Trik Agar Alergi Anak Tidak Menetap Hingga Dewasa

Pengobatan Alergi,- Alergi pada anak merupakan reaksi tubuh yang menyimpang atau berubah dari normal yang dapat menimbulkan gejala yang merugikan tubuh, mulai dari gangguan pernapasan, kulit, hingga mata. Anda jangan mengangkap enteng alergi yang terjadi pada anak, pasalnya hal tersebut dapat berisiko terhadap tumbuh kembang sang anak, bahkan jika tidak ditangani dengan baik alergi pada anak dapat berlanjut hingga dewasa.

Namun, walaupun begitu, Anda tentu bisa memperkecil risiko tersebut. Berikut ini beberapa trik agar alergi anak tidak menetap hingga dewasa yang bisa dilakukan, diantaranya adalah :

Ketahui dan hindari pemicunya

Jika si kecil sudah terdiagnosis alergi, maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah mencegahnya dengan menghindari pemicunya. Perhatikan kapan dan dimana biasanya reaksi alergi timbul. Jika masik belum diketahui secara pasti pencetusnya, maka Anda bisa melakukan tes alergi atau skin prick test.

Beberapa faktor yang sering memicu timbulnya reaksia lergi diantaranya adalah debu, tungau, serbuk sari, susu dan produk olahannya, kosmetik (seperti bedak bayi), dan obat-obatan (misalnya antibiotik).

Jauhi asap rokok

Selain menghindari faktor pemicu alergi, Anda juga harus menjauhkan si kecil dari asap rokok. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa paparan asap rokok dapat mengiritasi saluran napas. Asap rokok juga berkontribusi terhadap perkembangan alergi ataupun asma pada anak.

Berikan ASI eksklusif

Memberikan anak ASI secara eksklusif hingga usia 6 bulan merupakan trik agar alergi anak tidak menetap hingga dewasa selanjutnya. Setelah memberiakn ASI secara eksklusif, berikan pula anak makanan pendamping ASI (MPASI). Dengan demikan, maka daya tahan tubuh akan akan meningkat, dan risiko alergi bisa berkurang.

MPASI

Menginjak usia 6 bulan ke atas, kenalkan anak dengan makanan yang sering menimbulkan alergi (alergik), seperti susu formula, kacang, keju, telur matang, dan lainnya. Jika tidak ada reaksi alergi yang timbul setelah mengonsumsi beberapa jenis makanan tersebut, maka tambah jumlahnya dan lanjutkan tanpa mengubah menu selama 3-5 hari.

Namun sebaliknya, jika reaksi alergi timbul setelah mengonsumsi makanan tersebut, segera eliminasi makanan tersebut dari menu harian si kecil.

Konsultasikan pada dokter anak

Trik agar alergi anak tidak menetap hingga dewasa yang terakhir adalah berkonsultasi dengan dokter anak. Dokter akan membantu mencari tahu penyebab alergi anak dan cara untuk mencegahnya. Jika yang dialami anak adalah asma atau rhinitis alergi, maka dokter biasanya akan menyertakan obat alergi anak untuk dikonsumsi secara rutin untuk mencegah kekambuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *