan rumah, terutama kamar tidur anak. Mengganti seprai dan selimut, mencuci gorden, menyapu danmengepel lantai, dan sebagainya merupakan hal yang bisa dilakukan untuk menghindarkan anak dari paparan alergen. Sebaiknya bunda juga tidak menaruh karpet dan boneka berbulu yang dapat menyimpan debu di kamar anak.

Namun, jika yang menjadi penyebabnya adalah bulu hewan, sebaiknya And atidak memelihara hewan di dalma rumah. Jika sudah terlanjur memilikinya, pastikan agar hewan peliharaan Anda idak masuk ke dalam kamar anak.

Baca Juga : Obat Tradisional Bersin Karena Alergi

Jika anak sensitif terhadap udara dingin, Anda harus memastikan suhu penyejuk ruangan tidak melebihi batas yang dapat ditoleransi oleh tubuhnya. Anda juga harus membersihkan penyaring penyejuk udara secara berkala untuk menghindari tumbuhnya jamur.

Jika berbagai tips atasi susah tidur anak akibat alergi yang dilakukan di rumah tidak berhasil, dan gejala yang dialaminya semakin berat, maka segera berkonsultasi ke dokter.

Gejala-gejala yang dialami oleh anak dapat diringankan dengan obat alergi yang diresepkan oleh dokter. Namun, jika Anda belum yakin dengan penyebab timbulnya reaksi alergi pada anak, maka dokter juga dapat merekomendasikan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab alergi pada anak.

Jika anda ingin melakukan pengobatan secara alternatif, disini kami memiliki rekomendasi terbaik untuk Anda. Qnc Jelly Gamat merupakan obat herbal terbaik yang ampuh untuk atasi alergi pada anak. Informasi lengkapnya, silahkan KLIK DISINI.

Bunda, itulah beberapa tips atasi anak susah tidur karena alergi yang bisa dilakukan. Semoga informasi tersebut bisa membantu dan menjadi rekomendasi serta solusi terbaik untuk si kecil. Semoga lekas sembuh.

Pakai Parfum Berlebihan Bisa Bahaya Bagi Penderita Alergi

Parfum merupakan salah satu hal yang sering digunakan sehari-hari agar tubuh tetap segar dan harum. Walaupun begitu, tidak sedikit pula orang yang cenderung berlebihan dalam menggunakan parfum tersebut, sehingga aromanya menusuk di hidung.

Menurut ahli bedah dermatologi di Omaha Dermatolofy & Cosmetik Surgery, dr. Joel Schlessinger, bagi mereka yang tidak memiliki keluhan alergi mungkin hanya aroma yang menyengat saja yang menjadi masalah. Namun, tidak bagi mereka yang memiliki keluha alergi, karena masalahnya bisa lebih parah dari itu.

Pakai Parfum Berlebihan Bisa Bahaya Bagi Penderita Alergi

Dikutip dari Good Housekeeping, dr. Schlessinger menyebutkan bahwa bagi mereka yang memiliki alergi, menggunakan parfum berlebih atau berada di sekitar orang dengan aroma parfum menyengat bisa menyebabkan reaksi alergi seperti sakit kepala, mata berair, bersin, pusing, serangan asma, bahkan sulit bernapas.

Saat mengalami hal tersebut, bisa dipastikan seseorang akan emrasa sangat tidak nyaman. dr Schlessinger juga menambahkan bahwa dalam parfum terdapat 200 bahkan lebih komponen wangi-wangian yang digunakan untuk menciptakan wangi yang khas. Sehingga, bisa sulit untuk seseorang menentukan aroma apa yang sebenarnya membuat mereka alergi.

Berdasarkan pengalaman dr Schlessinger, ada seorang pasien yang harus menghindari ruang publik karena ia tidak tahan dengan aroma parfum yang sangat kuat. Jika tidak, maka pasien tersebut bisa di rawat di rumah sakit karena reaksi alergi parah yang dialaminya. Nah, untuk meminimalisir dampak aroma tersebut, dr Schlessinger menyarankan untuk menyemprotkan parfum di udara lalu berjalan melewati semprotan tersebut.

Baca Juga : Perhatikan !! Ternyata Alergi Bisa Kambuh Karena Kecoak

Dengan begitu, maka tidak terlalu banyak parfum yang Anda gunakan. Jika memungkinkan, Anda cukup menggunakan deodoran untuk menjaga tubuh tetap segar sepanjang hari. Kemudian, disarankan juga untuk tidak terlalu sering menggunakna pardum dan penting sekali untuk menanyakan pada orang lain misalnya rekan kerja Anda apa ia tidak masalah jika Anda menggunakan parfum sedikit lebih banyak.

“Jika Anda yang alergi terhadap aroma parfum berlebihan, ada baiknya katakan terus terang pada rekan kerja Anda, atau jika perlu pada pihak manajemen perusahaan. Utarakan apa masalah kesehatan Anda. Percayalah, mereka pasti memiliki toleransi pada Anda,” kata dr Schlessinger memberi saran.

Wi-Fi Sebabkan Alergi, Begini Penjelasannya

Wi-Fi sebabkan alergi, begini penjelasannya

Penggunaan jaringan internet tanpa kabel atau Wi-Fi yang meluas menandai perkemangan teknologi di era digital. Dibali modernitas yang tercipta, sinyal yang terpancar dihampir semua sudut ruangan publik bisa jadi mulai memicu masalah kesehtan baru.

Akhir-akhir ini banyak orang yang mulai mengeluhkan sakit kepala yang tidak dapat dijelaskan dan berulang, pusing, serta iritasi pada kulit. Ketidaknyamanan ini diyakini disebabkan oleh sinyal Wi-Fi yang disebut WHO dengan istilah hipersensitivitas elektromagnetik (EHS).

Dalam kasus terbaru, pihak keluarga dari gadis 15 tahun di Inggris yang meninggal karena bunuh diri mengatakann jika anak mereka menderita alergi terhadap Wi-Fi. Sinyal Wi di sekolahnya membuat gadis itu mual, sakit kepala yang tak jelas dan membuatnya sulit untuk berkonsentrasi. Gejala umum yang dialami oleh gadi tersebut biasanya berupa sakit kepala, kulit gatal dan ruam, perdarahan di hidung, pusing dan jantung berdebar-debar. Gejala-gejala tersebut muncul hanya selama jam sekolah dan dokterpun tidak dapat mendiagnosisnya.

Kemudian diadakan survei terhadap orang-orang yang mengaku menderita EHS yang mengalami sakit kepala dan kelelahan setiap kali dekat dengan perangkat yang memancarkans inyal elektromagnetik seperti Wi-Fi, ponsel, atau layar komputer. Ketika jauh dari sinyal, mereka merasa lebih baik seperti yang disampaikan pada survei tersebut. Namun, masih belum pasti akan adanya kebenaran alergi pada sinyal elektromagnetik.

Baca Juga : Obat Alergi

Meskipun WHO sudah menyatakan dalam situs resminya bahwa memang ada beberapa ksus orang yang menderita alergi pada gelombang elektromagnetik atau alergi pada gelombang Wi-Fi, tapi sebenarnya WHO menegaskan bahwa elektromagnetik hypersensitivity (EHS) bukanlah sebuah gejala medis. Karena tidak ada dasar ilmu pengetahuan yang mengatakanjika gejala EHS memiliki hubungan denganpaparan frekuensi elektromagnetik.

Hasil riset terbaru yang meneliti tentang alergi Wi-Fi ini sempat dipublikasikan dalam situs Rubin pada tahun 2009 lalu. Dengan melibatkan sekitar 1.000 orang yang mengidap EHS. Hasil akhir studi menyimpulkan sinyal Wi-Fi bukanlah tersangka utama dari gejala -gejala yang timbul. Kebanyakan gejala kesehatan yang mereka alami adalah karena kondisi kesehatan dan lingkungan.

Bahkan ada kemungkinan seseorang yang berada didekat sinyal Wi-Fi merasa tersugesti bahwa paparan gelombang elektromagnetik sudah memengaruhi tubuhnya. Hal ini pula yang menjadi akibat dari seseorang bisa langsung pusing ketika memikirkan dampak buruk dari sinyal elektromagnetik pada tubuh.

Cara Alami Mengobati Gatal Dikulit Akibat Alergi

alergi-gatal dikulitCara Alami Mengobati Gatal Dikulit Akibat Alergi ,- Kulit yang terasa gatal akibat alergi merupakan hal yang sangat mengganggu bagi para penderitanya. Salah satu reaksi alergi yang paling umum yaitu munculnya Urtkaria, bentol berwarna merah pada kulit dan terasa gatal. Pada beberapa kasus keadaan ini dapat menyebar dari mulai tangan, leher hingga ke pipi. Reaksi alergi tidak hanya sebatas pada benda-benda tertentu, nanmun juga dapat disebabkan oleh beberapa jenis makanan tertentu yang dapat menyebabkan alergi, seperti udang, telur, susu, daging, dan sebagainya. Sedangkan benda yang dapat menimbulkan alergi diantaranya bulu binatang, debu, perhiasan imitasi, selimut serta peralatan tidur yang jarang dibersihkan, dan lain-lain.

Berbagai cara akan dilakukan oleh para penderita sebagai uapaya untuk mengobati rasa gatal yang terjadi pada kulit mereka. Sala satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gatal akibat alergi yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita. Berikut beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk mengobati gatal gikulit akibat dari laergi :

Daun salam

Siapkan beberapa lembar daun salam kemudian cuci hingga bersih. Setelah itu, daun salam ditumbuk kasar dan letakan pada bagian kulit yang terasa gatal.

Jahe

Caranya siapkan 15 gram jahe dengan 30 cc cuka beras putih serta gula merah secukupnya. Cara pengolahannya dengan merebus semua bahan tersebut kedalam 400 cc air hingga air menjadi setengahnya. Kemudian saring hasil rebusan tersebut dan minum secara rutin dan tertaur.

Temu Hitam

alergi-temu hitamUntuk mengatasi gatal akibat alergi juga dapat menggunakan campuran temu hitam dengan kunyit. haluskan kedua bahan tersebut, kemudian oleskan pada bagian kulit yang terasa gatal sebanyak 3 kali sehari.

Minyak Goreng dan Garam

Minyak goreng dan garam juga dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi gatal akibat alergi. Carnya campurkan minyak goreng dan sedikit garam, setelah tercampur Anda dapat megoleskan campuran tersebut pada kulit yang terasa gatal.

Leunca

Selain dengan menggunakan bahan-bahan diatas, cara alami mengobati gatal dikulit akibat alergi juga dapat menggunakan leunca. Ternyata selain dengan digunaka sebagai bahan campuram masakan, leunca juga dapat digunakan untuk mengobati gatal dikulit akubat alergi. Caranya cukup mudah yaitu hanya dengan menghaluskan leunca yang telah disiapkan kemudian oleskan pada kulit yang terasa gatal.

Terdapat pula beberapa bahan-bahan lainnya yang dipercaya dapat mengobati gatal akibat alergi, seperti daun sambiloto, daun ketepeng cina, serta daun sirih. Bahan-bahan tersebut cukup dihakuskan dan dioleskan pada bagian kulit yang terasa gatal.

Kita sering tidak menyadari akan kekayaan alam disekitar kita yang menyimpan begitu banyak manfaat untuk tubuh.Kini kita sedikit tahu akan manfaat bahan-bahan alami yang dapat kita gunakan untuk mengobati gatal pada kulit aikibat alergi. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan obat gatal alergi QnC Jelly Gamat sebagai solusi yang efektif untuk mengatasi gatal dikulit akibat alergi secara alami dan juga aman.

Semoga Informasi tentang cara mengobati gatal dikulit akibat alergi diatas dapat bermanfaat dan dapat memberikan jalan bagi Anda untuk mendapatkan kesembuhan.

Cara Alami Mengobati Alergi Obat

alergi-obatCara Mengatasi Alergi Obat,- Alergi obat adalah  reaksi dimana sistem kekebalan tubuh bereaksi  secara berlebihan (abnormal) terhadap obat- obatan tertentu yang dikonsumsi. Beberapa jenis  obat termasuk obat yang dijual bebas atau resep  dokter dapat menimbulkan alergi terhadap  seseorang yang sensitif terhadap obat tertentu.  Beberapa tanda alergi obat yang sering muncul  yaitu gatal-gatal, ruam pada kulit, dan bisa juga  demam. Beberapa reaksi alergi obat bahkan dapat  parah dan mengancam jiwa.

Terdapat beberapa ciri atau gejala alergi obat  antara lain :

  • Penyempitan saluran napas dan tenggorokan  yang dapay mengakibatkan sesak
  • Shok, dengan penurunan tekanan darah
  • Nadi cepat dan lemah
  • Mual, muntah dan diare
  • Pusing, rasa melayang atau kehilangan  kesadaran

Anafilaksis jarang terjadi, tetapi kondisi tersebut  merupakan reaksi alergi obat yang paling serius  dan merupakan keadaan darurat medis. Jika  terjadi anafilaksis terhadap suatu obat, itu artinya  sisitem kekbalan tubuh Anda merespon obat  dengan menganggapnya sebagai zat yang  berbahaya. Hal tersebut menyebabkan pelepasan  histamin dan bahan kimia lainnya yang  menyebabkan gejala alergi. Gejala anafilaksis  biasanya muncul dalam beberapa menit setelah  terpapar obat, gejalanya antara lain :

  • Penyempitan saluran napas dan tenggorokan  yang dapay mengakibatkan sesak
  • Shok, dengan penurunan tekanan darah
  • Nadi cepat dan lemah
  • Mual, muntah dan diare
  • Pusing, rasa melayang atau kehilangan  kesadaran

Obat Penyebab Alergi

Terdapat beberapa obat yang berpotensi  menimbulkan alergi, diantaranya :

  1. Antobiotik. Alergi obat antibiotik sering  disebabkan oleh penisilin, antibiotik terkait erat  dengan penisilin dan antibiotik yang mengandung  sulfanamid (alergi sulfa). Anti biotik juga dapat  menyebabkan reaksi nonallergic (reaksi obat  bukan alergi) seperti mual atau diare.
  2. Vaksin. Alergi terhadap vaksin jarang terjadi,  reaksi alergi dapat terjadi setelah vaksinasi.  Dalam kasus-kasus tertentu reaksi alergi dapat  disebabkan oleh vaksin itu sendiri, tetapi lebih  sering disebabkan oleh bahan-bahan lain dalam  vaksi seperti telur atau neomycin. Reaksi  nonallergic terhadap vaksin seperti kemerahan  dan gatal-gatal, namun biasanya tidak parah dan  gejala dapat membaik dengan cepat.
  3. Reaksi Obat Nonallergic. Apa yang tampaknya  menjadi alergi obat sebenarnya merupakan reaksi  yang tidak melibatkan sistem kekbalan tubuh.  Meskipun mungkin tampak seperti alergi, reaksi  obat dapat merupakan efek samping obat atau  tanda-tanda kepekaan terhadap obat, bukan  reaksi alergi. Beberapa contoh obat yang dapat  menyebabkan reaksi nonallergic seperti kontras  X-ray, aspirin dan pereda nyeri lainnya,  antibiotik, serta obat tekanan darah tinggi.

Cara Mengatasi Alergi Obat

Cara mengatasi alergi obat adalah dengan  menghentikan pemakaian obat yang  menyebabkan alergi. Diperlukan juga obat untuk  meringankan gejala atau reaksi serius yang  ditimbulkan oleh obat alergi. Apabila Anda sudah  pernah mengalami alergi obat dan mengetahui  nama obat tersebut jangan pernah meminum  kembali obat tersebut, dan konsultasikan dengan  dokter setiap kali berobat agar obat yang  diberikan tidak mengandung obat yang dapat  menimbulkan alergi.

alergi-tes kulitJika Anda ingin mengetahui apakan Anda  memiliki alergi atau tidak, Anda dapat melakukan  tes kulit (skin test) untuk mencari tahu dengan  pasti. Namun, pada umunya pengujian penisilin  lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan  teskulit untuk alergi terhadap obat lain. Namun, dengan obat alergi QnC Jelly Gamat alergi obat yang Anda alami bisa diatasi secara efektif dan aman tanpa menimbulkan efek samping. Karena terbuat dari bahan alami tanpa adanya campuran bahan kimia sedikitpun.

Semoga informasi cara mengatasi alergi obat diatas dapat bermanfaat dan dapat menjadikan solusi bagi Anda yang memiliki alergi terhadap obat-obatan tertentu.